11/26/2017

Avengers Social Club Episode 7 PART 1

SINOPSIS Avengers Social Club Episode 7 PART 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Avengers Social Club Episode 6 Part 2
Jung Hye akan membawa ember es batu ke belakang, tapi handphonenya berbunyi. Byung Soo juga mendengar suara handphone Jung Hye, lalu dia menghentikan Jung Hye. Byung Soo mengambil handphone dari dalam air. Dan hanya berkata "Kau ternyata punya sisi bodoh juga."


Baek Young Pyo turun ke garasi, Do Hee melihatnya lalu bersembunyi di belakang mobil. Mi Sook mengatakan bahwa dia sedang mengambil obat dari Byung Soo, Young Pyo percaya dengan perkataan istrinya. Namun sebelum dia kembali ke rumah, dia berjalan ke samping mobil untuk melihat bagian samping mobil yang tergores. Dia tidak melihat Do Hee dan Soo Gyum yang bersembunyi.


Bok Ja club sedang lari pagi, mereka membicarakan kegagalan misi mereka. Tiba-tiba Do Hee melihat luka lebam di tangan Mi Sook, dia menutupi suaminya dan hanya mengatakan itu bekas cengkraman saja. Do Hee mempunyai ide untuk membalas Baek Young Pyo.


Do Hee, Mi Sook, dan Jung Hye pergi menemui tabib. Do Hee berpura-pura menjadi orang yang sering mabuk dan melakukan kekerasan saat mabuk. Tabib memberikan ramuan obat untuk mengurangi kecanduan alkohol dan mengendalikan emosi. Untuk sementara waktu, orang yang meminumnya tidak akan tertariknpada alkohol dan daging.


Di dalam mobil, mereka bertiga membicarakan rencana selanjutnya. Mereka ingin merubah Baek Young Pyo menjadi "manusia", Mi Sook akan memberikan obatnya pagi dan malam hari. 
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. 😁

Mi Sook menukar obat dari Byung Soo dengan obat yang didapat dari tabib dan mulai memberikannya pada suaminya.


Keesokan harinya saat mereka sarapan, sepertinya obatnya sudah mulai bereaksi. Baek Young Pyo tampak tudak menikmati makanannya.

"Tidurku nyenyak, tapi tubuhku rasanya aneh."

"Sudah mulai?" Mi Sook berbisik tapi suaminya mendengar.

"Apa?"

"Tidak. Tidak, maksudku tidak mungkin obatnya sudah menimbulkan pengaruh. Kalau kau minum obatnya secara teratur, maka kondisi tubuhmu akan meningkat."


Soo Gyum bertemu dengan Seo Yeon yang sedang membeli minuman.

"Kau harus minum minuman dingin untuk menenangkan hatimu. Dan berhentilah membuat ibumu khawatir."

"Memangnya apa urusanmu?"

Lalu Jung Wook datang, dia tampak tidak senang melihat Seo Yeon dengan Soo Gyum. Soo Gyum menjejalkan makanan ke mulut Jung Wook lalu pergi. 


Jung Hye mendadak muncul di kantor Byung Soo. Dia mengajak suaminya ke suatu tempat.


Byung So dan Jung Hye serta Baek Yiung Pyo dan Mi Sook berada di sebuah tempat untuk melakukan yoga. Pada sesi pertama, yoga dipimpin oleh seorang guru biasa, dan melakukan gerakan wajar. Pada kedua yaitu meditasi, ruangan digelapkan dan datang seorang guru misterius yang menutup wajahnya dengan kipas. Dia adalah Do Hee, lalu dia memberikan sugesti pada saat mereka meditasi.

"Tutup mata kalian. Hari ini kita akan menjadi bagian dari diri kita yang takut. Ikuti aku. Ini bukan kesalahanku. Kelemahan dan kekuranganku itu bukan aku." Lalu memukul kedua bahu Byung Soo dengan kayu.

"Ulangi lagi dengan keras." Byung Soo pun mengikutinya.

Do Hee pindah ke belakang Baek Young Pyo.

"Menyalahkan dan kemarahanku itu bukan aku. Aku yang memukul juga bukan aku." Lali memukul bahu Baek Young Pyo dan menyuruhnya mengulangi perkataannya. Do Hee menyelesaikan sesi meditasi dengan menghilanh dari ruangan, Byung Soo dan Baek Young Pyo merasa aneh dengan sesi ini.


Mi Soo bangun ketika sedang tidur, suaminya tidak ada di tempat tidur. Dia lalu keluar kamar dan melihat suaminya ternyata sedang menonton tv sambil menangis. Baek Young Pyo sangat sedih karena melihat kehidupan hewan di alam bebas.

"Kehudupan liar dan kita, apakah selalu sesedih ini?"

Mi Sook sangat terkejut mendengar suaminya berbicara seperti itu.


Jung Hye menyiapkan obat untuk suaminya.

"Kenapa kau tidak berikan satu untuk yang di atas? Dia bilang ingin menganggapmu sebagai ibunya dan akan melakukan yang terbaik sebagi keluarga. Pergi dan jagalah dia."

"Kau saja yang mengurusnya."

"Sekarang ini, mereka bilang, kemampuan orang tua bergantung dari sikap si anak. Anggap saja kau membantuku dan tolong jaga dia.

Jung Hye mengikuti perkataan suaminya, lalu naik membawa obat untuk Soo Gyum.

Jung Hye mengetuk pintu kamar Soo Gyum. Soo Gyum heran melihat Jung Hye membawakan obat untuknya.

"Kau mau?"

"Apa ada rencana rahasia yang tidak aku ketahui?"

"Ini bagian dari rencana pendukung."

"Oooh. Terima kasih ibu." Katanya Soo Gyum sambil berteriak agar ayahnya mendengar.


Byung Soo, Jung Hye, dan Soo Gyum sedang sarapan bersama. 

"Apa kau minum obat yang diberikan ibumu dan belajar dengan baik?"

"Ya ayah. Terima kasih, ibu."

"Kedengarannya bagus kau mengucapkan ibu."

"Apa yanh bagus untuk dipelajari pelajar untuk ujiannya?"

"Akan akan mencari tahu. Orang tua dan anak kedengarannya bagus." Byung Soo menjawab sambil tertawa.


Jung Hye berusaha mencari cara bagaimana lebih dekat dengan Soo Gyum. Lalu dia mencari tahu dari internet.

Langkah 1 "Sering-seringlah memuji."

Jung Hye mencoba memuji Soo Gyum.

"Gayamu bagus hari ini."

"Ini seragam sekolah yang aku pakai setiap hari." Dia sangat heran dengan pertanyaan Jung Hye. Karena malu, Jung Hye pergi begitu saja meninggalkan Soo Gyum.


Langkah 2 "Pilihlah cemilan dengan baik."

Jung Hye sedang mengupas apel, tetapi dia mengupas kulitnya dengan sangat tebal dan menyisakan apel yang sangat kecil. Soo Gyum melihat Jung Hye lalu menunjukkan cara mengupas apel yang benar. 

"Apa ada yang tidak bisa kau lakukan?" Jung Hye kagum dengan cara Soo Gyum mengupas apel.

Langkah 3 "Bicaralah dengan bangga sebagai orang tua."

"Karena kau melakukannya dengan baik, aku sangat menyukainya."

"Tidak kah kau berusaha terlalu keras? Kita cuma duduk berdua, santai saja."

"Karena kau penuh perhatian kepadaku, aku sangat bahagia. Aku merasa nyaman."

"Itu karena aku merasa tidak nyaman." Soo Gyum tertawa sendiri melihat tingkah Jung Hye.


Mi Sook dan Jung Hye sedang berada di toko Do Hee. Mereka membicarakan kehidupan sebagai ibu, tidak ada rumus menjadi ibu yang baik, hanya ikuti takdir saja. Jung Hye juga ingin dipanggil sebagai ibu, tapi dia merasa itu tidak tepat untuknya. 


Byung Soo melihat Jung Hye dan Soo Gyum sedang makan ramen dan mereka tampak dekat. Byung Soo merasa aneh melihat kedekatan mereka. 


Byung Soo ke kamar Soo Gyum saat dia sedang belajar. Byung Soo mengajak Soo Gyum untuk bermain tapi dia menolaknya karena harus belajar.


Byung Soo menelepon seseorang dan mengatakan "ikuti mereka". Sepertinya dia merasa curiga dengan Jung Hye dan Soo Gyum.


Di kantornya, Byung Soo mendapat foto dari sekertarisnya. Foto saat Soo Gyum berkumpul dengan Bok Ja Club.


Jung Hye menjemput Soo Gyum di sekolahnya. Ibu Soo Gyum tadinya akan bertemu dengan Jung Hye, tapi dia bersembunyi saat meliihat Jung Hye. Lalu memata-matai mereka.

Jung Wook dan teman-temannya juga melihat Jung Hye menjemput Soo Gyum, dan mereka bergosip bahwa Soo Gyum adalah "murid bayaran". Jung Wook juga menyampaikan gosip itu kepada Seo Yeon.


Di dalam mobil, Soo Gyum mengatakan kalau dia terkejut karena Jung Hye menjemputnya. Jung Hye mengatakan dia hanya bersenang-senang.


Byung Soo melihat foto dari sekertarisnya, foto saat Jung Hye menjemput Soo Gyum. Dia meminta agar mereka terus diawasi.


Seo Yeon melihat ibunya denga bersama dengan Soo Gyum di sebuah cafe. Soo Gyum tampak sedang menyentuh rambut Mi Sook. Seo Yeon teringat akan perkataan Jung Wook. Ternyata saat ada Do Hee dan Jung Hye tapi mereka sedang di toilet. 
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. 😁

Saat Do Hee, Mi Sook dan Jung Hye sedang mengobrol, Soo Gyum melihat ada seseorang sedang memata-matai mereka dari luar cafe. Tapi dia tidak memberi tahu yang lainnya.


Di tempat yang sama, ibu Soo Gyum juga memata-matai mereka lalu memotretnya.
Comments


EmoticonEmoticon