12/13/2017

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 11 PART 1

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 11 BAGIAN 1


#11 -  Apa Kau Masih Suka Mencuri?


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 10 Part 2

Jin Young menyuruh Il Seung agar jangan bergerak. “Apa yang aku bilang sebelumnya? Di saat seperti ini harusnya kau membiarkan aku pergi?” kata Il Seung.
Flashback..


Jin Young: “Jangan bergerak.”
Jong Sam: “Apa kau gila? Di saat seperti ini harusnya kau membiarkan aku pergi.”


“Apa kau benar-benar Kim Jong Sam?” tanya Jin Young. Lalu Jil Seung mendengar suara Jaksa Kim.


Karena panik, Il Seung mendorong Jin Young dan pergi membawa uangnya. Tapi Jin Young tidak mengalah begtiu saha, dia lalu mengejar Il Seung.

Jaksa Kim langsung menuju arah loker, tapi inspektur melihat Il Seung berlari ke arah yang berbeda. Jaksa Kim lalu mengejar Il Seung.


Il Seung terus berlari dengan Jin Young yang mengejarnya, serta rombongan Jaksa Kim di belakangnya.


Sayangnya rombongan Jaksa Kim tertahan karena petugas stasiun menyuruh mereka membayar dulu, tidak peduli walaupun mereka adalah jaksa. Mereka langsung buru-buru mengambil dompetnya, tapi sayang Jaksa Kim lupa membawa dompetnya jadi dia meminta inspekturnya membayar untuknya juga. “Kau senang sekarang?” tanya Jaksa Kim kepada petugas stasiun sambil melihat namanya. (haha...)


Jin Young berhasil menemukan Il Seung dan memasangkan borgol ke tali tas dan ke tangannya sendiri. Jadi ketika Il Seung menarik tasnya, Jin Young juga ikut tertarik ke pelukan Il Seung. Mereka terus slaing tarik menarik.


Il Seung menyuruhnya melepaskan borgol itu karena dapat melukai pergelangan tangannya. Tapi Jin Young meminta Il Seung saja yang melepaskan tasnya.


Jaksa Kim dan inspektur sudah semakin mendekat dan Il Seung melihat mereka.


Il Seung menarik Jin Young, menggotongnya, dan membawanya pergi. Orang-orang melihat mereka dan menyebut mereka tidak tahu malu. 


Jaksa Kim menyuruh inspektur untuk menghubungi unit keamanan stasiun agar menangkap Il Seung, sedangkan Jaksa Kim terus mencari Il Seung.


Jin Young keluar dari lift sambil menutup wajahnya karena malu. “Dasar anak-anaka zaman sekarang,” kata seorang ibu yang keluar dari lift bersamanya.


Jin Young dengan suara pelan mengatakan bahwa ia minta diturunkan. Il Seung pun melepaskan gendongannya, tapi Jin Young meminta tasnya diturunkan juga.


Il Seung: “Apa sih yang kau lakukan di sini?”
Jin Young: “Aku melihatmu bersama Ddak Ji di rumah sakit. Apa ini uang?”
Il Seung: “Kau tidak perlu tahu. Lepaskan.”


Jin Young berkata kalau dia ini polisi, jadi ia tidak bisa melepaskan orang mencurigakan dengan tas mencurigakan dan sedang dikejar oleh jaksa. Il Seung lalu mengambil jepit rambut Jin Young dan menggunakannya untuk melepas borgolnya.


Il Seung bilang ia tidak ingin menyakiti Jin Young, “Tapi jika kau terus seperti ini, seseorang akan mati. Jadi aku mohon pergilah.” Jin Young terkejut .


Suara bawahan Jaksa Kim terdengar lagi. 


Il Seung berlari lagi, dan Jin Young masih berusaha mengejarnya. Il Seung lalu masuk ke dalam ruang ventilasi udara, lalu mengunci pintunya dari dalam sehingga Jin Young tidak bisa masuk, begitu juga para orang Kejaksaan.


Il Seung menaiki sebuah tangga, dan salah seorang petugas, yang sudah berhasil masuk dan melihat borgol yang sebelumnya telah dilepaskan Il Seung, mengikutinya naik tangga dan menyuruh bawahannya untuk menuju ventilasi bagian timur.


Il Seung sudah sampai atas, namun pagar besinya sulit untuk dibuka. Ia kembali menggunakan keahliannya untuk membuka gemboknya.


Beberapa orang Kejaksaaan menuju tempat keluar Il Seung. Dan seorang petugas yang berada di bawah Il Seung pun semakin dekat.


Il Seung berhasil membuka gemboknya. Namun saat dia keluar, orang Kejaksaan sudah mengepungnya dan Jaksa Kim juga ada di sana.


Lalu Jin Young datang sambil membawa mobilnya dan menyuruh Il Seung masuk. Il Seung yang sudah terdesak memutuskan untuk masuk ke mobil Jin Young, sehingga ia berhasil pergi dari sana.


“Aish.. siapa itu?” kata Jaksa Kim sambil mengatur napasnya.


Jin Young bertanya kemana tujuan mereka. Ia ingin membantu karena Il Seung bilang akan ada seseorang yang mati. Tapi Il Seung minta diturunkan saja, dan kagi-lagi Jin Young menginginkan hal yang berbeda.


Jin Young: “Aku akan pergi bersamamu. Sepertinya kau akan menggunakan uang itu untui menyelamatkannya. Itu kejahatan. Penukaran sandera itu sulit, aku akan meminta bantuan timku.”
Il Seung: “Hentikan mobilnya.”


Il Seung bilang Jin Young tidak bisa menyelematkannya. Jin Young merasa Il Seung telah menghina Kepolisian Korea lalu bertanya siapa yang akan menyelamatkannya kalau begitu. “Uang! Uang yang akan menyelamatkannya,” teriak Il Seung.


Jin Young lalu menghentikan mobilnya dan Il Seung pun turun. Tapi Jin Young juga keluar dan menyerahkan kunci mobilnya, tapi Il Seung harus mengembalikannya nanti dan bertanya siapa yang sedang coba diselamatkan, tapi Il Seung tidak menjawab dan membawanya mobilnya pergi.


“Tolong selamatkan aku, Hyung.. Hyung..” [crstl]
Comments


EmoticonEmoticon