12/27/2017

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 19 PART 2

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 19 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 19 Part 1

Il Seung menemui Jaksa Kim di kantornya. Jaksa Kim tidak menyangka bahwa Il Seung akan menghubunginya lebih dulu. Jaksa Kim berkata harusnya Il Seung sedang sibuk, karena tersangka mereka bunuh diri.


Il Seung lalu mengeluarkan sebuah kertas yang berisi catatan tanggal yang berhasil dia ingat, yaitu tanggal saat Baek Kyung dimasukkan ke sel hukuman. “Seseorang mungkin mati atau terluka pada tanggal-tanggal itu,” duga Il Seung. “Oh Il Seung juga mati seperti itu.”


Jaksa Kim tidak percaya ada narapidana yang bisa keluar masuk penjara dengan mudah. “Kau pikir bagaimana aku bisa keluar?” tanya Il Seung. Il Seung yakin jalannya sudah ditutup sekarang dan dulu hanya ia dan Baek Kyung yang tahu.


Jaksa Kim: “Kenapa kau memberikan ini padaku?”
Il Seung: “Untuk menemukan siapa yang menyuruh Baek Kyung melakukan itu semua.”
Jaksa Kim: “Dan orang itu juga yang membuatnya tampak seperti bunuh diri, benar kan?”


Manajer Lee sudah berkumpul dengan para bawahannya yang setia. Tidak seperti biasanya, Manajer Lee meminta putranya yang bernama Young Min untuk turut serta. Manajer Lee mengatakan bahwa hanya tersisa satu kursi kosong di sisi mereka, sedangkan lawan mereka cukup kuat.

Ketua Jang: “Pemilihan umum masih dua tahun lagi.”
Ketua Gook: “Ini pertama kalinya kau ikut serta, jadi kau tidak tahu. Kau harus memulainya sekarang untuk pemilihan umum lokal tahun depan, untuk mendapat dukungan dan...”
Ketua Jang: “Mendapat peluru, haha.. Kau benar.”


Manajer Lee menanyakan apakah Ketua Gook benar-benar tidak berminat untuk pemilihan itu. Ketua Gook mengucapkan terima kasih, tapi kemudian dia menyarankan agar Young Min saja yang dicalonkan. “Partai kita terdengar tua dan konservatif. Jadi dibanding menclonkan kandidat lama, mari kita coba hal yang baru. Apa pendapatmu tentang Lee Young Min, seorang CEO sukses?”


Manajer Lee tidak setuju jika yang muda yang turut serta, karena ini adalah politik. Manajer Lee lalu menunjuk Pengacara An dan Ketua Jang untuk mencobanya. “Kita lihat siapa yang akan menang,” kata Manajer Lee. Pengacara An dan Ketua Jang sama-sama berkata bahwa mereka akan melakukan yang terbaik.


Manajer Lee lalu meminta Ketua Gook berhenti membuat Young Min melakukan sesuatu karena Young tidak cocok melakukannya. Ketua Gook bertanya apakah Manajer Lee tidak terlalu kasar pada putranya.


Young Min lalu berdiri dan pamit pergi. Manajer Lee lalu mengatakan bahwa ia bisa saja mengubah keputusannya jika Young Min menerima kritikannya dengan baik. Young tidak peduli dan tetap meninggalkan mereka.


Ketua Gook kecewa, namun Pengacara An dan Ketua Jang sangat senang.


Asisten Ki: “Pak Kwak, apa menurutmu dia benar-benar bunuh diri?”
Pak Kwak: “Tentu saja.”
Asisten Ki: “Tidak. Bagaimana jika dibunuh karena tahu banyak rahasia?”
Pak Kwak: “Kalau itu masalahnya, dia sudah mati dari dulu. Dia bisa bekerja bersama kita karena boss kita percaya padanya.”


Pak Kwak lalu bercerita bahwa Ketua Gook memungutnya saat Baek Kyung mengemis di jalanan di China saat usianya masih 15 tahun. “Dia pasti agak sedih, tapi tidak memperlihatkannya.” Mereka lalu buru-buru berdiri saat melihat Ketua Gook datang.


Ketua Gook memberi mereka perintah agar mencari informasi. “An Tae Jung dan Jang Pil Sung akan menjadi kandidatnya. Kita harus menghentikan mereka. Mulailah dengan Jang Pil Sung. Cari.ah sesuatu yang dapat menghentikannya dalam satu langkah,” kata Ketua Gook. 


Pak Kwak bilang itu tidak akan sulit. Ia berkata, “Kita punya Kang Chul Gi.” Ketua Gook lalu tersenyum tipis.


Chul Gi pergi ke taman dan melihat pesan dari Il Seung yang disembunyikan di seluncuran. Pesan itu berbunyi ‘Kau dicari atas pembunuhan Ketua Jin. Aku tahu itubukan kau. Jadi datang dan bereskan masalah ini’.


Jin Young mendekati Il Seung dan bertanya tentang Pak Choi. Il Seung melirik ke inspektur, lalu menyuruh Jin Young menjauh dari kasusnya. Inspektur lalu memanggilnya dan menyuruhnya pulang. Jin Young beralasan bahwa dia datang hari ini hanya akan mengumpulkan laporan, tapi dia tetap menolak saat disuruh pulang.


Cha Kyung lalu datang membawakan pizza sebagai rasa terima kasihnya karena mereka telah menyelamatkan Kang.


Il Seung memakan pizzanya dan menurutnya rasanya sangat lezat, karena dia memang belum pernah makan pizza sebelumnya. (Ya.. walaupun itu sponsor sih hehe..) Yang lain juga merasakan kelezatan yang sama.


Jin Young bertanya Sersan Kim mendapat petunjuk baru dan dia bilang belum ada. Llau Sersan Kwon bertanya bahwa satu-satunya harapan adalah Chul Gi. Sersan Kim yang menyadari ada Cha Kyung disitu langsung menutup mulut Sersan Kwon dengan tisu.


Inspektur Park mengantar Cha Kyung keluar dan mengatakan bahwa Cha Kyung tidak perlu mentraktir mereka seperti itu. Dia juga ingin menjelaskan tentang Chul Gi, tapi Cha Kyung merasa dia tidak perlu tahu apapun. Saat Cha Kyung akan pergi, Chul Gi malah datang.


“Aku dengar aku sedang dicari,” kata Chul Gi. Inspektur Park mengiyakannya. Cha Kyung llau pergi tanpa menyapa Chul Gi.


Inspektur Park membawa Chul Gi ke ruang interogasi. Anggota tim yang lain melihat dari ruang di sebelahnya. Inspektur lalu menunjukkan badge CK. Ia bertanya apakah itu milik Chul Gi dan kapan serta dimana ia menghilangkannya.


Chul Gi: “Mari kita buat ini mudah. Aku ada di atap Kantor Utama Grup Jinsung 10 tahun lalu.
Ins. Park: “Apa yang kau lakukan disana?”
Chul Gi: “Aku menyaksikan kematian Ketua Jin.”


Jin Young terlihat agak emosional. Inspektur lalu bertanya kenapa Chul Gi ada disana.
Flashback..


Cerita Chul Gi: “Harusnya aku bertemu Ketua Jin disana. Dia bilang ada sesuatu yang ingin ia berikan padaku. Tidak ada seorang pun disana jadi aku bermaksud untuk kembali ke dalam. Aku melihatnya bergantung di sisi atap. Aku akan menariknya, tetapi aku terlambat satu langkah.”


Ins. Park: “Bagaimana kau mengenal Ketua Jin?”
Chul Gi: “Dulu tepat sebelum pemilihan. Aku sedang menyelidiki pendanaan politik yang berasal dari perusahaan besar, selama itu aku bertemu dengannya satu kali. Aku masih belum tahu kenapa dia ingin menemuiku.”
Ins. Park: “Lalu.. kenapa kau melarikan diri?”
Chul Gi: “Aku tidak melarikan diri. Terjadi kecelakaan.”


Jin Young bertanya pada Il Seung apakah dia mempercayai perkataan Chul Gi. Dan Il Seung menjawab ya. Jin Young malah menganggap Il Seung-lah yang harus keluar dari kasus itu, karena terlalu mudah percaya.


Il Seung lalu menerima teleponnya, “Hallo? Ya, Pak Choi. Baiklah..”


Il Seung dan Jin Young lalu menemui Pak Choi di sel Kantor Polisi. Pak Choi bilang ia sudah mengatakan semua yang ia tahu. Jin Young lalu bertanya pada Pak Choi apakah dia pernah mendengar tentang Detektif Kang Chul Gi. Dia tidak pernah mendengarnya. Dia juga tidak tahu siapa yang terakhir Ketua Jin temui hari itu.


Pak Choi: “Dia mengendarai mobilnya sendiri hari itu. Dia kembali sekitar jam 11 malam. Dan itu adalah ketika kau kembali dari Amerika. Apa kau ingat? Aku membawakan tasmu.”
Jin Young: “Ya.”
Il Seung: “Jadi itu berarti tidak ada yang tahu kemana dia pergi hari itu?”
Pak Choi: “Kenapa tidak? Polisi mengambil black box-nya.”


Jin Young: “Black box?”
Pak Choi: “Ya. Polisi pertama tidak mengambil apapun, tapi polisi kedua yang mengambilnya.”
Il Seung: “Apa? Kenapa ada polisi kedua?”
Pak Choi: “Ah, detektif yang bertugas diganti hari itu. Dan polisi yang kedualah yang menangani kasusnya sampai akhir.”


Jin Young dan Il Seung saling bertatapan karena merasa aneh dengan hal yang baru saja mereka dengar.

Comments


EmoticonEmoticon