11/17/2017

Avengers Social Club Episode 4 PART 1

SINOPSIS Avengers Social Club Episode 4 PART 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Avengers Social Club Episode 3 Part 2
Lee Byung Soo dan prof Baek berada di sebuah tempat yang banyak terdapat poster prof Baek. Byung Soo membantu prof Baek mempersiapkan pemilihan dirinya sebagai kandidat pengawas pendidikan. Kemudian datang kepala sekolah Hong dan mereka masuk ke ruangan yang lebih kecil.


Bok Ja Club dan Soo Gyum berada di sebuah cafe membicarakan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya. 
"Kalau begitu, untuk kita, apa rencana kita selanjutnya?" Tanya Soo Gyum
Ketiga wanita itu bingung mau menjawab apa dan hanya saling memandang. Saat Jung Hye berkata "uh... Kita akan memikirkannya" kedua temannya pun bersamaan menimpali Jung Hye. Mereka pun tertawa bersama sama.


Ibu Soo Gyum sedang duduk di sebuah cafe kemudian Byung Soo datang. 
"Apa kau sudah gila? Apa yang kau pikirkan sampai kau datang ke sini mencariku? Kalau kau mencariku sekali lagi, maka..... " Byung Soo berbicara sambil duduk membelakangi ibu Soo Gyum di kursi belakangnya.
"Memangnya berkat siapa kau bahkan punya anak yang seperti hadiah surga?" 
Byung Soo bertanya tentang lahan yang akan dibelinya, ibu Soo Gyum berkata kalau ia tidak mengira Soo Gyum muncul di sana dan menentangnya. Byung Soo segera pergi dari tempat itu setelah berbicara sebentar.


Jung Hye dan Soo Gyum tiba di rumah. Soo Gyum berkata bahwa Jung Hye pasti tidak punya rencana selanjutnya. Jung Hye memastikan mereka berdua tidak akan menjadi lebih dekat walapun sekarang Soo Gyum menjadi rekannya. 




Dari kejauhan Mi Sook melihat So Yeon dan seorang teman laki-laki (Jung Wook). Saat sudah di rumah, ia bertanya pada Seo Yeon tentang temannya itu. Tetapi Seo Yeon menjadi salah paham dan merasa dicurigai ikut membully Hee Soo. Seo Yeon merasa kesal dan masuk kamar lalu menyalakan musik dengan suara kencang, tidak menjawab panggilan ibunya di luar kamar.



Byung Soo, Jung Hye dan Soo Gyum berdiri di luar rumah menunggu kedatangan ayah Byung Soo. Ayah Byung Soo datang dan meminta Soo Gyum masuk ke mobil, tanpa mengajak Byung Soo.



Melihat hal itu Jung Hye tersenyum sinis, saat mobil mertuanya sudah pergi dia lalu masuk ke rumah disusul Byung Soo. 
"Tapi bukankah ada sesuatu yang aneh pada anak itu kalau kau melihatnya. Dia kelihatan baik, tapi ada kalanya waktu kau melihatnya, kau tidak tahu apa yang dipikirkannya. Apa kau tidak merasa begitu?" Tanya Byung Soo.
"Anak itu mirip dengan siapa?" Jung Hye balik bertanya.


Soo Gyum dan kakeknya berada di restauran. Ayah Byung Soo bertanya kenapa Soo Gum terburu-buru datang ke sini setelah neneknya meninggal, Soo Gyum menjawab karena ia penasaran dengan keluarga yang sedang mencarinya. 



Bok Ja Club tampak sedang merangkai bunga. Mi Sook mengatakan kepada Do Hee bahwa kegiatan ini bisa melepaskan stress. Tapi sepertinya merangkai bunga tidak bisa melepaskan stress Jung Hye yang bukannya membuat rangkaian bunga ia malah menghancurkan kelopak-kelopak bunga.
Lalu mereka bertiga pindah ke arena tembak, mereka tampak menikmati kegiatan menembak target. 



Selesai menembak mereka menuju lift. Do Hee lebih dulu masuk lift, di dalam sudah ada dua orang pria yang mengenal Jung Hye dan Mi Sook. Ternyata mereka adalah Byung Soo dan prof Baek. Setelah menyadari mereka adalah suami Jung Hye dan Mi Sook, Do Hee langsung keluar dari lift dan bersembunyi. 



Mereka berempat pergi makan malam bersama. Di tengah percakapan Jung Hye berkata pada prof Baek:
"Aku melihat berita hari ini seorang profesor terkenal telah terbukti melakukan kekerasan rumah tangga."
Mendengar hal itu Mi Sook terbatuk saat sedang minum lalu pamit karena sakit perut. Byung Soo berkata pada Jung Hye agar menemani Mi Sook.
Di luar restauran Mi Sook berbicara dengan Jung Hye.
"Kenapa kau melakukan itu, dan membuat aku merasa tidak nyaman?"
"Sampai kapan kau menghindarinya?"
"Ini masalah keluarga."
Mi Sook akan masuk ke dalam mobil, dia berkata pada Jung Hye bahwa dia akan menemui Do Hee karena ada hal yang ingin dikatakannya. Lalu mereka pergi bersama.



Di jalan Do Hee beretemu dengan seorang pria. Pria itu adalah pria yang pernah disiram air saat berada di kamar mandi oleh Bok Ja Club. Dia meminta pertanggung jawaban karena kakinya patah saat jatuh terpeleset dan harus menggunakan tongkat. Tetapi Doo Hee berpura pura tidak ingat dan terus menghindar. Pria itu marah dan akan memukul Do Hee. Di saat yang tepat seorang pria muda datang menangkis pukulannya.
"Kenapa kau cepat sekali datangnya?" Tanyanya kepada Do Hee sambil merangkul bahunya.
"Apa?" Do Hee tampak kebingungan.
Saat mereka berdua akan pergi, pria itu menghalangi mereka. Tetapi si pria muda itu berbalik menghadapinya sambil menunjukkan kunci inggris di celananya. Karena pria tua itu ketakukan maka ia pergi menjauh.




Pria muda itu me ngajak Do Hee ke rumahnya, ia membuatkan secangkir teh lalu melanjutkan pekerjaannya membuat furniture. Do Hee berjalan mendekati pria itu lalu berhenti saat handphonenya berbunyi. Saat akan menerima telpon Do Hee tidak sengaja menjatuhkan cangkir teh yang sedang dipegangnya. Setelah menerima telpon Do Hee terburu buru pergi, tapi di luar sedang hujan. Pria itu segera keluar dan meminjamkan payungnya kepada Do Hee. Di jalan Do Hee terus tersenyum sendiri sambil memainkan payungnya.




Mereka bertiga melihat Soo Gyum dan Hee Soo yang berada di seberang jalan. Saat Soo Gyum dan Hee Soo akan menyeberang hampir ditabrak motor yang berjalan kencang. Mereka berdua terjatuh. Motor itu pun terjatuh, yang mengendarainya adalah Jung Wook berboncengan dengan Seo Yeon. 



Seo Yeon menyuruh Jung Wook pergi saat dia melihat Mi Sook dan yang lainnya menghampiri mereka. Do Hee marah saat mengetahui gadis itu adalah anak Mi Sook, dan bertanya kenapa dia bersama Jung Wook.
"Tidak, dia tidak bersamanya." Mi Sook nembela anaknya.
"Kami berteman." Seo Yeon membantah ibunya.


Di rumah sakit, saat Seo Yeon, Hee Soo, dan Soo Gyum sedang diobati lukanya.
"Kau bukan komplotannya. Kau harus mengatakannya dengan jelas." Soo Gyum berkata pada Seo Yeon.
"Pasti ibumu sanga terkejut."
"Itu bukan urusanmu." Seo Yeon menjawab dengan ketus.
"Syukurlah lukanya tidak parah, itu bisa saja parah." Hee Soo ikut berbicara pada Seo Yeon.
"Itu semua karena dirimu." Bentaknya.



Di tempat lain di rumah sakit, Jung Hye duduk di antara Do Hee dan Mi Sook. Mi Sook mengakui pada Do Hee bahwa anaknya berteman dengan Jung Wook. 
"Dia hanya berteman dengan mereka, tapi dia tidak akan melakukan itu. Anakku cuma berteman dengan orang yang salah....." 
"Salah berteman? Begitulah yang dikatakan semua orang tua. Kau juga. Ingin mengatakan kalau anakmu tidak bersalah."
"Bukan begitu." Mi Sook berusaha memberikan penjelasan.
"Apa bedanya antata kau dan ibunya Jung Wook?"
Jung Hye berusaha menengahi tapi Do Hee terlalu marah untuk memahami perasaan Mi Sook.



Setelah ketiga anak itu selesai diobati, mereka menuju ke tempat ibu mereka duduk. Mi Sook meminta Seo Yeon untuk meminta maaf pada Hee Soo dan ibunya. Tapi Seo Yeon tidak memperdulikan ibunya dan berjalan pergi.
"Hee Soo aku minta maaf." Mi Sook berbicara sebentar lalu pergi menyusul anaknya.



Saat sedang berjalan pulan dengan Hee Soo, Do Hee berusaha menghentikan taksi tapi dilarang oleh Hee Soo. Karena naik taksi akan membuang-buang uang, lebih baik naik bis saja. Do Hee berkata walaupun ia tidak punya uang, dia akan berpura-pura punya uang supaya anaknya tidak lagi dihina.
"Ibu, aku lebih menghawatirkan ibu. Ibu yang selalu menghawatirkan aku yang aku khawatirkan." Kata Hee Soo sambil memeluk ibunya.
Comments


EmoticonEmoticon