11/16/2017

Mad Dog Episode 11 PART 1

SINOPSIS Mad Dog Episode 11 PART 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 10 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 11 Part 2

Pentium yang memili nama asli On Noo Ri adalah anak dari Kepala Jaksa On Joo Sik, menerima telepon dari ayahnya. Ayahnya menyuruh Pentium untuk berhenti berurusan dengan Mad Dog.



Flashback..
Hong Jo: “Hyun KI, kau tidak menyakiti anggota keluarga.
Hyun KI: “Keluarga? Lalu bagaimana kalau urus langsung semua Mad Dog?” (Maksudnya ke Kang Woo)
Hong Jo: “Ayah, biarkan aku yang mengurus ini.”
Ketua Cha: “Tidak, mari kita lihat apa yang Wakil Pimpinan JH bisa lakukan.”
Hong Jo protes, tapi Ketua Cha tidak mau mendengarkan dan pergi meninggalkan mereka.


Setelah Ketua Cha pergi, Hong Jo bertanya apa rencana Hyun KI. Tapi Hyun Ki hanya akan memberitahu jika Hong Joo setuju untuk membantunya. 


Sementara itu, Pentium tetap pergi makan daging sapi dengan Mad Dog. Cheetah terus meminta pesanan tambahan, dan Pak Kim protes. Ha Ri mengejek apakah Pak Kim kehabisan uang.
Pak Kim: “Aku bahkan akan membayar sewa kantor kita yang sudah terlambat.”
Kang Woo: “Apa kita sudah telat?”
Ha Ri membenarkan, dan melarang Kang Woo mengirimkan uangnya untuk pembayaran sewa, dan biarkan Pak Kim saja yang membayarnya.


Pak Kim menghela napas, “Kalian para anjing yang seperti pengemis”
Kang Woo tertawa, “Itulah kenapa kita menyebut diri kita Mad Dogs!”.
Mereka lalu melakukan kepal tangan bersama. Pak Kim tadinya tidak mau ikutan, tapi akhirnya lulus juga, dan ikut tertawa.



Diantara senyumnya, Pentium kerap kali menghela napasnya. Kang Woo menyadari bahwa saat ini Pentium sedang merasa gelisah akan suatu hal.


Kang Woo mengajak Pentium ke mini market. Pentium memakan roti di mini market sambil terus melamun. Kang Woo datang membawakannya minuman dan bertanya masalah apa yang sedang dihadapi Pentium.


“Ayahku menyuruhku berhenti,” jawab Pentium.



Tim Mad Dog yang lain masih menunggu Pentium dan Kang Woo di restoran. Cheetah sudah mulai mabuk dan pulang ke kantor dengan sempoyongan, bahkan Pak Kim sudah mabuk berat. Kepalanya hampir jatuh ke meja, namun berhasil ditahan oleh Ha Ri.



 Ha Ri kembali ke markas Mad Dog sambil memapah Pak Kim. 
Pak Kim: “Kenapa kita ada disini?”
Ha Ri: “Kita akan tidur.”
Pak Kim: “Apa kita akan tidur bersama?
Ha RI: “Tidak, hanya kau saja.”



Karena tidak kuat menahan beban tubuh Pak Kim, mereka jatuh bersama. Pak Kim mengigau, “Nona Jang Ha Ri, aku tidak bisa membiarkanmu terluka.” Ha Ri terdiam.


Pak Kim terbangun dan melihat ada seseorang di balik selimut. Ia mengingat kejadian saat ia pulang bersama Ha Ri sambil mabuk semalam, apakah ia telah melakukan sesuatu dengan Ha Ri. Perlahan ia membuka selimutnya.


Ternyata itu adalah Cheetah. Pak Kim langsung mengusirnya.


Mereka kembali bekerja. Cheetah beralasan bahwa ia tidur di kamar Pak Kim untuk menjaganya, bahkan memuji kasur Pak Kim yang sangat nyaman. Mereka menertawakan Pak Kim.
Lalu Cheetah memanggil Pentium, tapi Ha Ri bilang Pentium sedang sedang cuti.
Kang Woo: “Urusan keluarga.”
Cheetah: “Pentium punya keluarga?



Ponsel Pak Kim berbunyi, lereka menyaksikan berita Hong Jo yang melakukan konferensi pers.
Hong Jo membungkukkan badannya meminta maaf karena menunda pembayaran claim asuransi. Hong Jo berjanji akan segera memberi kompensasi sesuai prosedur.


Hyun Ki menelepon Hong Jo, “Bagaimana rasanya membungkukkan badanmu? Aku sudah mempersiapkan hadiah untukmu.”


Hyun Ki sedang makan bersama On Joo Sik: “Bagaimana seorang kepala jaksa memiliki anak seperti itu? Kau akan mengamankan anakmu, kan?”


Seorang pria bermasker dan berkacamata yang sedang berjalan, dicegat oleh sekumpulan orang berjas hitam.


Kang Woo menerima SMS dari Pentium yang berbunyi, “Aku tertangkap.” 
Kang Woo memberitahu Mad Dog bahwa Kejaksaan akan segera datang. Yang lain tidak terima, harusnya mereka memeriksa Teayang Insurance.
Kang Woo: Kepala Jaksa Seoul adalah ayah Pentium.


Kejaksaan datang membawa surat penangkapan.



Berkas dan komputer diambil, kang Woo ditangkap. Sedangkan yang lain akan diperiksa sebagai saksi.



Pria bermasker yang tadi ditangkan adalah Pentium. Ia ada di dalam sebuah mobil, lalu ayahnya datang sambil marah dan memukulnya. 
On Joo Sik: “Adik perempuanmu Nara, sudah lulus ujian tahap pertama di sekolah hukum. Tapi kamu selalu seperti ini sejak kecil, selalu lambat. Dan pada akhirnya merusak segalanya.”
Ayahnya lalu pergi dan memperingatkan anak buahnya agar menempatkan Pentium di tempat yang tidak ada internetnya. Ponsel Pentium pun diambil.



Anggota tim Mad Dog diinterogasi secara terpisah. Kang Woo bilang dialah yang melakukan semuanya. Sedangkan Ha Ri, Cheetah, dan Pak Kim bilang mereka tidak bersalah sama sekali. Pak Kim malah bicara bahasa Prancis dan bernyanyi.


Dan akhirnya ayah Pentium, On Joo Sik, yang menginterogasi Kang Woo.
Kang Woo: “Kenapa kau tidak menangkap seluruh anggota timku?”
On Joo Sik: “Aku sudah lelah dengan Taeyang Insurance dan JH Air, kau bisa menolongku?”
Kang Woo: “Bagaimana aku bisa membantumu?”


Pak Lee melaporkan bahwa Jaksa On Joo Sik setuju untuk menahan Mad Dog selama 48 jam.


Hyun Ki menelepon On Joo Sik tapi tidak ada jawaban. Ia kesal, lalu melihat foto Ha Ri di ponselnya sambil tersenyum.


Pemeriksaan selesai, Tim Mad Dog kembali ke markas dan mendapati markas mereka berantakan.


Flashback..
Pentium memberitahu Kang Woo, bahwa ayahnya akan menangkap Mad Dog. 
Kang Woo: Noo RI, aku yakin Kepala Jaksa membutuhkan kita.”
Pentium: “Maafkan aku, sepertinya Mad Dog tertangkap gara-gara aku.”
Kang Woo: “Tidak, kami akan mengurus dii kami sendiri. Kau harus segera pergi.”
Pentium: “Tidak aku, harus tertangkap. Minta Cheetah untuk menemukanku, bagaimanapun caranya.”


Kang Woo menceritakan saat dia diinterogasi langsung oleh On Joo Sik. On Joo Sik memintanya agar urusan Taeyang Insurance dan Juhan Air tidak berhubungan dengannya. Kang Woo memberikan foto polis asuransi asli milik Kim Bum Jo, pilot penerbangan 801 yang diduga kecelakaan 2 tahun lalu, yang tak lain adalah kakak Pak Kim.
On Joo Sik: “Aku adalah seorang jaksa. Aku akan menginvestigasi ulang kecelakaan Penerbangan 801,dan menguak kebenarannya.



Sementara yang lain sedang berkumpul di markas membahas bagaimana mendapatkan rekaman blackbox pesawat dari Ketua Cha, Ha Ri malah ada di sebuah kafe bersama Hyun Ki.


Hyun Ki mengancam akan meminta pelayannya bersaksi bahwa dia melihat Ha Ri dan Pak Kim menerobos ke rumahnya. Ha Ri tidak mengkhawatirkan dirinya, dia hanya khawatir pada Pak Kim.
Pak Kim khawatir karena Ha Ri tidak juga mengangkat teleponnya. 


Ha Ri mengantar Hyun Ki sampai ke mobilnya.


Pak Kim datang menjemput Ha Ri dan memarahinya. Harusnya Ha Ri menghindari orang seperti Hyun Ki.


Ha Ri balik memarahinya, dan mengatakan bahwa kedatangan Pak Kim ke kantor Mad Dog lah yang seharusnya dulu tidak terjadi, karena Pak Kim lah yang membawa mereka sampai seperti ini..


Dan Hyun Ki ternyata masih ada disana dan mendengar semua percakapan mereka! [crstl]
Comments


EmoticonEmoticon