11/08/2017

Witch's Court Episode 9 PART 1

Witchs-Court ep 9
Tae Kyoo bersama Min Ho berhenti di tepi jurang. Kemudian Min Ho keluar dan membuka bagasi mobil yang isinya tubuh seorang wanita berpakaian merah dengan muka berlumuran darah. Min Ho mengangkat tubuh itu, dan melihat kembali wajah wanita itu yang  ternyata matanya masih berkedip (masih  hidup). Karena panik Min Ho melemparkannya ke tepian jurang dan Tae Kyoo keluar dari mobil.

Tepat saat itu ada sebuah truk pengangkut barang menyapa Min Ho (Tae Kyoo sembunyi di samping mobil). Sopir truk bertanya apa terjadi kecelakaan? Min Ho menjawab iya, karena dia menabrak rusa. Truk kemudan berlalu.

Tae Kyoo muncul dan dengan cepat menendang tubuh wanita itu sehingga terguling-guling masuk ke dasar jurang. Dan mengajak Min Ho untuk masuk mobil dan mobilpun melaju. 
Tanpa diketahui oleh keduanya, ketika tubuh wanita sampai di dasar jurang jari tangganya masih bergerak dan matanya berkedip. 


Witchs-Court

Episode 9


Penulis Sinopsis: Ufi
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Witch's Court Episode 9 Part 1

Lokasi TKP dikelilingi oleh police line dan banyak petuga yang sedang melakukan pengecekan. Di dalam police line itu ada kain putih yang menutupi tubuh seseorang....


Jin Wook dan Yi Deum tiba di TKP. Tanpa banyak bicara keduanya menuju korban di temukan. Kamera menunjukkan kedua kaki korban, kaki kanannya memakai sepatu hitam dan kaki kiri memakai kaos kaki (kaos kaki yang pernah Yi Deum berikan untuk Soo-ah.



Untuk memastikan korban adalah soo-ah, Jin Wook membuka kain yang menutupi muka korban, dan ternyata memang wajah Soo Ah yang penuh dengan luka dan darah yang mulai mengering.
Ji Deum tidak mampu melihatnya dari dekat matanya berkaca-kaca. 


Beberapa petugas mendatangi mereka untuk menyerahkan kartu nama yang mereka temukan di dekat jasad korban. “Baek Min Ho”.


Selain itu petugas juga menunjukkan kalau ada saksi mata yang bisa dimintai keterangan (pak sopir truk kontainer yang kita lihat di awal episode 9 ini). 


Baek Song Ho menelp Min Ho untuk keluar kantor sekarang. Ketika keluar Min Ho bertemu dengan tiga orang polisi kemudian dia balik arah dan disana juga sudah ada tiga polisi lain yang sudah menghadang. Min Ho pasrah saja di gelandang masuk ke mobil polisi.
Baek Song Ho hanya bisa menap Min Ho dari jauh dan bergumam, “pak...selamatkan Min Ho...”



Sambil berlutut, 
“Pak, ku mohon...Min Ho kali ini selamatkan dia”. 
“Lupakan. Tidak ada alasan berlutut untuk hal seperti itu.kekesalan ku adalah maslah lain. Aku tahu makna Min Ho bagimu, dia sudah seperti keponakanku juga”.

“Jangan khawatir, aku akan menyewa pengacara terbaik sehingga reputasi Min Ho tidak akan tercoreng. Masa depan cerah menantinya. Kita tidak bisa ini menghancurkannya”.
“terima kasih banyak “.


Nenek Soo Ah gemetar melihat wajah soah yang rusak. Sambil menangis enek terus berbicara kepada Soo Ah, “ayo pulang. Kamu tidak pergi...bagaimana nenek bisa hidup tanpamu. Buka matamu...tanpamu nenek bagaimana, bukalah matamu...buka....” tangis nenek semakin pecah. 
Kemudian nenek beralih kepada Yi Deum dan memegang tangannya. 


“bu jaksa, kamu harus menemukan mereka apapun yang terjadi. Jika tidak, cucuku tidak bisa pergi dengan tenang.”
“kamu mengerti...aku mohon”. Yi Deum hanya mengangguk tanpa mengucapkan sepatah katapun. Sementara Jin Wook yang disampingnya juga hanya diam sedih tanpa kata. 


Kejaksaan Wilayah Seoul Pusat
Jin Wook memulai rapat dengan memberikan data laporan pertama tentang kasus Song Ah. 
“berdasarkan obrolannya dengan “belut” dan kamera pengawas. Kami melacak keberadaan nya pda hari itu”. 



“sekitar pukul 20.00, Baek MIN Ho mengirim pesan ke “belut”. Pukul 21.00 Kong So Ah dan Hyun Ji Soo terlihat masuk ke hotel itu”. Hyun Ji Soo adalah salah satu remaja dibawah “belut”. 
Nona Son : “Kalau begitu dia bisa jadi seorang saksi atau korban sekunder. Dimana dia sekarang?” 
Jin Wook : “kami sedang melacak ponselnya. Kami belum bisa melacak penggunaan kartu kredit atau internetnya” 
“kalau begitu, kecelakaan itu terjadi saat ada dua pasangan”.
“pasti ada yang terjadi, sehingga baek membunuhnya. Lantas baek menculiknya. Begitukah?”
Jin Wook : “kurasa tidak”. Hal ini berdasarkan pada riwayat panggilan “belut” dengan Soo Ah, hasil autopsi, hasil tes DNA sperma, kami juga menemukan tanda-tanda perlawanan yang sering ditemukan pada pemerkosaan.


Jin Wook : cedera ini adalah penyebab pertama kematiannya. Dia dipukul berulang kali dengan benda tajam dan menyebabkan pendarahan. Jarak bekas luka-luka itu sama, jadi mungkin dikarenakan cincin atau alat pukul besi yang pelaku gunkan.”
investigator Koo : “tapi disini (laporan) penyebab kematiannya karena syok”
jin wook :”dia terpapar udara dingin setelah diculik. Kami rasa dia terkena hipotermia”.
Jaksa jang :”mari kita rangkum, kedua orang itu bertanggung jawab untuk semua keadaan ini? Atau dia melakukan pemerkosaan dan penganiayaan sendiri? Kaki tangannya hanya membantu penculikan. Kita perlu menguraikan siapa pelaku utamanya.”.
“ya “ jawab Jin Wook dan Yi Deum bersamaan. 
“Jangan emosional, tetaplah tenang untuk menemukan pelakunya. Itu hal terbaik yang bisa kalian lakukan untuk gadis itu dan neneknya”.


Jin wook dan Yi Deum hanya menarik nafas panjang. 

Rung introgasi 


Jin Wook dan Yi Deum bersiap untuk melakukan introgasi Min Ho 
Saat sedang memeriksa berkas, Jin Wook menemukan adanya akta hubungan keluarga antara Min Ho dan Song Ho.
“Selidilah nanti” komentar Yi Deum.  
Mereka berdua segera masuk ruang introgasi. Disana sudah ada dua orang yang akan mereka introgasi. 



Jin Wook :”ini riwayat pencarian dari komputermu, yang kami temukan dalam investigasi”.
Yi Deum :”mayat Yeongpa, mayat perempuan, mayat ditemukan (sambil menunjuk data di kertas  yang di sodorkan ke Min Ho). Kamu pasti sangat gelisah, kamu mencari tahu selama satu jam”. 
Jaksa :”lalu menurutmu riwayat pencarian ini menjadikannya seorang pembunuh?”
Yi deum :”baiklah. Satu lagi”.
Jin Wook :”pernyataan ini menyatakan bahwa seseorang melihatmu dengan kong soo Ah. Dia bilang ada satu pria lain, siapa dia?”
Min ho tidak menjawab, hanya diam. 
Yi deum memperlihatkan foto luka wajah Soo Ah pada Min Ho. “kenapa kamu terkejut?kamulah yang memukulnya sampai mati kamu juga yang menculiknya”.
Min Hoo : “tidak”.
Yi Deum :”ada orang yang melihatmu menemui Soo Ah,  kau bilang tidak? Sungguh tidak masuk akal. Selama kami menahanmu, kami akan menuntutmu atas pemerkosaan anak dibawah umur dan pembunuhan. Tamat riwayatmu”.
Min Hoo :”bukan aku. Sumpah!.... Tae Kyoo lah pelakunya. Dia lah yang menganiaya wanita itu sampai mati. Bukan aku tapi Tae Kyoo.”


Kejaksaan  


Tae Kyoo di bawa ke kejaksaan untuk dimintai keterangn. Para reporter mengambil gambarnya dan disirkan langsung di tv. Putra pimpinan  AhN Suk Pil dari grup Hyungjae yang berusia 24 tahun telah di panggil ke kejaksaan sebagai tersangka pembunuhan seorang gadis berusia 18 tahun yang ditemukan diatas bukit di Yeongpa. Menurut jaksa, pada tanggal 13 pukul 20.00 atau sehari sebelum korban hilang Kong berkenalan dengan Baek disebuah aplikasi obrolan dan telah sepakat untuk bertemu di hotel Hyungjae. Baek menyewa Kong untuk prositusi yang juga dikenal dengan pertemuan bersyarat. Dia mengkalim bahwa Ahn hadir disana bersamanya. Jaksa mengungkapkan bahwa mereka akan menyelidiki Baek dan Ahn karena merekalah yang terkahir melihat Kong. 
Fakta bahwa mereka adalah mahasiswa hukum di Universitas Hankuk menyebabkan kegemparan. Jika tuduhan tersebut terbukti dipengadilan meraka diancam hukuman penjara 20 tahun sampai seumur hidup.



Gap Soo menerima tamu (Pak Ahn). Jika “kingdom-kamar rahasiamu”sudah ditemukan Hotel Hyungjae tidak akan aman. Tidak masalah kalau hotelnyya, tapi bagaimana untuk mendapatkan sponsornya?. Pak Ahn menyarankan supaya mencari kaki kanan yang baru dan melepaskan pak Baek. 
Gap Soo bimbang dan ragu, dia hanya mengendorkan dasinya. 

Di ruang introgasi 


Tae Kyoo memberikan pernyataanya, Min Ho memanggil perempuan, awalnya dia tidak tertarik, tapi akhirnya aku tergoda untuk bersenang-senang. Aku minum satu jam dan aku mabuk. Jadi aku tidur, ketika aku bangun Soo Ah tidak ada di sampingku, jadi aku mencarinya. Aku terkejut karena dia tidak bergerak lagi. Aku katakan pada Min Ho kalau dia gila. Ku tanya alasannya melakukan itu, dia bilang dia iri dengan semua yang kumiliki. 
Jin wook : “apa maksudmu?”
Tae Kyoo : “Min ho selalu iri kepadaku, dia menginginkan apa yang ku miliki”. 

Di ruang lain, Min Ho juga memberikan pernyatannnya. 


Soo Ah adalah pasanganku. Kurasa Tae Kyoo menggunakan ID ku untuk memulai obrolan. Dari awal Soo Ah adalah pasanganku. Kami minum satu jam, kemudian tidur bersama, sebelum tidur aku memberinya uang. Saat sedang tidur aku mendengar sesuatu dari luar, saat ku keluar untuk mencari tahu, Tae Kyoo  telah memukuli Soo Ah lagi. Tae kyoo akan memukuli wanita ketika dia minum Minol. 
Ke ruang introgasi Tae Kyoo 



Jin wook : “kenapa kamu pergi bersamanya untuk membuang jasad itu?bukankah itu berarti kau kaki tangannya “
Tae kyoo : “mau bagaimana lagi dia temanku, Min Ho kalau dia kan bertanggung jawab penuh. Dan aku hanya menemaninya.saat di mobil aku tertidur dan ketika bangun min Ho sudah membuangnya ke bagasi mobil. Seharusnya aku menghentikannya. 
Ke ruang introgasi Min Ho



Min ho :”aku hanya melakukan permintaan tae kyoo. Aku berusaha menelp polisi saat melihatnya disana. Tapi Tae Kyoo berteriak menyuruhku berhenti”.
Yi Deum :”jadi kamu melakukan permintaannya?”
Min ho :”perangainya sangat bengis, jadi aku takut dan ...”
Yi Deum:”temanmu menakutimu, jadi kamu membantunya membuang jasad. Tapi kamulah yang duduk di kursi pengemudi. Kamu sendiri yang menagntar jasad itu ke hutan”.
Min Ho :”Tae Kyoo! Aku tidak memukul Soo Ah, aku dibawa paksa kesana dan mencoba menelp nomor darurat saat melihat Soo Ah masih hidup”. 
Yi Deum :” kamu keliru, faktanya kamu yang membuang jasad Soo Ah. Itu sudah cukup untuk membuatmu di penjara selama 3 tahun. Mengerti!”.



Yi Deum :”Dia mengatakan hal yang sama berjam-jam”


Jin Wook :”mereka berdua bersikeras bahwa mereka kaki tangan. Kita butuh bukti fisik untuk membuktikan pelakunya. Bu son, kita belum menemukan Hyun Ji Soo?”


Nona Son :”tidak, sepertinya dia sengaja bersembunyi”.


Investigator Koo datang dan memberitahu hasil pemeriksaan di TKP (hotel) NIHIL. Mereka mengganti karpet sehari setelah kejadian.
Yi Deum :”bagaimana dengan “K” yang Soo Ah sebut?’


Koo : “aku sudah menyelidiki ruang dan bangunannnya, tapi tidak ada dengan nama itu. Kemungkinan besarnya adalah ...KPOP!”.”dihari kejadian itu, ada ini di kamar tersebut. Mungkinkah ini yang akan Soo Ah katakan ?. oya aku juga membawa bukti baru, Ahn Tae Kyoo menyerahkannya. 


Jin wook : “sebuah flash disk?”

Baek Song Ho, meminta data dari rekaman CCTV, tapi salah satu pegawainya mengatakan kalau mereka diarahkan untuk tidak menyerakan data itu kepadanya. 


Yi Deum, Jin Wook dan Koo membuka file yang ada di dalam flash disk tadi. 




Isi dari file itu semuanya menyerang Min Hoo dan menyudutkannya. 



“Hyungjae yang menyerahkannya, jadi kita tidak bisa asal percaya”
Comments


EmoticonEmoticon