12/01/2017

Mad Dog Episode 15 PART 2

SINOPSIS Mad Dog Episode 15 PART 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 15 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 16 Part 1

Hong Joo bersedia menemui Hyun Ki di rumah kaca ayahnya. Hong Joo sengaja melakukannya untuk memprovokasi Hyun Ki, karena disanalah ayah Hyun Ki meregang nyawanya.


Hyun KI datang menemui Hong Joo untuk melihat dokumen asuransi penerbangan, dan bermaksud menghapuskan nama mereka berdua dan akan menggantinya dengan nama ayah Hyun KI dan ayah Hong Joo.


Hong Joo setuju, lalu ia menghancurkan dokumen itu. Hong Joo meminta Hyun KI pergi, tetapi dia bilang masih ada satu urusan lagi, “Kembalikan apa yang kau ambil tanpa seizinku dua tahun lalu. Laporan asli inspeksi keselamatan penerbangan dari Kementerian Transportasi. Aku akan membereskannya untukmu.”


Hong Joo ragu Hyun KI dapat mengatasinya, karena rekaman tentang laporan itu sudah menyebar ke seluruh dunia. Ternyata rencana Hyun Ki adalah dengan melimpahkan seluruh kesalahan pada ayah Hong Joo, Ketua Cha. Hong Joo tidak bisa menerimanya, tapi Hyun KI berkata, “Aku dan ayahmu sudah berjanji untuk mengeluarkanmu dari masalah ini. Berikan laporan itu sekarang.”


Mad Dog makan bersama, tapi tidak di tempat mereka biasa makan. Kang Woo tidak memberitahukan alasannya.


Tiba-tiba beberapa pengunjung restoran dihebohkan dengan artikel yang mereka baca melalui ponselnya. Seorang pengunjung meminta pelayan untuk menyalakan TV.


TV memberitakan tentang Hyun Ki yang merilis pembaruan asuransi antara Juhan Air dan Taeyang Insurance, serta blackbox pesawat 801,  sebagai bentuk permintaan maaf kepada masyarakat.


Saat rekaman blackbox diperdengarkan, Pak Kim berusaha menahan tangisnya sedangkan Kang Woo lebih bisa menguasai dirinya. Tipu muslihat Hyun Ki berhasil. Dengan dirilisnya rekaman itu, masyarakat berpikir bahwa Hyun Ki bersungguh-sungguh untuk mengungkap kebenaran.


Mad Dog kembali ke markas. Kang Woo menunjukkan salinan dokumen yang diberikan Manajer Park. Di sana tertera tanda tangan Hyun KI dan Hong Joo, sedangkan yang dirilis oleh Hyun Ki adalah tanda tangan Ketua Cha dan Ketua Joo.

Kang Woo: “Kim Min Joon, apa yang akan kau lakukan?”

Pak Kim: “Walaupun dokumen asli ini dapat membuat masyarakat mempercayai kita, kita tidak dapat menunjukkan kepada dunia, karena Manajer Park akan disalahkan. Ayo kita lakukan apa yang disarankan Joo Hyun Ki. Aku akan menghubungi Reporter Bang dan memberitahunya bahwa aku akan menunggu hasil penyelidikan.”

Nantinya, Pak Kim juga akan melakukan wawancara dengan Hyun Ki.


Mereka lalu melihat cover dokumen yang diberikan oleh Manajer Park. Mereka berencana untuk mencari dokumen pembelian pesawat 801. “Kebiasaan Ketua Joo adalah membawa dokumen penting ke rumah,” kata Pak Kim.


Ha Ri mengingatkan bahwa mereka sudah pernah mengecek rumah Hyun Ki. Kang Woo juga mengatakan bahwa Tim Investigasi Kejaksaan sudah memeriksa kantor dan juga rumah Hyun Ki. “Kalau begitu, aku akan bertanya langsung pada orangnya. Orang yang suka makan Jokbal,” kata Pak Kim.


Hyun Ki pulang ke rumah bersama Sekretaris Han. Hyun Ki bertanya padanya apakah akhir-akhir ini ada yang mendekatinya.

Sekretaris Han: “Biasanya aku populer di antara wanita, tapi sekarang ini..”
Hyun Ki: “Bukan tentang wanita! Apakah Pak Lee mengontakmu lagi?”
Sekretaris Han: “Tidak. Kenapa dia harus melakukannya?”
Hyun Ki: “Baiklah.”


Sekretaris Han terkejut saat Hyun Ki menerima telepon dari Pak Kim. Pak akan setuju dengan rencana Hyun Ki, dengan perjanjian bahwa Hyun Ki harus membebaskan Perawat Oh dan juga mengembalikan alat penyadapnya.


Pak Kim akan melakukan wawancara dengan Reporter Bang, dan Hyun Ki setuju karena jika seorang Reporter yang memiliki pandangan negatif dengan JH tetapi malah menuliskan berita yang baik, maka hasilnya akan baik pula. Hyun KI berpesan agar Pak Kim melakukan wawancara sesuai rencana. “Jika kau  tidak percaya, maka datang dan lihatlah sendiri. Tapi aku tidak percaya padamu, jadi kau harus memberikan alat penyadap itu tepat setelah wawancara,” kata Pak Kim.


Orang yang dimaksud menyukai Jokbal adalah Sekretaris Han, dan dia pasti mengantar Hyun Ki nanti. Mereka akn bertanya langsung pada Sekretaris Han mengenai dokumen itu.


Pak Kim merasa lelah dan dia pamit istirahat lebih dulu. Cheetah dan Pentium ingin menginap di tempat Pak Kim. Pak Kim tidak mau, tapi Pentium lalu mengeluh bahwa lukanya masih terasa sakit. Pak Kim setuju untuk mengajak Pentium, tapi tidak dengan Cheetah.


Heran dengan kelakukan Cheetah dan Pentium, Ha Ri bertanya ada masalah apa kepada Kang Woo. “Aku rasa Pak Lee mengincar Pak Kim. Manajer Park melihat Pak Lee di depan tempat ini kemarin malam,” kata Kang Woo.


Flashback..
Kang Woo memastikan informasi dari Manajer Park dengan mengajak Mad Dog makan di restoran yang berbeda dari biasanya. Dan Kang Woo melihat seseorang dengan masker mengikuti Pak Kim ke sana.


Ha Ri memuji usaha Hong Joo. Tapi Kang Woo bilang itu bukan rencana Hong Joo, melainkan Ketua Cha. “Dua hari yang lalu, Pak Lee datang ke sini untuk membunuhku,” kata Kang Woo. Ia lalu menunjukkan rekaman CCTV yang menangkap keberadaan Pak Lee. “Yang memiliki urusan denga Ketua Cha dan Hong Joo adalah aku, jadi dia ingin membunuhku. Tetapi dia mengubah keputusannya dalam semalam, kenapa?” Kang Woo juga meminta Ha Ri agar tidak pergi sendirian.


Di kamarnya, Pak Kim tidak bisa tidur karena suara dengkuran Cheetah. Pentium berkata bahwa lama-lama ia juga akan terbiasa.


“Jika kau membuat Nona Jang Ha Ri menangis, aku akan membunuhmu. Jujur saja, kau bukan tipe orang yang akan aku rekomendasikan untuk berkencan. Kau kaya, kulitmu indah, wajahmu cukup tampan, kau tidak bisa dipercaya, kau sepertinya seorang playboy. Jika adikku ingin berkencan denganmu, akau akan menghentikannya dengan cara apapun. Tapi apa yang bisa kulakukan? Dia menyukaimu,” kata Pentium.


Esoknya hari jam 10 pagi, Pak Kim bersiap untuk melakukan wawancara dengan Reporter Bang. Reporter Bang bertanya apakah Pak Kim benar-benar akan diam saja dan menunggu hasil penyelidikan. “Aku bisa apa? Aku hanya seorang biasa,” jawab Pak Kim.


Sementara itu, Hyun Ki sudah datang dengan diantar Sekretaris Han. Hyun Ki menunjukkan bahwa dia sudah membawa penyadap yang diminta Pak Kim. Ia juga menyuruh Sekretaris Han untuk memeriksa Mad Dog satu persatu untuk mengecek apakah mereka kembali membawa alat penyadap ilegal


Mad Dog berusaha menggali informasi mengenai dokumen pembelian pesawat 801 dari Sekretaris Han. Tapi tidak berhasil.


“Dokumen pembelian pesawat? Jadi mereka membawaku ke sini untuk itu?” gumam Hyun Ki yang mendengar pembicaraan mereka dari penyadap yang dipasang di dasi Sekretaris Han.


Wawancara dimulai dan sedang ditonton lebih dari satu juta orang. Dalam wawancaranya, pak Kim menyatakan rasa terima kasihnya kepada Hyun Ki karena akan melakukan penyelidikan ulang dan ia akan sabar menunggu hasilnya. Hyun Ki lalu bertepuk tangan tanpa suara.


Setelah itu, Kang Woo langsung meminta Hyun Ki memberikan penyadap yang sebelumnya diminta Pak Kim. Hyun Ki juga menelepon Kantor Polisi agar membebaskan Perawat Oh. Cheetah lalu pergi untuk menjemput Perawat Oh.


Sambil keluar, Cheetah meminta Pentium untuk mematikan saklar listrik. Keadaan menjadi gelap seketika. Hyun Ki memanggil Sekretaris Han, tapi ia tidak kunjung datang.


Kang Woo lalu membawa tas Hyun Ki secara diam-diam.


Sayangnya, Hyun Ki, yang sudah mengetahui rencana mereka, menyalakan pemantik dan juga menunjukkan dokumen yang diincar Kang Woo.


Hyun Ki lalu membakarnya.


Cheetah bertemu dengan Perawat Oh yang sudah berjalan keluar dari Kantor Polisi.


Hyun Ki pulang dengan diantar Sekretaris Han. Dia sampai bersenandung karena sangat bahagia. “Sekretaris Han, ini adalah pertama kalinya aku menyadari betapa setianya kau padaku. Aku tersentuh. Kau suka mie kan? Mie Vietnam atau mie pedas? Mie apa yang kau inginkan?” kata Hyun Ki.


Tapi Sekretaris Han menolak, “Kau bisa belikan aku seporsi besar jokbal nanti. Aku sangat suka jokbal.”


Flashback..
Malam sebelumnya, Sekretaris Han menelepon dan datang ke kantor Mad Dog untuk memberikan dokumen pembelian pesawat. Di dokumen itu tertera nama dan tanda tangan Hyun Ki sebagai pembeli. “Setelah kecelakaan itu terjadi, dia menyimpan dokumen ini di tempat yang sangat rahasia. Setalah Pak Kim dan Nona Ha Ri datang, ia memindahkannya ke brankas di ruang belajar” 


Untuk membuat Sekretaris Han aman, maka mereka mengatur rencana agar Hyun KI sendiri yang menghancurkan dokumen palsunya.


Mad Dog juga tahu bahwa Hyun Ki menyadap mereka melalui Sekretaris Han.


Selepas wawancara, Mad Dog sudah kembali ke markas. Pak Kim lalu naik ke kamarnya untuk berganti pakaian. Sementara itu di kamarnya, sudah ada Pak Lee yang menunggunya.


Ketika mendengar suara tombol password ditekan, Pak Lee bersembunyi. Seseorang masuk dan mengunci pintunya dari dalam. Pak Lee menyiapkan senjatanya.
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. 😁

Kang Woo: “Tuan Lee Young Ho..”
Pak Lee terkejut dan keluar dari persembunyiannya: “Tuan Choi Kang Woo?”
Kang Woo: “Akhirnya tikus masuk ke dalam perangkap.”
Pak Lee: “Perangkap?”


Kang Woo: “Aku sudah menunggumu, Pengacara Lee.” [crstl]
Comments


EmoticonEmoticon