12/06/2017

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 6 PART 2

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 6 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 6 Part 1
Il Seung memutuskan untuk makan bersama Jin Young. Mereka lalu pergi ke mini market. Jin Young menyuruh Il Seung bayar duluan lalu memintanya untuk mengisi mie cupnya dengan air panas.


Setelah Il Seung pergi ternyata Jin Young membayar belanjaannya dengan kupon, kartu diskon, dan juga meminta tanda pembayaran untuk diclaim ke kantornya.


Il Seung semakin gelisah karena tenggat waktunya semakin dekat. Ia meminta Jin Young cepat menyelesaikan pertanyaannya.


Jin Young: “Kau terampil alam memanjat pipa.”
Il Seung:”Ya aku berlatih keras.”
Jin Young: “Darimana asalmu? Kau lulus dari sekolah mana?


Il Seung: “Apa kau tertarik padaku?”
Jin Young: “Ya. Kenapa sebelumnya kau tidak menangkap Gil Choon?”
Il Seung: “Aku tidak menggunakan borgol.”


Il Seung lalu memakan mie-nya. “Kim Jong Sam..” Il Seung tersedak. “Apa kau mengenalnya?” lanjut Jin Young.


Il Seung: “Tidak, siapa dia?”
Jin Young: “Bukan siapa-siapa, hanya seorang penjahat.”


Setelah Jin Young pergi, Il Seung bergumam bahwa dirinya bukan penjahat. Tapi ia senang karena jIn Young masih mengingatnya. Ia lalu melihat jam dinding.


Jin Young pulang ke rumah dan ibunya sudah menunggunya. Terlihat banyak barang mewah di sana, padahal untuk bayar sewa rumah saja mereka tidak mampu. Jin Young meminta ibunya untuk menjual perabotannya. “Tidak. Aku dan ayahmu yang memilihnya sendiri,” kata Ibu.


Jin Young lalu masuk ke kamarnya dan berbaring. Ia mengingat saat ia masih sekolah dulu.
Flashback..


Jin Young muda yang baru pulang sekolah melihat Jong Sam yang sedang menatap ke arah balkon apartemennya.


Il Seung sudah berada di depan cargo yang bernomor seri sama dengan yang ada di lembaran uang dollar Il Seung asli.


Na Mu ada di sana dan membantunya membuka kuncinya. Ia berpesan agar Il Seung mengembalikan kuncinya ke kantor setelah ia selesai memeriksa.


Il Seung membuka cargonya dan melihat banyak tumpukan kotak di dalamnya. Ia membuka salah satu kotaknya, dan isinya membuatnya terbelalak.


Di kamarnya, Jin Young membuka berkas kasus pembunuhan di Restoran Odong tahun 2007 dimana Jong Sam adalah tersangkanya. Jin Young lalu mengingat kejadian yang menimpanya.
Flashback..


Jin Young masuk ke dalam lift dan bicara pada seseorang.
Jin Young: “Detektif, ayahku tidak bunuh diri.”


Detektif: “Belum dapat dipastikan, tapi dia meninggalkan pesan bunuh diri. Tujuannya sangat jelas di catatan itu. Ibumu juga sudah mengkonfirmasi kalau itu benar tulisan tangan ayahmu.”
Jin Young: “Saat itu, seseorang keluar dari kantor ayahku. Aku melihatnya.’


Detektif berjanji akan mengeceknya, lalu ia menyuruh Jin Young agar kembali ke acar pemakaman ayahnya.


Jin Young kembali mengejar detektif itu.  Lalu ia melihat Jong Sam yang masuk ke Kantor Polisi karena dituduh membunuh. Saat itu Jong Sam tidak melihatnya.


Di pelabuhan, Il Seung berlari sambil membawa sebuah kantong plastik hitam besar.


Larinya terhenti saat Asisten Ki dan pria berkacamata menghadangnya.
Pria kacamata: “Apa yang kau bawa itu?”


Asisten Ki lalu menyobek plastiknya sehingga isinya berjatuhan. “Rokok? Tampaknya kau belum menemukan uangnya. Buat apa ini semua? Apa kau akan menggunakannya untuk pengganti biaya kapal keluar negeri? Ini tidak cukup” kata Pria kacamata. “Bukankah kau sudah tahu kau akan mati jika berbuat bodoh?”


Tangan dan kaki Il Seung diikat. “Aku punya cerita baru. Polisi korup Oh Il Seung memutuskan bunuh diri di laut. Mereka memakainkan pemberat di kaki Il Seung agar ia tenggelam.


Pria berkacamata menendang pemberatnya ke laut, dan Il Seung seketika tercebur! [crstl]


Comments


EmoticonEmoticon