11/13/2017

My Golden Life Episode 22 PART 2

SINOPSIS MY GOLDEN LIFE – EPS.22
PART 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Golden Life Episode 22 Part 1
Bukan hanya Do Kyung yang kehilangan Ji An, tetapi juga Hyuk. Hyuk memandangi foto saat mereka SMA dulu dan mengingat pertemuan terakhirnya dengan Ji An di restoran, bahwa Ji An meminta waktu satu minggu dan akan menceritakan semuanya pada Hyuk. Lamunan Hyuk buyar dengan kedatangan Do Kyung.


Mereka lalu bicara di luar. Do Kyung bertanya apakah Hyuk tahu dimana Ji An. Hyuk tidak mengenal Do Kyung, dan balik bertanya kenapa Do Kyung menyebut namanya. Do Kyung mengeluarkan kartu namanya dan memperkenalkan diri. Hyuk bilang dia tidak tahu, tapi Ji An pasti akan menghubunginya, dan akan memberi tahu Do Kyung jika itu benar terjadi.


Hyuk kembali ke mejanya, dan bertanya pada temannya yang baru saja datang, apakah anak seorang pemilik perusahaan dapat berkencan dengan karyawan wanitanya.
Teman Hyuk: “Bisa saja, asal jangan sampai ketahuan. Kalau ketahuan, si pemilik perusahaan tidak akan memecat anaknya, tapi si karyawan tidak akan bertahan di perusahaan itu.”



Ji Soo membersihkan meja sambil melamun, sampai tidak sadar Pak Choi meneleponnya. Ia bahkan memanggilnya ayah, karena mengira ayah Ji An lah yang meneleponnya. Pak Choi mengajak Ji Soo makan malam bersama.



Sore harinya kembali di meja makan, Ji Soo masih makan dengan caranya sendiri.
Seo Hyun: “Kakak, kau tidak bisa menaruh sikumu di meja makan.”
Ibu No bilang itu bagian dari table manners, tapi JI Soo bilang yang penting adalah kita harus merasa nyaman. 
Ji Soo jadi membahas, bahwa dia melampiaskan kekesalannya pada keluarga Seo Hyun adalah bahwa hilangnya dia dulu bukanlah kecelakaan, dan dia telah membaca beberapa artikel di internet.


Ibu No mengingat pertemuannya dulu dengan Jo Soon Ok. Ibu No meminta Jo Soon Ok menceritakan kejadian saat Joon Ok membawa putrinya. 





Flashback..
Soon Ok muda melihat seorang anak perempuan sedang tertidur di dalam mobil. Sebenarnya yang dia inginkan hanyalah jepit rambut dengan berlian yang pink dipakai Eun Seok. Tapi Eun Seok malah terbangun saat ingin mengambilnya, jadi ia menggendong Eun Seok ke mobilnya suaminya. Setelah berhasil mengambil jepit rambut itu, ia akan mengembalikan Eun Seok, tetapi sebuah mobil hampir menabrak mereka.


Pak Choi bilang agar mereka coba membahas kekesalan Ji Soo dengan ayah dan ibu Ji An. Pak Choi juga bilang Ji Soo akan semakin kesal jika istrinya terus menindas ayah dan ibu.


Ji Soo masuk ke kamarnya, dan mendapati kamarnya sudah didekor ulang. “Daebak...”


Bos Kang membawa buket bunga, tapi sayang Kafe Woo Hee sudah tutup. Ia pulang dengan perasaan sedih tanpa ada bunga di tangannya


Di sebuah restoran, Hyuk minum sendirian sambil meninggalkan pesan suara untuk Ji An. Bos Kang lalu masuk ke restoran yang sama. Ia lalu melihat Hyuk dan minum bersama. Hyuk bertanya berapa kali Bos Kang jatuh cinta, “Satu kali,” jawabnya.


Hyuk mabut berat. Bos Kang lalu menggendong Hyuk pulang. Woo Hee sampai kaget melihat Hyuk mabuk dan digendong seperti itu, apalagi oleh Bos Kang. Ia langsung membukakan pintu.


Karena menghalangi Bos Kang masuk, mereka malah jatuh menimpa Woo Hee. Woo Hee lalu mengusir Bos Kang. Bos Kang keluar dengan tersenyum walaupun punggungnya terasa sakit.


Do Kyung mabuk dan mulai bicara melantur. Gi Jae ada disana mendengarkan semua ocehan Do Kyung. “Jawab aku! Kau kan pintar. Bagaimana ini bisa terjadi. Aku tidak memiliki perasaan apa-apa, aku hanya tidak bisa menepati janji. Harusnya aku membantunya. Aku sangat khawatir. Aku bisa gila”
Gi Jae kesal karena walaupun sudah mabuk, Do Kyung belum bercerita keseluruhan kisahnya. 


Di toko roti, Ji Soo masih saja suka melamun.


Hyuk juga melamun, dan teman kerjanya menyadarkannya. Hyuk lalu mulai bekerja kembali.
***Support kami dengan cara berikan komentar kalian tentang drama ini di bawah ya, dan jangan lupa share ke teman-teman kalian... 😁😁😁


Hari sudah malam ketika Woo Hee menutup kafenya. Bos Kang ada disana memperhatikannya. 


Ayah Ji An berjalan dalam keramaian di malam hari, berharap dapat menemukan Ji An di sana.


Ibu mengantar pelanggan restorannya keluar dengan ceria, namun saat mereka sudah pergi, senyum ibu hilang dan kembali murung



Ibu No masih terjaga di tempat tidurnya, dan di saat yang bersamaan Do Kyung sedang memandangi patung dengan mata berkaca-kaca.


Ayah memeluk bantal Ji Soo sambil berusaha menahan tangisnya. 


Hyuk sedang menggambar sketsa desain kursi kayu, saat Bos Kang meneleponnya. Bos Kang mengingatkan Hyuk kalau dia akan membuatkan lemari untuk rotinya dan akan pergi Incheon untuk membeli bahan kayunya. Bos Kang bilang lupakan saja dulu itu, ia ingin meminta bantuan.


Bos Kang masuk ke dalam toko rotinya. Ia berakting seolah-olah kehabisan garam laut, sehingga tidak bisa membuat roti hari ini, dan menyuruh Ji Soo untuk membelinya di Incheon. Hyuk akan pergi kesana untuk membeli kayu jadi mereka bisa pergi bersama. Bos Kang menyuruh Ji Soo untuk menghibur Hyuk, karena Hyuk sedang ada masalah. Padahal ia juga mengatakan hal yang sama pada Hyuk



Hyuk lalu datang dengan mobilnya untuk menjemput Ji Soo. Mereka mulai saling bercerita. Hyuk beberapa kali melihat Ji Soo yang murung.



Mereka sampai di tempat pemotongan kayu yang pernah Hyuk datangi bersama Ji An. Ji Soo menyentuh potongan kayu dan berkata, “Ji An dulu menyukai kayu.” Setelah itu, mereka membeli garam laut. Hyuk membantu Ji Soo membawakan karung garamnya.



Mereka berhenti sebentar untuk membeli ikan asin favorit Woo Hee. Di sana Ji Soo melihat sekumpulan orang yang sedang mengeringkan rumput laut. Hyuk juga melihat ke arah kumpulan orang itu.



Mereka melanjutkan perjalanan. Ji Soo sangat senang karena Hyuk membelikan oleh-oleh untuknya juga. Hyuk tidak bisa berhenti memikirkan seorang yang ia lihat di antara kumpulan penjemur rumput laut tadi. Ia mendadak mengerem mobilnya, dan meminta maaf pada Ji Soo serta memintanya untuk pulang naik taksi.


Ji Soo yang penasaran, meminta supir taksi untuk berputar arah dan kembali menyusul Hyuk.



Hyuk kembali ke tempat tadi dan berjalan menuju para penjemur rumput laut. Ia menepuk punggung seseorang. Terlihat Ji An dengan wajah yang sangat pucat dan mata yang sayu! [crstl]

4 komentar

  1. Semakin penasaran nich kakak...
    Tetep semangat ya kak...

    BalasHapus
  2. Awwww Ji An... Malang sekali nasibmu������

    Yakin psti Nyonya Noh merindukan Ji an yg pintar, sgt sopan dsb. Dbndingkan Ji Soo arrgghhh yg seenaknya brtgkah,sombong!dia jg psti bakalan tmbh benci dg Ji An stlh nanti Tau bhw Hyuk trnyata menyukai Ji An

    BalasHapus
  3. Syukurlahhh .. Kukira ji an matii dihutan waktu minum obat T_T .. Walau pun sebenarnya aku sangat berharap dia masih dihutan dan ditemukan oleh orang lalu dbawa ke RS dalam keaadan krisis .. Spaya ny.no ...pak choi dan jiso menyesallll ..

    Spaya tauu betapa tersiksanya Ji an selama ini T_T ...
    Smua yang dia lakukan hnya demi melindungi keluarganya .. T_T

    Tapii makin penasaran .. Ji an gaa matii dihutan .. Tapi apa mungkin dia mengalami amnesia kerna stres?? Uh kasian ji an T_T

    BalasHapus
  4. Kayaknya jisoo bertingkah seperti itu buat ngasih pelajaran pada keluarga kanndungnya

    BalasHapus


EmoticonEmoticon