12/26/2017

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 18 PART 1

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 18 BAGIAN 1


#18 – Kau Kenal Ayahku?


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 17 Part 2

Setelah Baek Kyung melewati gang, ternyata Kang kembali berlari. Chul Gi menangkapnya dan membekap mulutnya agar Kang tidak bersuara. “Aku juga bukan ornag jahat. Ayo kita hubungi ayahmu. Ayo kita telepon Park Su Chil ,” kata Chul Gi.


Kang berkata, “Dia bukan ayahku. Dia ayah tiriku.” Tapi Chul Gi tetap menghubungi Inspektur Park dan mengatakan bahwa ia sedang bersama Kang. Kang memanafaatkan kesempatan itu untuk kembali berlari, tapi Chul Gi berhasil menangkapnya.


“Chul Gi? Kang.. Kang..” Inspektur Park panik dan mengambil jaketnya sambil berjalan pergi. Sementara itu, Baek Kyung menemukan ponsel Chul Gi yang terjatuh. 


Sementara Jin Young melacak posisi ponsel Chul Gi, Tim Inspektur Park yang lain terburu-buru pergi, dan Cha Kyung melihatnya dari cafe.


Ketua Jang juga melihat mereka berlari dan menghentikan Sersan Kim dan bertanya apa yang terjadi. “Anaknya hilang,” jawab Sersan Kim lalu menyusul inspektur.

Jin Young keluar dari pintu yang berbeda bahwa ponselnya tidak dapat terlacak. Il Seung menghentikan mobil tim dan mengatakan bahwa ia tahu lokasi Chul Gi mungkin berada. Inspektur Park menyuruhnya cepat masuk ke mobil.


Chul Gi terus mengajak Kang berlari dan Baek Kyung tepat berada di belakangnya. Chul Gi membawa Kang bersembunyi di gedung yang sedang dibangun.


Chul Gi: “Tenang saja. Aku teman ibumu. Nama ibumu Han Cha Kyung kan?”
Kang: “Kau kenal ibuku?”
Chul Gi: “Ya.”


Chul Gi lalu mengusap telapak tangan seperti yang Cha Kyung sering lakukan. “Bagaimana dengan ayahku?” Chul Gi menjawab bahwa ia juga mengenal ayah Kang. “Benarkah? Siapa namanya? Kang...”


Chul Gi belum menjawab, tapi ia mendengar langkah kaki. Ia memeluk Kang.


Baek Kyung masuk ke dalam gedung. “Jangan bergerak!” suara seorang wanita menghentikannya.


Jin Young dan Il Seung sudah sampai disana. Ternyata Il Seung melacak keberadaan Chul Gi dengan melacak posisi Baek Kyung. “Angkat tanganmu!” lanjut Jin Young.


Awalnya Baek Kyung mengangkat tangannya, tapi kemudian dia menyerang dan berusaha melarikan diri. Baek Kyung berhasil mengalahkan Il Seung, lalu Sersan Kim dan Kwon datang dan langsung mengejarnya. Jin Young berkata bahwa seharusnya Il Seung melawannya dengan lebih baik.


Inspektur Park datang dan memanggil-manggil Kang. “Paman...” teriak Kang. Ia berlari kemudian memeluk inspektur. “Paman, pria itu bilang ia mengenal ibuku.” Chul Gi datang kemudian.


Chul Gi: “Terima kasih.”
Ins. Park: “Kau mau kemana? Kau harus menulis pernyataan. Kau harus memberi kesaksian.”


Il Seung menyusul Chul Gi dan bertanya kenapa Chul Gi tidak menghubunginya. Chul Gi tidak menjawab. Il Seung lalu menunjukkan lokasi Baek Kyung melalui aplikasi di ponselnya.


Sersan Kim dan Kwon tidak bisa mengejar Baek Kyung. Ternyata alat pelacaknya diletakkan di kerah jaket Baek Kyung.


Chul Gi ingin menyusul Baek Kyung, tapi Il Seung melarangnya karena itu berbahaya. Il Seung bertanya apa yang akan Chul Gi lakukan. “Hanya ini caranya untuk menyelesaikan masalah ini. Kaulah yang paling tahu tentang ini. Ini kesempatan bagus. Jika tidak, maka ia akan mencari segala cara untuk melarikan diri lagi,” kata Chul Gi.


Chul Gi yakin dengan melakukan ini ia akan mendapatkan bukti-bukti dan juga DNA para korban.


Sersan Kim mengantarkan Kang pada Cha Kyung. Sersan Kim mengatakan bahwa nanti Inspektur Park yang akan menceritakan padanya tentang apa yang terjadi. Sersan Kim menerima telepon dari seseorang dan langsung pergi lagi.


Cha Kyung: “Apa yang terjadi? Bisa kau ceritakan pada ibu?”
Kang: “Seorang pria menyeramkan mengikutiku, tapi kemudian dia tidak mengerikan lagi.”
Cha Kyung: “Kenapa?”
Kang: “Dia mengenalmu, Paman Park, dan juga ayah.”


“Dia juga tahu ini,” kata Kang sambil mengusap telapak tangan ibunya. Cha Kyung terkejut.


Il Seung menunjukkan alat pelacak yang menempel pada Baek Kyung dan mengatakan bahwa dia adalah pembunuh bayaran. Jin Young memastikan maksud Il Seung adalah bahwa Baek Kyung ingin menculik Kang demi mendapatkan Chul Gi.


Inspektur Park bertanya kenapa Baek Kyung ingin menculik Chul Gi, tapi Il Seung bilang pasti ada alasannya. Ia mengalihkan perhatian agar mereka mencari lokasi persembunyian para pembunuh bayaran.


Sersan Kwon senang karena kalau itu berhasil, maka mereka akan mendapatkan kasus pembunuhan, penculikan dan kasus tersembunyi sekaligus. Inspektur Park sebenanrya masih belum percaya kalau ini hanya tentang kasus pembunuh bayaran, tapi kemudian ia bertanya apa langkah mereka selanjutnya kepada Il Seung.


Chul Gi sampai di suatu tempat sepi dan berteriak, “Keluarlah!” Baek Kyung lalu keluar sambil membawa sebuah pipa besi favoritnya.


Chul Gi berkata, “Jangan lakukan itu. Jika mayatnya rusak, kau akan terkena masalah.” Baek Kyung lalu melemparkan pipa besinya. Mereka berjalan bersama menuju lokasi lain.


Chul Gi naik ke dalam mobil Baek Kyung. Mobil tim parkir tidak jauh dari sana dan melihat mereka.


Sersan Kwon khawatir karena merasa yang melakukan sangat berbahaya. Inspektur Park mengatakan harusnya Il Seung mendiskusikan kasus itu dengan mereka, walaupun Chul Gi melarangnya. Jin Young menyemangati mereka bahwa mereka harus berhasil.


Yang menelepon Sersan Kim ternyata adalah Ketua Jang. Sersan Kim sudah menceritakan bahwa mereka akan pergi ke tempat persembunyian pembunuh bayaran. “Bagaimana caranya?” tanya Ketua Jang.


Chul Gi berada di kursi belakang mobil dalam keadaan tangan terikat. Baek Kyung mengecek ponselnya, lalu berkata, “Apa kau kesini dengan sebuah rencana? Apa kau ingin mengetahui lokasi persembunyiannya? Kalau begitu, kita tidak akan kesana,” kata Baek Kyung sambil melepaskan alat pelacak dari kerah jaketnya, lalu membuangnya. Ia memutar balik mobilnya.


Jin Young melihat alat pelacaknya sudah tidak berfungsi dan menduga Baek Kyung sudah mengetahuinya. Inspektur menyuruh Sersan Kwon mempercepat laju mobilnya.


Baek Kyung menghentikan mobilnya di suatu tempat, lalu menarik Chul Gi keluar dan menggeledahnya. Ia menemukan ponsel dan bertanya apa lagi yang Chul Gi simpan sebagai alat pelacak. Chul Gi diam saja. Baek Kyung lalu memasukkannya lagi ke mobil.


Baek Kyung melempar ponselnya ke dalam salju. Chul Gi memanfaatkan kesempatan itu untuk keluar dari sisi pintu yang berbeda dan melarikan diri. Saat kembali ke mobil, ia kesal karena tidak mendapati Chul Gi disana.


Chul Gi berlari dan bersembunyi. Baek Kyung berusaha mencarinya, tapi tidak melihat tanda-tanda keberadaan Chul Gi. Ia lalu membuka pintu salah satu bangunan disana. 


Mendengar suara pintu, Chul Gi yang tadinya bersembunyi lalu berlari keluar. Tapi ternyata Baek Kyung sudah menunggunya disana! [crstl]

Comments


EmoticonEmoticon