1/03/2018

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 23 PART 2

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 23 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 23 Part 1

Jaksa Kim: “Benarkah?”
Chul Gi: “Ya. Aku membunuh Ketua Jin saat itu di atap.”


Jin Young marah dan akan menyerang Chul Gi, tapi Il Seung berusaha menahannya. Sersan Kwon juga membantu.


Inspektur Park menyuruh Chul Gi mengikutinya, tapi Jaksa Kim menghentikan mereka dengan bertanya apakah mereka tidak akan memborgol Chul Gi. Inspektur berkata bahwa dia akan mengurusnya dan tetap membawa Chul Gi keluar.


Jaksa Kim diam saja, tapi Jin Young meminta Il Seung melepaskan tangannya dan dia pun ikut keluar. Il Seung mengikuti Jin Young.


Jaksa Kim: “Pembunuh itu Kang Chul Gi bukan?”
Sersan Kim: “Dia mungkin menyerahkan diri, tapu dia tetap tidak bersalah sampai terbukti bahwa dia bersalah. Jadi, dia hanya tersangka sekarang. Kau harusnya tahu itu dengan lebih baik.”
Jaksa Kim: “Maaf. Aku salah. Jadi dia Kang Chul Gi atau bukan?”


Inspektur sangat kesal pada Chul Gu karena dengan dia menyerahkan diri maka rencana inspektur jadi berantakan. Inspektur hampir menangis dan berteriak bahwa harusnya mereka menangkap Ketua Jang dulu. Chul Gi lalu mengingatkan kalau mereka tidak punya bukti apapun untuk menangkapnya.


Chul Gi: “Satu-satunya jalan adalah dengan aku menyerahkan...”
Ins. Park: “Bagaimana dengan Kang? Apa kau tidak memikirkannya?”
Chul Gi: “Aku peduli pada mereka. Itulah bagaimana aku bisa bertahan selama 10 tahun terakhir.”


Inspektur lalu berteriak kenapa Chul Gi membunuhnya, kenapa Chul Gi melepaskan tangan Ketua Jin saat itu. “Bagaiamana aku mengatakannya pada Kang? Ini bukan dirimu. Pasti kau punya alasan yang tepat bukan? Apa itu? Katakan padaku!”


“Cha Kyung...” jawab Chul Gi.
Flashback..


Det. Jang mengancamnya, “Lepaskan. Lepaskan dia, jika kau tidak mau Cha Kyung mati.’ Ia kemudian mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang, “Jalankan mobilnya.”


Saat itu, Cha Kyung ada di seberang jalan dan sebuah mobil siap menabraknya.


“Lepaskan dia!” teriak Detektif Jang yang membuat Chul Gi sedang panik tersentak dan tidak sengaja melepaskan pegangan tangannya.


Karena Ketua Jin berhasil jatuh, mobil tersebut pun mengerem mobilnya mendadak tepat di depan Cha Kyung. Dan pengendaranya adalah Pak Kwak.


“Kau adalah orang yang pada akhirnya membunuhnya,” kata Detektif Jang kepada Chul Gi yang masih sangat shock.
-flahback end-


Inspektur Park melepaskan cengkeramannya pada Chul Gi. Jin Young dan Il Seung juga ada disana dan mendengar pembicaraan mereka. Jin Young lalu pergi dan Il Seung mengejarnya.


Jin Young berkata, “Kau tahu bukan? Itulah kenapa kau melakukan hal di lobi tadi. Bukankah aku sudah pernah bilang? Bahwa tidak baik jika menyembunyikan sesuatu atau berbohong pada rekanmu.” Jin Young lalu melepaskan pegangan tangan Il Seung dan pergi.


Inspektur Park benar-benar sangat kebingungan. Ia lalu bertanya kenapa Chul Gi menyerahkan diri padahal itu dapat membuatnya dituduh sebagai pembunuh sebenarnya sedangkan Ketua Jang akan bebas begitu saja.


Chul Gi mengatakan bahwa dia sudah menjadi pembunuh dan fakta itu tidak bisa diubah. “Semuanya menjadi lebih buruk saat aku berusaha menyembunyikan hal itu,” ujarnya. Chul Gi tahu bahwa mereka tidak bisa dengan mudah memasukkan Ketua Jang ke penjara, jadi dengan kesaksiannya, ia akan membuat Lee Kwang Ho yang mengirim Ketua Jang ke penjara.


Jaksa Kim lalu menghampiri mereka. Ternyata dia sudah mendengarkan pembicaraan mereka dan merasa rencana Chul Gi masuk akal.


“Jika kau menangkap Ketua Jang dan mencegahnya menemui Lee Kwang Ho, maka Lee Kwang Ho akan berpikir bahwa Ketua Jang mungkin mulai bicara. Dan Ketua Jang mungkin berpikir kalau Lee Kwang Ho mengabaikannya. Dan ketika mereka panik, mereka akan mulai saling mengkhianati,” kata Jaksa Kim.


Jaksa Kim meminta Inspektur Park dan timnya menangkap Ketua Jang dan menyelesaikan urusannya dalam waktu 48 jam karena mereka belum bisa mengeluarkan surat penangkapan hanya dengan kesaksian Chul Gi saja. “Tentu saja, kau juga akan membutuhkan bantuan mantan Detektif Kang Chul Gi. Lalu aku akan menangkapmu sendiri dengan tanganku jika waktunya tiba, jadi jangan berbuat semaumu.”


Ins. Park: “Apa yang akan aku katakan sekarang adalah sangat rahasia. Jika kita gagal, maka kita akan dipecat. Apa itu tidak masalah?”
Jin Young: “Tidak. Aku tidak mau dipecat. Aku aka mengundurkan diri. Jadi ayo kita tangkap dia.”
Ins. Park: “Baiklah. Ayo kita lakukan.”


Inspektur Park lalu meminta seseorang untuk menjelaskan kasusnya. Jin Young langsung maju, tapi Il Seung menahannya dan berkata bahwa dia yang akan melakukannya. Dan kini dia memberikan penjelasan dengan baik, tidak seperti saat pertama kali dulu.


Jaksa Kim: “Detektif Kang, kenapa kau ada disana?”
Chul Gi: “Aku janji bertemu dengan Ketua Jin jam 11 malam. Dia berencana untuk menunjukkan buku kas kepada seorang reporter dan nantinya aku akan menangkap Lee Kwang Ho. Tapi Jang Pil Sung mengetahui rencana itu dan merasa lebih mudah untuk mengancamku daripada Ketua Jin.”


Jaksa Kim berkata bahwa mereka harus menangkap Ketua Jang dan mendapatkan pengakuan bahwa dialah yang mendorong Ketua Jin berdasarkan perintah dari Lee Kwang Ho.


Il Seung menambahkan bahwa mereka juga harus mendapatkan pengakuan Ketua Jang yang juga mengancam Chul Gi.


“Ada dimana Jang Pil Sung sekarang?” tanya Jaksa Kim.


Orang yang dicari sedang bersama Ketua Gook dan Pengacara An. Ketua Jang berkata bahwa apa yang ia lakukan sangat membahayakan posisinya dan ia harus segera mengundurkan diri dari pekerjaannya.


Ketua Gook merasa Ketua Jang meminta terlalu banyak. Tapi Ketua Jan bilang ia pantas mendapatkannya karena ada seseorang yang membuat kesalahan dan mengembalikan Jaksa Kim ke posisinya. Pengacara An yang tersindir berkata bahwa sebelum kesalahan itu terjadi, Ketua Jang sudah merasakan banyak keuntungan.


Lee Kwang Ho dan putranya, Young Min, kemudian masuk. Ia mengingatkan mereka tentang kesepakatannya dengan Tunisia yang dibuat saat ia masih menjadi Presiden.


Ketua Gook: “Ya, kau menghasilan 3 milyar dollar untuk negara melalui kesepakatan itu.”
Man. Lee: “Benar. Tiga milyar dollar itu bukan hanya biaya bisnis, melainkan biaya untuk membersihkan limba beracun. Itu akan dimulai tahun depan. Jadi kita membutuhkan tempat dan izin untuk mengubur limbahnya.”


Lee Kwang Ho mengatakan bahwa Pulau Ungeum di Provinsi Gyeongsang akan cocok untuk pembuangan limbah tersebut. Tapi Pengacara An mengatakan bahwa anggota kongres lokal di daerah tersebut  tidak bisa membantu mereka karena baru saja dipecat kemarin karena pelanggaran dana kampanye.


Ketua Jang lalu menyarankan bahwa mereka harus menjalankan pemilihan umum untuk daerah tersebut. Manajer Lee lalu menawarkan Ketua Jang untuk mengikuti pemilihan tersebut, karena walaupun termasuk pedesaan, daerah tersebut menghasilkan banyak keuntungan. “Aku akan melakukan yang terbaik,” kata Ketua Jang.


Man. Lee: “Young Min, kau harus pergi ke Afrika dan belajar bisnis.”
Young Min: “Aku menjalankan perusahaan disini.”
Man. Lee: “Jangan terlalu terikat dengan perusahaan itu, lagipula kau tidak menghasilkan banyak uang disana. Kau harus membuat pijakan yang kokoh di pasar dunia, dan membuat koneksi untuk melakukan bisnis besar.”


Young Min menolak saat harus mengurus masalah limba. Manajer Lee berkata bahwa tidak seharusnya Young Min melawannya. Ketua Gook tampak khawatir.


Tiba-tiba Jaksa Kim dan beberapa orang masuk ke ruangan Lee Kwang Ho. “Jang Pil Sung, kau ditangkap atas percobaan pembunuhan terhadap Ketua Jin Jung Gil,” kata Jaksa Kim.


Semua orang terkejut mendengarnya.


Sersan Kim lalu mengeluarkan borgolnya. “Lepaskan. Omong kosong apa ini? Atas tuduhan apa?” tanya Ketua Jang.


Jaksa Kim: “Dia mengaku. Kang Chul Gi mengakuinya.”
Man. Lee: “Beraninya kau melakukan ini di kantorku?”
Jaksa Kim :”Kenapa kau membiarkan penjahat ada disini? Terima kasih karena membiarkanku melihat-lihat.” [crstl]

Comments


EmoticonEmoticon