12/01/2017

Mad Dog Episode 16 PART 2

SINOPSIS Mad Dog Episode 16 PART 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 16 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Mad Dog Episode 17 Part 1

Lee Yeong Mi adalah seorang akuntan berusia 34 tahun. Ia keluar dari firma besar bernama Ffirma Akunting Haeyul dua bulan setelah terjadi kecelakaan dua tahun lalu, dan memutuskan untuk bekerja di sebuah firma kecil


Pak Kim datang dengan alasan untuk meminta bantuan Nona Lee untuk mengurus pajaknya setelah dia kembali menjadi warga Korea.


Pak Kim lalu mengajak Nona Lee untuk makan di sebuah restoran mewah. Ha Ri yang sepertinya cemburu mengikuti mereka masuk ke dalam restoran. Pak Kim tersenyum melihatnya.


Mad Dog memantau mereka melalui kamera yang ada di lionton Ha Ri.


Di markas, Mad Dog membicarakan Nona Lee yang selalu tersipu saat Pak Kim menatapnya.


Saat Nona Lee pamit ke toilet, Pak Kim menemui Ha Ri. “Aku ingin melihatmu, walau hanya satu menit.”


“Hey, ada apa ini?” tanya Manajer Park. Cheetah dan Pentium menyuruhnya diam. “Apa mereka berkencan?”


Nona Lee mengucapkan terima kasih atas makan malamnya. 


Pak Kim: “Apa kau tidak merasa aneh? Aku datang untuk mengecek pajak, mentraktirku makan, nama dan wajahku juga familiar bagimu, buka begitu?”
Nona Lee: “Apakah kau..?”
Pak Kim: “Aku adik dari co-pilot Pesawat 801, Kim Bum Joon.”


Pak Kim: “Nona Lee, kau tahu ada masalah di penambahan penerbangan di JH kan?”
Nona Lee: “Aku tidak tahu.”
Pak Kim: “Aku mohon. Kau hanya perlu mengatakan bahwa dokumen dari Kementerian itu asli. Hanya itu. Kau menjalani hidup yang berat selama dua tahun.”


Pak Kim: “Orang mengingat kakakku sebagai penyebab kecelakaan. Orang-orang harus tahu siapa yang sebenarnya menyebabkan kecelakaan itu. Nona Lee, aku mohon padamu. Tolonglah kakakku.”


Kang Woo menemui seorang pria bernama Kim Young Pil, mekanik yang memeriksa pesawat JH dua tahun lalu.


Young Pil: “Si..siapa kau?”
Kang Woo: “Istriku Han Mi Sook dan putraku Choi Ju Won menjadi korban kecelakaan pesawt 801. Aku Choi Kang Woo.”


Seseorang mengambil foto mereka dan mengirimkannya pada Hyun Ki.


Hyun KI: “Choi Kang Woo bertemu dengan mekanik dan Kim Min Joon bertemu dengan akuntan. Pertunjukan hampir siap.”
Hong Joo: “Apa yang akan kau lakukan?”
Hyun Ki: “Apa yang aku lakukan? Mereka menemukan orang-orang itu, jadi kita harus mencurinya.”


Hyun Ki lalu menelepon Jaksa On, “Bisa kita mulai?”


Berita mengabarkan bahwa Joo Hyun Ki akan segera mengeluarkan hasil penyelidikan ulang terhada kecelakaan Pesawat 801.


Pak Kim kembali ke markas dan mengabarkan bahwa Nona Lee akan bekerja sama dan hadir dalam konferensi pers. Kang Woo juga datang membawa kabar gembira, bahwa sang mekanik, Kim Young Pil, juga akan datang.


“Ayo kita mulai,” kata Kang Woo.


Hyun Ki dan Hong Joo memulai konferensi pers dengan permintaan maaf.


Pak Kim melihat ke arah belakang, terlihat Akuntan Lee dan Mekanik Kim sudah hadir di sana, begitu pun Mad Dog.


Hyun Ki kemudian memperkenalkan tamu istimewanya, Kim Min Joon, yang untuk pertama kalinya membuka kacamatanya di depan publik. Para reporter langsung mengambil gambarnya.


Hyun Ki: “Penyebab kecelakaan adalah karena usia pesawat yang sudah tua. Mesin bagian kiri terbakar, dan mempengaruhi mesin bagian kanan. Mustahil bagi co-pilot, Kim Bum Joon, mengontrol pesawat dalam keadaan seperti itu.


Hyun KI lalu meminta Sekretaris Han untuk menampilan laporan inspeksi. Tanpa diduga, Hyun KI menyebutkan bahwa mekanik yang melakukan inspeksi juga ada di sana. Ia memanggil nama Kim Young Pil dan menyuruhnya menyampaikan kesaksiannya.


Mekanik Kim berkata, “Benar bahwa kondisi pesawat tidak layak terbang.” Hyun KI menyudutkannya kenapa selama dua tahun ini Mekanik Kim diam saja. Mekanik Kim lalu meminta maaf sambil menundukkan kepalanya.


Dokumen yang ditunjukkan Hyun KI selanjutnya adalah laporan keuangan JH yang mengalami defisit sehingga tidak memiliki dana untuk membeli pesawat. Hyun Ki kemudian menyebut nama Akuntan Lee untuk memberikan kesaksiannya.


“Benar. Aku Lee Yeong Mi yang memeriksa keadaan ekonomi mereka. Aku juga diam saja selama ini. Aku minta maaf,” kata Akuntan Lee sambil membungkukkan badannya.


“Kita merebut saksinya, tetapi kenapa mereka tersenyum?” gumam Hong Joo.


Pak Kim berdiri, dan berkata, “Wakil presiden Joo Hyun Ki, izinkan aku bertanya.”


Kang Woo yang memantau jalannya konferensi pers di markas, dikagetkan dengan alarm yang berbunyi. Tampak beberapa orang berjalan menuju markasnya. “Mereka datang lebih awal dari dugaanku.” 


Jaksa Jin menelepon Kang Woo agar membuka pintunya. “Apa yang kau lakukan di depan kantorku? Kenapa kau tidak di sana untuk menangkap Joo Hyun KI? Apa Jaksa On menyuruhmu untuk menangkapmu dan mengabaikan semua buktinya? Maaf, aku tidak akan membiarkannya.”


Pak Kim meminta Hyun Ki menyebutkan siapa pembeli pesawat yang kondisinya buruk, itu berarti pembunuh para penumpang di pesawat itu. Hyun Ki berkata bahwa ayahnya, Ketua Joo, yang melakukan semua kesalahan itu. 


Tapi yang ditampilkan di layar adalah dokumen asuransi yang ditandatangani oleh Hyun Ki dan Hong Joo.


Hyun Ki menatap Sekretaris Han. “Dokumen itu bukan yang asli.”


Sekretaris Han kemudian menunjukkan dokumen pembelian yang ditandatangi oleh Hyun Ki.


Hyun Ki: “Ini juga bukan dokumen asli, pada saat dokumen itu ditandatangi aku sedang melakukan perjalanan bisnis ke Meksiko. Aku yakin banyak orang di perusahaanku yang akan membuktikannya.”
Pak Kim: “Aku punya saksinya.”


Seorang wanita berdiri dan memperkenalkan dirinya sebagai pramugari bernama Han Soo Min yang pernah bekerja di JH sampai Januari 2016.


Flashback..
Kang Woo menemui Han Soo Min yang sekarang bekerja di sebuah restoran dan meminta bantuannya untuk bersaksi.


Pramugari Han: “Aku menjadi pramugari pada penerbangan ke Meksiko, 25 Februari 2015.  Kau tidak mengingatku bukan? Aku tidak dijadwalkan untuk melayanimu. Tapi kau meminta pesawat kembali dan memaksa manajer untuk turun karena dia tidak sengaja menumpahkan minuman di lantai. Kau cukup sering melakukannya, jadi kau pasti tidak ingat.”
Hyun Ki: “Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan.”


Pak Kim: “Nona Han, apa kau ingat apa yang dia lakukan di pesawat waktu itu?”
Pramugari Han: “Ya, aku mengingatnya dengan jelas. Hari itu, dia menandatangi kontrak di pesawat. Dan itulah kontraknya.”


Kang Woo mengirimkan rekaman tepat sebelum Jaksa Jin dan timnya berhasil masuk ke markas. Jaksa Jin menunjukkan surat penangkapan untuknya atas masuk rumah orang lain tanpa izin, penyadapan ilegal, dan pelanggaran hukum perlindungan dan jaringan komunikasi.


Kang Woo memberikan tangannya untuk diborgol.


Lalu Sekretaris Han memperdengarkan rekaman suara Hong Joo dan Hyun Ki saat membahas tentang dokumen pembaruan asuransi pesawat, dan juga saat Hong Joo mengancam Jaksa On.


Para reporter lalu maju dan bertanya, “Apakah itu suaramu? Apakah kau mengakuinya? Apakah semua itu benar? Katakanlah sesuatu. Apa kau mengakui semua itu?”


Hyun KI menatap Hong Joo, “Maafkan aku, Hong Joo..”


Ha Ri: “Bagaimana rekaman itu..”
Cheetah: “Pak Choi yang melakukannya.”

Beberapa lama setelahnya..


Berita menyiarkan bahwa Ketua Cha dan Hyun KI menerima hukuman tujuh tahun penjara, sedangkan Hong Joo akan dipenjara selama lima tahun, dan On Joo Sik menerima tiga tahun penjara sebagai hukumannya. Selain itu, hakim juga menjatuhkan hukuman pada Kang Woo selama satu tahun atas penyadapan ilegal.


Pak Kim mengunjungi Kang Woo dipenjara, “Kita harus minum soju. Aku akan menunggumu.”

10 bulan kemudian..


Kang Woo keluar dari penjara dan Professor Byun menjemputnya. Professor Byun langsung memberikannya alat komunikasi.


Cheetah: “Mad Dog, kau sudah keluar penjara?”
Pentium: “Selamat datang, pak Choi...”
Ha Ri: “Maaf Pak Choi, tapi kita punya kasus senilai 2,5 juta dollar, jadi kau harus cepat datang.”


Lalu Ha Ri tampak memasuki suatu ruangan. Pak Kim tidak suka karena Ha Ri memakai rok yang sangat pendek.
Pentium: “Senior Jang, kau terlihat cantik.”
Perawat Oh: “Itu terlalu pendek, kau tidak kedinginan?”


Kang Woo dan Perawat Oh lalu saling menyapa. Cheetah lalu memberitahu kalau Perawat Oh bekerja bersamanya saat sedang libur, “Seperti pasangan.” Perawat Oh menyangkal, “Kita bukan pasangan. Apa kau gila?”
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. πŸ˜

Pak Kim lalu menggunakan mantelnya untuk menutupi rok Ha Ri yang terlalu pendek, “Kakimu terlalu cantik, jadi aku akan menyimpannya untuk diriku sendiri.” 


Pak Kim: “Pak Choi, dimana kau? Cepatlah, Hyung...” [crstl]


Kamsahamnida.. Chingu.. :D
Please visit tabloid-sinopsis.blogspot.co.id or tabloiddrama.com to read another crstl’s project..

3 komentar

  1. Bagus , Terima kasih
    Jangan bosan bosan menulis sinopsisπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜˜

    BalasHapus
  2. Ga sempat nntn dramanya jd baca aja kerenlah

    BalasHapus
  3. Keren,,,semangat ya kaka buat nulis sinopsis lainnya,,fighting 😊

    BalasHapus


EmoticonEmoticon