11/23/2017

Mad Dog Episode 13 PART 2

SINOPSIS Mad Dog Episode 13 PART 2


Yang lain sangat terkejut, saat Kang Woo bilang bahwa Mad Dog akan bubar.


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 13 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 14 Part 1

Beberapa hari kemudian di Kantor Taeyang Insurance, Pak Lee memberitahu Hong Joo bahwa rapat pemegang saham akan diadakan 6 minggu lagi. Pak Lee juga memberi kabar bahwa Mad Dog dibubarkan.


Cheetah mabuk dan mengoceh di depan (Ex) Mad Dog, kalau Mad Dog tidak boleh dibubarkan begitu saja. Pak Kim juga ingin kembali ke Jerman.


Sambil mabuk, mereka kemudian berkelahi. 


Kang Woo tetap diam saja, walaupun bibi di restoran memintanya agar mereka berhenti berkelahi.


Seseorang mengambil gambar mereka ketika berkelahi.


“Hentikan!” teriak Kang Woo. Dia menyuruh mereka berdua pergi. 


Hong Joo sudah melihat rekaman perkelahian Pak Kim dan Cheetah. Hong Joo tidak percaya, dan ia menanyakan dimana Kang Woo. “Dia pergi ke berbagai tempat pemancingan,” kata Pak Lee.


Pak Lee memberitahu Hong Joo, kalau Jan Gebauer alias Kim Min Joon menghabiskan waktunya di bar dan mabuk setiap malam.


Ha Ri melihat Pak Kim pulang dengan seorang wanita. Mereka bahkan tidak saling menyapa.


“Sedangkan Jang Ha Ri bekerja di bengkel milik temannya,” lanjut Pak Lee. Hong Joo tidak heran karena dulu ayah Ha Ri memiliki usaha bengkel.


Cheetah alias Park Soon Jung bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit.


“Pasti ada sesuatu. Apakah orang kita mengawasi mereka dan...” belum selesai Hong Joo bicara, Jaksa On meneleponnya.


Jaksa On mengabarkan bahwa surat asuransi dan blackbox tidak ditemukan dimanapun. “Aku tidak yakin itu ada, mungkin hanya gertakan. Aku akan memikirkan kembali tentang hal ini,” ujarnya. Pak Lee lalu berjanji akan mencarinya.


Pak Lee menemui Sekretaris Hyun Ki. Belum sempat bicara, Hyun Ki tiba-tiba datang. Hyun KI lalu bilang agar Pak Lee tidak menemui Sekretaris Han, karena dia adalah sekretarisnya. Pak Lee lalu pergi. “Sekretaris Han...,” panggil Hyun Ki.


Flashback..
Kang Woo: “Mad Dog akan dibubarkan. Kalian akan mengalihkan perhatian mereka. Aku akan membuat umpan. Kita akan memulainya dengan perkelahian anjing. Setelah itu, Cheetah akan bekerja di Rumah Sakit Kanghae, tempat Pentium dirawat. Ha Ri, kau bekerjalah di bengkel tempat biasa Pak Lee menyervis mobilnya. Dan Kim Min Joon, minum-minum dan bersenang-senanglah dengan para wanita, tapi fokuslah terhadap seorang pria.
Mereka mulai menjalankan tugasnya masing-masing.


Pentium melihat Cheetah lalu memberikan kode padanya.


Pak Kim pergi ke cafe Profesor Byeoun, ia mendapat kopi 1 gratis 1. Dan Profesor Byeon juga memberinya vitamin D, dengan alasan wajah Pak Kim pucat, juga tulang lemah, dan tidak berotot.


Di rumah, Pak Kim menerima usb drive berisi daftar agen asuransi Taeyang dari kaleng kopi Profesor Byeon, lalu ia kirim melalui email kepada Kyung Sun, teman Kang Woo.


Kyung Sun yang sudah menerima daftarnya lalu menemui Kang Woo sambil memperkenalkan 3 agen asuransi teratas dari provinsi yang berbeda.


Taeyang ternyata membuat rekening atas nama para agen untuk mencuci uang mereka. Para agen berencana untuk melakukan protes. “Jangan lakukan protes ke Taeyang. Proteslah kepada mereka yang mau mendengar,” kata Kang Woo.


Sementara itu, Pentium dijaga ketat. Dia lalu pura-pura sakit perut dan masuk toilet. 


Cheetah lalu memberikannya seragam perawat. Mereka lalu keluar dari toilet.


Salah satu penjaga melihat cara berjalan Pentium yang terpincang-pincang. Ia lalu menghentikan mereka dan membuka masker Pentium. Penjaga juga mendorong Cheetah.


Ternyata Cheetah membawa banyak preman. “Aku akan membawa temanku, Pentium, tidak peduli apapun yang terjadi,” kata Cheetah.


“Polis asuransi dan blackbox masih ada di tanganku, tapi Kejaksaan tetap memproses kasusnya? Hong Joo, apa kau benar-benar ingin membuatku gila dan membuatku harus membahayakanmu,” Hyun Ki bicara sendiri. Lalu, ia menelepon Hong Joo.


Hong Joo yang sedang bersama Pak Lee tidak mengangkat telepon dari Hyun Ki.
Hong Joo: “Kapan surat penangkapannya keluar?”
Pak Lee: “Besok pagi.”
Hong Joo harap suratnya bisa keluar lebih cepat, dia lalu menelepon Jaksa On.


Jaksa On menolak telepon Hong Joo, karena di sana ada Kang Woo yang memberi tahu bahwa Jaksa On telah melakukan langkah yang salah.


Kang Woo memberikan daftar nama rekening bank atas nama para agen asuransi yang disalagunakan. Jika Jaksa On tidak melakukan apa-apa, maka para agen yang disalagunakan namanya, akan membekukan rekening-rekening itu. “Oh, dan satu lagi..”


Penjaga menerima telepon dari Jaksa On yang memperbolehkan Pentium pergi.


Surat penangkapannya keluar. Tapi surat itu ditujukan pada Ketua Cha.


Ketua Cha lalu keluar dengan menggunakan masker dan kursi roda.


Hyun Ki yang tadinya sudah siap ditangkap, kini menonton berita penangkapan Ketua Cha, “Dia terlihat sakit parah. Langkah yang bagus. Kang Woo, kau menangkap Ketua Cha, siapa berikutnya?”


Kang Woo juga melihat berita yang sama.


Kang Woo lega karena Pentium sudah bersama mereka lagi. Pentium juga senang saat Cheetah memberinya gimbab segitiga, tapi dia kesal karena Pak Kim mengutak-atik komputernya.


Sementara itu, Pak Kim dan Ha Ri mengawasi Hong Joo yang masuk ke sebuah restoran.


Hong Joo bertemu Cho Sung Ho dari Divisi Transportasi Udara Internasional, pria yang Pak Kim temui di bar, dan juga Park Dong Chul dari Divisi Industri udara, pemilik bengkel tempat Ha Ri bekerja.


“Cha Sung Ho dan Park Dong Chul adalah karyawan yang mengetahui penambahan izin jalur penerbangan JH dua tahun lalu, mereka akan menjadi kartu terakhir Hong Joo untuk menekan Jaksa On,” jelas Kang Woo.
***Support kami dengan cara berikan komentar kalian tentang Episode drama ini di bawah ya, dan jangan lupa share ke teman-teman kalian... 😁😁😁

Kang Woo juga bicara sendiri, “Cha Hong Joo, Joo Hyun Ki, kalian membunuh keluargaku lewat kecelakaan pesawat 801. Mereka menyalahkan Kakak Min Joon, Kim Bum Joon. Aku akan menangkap kalian bagaimanapun caranya. Tunggu saja!” [crstl]

2 komentar

  1. Gumawo untuk sinopaisnya yg gercep buat dibaca.. Ttp smngat 💪

    BalasHapus
  2. Wah makin seru ga sabar nunggu selanjutnya!!thank you so much for uploading this eps so fast��

    BalasHapus


EmoticonEmoticon