12/02/2017

SINOPSIS Avengers Social Club Episode 8 PART 1

SINOPSIS Avengers Social Club Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Avengers Social Club Episode 7 Part 2
Bok Ja Club mendapatkan surat berwarna merah dengan tulisan dari potongan-potongan kertas. Mi Sook mencurigai suaminya, tapi kata Do Hee seorang profesor tidak mungkin punya waktu untuk menyusun kertas seperti itu.

Apakah Byung Soo? Karena dia pernah bertanya pada Jung Hye tentang guru meditasi waktu itu, Jung Hye mengatakan jadwalnya penuh hingga tahun depan, jadi mereka tidak bisa ikut kelasnya lagi.

Do Hee mencurigai Hong Sang Man karena dia pernah membuntuti mereka. Mereka memutuskan untuk sementara menghentikan aktivitas Bok Ja club.


Di kantornya, Byung Soo mendapat laporan dari sekertaris nya bahwa di tempat yoga itu tidak menyediakan kelas meditasi seperti yang pernah dia ikuti.
“Jadi apa rencana sebenarnya?” Byung Soo mulai curiga.


Baek Young Pyo mendatangi tabib tempat Mi Sook membeli obat untuknya. Dia tidak bisa mendapat informasin pasien dari tempat itu, lalu dia hanya menanyakan obat apa yang dia bawa.

“Ini obat spesial untuk orang yang sangat pemarah. Obat ini membuat orang tidak mau minum alkohol ataupun makan daging. Dan karenanya itu membuat oranga merasa sangat santai. Dan ini adalah keistimewaan praktek kami.”


Hong Sang Man mendatangi toko ikan Do Hee, dia akan membeli ikan tapi juga menanyakan apakah Do Hee dekat dengan Jung Hye dan Mi Sook.

“Aku tidak sekedar mengenal mereka, aku sangat dekat dengan mereka.”

“Kalai begitu, apa kau melakukan pertemuan dengan mereka?”

“Tentu saja. Pertemuan sosial, yang dilakukan semua ahjuma.”


Hong Sang Man, Baek Young Pyo dan Lee Byung Soo sedang makan bersama. Hong Sang Man bertanya apakah tidak ada yang aneh dengan istri mereka. Mereka menjawab tidak, tapi diam diam mereka punya kecurigaan terhadap istri masinh-masing.

Baek Young Pyo ingat dengan obat yang tiap hari diberikan Mi Sook.

“Belakangan ini dia sering pergi keluar, jadi aku memberinya peringatan.”


Baek Young Pyo makan bersama Mi Sook, dia sudah kembali lagi minum.alkohol dan makan daging.
“Apa yang kau lakukan dengan obat dari direktur Lee?”

“Kau bilang tidak mau meminumnya lagi.”

“Tidak. Bukan yang itu. Apa aku punya masalah emosi? Kenapa kau tidak bilang padaku? Aku kira kau memberiku racun atau semacamnya.”

“Bagaimana kau bisa berpikir seperti itu?”

“Kalau kau itu kau yang dulu, maka aku tidak akan berpikiran seperti ini. Kau sering pergi keluar. Kau membawa orang asing ke rumah.”


Byung Soo, Jung Hye dan Soo Gyum sedang duduk bersama. Byung Soo heran melihat Jung Hye dan Soo Gyum mengambil ponsel bersamaa, dan meletakkannya juga bersamaan. Mereka berdua membaca pesan dari Mi Sook yang memberi tahu kalau surat ancaman itu bukan dari suaminya.

Byung Soo mengatakan kalau di tempat yoga tidak menyediakan kelas meditasi. Jung Hye beralasan dia menyewa tempat itu, sedangkan instrukturnya dari tempat lain.


Jung Hye menunjukkan surat ancaman yang diterimanaya kepada Byung Soo.

“Apa yang kau lakukan, sampai hal seperti itu bisa dikirim ke rumah kita?”

“Siapa orang di sekitarku yang melakukan ini?” Byung Soo mencurigai ibunya Soo Gyyum.


Hong Sang Man sedang melihat CCTV yang menunjukkan saat Bok Ja Club mengendap-endap menuju ruang pertemuan wali murid. Dia mengingat saat dia sakit perut dan kursinya dilem, lalu mendapat pesan misterius dari inisial B.J.

“Tunggulah BJ. Bok Ja Club.”

Di mejanya terdapat potongan-potongan majalah dan kertas berwarna merah.


Polisi datang ke kios Do Hee. Mereka.membawa ikan dagangan Do Hee karena ada laporan orang keracunan setelah membeli sushi di toko Do Hee. Dia dilarang berjualan sampai penyelidikannya selesai.


Ibu Soo Gyum menjemputnya di sekolah, Tapi Soo Gyum tidak menghiraukannya dan terus berjalan.


Jong Wook melihat Soo Gyum saat berjalan dengan ibunya. Saat akan memfoto mereka, Seo Yeon mengambil handphone nya.

“Berhentilah ikut campur masalah orang lain.”

“Yah. Tapi ahjuma itu kelihatan seperti ahjuma sungguhan. Tapi ahjuma yang lain sepertinya punya banyak uang.”

“Mungkin itu teman ibunya.”

“Apa apaan ini kaui sepertinya memihak pada sunbae.” kata seorang teman perempuan.


Jung Wook mengikuti Soo Gyum dan ibunya. Saat ada bis berhebti Soo Gyum segera lari untuk naik bis. Ibu Soo Gyum melihat Jung Wook sedang memfotonua lalu mendatangi Jung Wook. Dia meminta handphone Jung Wook.

“Kau diam diam mengambil fotoku dan aku akan melaporkannya ke polisi. Tetap di sini. Jangan bergerak!.”

Selain ada foto dirinya, ibu Soo Gyum juga melihat ada foto Jung Hye saat menjemput Soo Gyum. Lalu mengirimkan foto itu ke nomor nya sendiri.

“Aku kira aku pergi dengan tangan kosong, tapi kau telah melakukan hal besar, imut.” lalu pergi begitu saja.

“Apa? Dia ahjuma yang gila. Anak desa itu siapa sebenarnya?”


Do Hee menceritakan pada BoknJa club tentang kejadian yang dialaminya. Mereka mencurigai Hong Sang Man tapi mereka tidak punya bukti.


Hong Sang Man sedanh bicara di telepon.

“Lepaskan dia setelah 2-3 hari. Wanita itu harus ditakut takuti. Waktu aku memikirkan bagaimana penderitaanku…. Inilah bagusnya orang dari kampung halaman yang sama. Nanti ku akan membantumu, kapten Kim.”


Hee Soo dan Hee Kyung datang ke toko ikan ibunya dan diberitahu oleh seorang ahjuma kalau tokonya sudah tutup karena tadi ada polisi yang datang.

Di rumah, Do Hee memasak banyak ikan.  Jung Hye mengatakan, walau ibunya penjual ikan tapi dia belum pernah makan ikan sebanyak ini. Do Hee sepertinya tidak ingin memberi tahu anak-anaknya kalau toko ikannya ditutup. Anak anak pun sengaja tidak membahasnya dan pura pura tidak tahu.


Baek Young Pyo memberitahu Mi Sook kalau besok akan ada wawancara keluarga. Dia mengatakan Seo Yeon juga ikut jadia dia harus berpakaian seperti seorang gadis.


Mi Sook memberitahu Seo Yeon tentang wawancara keluarga. Seo Yeon tidak mau, dan mengatakan kenapa ibunya tidak menolak ayahnya padahal ibunya juga tidak suka melakukan hal itu. 

“Ibu mengerti, ibu akan berbicara dengan ayahmu.”

“Hanya karena ibu sendiri berusaha begitu keras, apa ada yang berubah? Bahkan dulu, ibu tidak bisa mengendalikan ayah. Meskipun oppa bilang kalau dia tidak mau pergi .”


Mi Sook dan Jung Hye berada di toko Do Hee. Tidak ada pembeli yang datang karena mereka takut keracunan makan ikan dari toko Do Hee. Jung Hye ingin membeli semua ikannya tapi dilarang oleh Mi Sook.


Setelah Jung Hye dan Mi Sook pergi, toko ikan Do Hee didatangi banyak pembeli.

Setelah orang-orang membeli ikan di toko Do Hee, mereka mengantri di dekat mobil Jung Hye untuk mendapatkan uang dari Jung Hye. Jung Hye membeli ikan mereka dan membayar agar mereka mempromosikan toko Do Hee.

“Kalau unnie tahu, kita akan dimarahi.”

“Makanya jangan ketahuan.” jawab Jung Hye.


Soo Gyum mengatakan pada Jung Hye kalau toko ikan lebih ramai dari sebelumnya Do Hee akan curiga. Dia juga menceritakan kalau belum ada bukti Hong Sang Man pengirim surat merah itu.


Do Hee mengenali seorang pembeli yang kemarin dan tadi sudah membeli ikan dan sekarang membeli lagi. Karena curiga, dia mengikuti orang itu.


Do Hee melihat orang-orang mengantri untuk mendapatkan uang dari Jung Hye.

“Apa yang kalian lakukan di sini?”
Jung Hye dan Mi Sook terkejut.
“Uh. Unnie…..”


Jung Wook sengaja melempar bola ke arah Hee Kyung. Hee Soo melihatnya, lalu membalas dengan melempar bola ke Jung Wook. Jung Wook tidak terima dan mendatangi Hee Soo tapi dihalangi oleh Hee Kyung.


Jung Wook kembali mencari masalah, dia mengatakan keluarga bau amis.

“Sebaik nya kau tidak memukulku karena kau tidak punya uang untuk menyelesaikan masalah.”

Jung Wook mengatakan seharusnya dia yang berlutut dan meminta maaf, bukannya menyuruh ibu nya yang melakukan untuknya. Lalu dia menunjukka video Do Hee saat berlutut di depan ibu Jung Wook.


Hee Soo akan memukul wajah Jung Wook, tapi Hee Kyung menendang tangan Hee Soo tepat di depan wajah Jung Wook. Jung Wook jatuh dan terlempar ke belakang.


Do Hee marah kepada Jung Hye dan Mi Sook.
“Mi Sook, bahkan kau juga….”
“Unnie…”
“Itu karena aku bersikeras melakukannya.” Jung Hye membela Mi Sook.
“Kalian anggap aku ini apa?”

Jung Hye dengan polos menjawab “Tapi tidak banyak uang yang dikeluarkan….” dan Mi Sook langsung menyenggol nya.

“Jung Hye, ini bukan masalah uang. Kau…..” lali Do Hee menjawab telepon.


Mereka mengantar Do Hee ke sekolah, tapi Do Hee meminta mereka tidak ikut masuk. 
“Haruskah kita menunggu sampai dia keluar?”

“Dia bilang sudah cukup untuk hari ini. Kita turuti saja.” kata Mi Sook.
Comments


EmoticonEmoticon