12/29/2017

SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 16 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 16 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 16 Part 1

Min Kyu menerima informasi bahwa malam sebelum Ketua Park meninggal dunia, dia bertemu dengan Ketua Hwang Do Won dan ada rekaman tentang pertemuan tersebut. “Ketua Hwang tahu mengenai Tim Santamaria yang saat itu sedang mengembangkan robot. Dan itu bisa dijadikan bukti mengapa Ketua Hwang menjual Daeyang dengan murah,” kata Jin Bae.


Jin Bae: “Kita tidak bisa mengajukan gugatan hukum tapi kita bisa memecatnya. Putranya, CEO Hwang, juga akan terkena imbasnya.” 
Min Kyu: “Berikan Jang Doo Sam kontakku seperti yang ia inginkan. Untuk melindungi Santamaria, aku membutuhkan rekamannya. Aku juga akan memberikan ID dan passwordku agar kau bisa mengakses segala hal tentang KM Finance. Dapatkan lebih banyak bukti”


Jin Bae mengerti. Sebelum pulang, ia bertanya Min Kyu akan datang bekerja jam berapa besok. Jin Bae mengingatkannya tentang kompetisi pengusaha muda. Min Kyu berkata bahwa Tim Kontribusi Sosial yang akan menanganinya.


Jin Bae lalu meminta maaf karena punya pemikiran keliru tentang Min Kyu sebelumnya.


“Bo... Bonus. Ketika ini semua selesai, aku akan memberimu satu bulan gaji,” kata Min Kyu. Jin Bae tersenyum dan meminta 300%. “200%. Itu keputusan akhir,” kata Min Kyu.

Hoktal dan Ssanip kembali mendatangi cafe Sun Hye. Ssanip bertanya kemana sebelumnya Hoktal dan Sun Hye pergi berdua sampai ia yang sedang tidur ditinggalkan di kursi taman. “Apa kalian berciuman atau apa?” Hoktal bilang ia hanya mengantar Sun Hye ke toilet.


Hoktal dan Ssanip menatap Sun Hye yang sedang menyiapkan kopi untuk mereka berdua.


Sun Hye: “Apa kau sangat menyukai kopiku?”
Hoktal: “Harganya murah.”
Ssanip: “Aku sangat menyukai kopimu.”


Sun Hye lalu mengatakan bahwa kopi dan kencan itu mirip, karena sama-sama mengkombinasikan rasa. Ssanip menanggapinya, tapi Hoktal pura-pura cuek. Tiba-tiba Baek Gyoon datang.


“Bantu aku. Aku tahu aku membuat banyak kesalahan. Jadi bantu aku,” kata Baek Gyoon pada Sun Hye.


Ji A kembali dan semua orang menyambutnya. “Surprise..” Ssanip menyebut dirinya oppa dan berkata harusnya Ji A bilang agar dia bisa membantunya.


Ji A mengucapkan maaf dan terima kasih kepada mereka semua. Bake Gyoon lalu memintanya menganggap mereka juri dan melatih presentasinya.


“Apa kau disana?” ucap Ji A sambil menyalakan lampu hati yang pertama.


Lampu kedua menyala secara otomatis. “Aku disini..”


“Dimanapun mereka berada, bagaimanapun jauhnya mereka, mereka berdua selalu terhubung.”


Ekspresi para juri terlihat aneh.


“Apa ada yang salah?” tanya Ji A. Hoktal lalu bertanya apakah Ji A belajar tentang quantum.


Ji A sama sekali tidak mengerti. Baek Gyoon lalu menjelaskan tentang dua partikel yang berjauhan tapi tetap terhubung, jadi apa yang dilakukan satu partikel akan berpengaruh pada partikel lainnya.


Hoktal: “Otak kami sampai meledak mempelajari itu, dan kau mendapatkannya begitu saja?”
Ssanip: “Aish.. Jenius yang sebenarnya berada tepat disini.”


Ji A: “Jadi apakah sekarang aku berhak untuk ikut grup para jenius sekarang?”
Hoktal: “Ya, kau diterima. Berikan aku satu nanti. Aku mau satu.”
Ssanip: “Untuk siapa? Katakan padaku.”
Hoktal: “Untuk ibuku.”


Min Kyu sedang bekerja di belakang komputernya. Tapi kemudian ia berhenti dan mendesah.


Ia menatap rak buku yang sudah disusun dengan bentuk hati oleh Ji A.


Ia berusaha mengabaikan pikirannya dan kembali bekerja, tetapi tidak bisa. Ia lalu melihat surat petisi dan membacanya.
Flashback


Ji A menulis petisi itu setelah membaca artikel tentang kematian orang tua Min Kyu di internet. “Ada hal yang selalu ayahku katakan. Satu orang cukup...”


“Hanya satu orang saja sudah cukup untuk mendukung seseorang. Kita mencari satu orang itu dan kita berharap dapat menjadi satu orang itu bagi seseorang yang lain. Dan aku berharap orang itu akan menjadi bintang yang menerangi jalanku.”


Min Kyu mengambil bola-bola nasi dari Dong Hyun. Ia membuka dan memakannya. 


“Kau mungkin sudah menjadi satu-satunya orang yang istimewa bagi orang lain.”


Ji A menatap lampu hatinya penemuannya.


Baek Gyoon menatap Aji-3 ciptaannya.


Sedangkan Jin Bae dan Hong Joo menatap calon anak mereka.


CEO Hwang menatap foto Ri El di ponselnya sambil tersenyum.


Sun Hye menikmati kopinya.


Setelah membaca petisi, Min Kyu pergi keluar dan menyendiri di jembatan.


Ji A ada di sisi lain mansion Min Kyu, dan dia juga termenung sendirian.


Ji A kembali ke lab dan menyalakan lampu hatinya.


Keesokan harinya, Min Kyu sudah bangun dan mendengar dering ponselnya, tapi dia diam saja.


“Kenapa dia tidak mengangkat teleponnya? Aku khawatir ada sesuatu yang buruk terjadi. Hasil pengecekkan darahnya luar biasa. Dia akan terkejut jika melihatnya,” gumam Dokter Oh.


Para karyawan sedang menyiapkan acara final Kompetisi Pengusaha Muda.


Dan Ji A benar-benar menyamar. Ia memperhatikan booth-booth penemuan lain yang ada di atas panggung.


Ji A menyapa peserta yang lain. Mereka mengucapkan terima kasih pada Ji A karena telah membantu mereka sampai acara final ini jadi dilaksanakan. Ji A berkata bahwa dia tidak melakukan apa-apa dan menyemangati mereka agar melakukan yang terbaik.


CEO Hwang meminta Sekretaris Yoon untuk mendaftarkan dirinya sebagai pengawas kontes hari ini.


Ri El: “Mengapa CEO Hwang tiba-tiba ikut serta?”
Sek. Yoon: “Ia berusaha mendukungmu. Mereka akan mendapat penilaian yang bagus jika diawasi oleh CEO.”


CEO Hwang bertemu dengan Direktur Ye di jalan menuju ruang kontes. Direktur Ye mengucapkan terima kasih atas perhatian CEO Hwang. “Ini untuk Ri El,” jawab CEO Hwang.


Baek Gyoon menghentikan sebuah taksi dan minta diantarkan ke KM Finance.


Ri El membuka acara final Kompetisi Pengusaha Muda dan memperkenalkan dirinya sebagai Kepala Tim Kontribusi Sosial. Ia juga menyampaikan bahwa CEO KM Finance juga akan turut serta menjadi juri.


CEO Hwang naik ke podium dan tersenyum, lalu dia melihat ke tribun lantai atas.


Min Kyu hadir disana!


Senyum CEO Hwang menghilang seketika. [crstl]


Advertisement

1 comments:

Kyaaa😄😄😄😆😆suka💓💓💓


EmoticonEmoticon