1/03/2018

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 24 PART 1

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 24 BAGIAN 1


#24 – Peluk Aku


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 23 Part 2

Saat Jaksa Kim dan Sersan Kim menangkap Ketua Jang di kantor Lee Kwang Ho, inspektur Park masih melanjutkan rapatnya. “Akan sangat baik jika Jang Pil Sung dan Lee Kwang Ho saling membelakangi. Tapi kita tidak bisa diam menunggu. Jadi aku ingin kalian untuk pergi mencari bukti apapun sebaik mungkin.”


Il Seung: “Bukti seperti apa?”
Jin Young: “Bukti yang membuktikan bahwa Jang Pil Sung ada di lokasi kejadian.”
Il Seung: “Bagaimana dengan rekaman kemarin?”
Ins. Park: “Aku sudah meminta untuk diperbaiki, tapi mereka bilang itu sudah tidak mungkin dilakukan.”


Chul Gi lalu menyarankan agar mereka bertemu dengan reporter yang seharusnya ia temui 10 tahun lalu. Inspektur setuju. Ia lalu mengajak Jin Young bicara.


Inspektur Park berkata bahwa ia tidak akan menyingkirkan Jin Young dari kasus ini, tapi ia berpesan agar Jin Young tidak terlalu emosional, walaupun ia tahu kalau Jin Young pasti ingin membunuh Jang Pil Sung dan Kang Chul Gi.


Jaksa Kim: “Aku tahu kau tidak akan mengaku.”
Ketua Jang: “Tidak ada yang perlu diakui. Kau hanya dipermainkan oleh Kang Chul Gi.”


Jaksa Kim lalu menanyakan Pengacara An yang seharusnya sudah datang kesana. Ia juga mengatakan bahwa penangkapan Ketua Jang adalah rahasia, oleh karena itu dia dibawa ke kantor Kejaksaan bukannya Kantor Polisi dan memberitahu bahwa akan ada orang lain yang berbicara di media.


Berita menyiarkan tentang Mantan Presiden Lee Kwang Ho yang menuntut dana kampanye kepada Ketua Jin di hari kematian Ketua Jin.


Lee Kwang Ho kebingungan apalagi saat mendengar di berita bahwa mereka sudah mengamankan rekaman pembicarannya dengan Ketua Jin.


Rekaman mereka juga diperdengarkan di berita tersebut, yaitu tentang rencana pertemuan mereka di Restoran Odong Blowfish House jam 10 malam. Ketua Gook lalu mematikan televisinya. 


Man. Lee: “Apa yang Ketua Jang lakukan?!”
Pengacara An: “Putri Ketua Jin punya salinannya. Tapi hanya rekaman asli yang diterima sebagai barang bukti.”
Man. Lee: “Apa itu benar putri Ketua Jin? Apa itu penyebabnya Ketua Jang dipojokkan?”


Ketua Gook akan mengeceknya. Manajer Lee khawatir jika file yang Ketua Jin ambil di Restoran Odong Blowfish House berhasil ditemukan.


Man. Lee: “File itu tidak ada padaku, tidak ada padamu, dan Chul Gi juga tidak berhasil menemukannya. Ketua Jin yang terakhir memegangnya. Dimana file itu berada?! Jika itu keluar sekarang..”
Ketua Gook: “Tidak, Tuan, Itu tidak akan pernah keluar. Aku akan mencarinya. Pertama-tama kau harus pikrikan bagaimana menangani reporter.”


Para reporter terlihat sangat sibuk atas kasus Lee Kwang Ho itu. Jin Young dan Il Seung ada di Kantor Harian Kyungsu untuk menemui reporter yang seharusnya ditemui Ketua Jin 10 tahun lalu.


Seorang reporter bernama Kim Hyuk datang menghampiri mereka. Reporter itu lalu memberikan semua yang dia punya terkait masalah Ketua Jin dan Lee Kwang Ho.


Jin Young: “Kau ada dimana saat itu?”
Kim Hyuk: “Aku ada di ruang edit di kantor ini menunggunya. Ketua Jin menghubungiku sekitar jam 10.50 malam dan berkata kalau dia akan datang.”


Reporter Kim Hyuk kemudian mendengar berita kematian Ketua Jin dan merasa ada yang aneh, tapi kemudian adapula kasus pembunuhan jaksa yang terjadi tepat setelahnya, jadi dia mengerjakan kasus tersebut, apalagi Ketua Jin dianggap bunuh diri.


Il Seung bertanya apa yang Kim Hyuk berikan itu. Dia berkata bahwa itu adalah jurnal kerja Ketua Jin yang akan digunakan untuk menangkap Lee Kwang Ho, namun itu tidak cukup. Jadi dia meminta Ketua Jin untuk membawakan juga buku kasnya.


Il Seung meminta maaf kepada Jin Young karena sudah menusuknya dari belakang. “Pada akhirnya aku berpikir, kalau saja aku tidak melarikan diri dari penjara, aku akan mati disana sebagai pria tua tapi aku tidak akan merasa damai.”


Jin Young lalu menyadari bahwa surat wasiat ayah bukanlah surat bunuh diri, melainkan surat akan menyerahkan dirinya ke penjara. Jin Young menunjukkan surat itu kepada Il Seung. Il Seung lalu bertanya-tanya dimana Ketua Jin menyimpan barang bukti yang ia bawa dari Restoran Odong.


Di ruang interogasi, Chul Gi juga mengatakan kalau ia tidak tahu dimana bukti itu berada, tapi dia yakin Ketua Jin membawanya. Mereka lalu mengatur rencana agar Ketua Jang terlihat seperti mengkhianati Lee Kwang Ho, begitu juga sebaliknya.


Inspektur Park berkata walaupun itu semua bohong, mereka harus tetap punya rekaman suara di Restoran Odong. Chul Gi sepertinya mendapat ide. Ia meminta agar Inspektur Park menghubungi Jaksa Kim.


Ketua Jang sudah mulai kesal dan bertanya sampai kapan ia harus berada disana. Jaksa Kim berkata ia tidak akan menunggu sampai 48 jam dan akan langsung membebaskan Ketua Jang jika Ketua Jang memberikan apa yang dia inginkan.


Jaksa Kim: “Misalnya, barang bukti yang Ketua Jin bawa dari Restoran Odong.”
Ketua Jang: “Untuk apa aku memiliki itu?”
Jaksa Kim: “Sayang sekali. Kau tidak punya senjata. Menurut sumberku, Ketua Gook berencana untuk mengeluarkan rekaman CCTV di atap.”


Ketua Jang berkata bahwa rekaman itu akan dikeluarkan jika ia melawan mereka. Tapi pada kenyatannya mereka itu bagaikan saudara, dan Pengacara An juga akan segera datang.


Jaksa Kim berkata bahwa dia sebenarnya ingin menangkap Manajer Lee, dan bukan menangkap Ketua Polisi yang tidak berarti apa-apa.


Jaksa Kim: “Apa kau punya uang?”
Ketua Jang: “Bgaiamana jika aku punya?”
Jaksa Kim: “Berapa yang bisa kau berikan padaku?”
Ketua Jang: “Apa itu yang kau inginkan? Jika aku memberikannya padamu, apa kau akan melepaskanku?”


Jaksa Kim: “Tentu saja.”
Ketua Jang: “Kau sangat jauh berbeda dari yang kudengar.”
Jaksa Kim: “Gajiku sangat kecil. Jadi tergantung situasinya.”


Ketua Jang bertanya kemana dia harus mengirimkan uang itu. Jaksa Kim lalu tertawa dan berkata bahwa dia hanya bercanda.


Dan Jaksa Kim merekam pembicaraan mereka.


Jin Young membawa Il Seung ke atap tempat ayahnya jatuh. Setelah 10 tahun, semuanya sudah berubah. Il Seung bertanya apa yang membawa Jin Young ingin pergi ke tempat itu.


Jin Young menjawab, “Karena kau. Kau ingin tahu dimana barang buktinya. Aku yakin ayahku membawanya kesini. Lalu, dia bertemu Jang Pil Sung dan Chul Gi yang datang kemudian, tidak melihatnya. Jika Jang Pil Sung tidak memilikinya, mungkin sudah pergi terbawa udara.” Ia lalu mengajak Il Seung pergi dari sana.


Inspektur Cho memanipulasi rekaman pembicaraan Jaksa Kim dengan Ketua Jang, sehingga terdengar kalau Ketua Jang sedang berusaha mengkhianati Lee Kwang Ho.


Jin Young yang baru saja kembali, mendapat tugas untuk mengirimkan rekaman itu.


Ins. Park: “Letnan Jin, apa kau bisa berakting?”
Jin Young: “Tidak.”
Ins. Cho: “Aku akan mengajarimu. Hahaha..”


Melihat mereka tertawa, Il Seung pun terpaksa tertawa, walau dia tidak mengerti apa maksudnya haha.. [crstl]
Comments


EmoticonEmoticon