11/28/2017

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 2 PART 2

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 2 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 2 Part 1
Asisten Kim menerima pemberitahuan penggunaan kartu kredit untuk pembayaran taksi menuju Kantor Polisi Seoul. Mereka langsung menyusul Jong Sam kesana.


Jong Sam merasa lega karena melihat Eun Bi yang suah aman di kantor Polisi. Di sana juga ada Jin Young yang mengantarkannya. Jong Sam lalu melihat jam yang menunjukkan jam 5 sore, dia harus segera kembali ke penjara jika tidak ingin ketahuan.


Saat akan pergi, Jong Sam melihat Gil Choon turun dari mobil dan akan masuk ke kantor Polisi. Jong Sam ingin mengejarnya, tetapi para penjahat sudah sampai di sana dan menghadangnya.


Jong Sam: “Kalian hebat, bisa menemukanku di sini.”

Pria kacamata: “Bukan,kaulah yang hebat. Kau kabur dari penjara. Sepertinya penjara belum tahu, haruskah aku melaporkanmu?”


Pria berkacamata mengambil paksa rambut Jong Sam dan akan digunakan untuk menjebaknya sebagai pelaku pembuhan Il Seung. Melihat Eun Bi yang masuk mobil bersama Gil Choon, Jong Sam lalu berpura-pura setuju untuk pergi memberi tahu lokasi mayatnya.


Diam-diam, Jong Sam mengambil ponsel pria berkacamata dan melemparkannya ke sebuah mobil yang sedang berjalan. Para penjahat memutuskan untuk mengejar mobilnya, karena ponsel itu sangat penting.


“Kim Jong Sam?” gumam Jin Young ketika melihat Jong Sam menghalangi mobilnya.


Jong Sam lalu masuk ke mobil Jin Young dan mengatakan bahwa Cha Eun Bi diculik. Saat ditanya siapa dirinya, “Aku petugas Oh Il Seung, cepat kejar dia!” sambil sekilas memperlihatkan tanda pengenalnya.


Jin Young mempercayainya, dan langsung menghubungi 112 memberitahu kejadian penculikan itu. Petugas mulai bergerak.


Eun BI tanpa curiga sedikitpun memakan permen karet pemberian Gil Choon yang sudah diberi obat tidur.


Gil Choon menyanyikan lagu nina bobo dan di kursi belakang Eun Bi sudah tertidur karena pengaruh obatnya.


Petugas kamera lalu lintas memberikan arahan kepada Jin Young dan juga petugas di lapangan kemana mobil Gil Choon pergi.


Seorang petugas memberi kabar bahwa mobil tersangka menghilang. “Mereka tidak terlihat di jalan besar. Aku menduga mereka parkir di jalan bagian dalam.”


Jong Sam dan Jin Young menemukan mobil Gil Choon yang terparkir di sebuah bangunan bakal apartemen yang terbengkalai.


Mereka langsung turun, dan Jong Sam menemukan sepatu Eun Bi yang terjatuh. Mereka lalu naik ke bangunan dan mencari di lantai yang berbeda sambil meneriakkan nama Eun Bi.


Jong Sam memutuskan untuk turun kembali ke bawah dan kali ini ia meneriakkan nama Gil Choon. “Song Gil Choon.. Song Gil Choon...”


Song Gil Choon tidak menyahut. Ia masih menyanyi sambil melihat Eun Bi yang hampir tenggelam di tangki air. Tangan dan kaki Eun Bi diikat. Ia mencoba melepaskan diri tapi tidak juga berhasil.


Jin Young aneh dengan tingkah laku Jong Sam, tapi ia membiarkannya. Jong Sam lalu berusaha memprovokasi Gil Choon, “Song Gil Choon.. kau yang terbaik!” terus begitu berulang-ulang.


“Aku yang terbaik?” gumam Gil Choon. Ia lalu melongokkan kepalanya ke bawah, sehingga terlihat oleh Jong Sam.


Jong Sam dan Jin Young segera berlari ke atap. Para polisi juga sudah sampai di lokasi.


Jin Young sampai lebih dulu, tapi tidak menemukan siapapun. Lalu ia melihat jejak kaki yang mengarah ke tangki air.


Jin Young melihat Eun Bi yang sudah tenggelam dan langsung menyelam untuk membantunya. Ia berusaha membuka ikatan Eun Bi, tapi tidak berhasil.


Sementara itu, Gil Choon berhasil sembunyi dari para Polisi yang mencarinya.


Jin Young keluar dari air dan meminta pisau atau gunting untuk melepaskan ikatan Eun Bi. Tanpa sengaja, Jong Sam menjatuhkan tanda pengenal polisi Oh Il Seung. Jin Young mengambilnya dan melihat bahwa fotonya berbeda dengan wajah Jong Sam.


Merasa Jong Sam menipunya, ia menarik dan menjatuhkan Jong Sam yang sedang naik ke tangki air. “Siapa kau?” tanya Jin Young.


Jong Sam melawan dan mengambil pistol salah seorang Polisi. Ia menodongkan pistolnya ke arah Jin Young dan merebut kembali tanda pengenalnya.


Setelah memberi tembakan peringatan, Jong Sam kembali naik ke tangki air. Setelah sampai di atas ia kembali menembak ke atas, dan masuk ke tangki.


Eun Bi sudah tenggelam, lalu Jong Sam menendangkan kakinya ke dinding tangki berulang-ulang, ia juga menembakkan pistolnya, hingga akhirnya dinding tangki berhasil dijebol.


Para Polisi yang di sekitar tangki terkena tumpahan air.


Jin Young yang pertama bangkit dan berlari ke arah Eun Bi.


Setelah petugas 911 membawa Eun Bi dengan tandu, Jin Young mencari keberadaan Jong Sam.


Dari atas, Jin Young melihat Jong Sam sudah ada di bawah sedang berjalan meninggalkan tempat itu. Jin Young merasa aneh dengan kelakukan pria misterius itu.


23 menit sebelum pergantian petugas jaga...


Jong Sam sedang dalam perjalanan menuju penjara dengan menggunakan mobil putih dengan mayat Il Seung masih ada di bagasinya. 


Sementara itu di penjara, Ddak Ji sangat khawatir karena belum ada juga tanda-tanda keberadaan Jong Sa.


Pistol yang tadi digunakan Jong Sam ada di tangan Jin Young.


Sementara itu, TV menyiarkan berita mengenai Pimpinan Institut Ekonomi Masa Depan, Lee Kwang Ho, yang akan menjalani pemeriksaan.


Petugas penjara mulai melakukan pemeriksaan dan Ddak Ji berusaha mencari akal untuk membantu Jong Sam.


Mobil Jong Sam dihentikan oleh petugas lalu lintas.


Jin Young membawa pistol itu untuk diperiksa sidik jarinya. 


Karena curiga, petugas lalu lintas meminta Jin Young untuk membuka bagasi mobilnya. Jong Sam tidak melakukannya karena di dalamnya ada mayat Il Seung. Ia melihat waktu sudah menunjukkan jam 08.59 malam.
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. 😁

Jong Sam menguatkan tekadnya, ia menarik tombol..! [crstl] 
Comments


EmoticonEmoticon