11/24/2017

Mad Dog Episode 14 PART 2

SINOPSIS Mad Dog Episode 14 PART 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 14 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 15 Part 1

Hong Joo menelepon Sung Ho dan Dong Chul. Ia mengajak mereka bertemu di Restoran Korea yang sama seperti pertemuan sebelumnya jam 8.30 malam.


Pak Lee memberi tahu kalau Anggota Kongres Jung tidak mengangkat teleponnya. Hong mengatakan bahwa Anggota Kongres Park dan Lee pun sudah menghindari ayahnya.


Cheetah menyamar lagi. Kali ini ia mengantar barang ke Restoran Korea. Resepsionis menyadari bahwa Cheetah adalah orang baru dan bahkan datang lebih awal.


Melalui kacamata Cheetah, Pentium menerima gambar catatan pesanan ruangan dan mengetahui bahwa Pak Lee memesan Ruang Sky.


Kang Woo sudah ada di depan restoran. Ia melihat Hong Joo tiba di lokasi bersama Pak Lee.


Setelah menyimpan barang, Cheetah menuju Ruang Sky. Sementara itu mobil Ha Ri ada di belakang mobil Dong Chul, dan Pak Kim mengikuti taksi Sung Ho.


Cheetah memasang alat penyadap di Ruang Sky.


Pak Lee masuk lebih dulu ke dalam restoran, dan Cheetah belum selesai memasang alatnya.


Cheetah berhasil keluar dari pintu samping tepat sebelum Pak Lee membuka pintu. Pak Lee merasa curiga, lalu ia membuka pintu samping tapi tidak menemukan siapapun. Berusaha waspada, ia lalu mengecek seluruh bagian ruangan, dan menemukan alat penyadap yang dipasang Cheetah.


Belum sempat melaporkannya, Hong Joo sudah menelepon dan memberi tahu bahwa ia melihat Kang Woo dan menduga bahwa Kang Woo mengikutinya dari tadi. 

Hong Joo juga menyuruh Pak Lee menghubungi Dong Chul dan Sung Ho agar tidak datang ke restoran, dan mengganti tempat pertemuan ke ruang kerja Hong Joo.


Kang Woo melihat Pak Lee terburu-buru keluar dari restoran dan kembali mengendarai mobilnya.


Kang berkata, “Hong Joo dalam perjalanan.” Ternyata ‘ketahuan’ menjadi rencana mereka. Kang Woo sengaja parkir di tempat yang mudah terlihat. 


Flashback..
Ternyata ketika datang ke Kantor Hong Joo terakhir kali, ia meletakkan alat penyadap di lipatan sofa yang sebelumnya disimpan di jam tangannya.  


Di kantor Hong Joo, Dong Chul dan Sung Ho meminta maaf karena mereka tidak bisa memihaknya. Sung Ho mengeluarkan amplopnya, ternyata itu adalah berkas yang ia tulis saat membuat penilaian atas rute baru yang digunakan Pesawat 801. Sung Ho sudah mengeceknya dan merasa tidak ada maslaah dengan laporan itu, begitu juga dengan Dong Chul.


Hong Joo lalu mengeluarkan laporan awal yang dibuat mereka berdua. Sung Ho awalnya tidak menyetujui penambahan rute baru. Begitu pula dengan laporan awal Dong Chul yang berisi bahwa mesin Pesawat 801 sudah tidak layak terbang karena sudah terlalu tua.”Jika dipaksa berangkat maka bisa mengakibatkan kecelakaan karena terbakarnya mesin,” lanjut Hong Joo.


Kang Woo semakin terluka mendengar kenyataan itu.


Bahkan Pak Kim harus keluar dari mobil karena merasa sesak. “Mereka tahu tentang ini. Teganya mereka melakukan ini. Teganya mereka menerbangkan orang-orang itu,” kata Pak Kim.


Hong Joo: “Siapa yang menyuruhmu merevisi laporan itu? Apakah Lee Sang Myun? Jika kalian memberiku bukti bahwa Lee Sang Myung yang menyuruh kalian, maka laporan awal kalian tidak akan aku ungkap.”


Dong Chul: “Kami punya rekaman pembicaraannya.”
Sung Ho: “Apa kau sungguh-sungguh akan menyingkirkan laporan itu? Bagaimana kami bisa percaya padamu?”
Hong Joo: “Kalian tidak ingin tahu darimana aku mendapatkan laporan itu? Dua tahun lalu, saat JH memperbarui asuransinya, aku menyimpannya, untuk berjaga-jaga jika pesawat itu akan jatuh nantinya.”


Sekarang giliran Ha Ri yang keluar dari mobil dan menangis.


Hong Joo: “Kita terlibat dari awal. Kita semua bertanggung jawab.”


Kang Woo: “Kim Min Joon, mari kita hentikan. Dengan kondisi kita seperti ini kita tidak bisa mengalahkan Taeyang malam ini. Selanjutnya kita akan menggonggong sangat keras.”


Ha Ri memastikan bahwa Pentium merekam semua pembicaraan Hong Joo. “Tentu saja,” jawa Pentium.


Pak Kim bertanya berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyebarkan rekaman itu ke seluruh dunia. Pentium menjawab, “Aku butuh Alamat IP dari luar negeri. Cheetah akan sangat lama mengerjakannya, tapi aku hanya butuh lima menit saja.”


Pentium menyiapkan alamat IP nya, dan rekaman langsung disebarkan.


Berita langsung menyiarkan perihal rekaman tersebut.


Hong Joo menangis di ruangannya dan bicara sendiri, “Cha Hong Joo, Direktur Taeyang Insurance, beginilah akhirnya diriku,”


Hyun Ki pun melihat berita itu dan berkata, “Ini pasti menjadi malam yang panjang untukmu, Hong Joo.” Berita juga membahas mengenai posisi JH.


Pak Lee meminta maaf, karena ia tidak bisa menghentikan Hong Joo. Tapi Ketua Cha berkata bahwa Hong Joo terpojok karena dirinya.


Mereka dikejutkan dengan kedatangan Hong Joo. Ketua Cha meminta Pak Lee keluar. Hyun Ki menawarkan agar Ketua Cha mengambil tanggung jawab atas kesalahan Hong Joo.


Ketua Cha: “Young Ho, kau sudah melakukan banyak hal untukku.”
Pak Lee: “Jangan berbicara seolah kita akan berpisah, Tuan.”
Ketua Cha: “Aku ingin meminta bantuanmu. Bisakah kau melenyapkan seseorang?”


Sementara itu, Pak Kim terkejut karena melihat Cheetah, Pentium dan Ha Ri ada di kamarnya, bahkan sambil membawa makanan. Ia kesal karena Pentium membobol passwordnya lagi.


Karena Pak Kim tidak suka soju, Ha Ri menawarinya Soju, “Aku akan teraganggu, Jika kau mabuk lagi.” Mereka penasaran kenapa Ha Ri harus terganggu, Pak Kim juga tidak tahu alasannya.


Karena tidak bisa memberikan jawaban, Ha Ri mengambil botol soju dan akan menghabiskannya langsung.


Pak Kim menarik botolnya, “Jang Ha Ri, hati-hati. Kalau tidak kau akan terluka.” Cheetah dan Pentium saling bertatapan dan tersenyum melihat tingkah Ha Ri dan Pak Kim.


Pak Kim turun untuk mengajak Kang Woo bergabung bersama mereka.

Flashback..


Kang Woo meminta maaf karena ia juga salah satu orang yang menyalahkan Pak Kim dan kakaknya atas kecela kaan yang menimpa Pesawat 801.


Pak Kim: “Aku yang salah, karena aku melarikan diri ke Jerman dengan uang 3,4 juta dollar. Aku bisa ada di sini sekarang berkat dirimu. Kau mengejarku ke bandara, bahkan ke Jerman. Ketika aku memikirkan dirimu, keluarga salah satu korban, mengejarku, yang ada dalam pikiranku adalah ‘Dia melakukan banyak hal untuk keluarganya. Sedangkan aku, apa yang aku lakukan untuk keluargaku?’ Itulah mengapa aku menemuimu di Mad Dog. Aku rasa kau tidak akan berhenti sebelum berhasil.”


Pak Kim: “Terima kasih Pak Choi. Karena kau mengejarku, aku bisa sampai di sini.”
Kang Woo: “Terima kasih sudah datang dan bekerja bersamaku.”
Pak Kim lalu mengajak Kang Woo bergabung bersama yang lain di lantai atas.


Setelah Pak Kim pergi, tampak seseorang mengintai Kang Woo.


Tiba-tiba mereka semua turun dan melihat berita.


Hyun Ki mengadakan konferensi pers. “Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, sejauh ini bahwa penyebab kecelakaan Pesawat 801 bukanlah kesalahan co-pilot yang mengejar klaim asuransi. Mantan Pimpinan JH, mending ayahku, Joo Jong Pil dan Ketua Cha Jun Kyu dari Taeyang Insurance adalah penyebabnya.”


Kang Woo: “Dia ingin menyelamatkan dirinya sendiri.”


Hyun Ki: “Untuk seluruh korban dan keluarganya, aku minta maaf. JH group akan melakukan penyelidikan menyeluruh. Aku berjanji. Aku juga akan meninggalkan posisi wakil presiden. Sebagai anaknya, aku benar-benar minta maaf atas kejahatan yang ayahku lakukan.”
***Support kami dengan cara berikan komentar kalian tentang Episode drama ini di bawah ya, dan jangan lupa share ke teman-teman kalian... 😁😁😁

“Joo Hyun KI..” “Ba**ngan itu..”  [crstl]
Comments


EmoticonEmoticon