11/28/2017

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 1 PART 1

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 1 Part 2

Terlihat dua mobil saling berkejaran di jalur yang berbeda. Seseorang di mobil putih membuka dashboardnya mencari-cari sesuatu.


Mobil hitam, si pengejar, menabrak tumpukan jerami dan terpaksa harus menghentikan mobilnya karena pandangannya terhalang.


Sadar dari keterkejutannya, mobil hitam kembali mengejar sedan putih yang ada di depannya. Sementara itu, seseorang di mobil putih membuka kopernya dan menginjak pedal remnya.


Karena sedang melaju sangat kencang, mobil hitam tidak sempat menginjak rem dan akhirnya menabrak mobil putih.


Kejar-kejaran kembali berlanjut.  Mobil melaju ke kanan dan kiri, hingga akhirnya mobil hitam dan berjalan sejajar dengan mobil putih. Pengejar meminta mobil hitam berhenti sambil melemparkan botol air mineral, sedangkan seseorang di mobil putih masoh sibuk mencari sesuatu, sampai isi kopornya berantakan karena mobil terus bergerak.


Tiba-tiba mobil putih berhenti. Pengejar mengetuk kaca mobil dan memintanya keluar. Pengemudi mobil putih membuka kaca jendelanya. Si pria (Yoon Kyun Sang) menunjukkan wajahnya.


Pengejar meminta sebuah kunci dari si pria. Bukannya memberikan kunci itu, si pria malah melemparkan pembersih wajah yang tadi ia dapatkan dari koper. Pembersih wajah itu sudah diberi api oleh si pria. Alhasil pengejar langsung keluar dari mobilnya, dan si pria sendiri  langsung menancap gas dan pergi dari sana.


Si pria tersenyum lega. Ia melihat kartu identitas polisi bernama Oh Il Seung, yang kemudian dia lemparkan ke dalam koper.


Ia tidak menyadari bahwa ada seseorang di bagasi mobil.


Sementara itu, sekelompok detektif polisi terlihat akan menyergap sebuah rumah yang tampak terbengkalai. Letnan Jin Jin Young (Jung Hye Sung) dan Sersan Kim Min Pyo (Do Ki Suk) masuk dari pintu depan, Sersan Kwon Dae Woong (Kang Shin Hyo) masuk dari jendela, dan Insprektur Park Soo Chil (Kim Hee Won) berjaga di depan rumah.
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. 😁

Terlihat beberapa orang asing yang sangat mabuk. Mereka malah mengajak para polisi untuk berpesta bersama.


Para Polisi masuk ke sebuah ruangan yang penuh dengan tanaman ganja. Inspektur Park meminta Jin Young untuk mengambil fotonya sebagai bagian dari bukti penggeledahan.


Orang asing itu sama sekali tidak melawan ataupun mencoba melarikan diri, karena mereka sedang mabuk ganja. Mereka malah tertawa sendiri seperti orang gila.


Para Polisi akan memborgol mereka, tapi kebingungan bagaimana caranya membacakan hak-haknya, karena mereka tidak bisa Bahasa Inggris. Mereka lalu minta bantuan Jin Yong, yang katanya ahli berbahasa Inggris.


“Attention..” kata Jin Young. Ia mendekat, tapi bukannya bicara ia malah menggunakan suara terjemah di ponselnya. “Understand?” lanjutnya. Para polisi lain hanya bisa saling berpandangan melihat kelakuannya.


Sementara itu, pengendara mobil putih berhenti di semak-semak dan mengganti pakaiannya sambil menengok kanan dan kiri karena khawatir jika ada orang yang melihatnya. 


Ia kemudian memasukkan tangan seseorang yang sepertinya sudah mati ke dalam terpal, lalu menutup bagasinya.


Ia lalu pergi dari sana dan melihat bus jurusan Seoul-Yangpyeong.


Di kantor polisi, Jin Young kecewa karena Inspektur memberikan kasus itu pada Min Pyo padahal Jin Young-lah yang sudah bekerja keras. Ketua meminta Jin Young memberi kesempatan pada Min Pyo, karena Min Pyo sudah menjadi sersan selama 6 tahun dan memiliki 2 orang anak. Jin Young tetap tidak terima. Ketua lalu mengingatkan bahwa Jin Young baru saja menjadi letnan, jadi tidak akan bisa dipromosikan lagi tahun ini.


Inspektur heran kenapa Jin Young sangat terobsesi untuk menjadi yang terbaik.


“Apa itu karena dulunya dia berasal dari keluarga kaya? Sejak Grup Jinsung bangkrut beberapa tahun yang lalu......” tanya Sersan Kwon. Tapi Ketua Tim memintanya menutup mulutnya.


Jin Young menerima pesan dari ibunya agar membayar tagihan. Jin Young mengaruk kepalanya, “Apakah dia tidak punya 20 dollar?”


Pria mobil putih, sudah sampai di Seoul dan memegang perutnya yang terasa sakit. Ia lalu pergi ke toilet untuk membasuh mukanya.


Setelah memakai topi yang baru dibelinya. Ia menggunakan telepon umum untuk menghubungi 112, “Aku akan menculik seseorang,” katanya.


Tim berangkat tanpa Jin Young menuju lokasi yang dimaksud. Mereka merasa heran, bagaimana mungkin penculiknya memberi peringatan terlebih dulu sebelum melakukan aksinya.


Sambil memegang fotonya, pria mobil putih mengamati seorang gadis bernama Cha Eun Bi yang berdiri tidak jauh darinya. Eun Bi lalu terlihat masuk ke sebuah restoran.


Dalam pelariannya, pria mobil putih menggunakan kartu kredit sehingga lokasinya terlacak dengan mudah. Kedua pria pengejar melihat rekaman saat pria itu tertangkap kamera. Lalu mereka kembali menerima laporan penggunaan kartu kredit atas pemakaian telepon umum. “Siapa yang dia hubungi?” tanya pria berkacamata.


Pria itu ikut masuk ke restoran dan mengikuti Eun BI yang masuk ke toilet dan menutup pintunya.


Jin Young sudah sampai ke restoran tempat Cha Eun BI bekerja dan menanyakan keberadaannya. Seorang kasir memberitahu kalau Eun Bi sedang ke toilet. Tiba-tiba terdengar teriakan seorang wanita. Jin Young langsung berlari menuju arah suara.


Jin Young menendang si pria yang terlihat akan menyakiti Eun Bi. Setelah si pria jatuh, Jin Young menanyakan keadaan Eun Bi. Si pria berusaha melarikin diri, tapi Jin Young berhasil menjegal kakinya dan menangkapnya.


Ketua Tim sampai di lokasi, dan para pelayan langsung menunjukkan lokasi kejadiannya.


Saat hendak diborgol, si pria kembali berontak. Ia mendorong Jin Young dan berhasil keluar dari toilet.


Sedangkan Eun Bi yang masih terduduk di atas toilet, menarik napas lega.


Jin Young dan timnya mengejar pria itu.


Mereka berpencar. Sersan Kwon sempat menjatuhkannya, tapi pria itu kembali bangkit dan lari.


Sementara rekannya terus berlari, Jin Young malah berhenti karena ia merasa kehilangan jejak. Padahal pria itu bersembunyi tidak jauh dari sana.


Pria itu memperhatikan Jin Young sedang kebingungan. Ia mengenali Jin Young!


Flashback.. 
Pria itu juga pernah memperhatikan Jin Young dari jauh saat masih sekolah dulu.


Setelah Jin Young pergi, pria itu melepaskan masker, topi dan juga jasnya. Ia lalu pergi sari sana.


Jin Young menanyakan keadaan Eun Bi. Eun Bi bilang ia baik-baik saja dan tidak mengerti kenapa ia menjadi sasaran penculikan.
Inspektur Park: “Apa mungkin mantan pacarmu?”
Eun Bi: “Aku SSB.”
Inspektur Park: “SSB?”
Jin Young: “Single Since Birth” (haha aku baru denger istilah ini.. ini berarti dia ngga bisa dibilang jomblo, karena emang belum pernah pacaran)


Baik Eun Bi ataupun Jin Young tidak ada yang bisa melihat wajah pria itu. Lalu Sersan Kwon masuk mengabarkan bahwa petugas patroli akan melindungi Eun Bi sampai kepolisian lokal datang.


Saat akan mengganti pakaiannya, Eun Bi ingat bahwa si penculik memiliki suara yang indah. Inspektur Park bertanya apa yang dikatakan  oleh si penculik. “Tunggu. Tenang, dan dengarkan aku,” kata Eun Bi mencoba menirukannya. 


Pengejar sudah sampai di telepon umum, tapi tidak menemukan apa-apa. “Haruskah kita melapor pada atasan?” tanya pria yang lebih muda. 
Pria kacamata bilang tidak mungkin melapor karena mereka bahkan tidak tahu siapa dia.


Pria muda lalu menerima informasi bahwa alamat pria mobil putih itu adalah di penjara! [crstl]
Comments


EmoticonEmoticon