11/30/2017

Mad Dog Episode 15 PART 1

SINOPSIS Mad Dog Episode 15 PART 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 14 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 15 Part 2

Selain menyarankan Ketua Cha agar memasang badan atas kesalahan Hong Joo, Hyun Ki juga berkata, “Kau akan lebih terkejut nanti. Aku akan mengadakan konferensi pers. Aku akan mengatakan bahwa kami akan menyelidki ulang kasus Pesawat JH 801 yang terjadi pada 11 Oktober 2015.”


Ketua Cha: “Jadi kau akan mengepalai penyelidikan ini?”

Hyun Ki: “Ya, aku akan sembunyika apa yang perlu kusembunyikan, dan memusnahkan apa yang harus kumusnahkan. Jadi, haruskah aku mengapus stempel yang Hong joo bubuhkan di pembaruan polis asuransi, atau aku serahkan saja apa adanya?”


Para reporter memberitakan penangkapan Ketua Cha Joon Kyu dan bahwa Direktur Cha Hong Joo juga akan diperiksa terkait rekamannya dengan orang kementerian.


Selain reporter, para keluarga korban juga menunggu Hong Joo keluar dari kantornya.


Mereka berhasil masuk, dan salah satunya mendekati Hong Joo sambil menunjukkan foto putranya. “Lihatlah wajhanya, dan tolong katakanlah kebenarannya. Aku mohon padamu.


Hong Joo membuang foto itu dan kembali berusaha masuk ke gedung.


Para reporter mengejarnya, “Apa yang akan kau katakan? Apa yang sedang kau lakukan ini?”


Sementara itu, Hyun KI dan Jaksa Oh kembali bersekongkol. Mereka membahas siapa saja yang masuk ke tim investigas, yang nantinya akan dikepalai Hyun Ki, dan bagaimana mereka akan berusaha menyalahkan orang Kementeriam yang nantinya akan menyelamatkan Hong Joo.


Jaksa Oh lalu memberitahu Hyun Ki bahwa Kang Woo memiliki rekaman pembicaraan mereka saat di rumah sakit dulu. Hyun Ki sangat marah, “Ini membuatku frustasi. Dasar lintah penghisap darah!”


Berita menyiarkan bahwa Ketua Cha sudah mengakui segala tuduhan etelah 10 jam pemeriksaan.
Kang Woo: “Ketua Cha mengaku bersalah?”

Pak Kim: “Dia memutuskan untuk hancur bersama Joo Jung Pil demi putrinya.”

Ha Ri: “Joo Hyun KI yang merencanakannya bukan?”


Kang Woo: “Mungkin saja. Siapa lagi jika bukan dia?”

Pentium: “On Joo Sik juga. Dia mungkin bergabung bersamanya. Mari kita dapatkan mereka dan membuat mereka menanggung akibatnya. Orang yang berbuat kejahatan harus dihukum.”


Cheetah yang baru pulang belanja, memberi tahu timnya bahwa ada sekumpulan reporter di luar kantor mereka.


Reporter mencari tahu tentang Kim Min Joon, adik dari co-pilot Kim Bum Joo. Mereka bahkawan mewawancarai pemilik kedai untuk mendapatkan informasi.

Cheetah: “Mereka ke sini untuk mewawancarai Pak Kim.”

Pak Kim berencana untuk melakukan wawancara dengan membawa rekaman pembicaraan Hyun Ki.


Hyun Ki malah datang ke kantor Mad Dog, dan para reporter langsung mengerubunginya. “Aku yakin, dengan menemui keluarga almarhum co-pilot yang hidup dalam penderitaan selama dua tahun dan meminta maaf padanya, adalah hal benar yang harus dilakukan. Jika dia tidak mau memaafkanku, aku akan terus datang untuk memohon maaf hingga dia bersedia menemuiku,” kata Hyun Ki.


Hyun Ki naik ke kantor Mad Dog, dan Pak Kim langsung menyerangnya. Dan Hyun Ki ternyata sudah menyuruh bawahannya untuk merekam kejadian itu.


Hyun Ki: “Aku dengar dari Jaksa On bahwa kalian memiliki rekaman suaraku. Kalian pasti akan melakukan sesuatu dengan itu.”
Pak Kim: “Jadi, kau berlari kemari karena ketakutan?”
Hyun Ki: “Kenapa aku harus takut?”


Hyun Ki merasa ucapannya di rekaman itu tidak menjatuhkan dirinya. “Aku tidak mengatakan bahwa aku membeli pesawat itu.”


Pak Kim meminta Kang Woo segera menyerahkan rekaman itu pada reporter. Hyun Ki menyela, “Sebelumnya kau harus mengakui perbuatanmu melakukan penyadapan secara ilegal. Hanya orang tertentu yang bisa masuk ke ruang VIP Rumah Sakit Hanju. Jadi siapa yang masuk dan memasang penyadapnya? Aku sangat penasaran. Jadi aku melakukan penyelidikan, dan menemukan sidik jari di alat penyadap itu.”


Sementara itu, Perawat Oh menerima surat penangkapan.


Cheetah sangat marah dan akan menghajar Hyun Ki, tapi Pentium menahannya.


Kang Woo: “Perawat Oh tidak ada hubungannya dengan kami. Jika kau melibatkannya ....”

Hyun Ki: “Bukan hakmu untuk mengatakan dia terkait atau tidak, Kang Woo. Itu hakmu Pak Kim. Dunia menginginkanmu. Kau hanya perlu mengatakan bahwa kau akan sabar menunggu hasil penyelidikan ulang.”


Hyun Ki juga mengancam bahwa ia akan membawa Profesor Byun yang juga melakukan perbuatan ilegal, salah satunya membocorkan data. Ia juga akan melibatkan Jo Han Wu, seorang mantan Polisi yang masih membutuhkan biaya untuk perawatan anaknya.


Kang Woo menghajar Hyun Ki. Dia akan menghajarnya lagi, tapi Pak Kim menahannya. 


Malamnya, Ketua Cha sudah memakai seragam tahanannya. Dia bertemu dengan Pak Lee yang mengabarkan bahwa dia belum bisa melakukan apa-apa pada Kang Woo. “Aku tidak tahu bagaimana reaksi Hong Joo bila terjadi sesuatu pada Kang Woo. Pria dari Jerman itu, bagaimana jika dia saja yang kita urus? Kau berhutang padanya kan?”


Pak Kim menonton berita mengenai Hyun Ki. Hyun Ki memutarbalikkan fakta. Ditambah luka di bibirnya, semakin membuat ia menerima simpati masyarakat.


Ha Ri datang  memberitahu bahwa Hyun Ki memiliki rekaman saat Cheetah bersama Perawat Oh, Kang Woo bersama Han Wu, dan Kang Woo bersama Profesor Byun. Ha Ri berkata bahwa Pak Kim juga melakukan hal yang sama, mengancam mereka menggunakan rekaman.


Ha Ri: “Pak Kim, lihat aku. Kau melakukannya untuk menemukan kebenaran dibalik kematian kakakmu. Tapi Joo Hyun Ki melakukannya untuk menutupi kebenaran itu. Itu sama sekali berbeda. Jadi Pak Kim, sekarang kau bisa berhenti melihat ke belakang. Tidak apa-apa, Kim Min Joon.”


Pak Kim lalu memeluk Ha Ri, tapi kemudian ia berkata, “Nona Jang Ha Ri, apakah kau sudah mandi?”


Karena kesal, Ha Ri lalu mendorong Pak Kim. Pak Kim bertanya, “Apa yang kau harapkan?”


“Terima kasih, Nona Ha Ri,” gumam Pak Kim setelah Ha Ri pergi.  


Manajer Park datang ke markas dan menemui Kang Woo. Ia memberikan pembaruan kontrak Jjuhan Air dengan Taeyang Insurance. “Keadaannya sangat berantakan. Itulah kenapa aku bisa mengambil dokumen rahasia.


Kang Woo: “Kau sudah berubah. Sebelumnya kau tidak pernah melanggar hukum, selalu menaati peraturan, dan tidak suka tersenyum.”

Manager Park: “Aku datang karena ingin menjaga hukum. Pak Lee yang seorang manajer hukum membunuh Ko Jin Chul, dan manajemen tidak mematuhi hukum. Aku berusaha untuk menyelamatkan perusahaan. Jadi Kang Woo, lakukanlah sampai akhir. Joo Hyun KI dan Lee Yeong Ho, tangkap mereka. ”


Manajer Park juga tidak takut bahwa nantinya ia akan disalahkan. “Aku lihat di berita, mulut Joo Hyun Ki berdarah, kau kan yang melakukannya? Aku senang kau baik-baik saja. Aku yakin kau ingin memukulnya sampai mati. Aku senang kau bisa menahannya.” Manajer Park juga mengatakan bahwa dari dulu sampai sekarang, Kang Woo adalah ayah yang baik.


Saat akan masuk mobil, Manajer Park melihat Pak Lee ada di luar markas Mad Dog.


Cheetah mengunjungi Perawat Oh yang sedang ditahan dan membawakannya makanan.

Perawat Oh: “Aku sudah bilang bahwa aku akan membunuhmu jika kau datang kemari.”

Cheetah: “Aku tidak akan tinggal di sini.Aku hanya mampir. Bagaimana aku bisa duduk saja dan tidak melakukan apapun ketika aku tahu kau ada di sini. Aku yakin ini pertaama kalinya kau ada di penjara, dan kau pasti ketakutan dan kesepian.


Perawat Oh berkata bahwa ini bukan pertama kalinya ia menginap di penjara. Sebelumnya ada seseorang yang memukul istrinya yang mengidap leukemia. “Jadi aku memukul kepala baj****n itu yang sedang menggeret istrinya. Aku juga pernah mencekik seorang anak yang menelantarkan ayahnya yang mengidap demensia. Kenapa? Apa kau kecewa karena aku sering kesini?”


Cheetah: “Tidak. Kau mendapatkan hatiku, Nona Oh. Kau petarung sejati.”

Perawat Oh: “Bukan. Kau dan Mad Dog-lah yang petarung sejati. Jadi pergilah. Aku baik-baik saja di sini. Jangan kembali sampai kau menangkap mereka semua.”

Cheetah: “Aku akan menangkap mereka semua, dan kembali ke sini dengan percaya diri untuk mengatakan aku.. aku suka...”

Perawat Oh: “Pergilah..”


Perawat Oh membuka selimut dari Cheetah dan tersenyum, “Sial, motifnya bahkan Cheetah.”


Hong Joo menatap meja kerja ayahnya yang kosong. Ia bertanya keadaan ayahnya pada Pak Lee. “Dia baik-baik saja. Ketika tuduhanmu diselesaikan, kau bisa menemuinya.”


Hong Joo terkejut dan tidak mengerti saat Pak Lee berkata bahwa Ketua Cha akan menanggung kesalahan yang Hong Joo lakukan dua tahun lalu. “Dia juga akan menyingkirkan Wakil Presiden Joo Hyun Ki. Jadi mohon tenanglah. Sekarang kau harus mengambil alih posisi ketua. Kau harus mengisinya sampai Ketua Cha kembali suatu hari nanti.’


Hong Joo berpikir sambil menatap rumah kaca ayahnya, “Baiklah, Pak Lee.” Lalu Pak Lee juga memberi tahu pesan Ketua Cha agar Hong Joo membiarkan Hyun KI mendapatkan apa yang dia inginkan. Ketua dan aku akan melakukan hal lainnya.”


Hong Jo: “Apa rencananya? Kau harus memberitahuku, Pak Lee. Kau ada di sisiku sekarang.”

Pak Lee: “Aku akan membunuh Jan Gebauer. Lalu akan menyerahkan diri dan berkata bahwa Hyun Ki-lah yang menyuruhku melakukannya.”

Hong Jo: “Apa kau gila? Kau akan membunuh orang karena perintah ayahku? Kenapa kau melakukan ini?”


Pak Lee: “Direktur Cha, apa kau ingat ketika aku ke rumahmu saat aku berusia 17 tahun? Aku sudah menjadi pembunuh saat itu. Orang yang membuat perusahaan ayahku bangkrut dan bunuh diri. Orang yang membuat ibuku meninggal karena kemarahan. Aku datang ke rumahmu setelah aku membunuh orang itu. Aku mengatakan semuanya kepada Ketua Cha.Dia bilang aku sudah melakukan hal yang benar, bahwa pria seperti dia layak mati. Saat itu aku tidak dipenjara. Maka saat ini, aku akan pergi kesana.”


Lalu sekretaris menelepon, “Wakil presiden Joo akan segera naik ke sini, apa yang harus kulakukan?”[crstl]
Comments


EmoticonEmoticon