11/07/2017

My Golden Life Episode 20 PART 2

SINOPSIS MY GOLDEN LIFE – EPS.20
PART 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Golden Life Episode 20 Part 1
Ji Soo akhirnya terbangun dan kaget melihat Hyuk dan Bos Kang ada di sana. Ji An sendiri tidur di sauna. Bibi pengurus sauna merasa ada yang aneh dengan Ji An, mereka memeriksanya dan menyadari bahwa Ji An demam dan memutuskan untuk membangunkannya. Ji An menolak dibawa ke rumah sakit.




Hyuk dan Bos Kang terbangun, tapi Ji Soo sudah tidak ada di sana. Ji Soo menulis pesan bahwa dia meminjam uang 30 dollar untuk ongkos taksi. Ji Soo sampai di rumah dan menemukan ibunya sedang duduk di luar rumah menunggunya. Tapi Ji Soo terlalu kecewa dan marah atas perbuatan ibu. Dia tidak mau mendengarkan penjelasan ibu dan langsung masuk ke dalam rumah. Ji Soo semakin kecewa saat mengetahui ayah sedang menelepon untuk mencari tahu keberadaan Ji An. “Kalian hanya mencemaskan Ji An! Jadi aku bukan putrimu? Lalu kenapa kalian mengirim Ji An ke sana?’ Ji Soo menangis dan benar-benar kecewa atas perlakuan ayah dan ibu. Dia lalu masuk ke kamarnya. Ibu hanya bisa menangis. Ji Soo pun menangis di kamarnya.

Keesokan harinya, Do Kyung mulai menceritakan kejadiannya kepada Pak Choi dan Bu No. Intinya, Do Kyung meminta mereka memaafkan orang tua Ji An karena Ji An sudah banyak membantu pada acara perusahaan. Tapi Pak Choi menolak. Ibu juga mengungkit masalah So Ra yang bisa saja membatalkan pertunangannya, bila Do Kyung terus berbuat kekacauan seperti ini.



Di kamarnya, Seo Hyun berpikir bagaimana cara mendapatkan uang 100.000 dollar. Dia berencana untuk menjual sahamnya. Istri si supir mengiriminya SMS dan merubah tuntutannya menjadi 500.000 dollar. Seo Hyun makin kebingungan.
Di kantor, Do Kyung menerima surat pengunduran diri Ji An dari Manajer Lee. Dia membaca suratnya dengan sedih dan kembali menelepon ji An. Dia meninggalkan pesan suara dan menyampaikan penyesalannya.

Ibu mengajak ayah pergi ke kantor polisi untuk menyerahkan diri. Tapi ayah menolak dan akan mencari Ji An terlebih dulu.


Ji Soo berangkat ke toko roti seperti biasa. Bos Kang mengkhawatirkannya, dan mengizinkannya untuk cuti, tapi Ji soo tidak mau. Dari luar, Hyuk melihat Ji Soo dan tersenyum lega. Lalu dia menceritakan mengenai Ji Soo semalam kepada Woo Hee. Woo Hee juga mengkhawatirkan Ji Soo yang biasanya periang dan bermaksud mengambil rotinya sendiri. 


Begitu melihat Woo Hee yang akan masuk ke tokonya, Bos Kang langsung menyembunyikannya di lemari dan tanpa sengaja menjatuhkan topinya. Topi itu terinjak oleh Woo Hee, dan membuat Woo Hee melihat seseorang yang bersembunyi, dia lalu terjatuh. Ji Soo yang juga kaget langsung menanyakan keadaan Bos Kang. Bos Kang terpaksa keluar dari persembunyian dan bertatap muka dengan Woo Hee. Woo Hee sangat terkejut.


Untuk mendapatkan uang 500.000 dollar, Seo Hyun menjual Cello pemberian kakeknya, tas-tas dan perhiasannya. Dia langsung menelepon istri si supir, tapi wanita itu malah menambah permintaannya menjadi 700.000 dollar, dengan ancaman foto-foto itu bisa merusak nama baik Seo Hyun, sehingga tidak bisa menikah. Seo Hyun menceritakan permintaan wanita itu kepada si supir. Si supir tetap bilang jika bercerai, maka di bisa menjaga Seo Hyun. Dari kaca spion, Seo Hyun melihat si supir tersenyum sendiri, dia jadi ketakutan.

Ayah bertemu Myung Shin yang menceritakan semua apa yang telah Ji An lakukan demi keluarganya. Ayah meminta tolong agar Myung Shin memberi tahunya jika Ji An menghubungi Myung Shin.



Ibu pergi ke rumah Bu No. Bu No melarangnya ibu berlutut dan malah menyuruhnya duduk di kursi. Bu No meminta ibu datang agar ibu membawa pergi barang-barang Ji An. Ibu lalu masuk ke kamar, dan menyadari tidak ada satu pun barang milik Ji An pribadi di kamar itu, kecuali sebuah kaus putih. Ibu kembali menangis. Bu No kembali memojokkan ibu atas apa yang sudah dia lakukan. Bu marah karena putrinya harus hidup miskin. Bu No akan membalas perbuatan ibu dengan cara membuat hidup Ji An menderita.



Bibi pengurus dan pengunjung sauna mencemaskan Ji An, karena semalaman dia terus merintih dan sampai sekarang belum bangun juga. Mereka berencana untuk melapor ke polisi. Mendengar mereka yang semakin ribut, Ji An terbangun lemas dan hampir tidak bisa membuka matanya. Dia meminta air.
Di gedung acara, Do Kyung masih mengingat Ji An. Dia mengingat kembali perkataannya di restoran saat terakhir bertemu Ji An. Dia sangat menyesal pernah mengatakan itu pada ji An.


Di toko roti Ji Soo terus melamun. Kekecewaannya terhadap ayah dan ibu terus membayanginya. Dia lalu melihat ponselnya, dan bergumam “Seo Ji An, kenapa kau belum menghubungiku?” Awalnya dia terlihat mengkhawatirkan Ji An, namun kemudian dia menemukan bahwa Ji An telah mengetahui semuanya, tetapi tidak memberitahunya. Ji Soo salah paham mengira Ji An sengaja melakukan itu semua, dia tampak marah. Ji Soo menelepon Ji An, tapi tidak tersambung.


Bibi pengurus sauna memberikan sup, tapi Ji An tidak sanggup memakannya. Dia mulai menyalakan ponselnya, dan menerima banyak pesan. Hanya pesan dari Ji Soo yang dia baca. Mereka lalu bertemu di taman. Ji Soo menampar Ji An! [crstl]
Comments


EmoticonEmoticon