1/19/2018

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 31 PART 1

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 31 PART 1


#31 – Kau Palsu


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 30 Part 2

“Kau palsu,” kata Inspektur Park yang kemudian menunjukkan kasus pembunuhan di Restoran Odong. “Apa aku salah? Kim Jong Sam?” Il Seung dan Jin Young sama-sama terkejut. Inspektur Park juga menyuruh Jin Young untuk memborgol dan menangkap Il Seung, tapi dia diam saja. “Haruskah aku menangkapnya sendiri?” tanya inspektur.


Jaksa Kim tiba-tiba datang dan menanyakan tentang penangkapan Ketua Gook. “Suasana apa ini? Kalian harusnya sedang merayakannya. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Il Seung untuk pergi dan Jin Young mengejarnya.


Jaksa Kim: “Kudengar kau sedang mengurus kasus pembunuhan di Restoran Odong, Sudah kuduga dia tidak akan bisa menyembunyikannya lebih lama lagi, karena kau adalah orang yang cerdas. Tapi kau mengetahuinya lebih cepat dari yang kuduga.”
Ins. Park: “Apa maksudmu? Apa kau sudah tahu tentang ini? Dia meniru seorang petugas Poliis. Iti kejahatan.”
Jaksa Kim: “Lalu? Kau akan menangkapnya? Tidak bisa. Dulu aku tidka bisa menangkapnya walaupun aku tahu semuanya.”


Jaksa Kim menjelaskan bahwa dokumen itu jelas-jelas menerangkan kalau dia adalah Oh Il Seung. Jaksa Kim menyerahkannya pada Inspektur Park. “Tapi, jika kau ingin membuktikan bahwa Oh Il Seung adalah Kim Jong Sam, kau harus mengejar NIS dan juga Lee Kwang Ho karena merekalah aktor di balik ini semua,” jelas Jaksa Kim. “Tapi masalahnya adalah, tidak peduli seberapa banyak yang kau lakukan, kau tidak akan menemukan apa-apa.”


Jaksa Kim menyimpulkan bahwa Inspektur Park bisa menangkap Il Seung setelah inspektur menangkap Lee Kwang Ho. “Jadi hematlah energimu dan berikan Ketua Gook padaku,” kata Jaksa Kim lagi.


Jin Young: “Kau mau kemana?”
Il Seung: “Melarikan diri.”
Jin Young: “Itu tidak akan menyelesaikan apapun. Kau harus memohon pada inspektur...”
Il Seung: “Apa itu akan menyelesaikan masalah? Kau mengenal Inspektur Park. Dia tidak akan pernah memaafkanku.”


Il Seung berkata bahwa dia menyesal telah melakukan itu semua, dan dia juga merasa malu jika harus menemui Inspektur Park. Dia juga meminta maaf, karena sudah melibatkan Jin Young dalam urusannya.


Jin Young bilang tidak perlu meminta maaf. Ia malah khawatir kalau Inspektur Park akan memberitahu Jaksa Kim. “Tidak masalah. Jaksa Kim sudah tahu,” kata Il Seung. Jin Young heran kenapa Jaksa Kim membiarkannya saja padahal sudah mengetahui identitas asli Il Seung.


Il Seung: “Karena semua yang ada di dokumen sempurna.”
Jin Young: “Kau akan pergi kemana sekarang?”
Il Seung: “Aku akan melarikan diri. Dan ada sesuatu yang harus aku selidiki.”
Jin Young: “Jangan pergi terlalu jauh. Aku yakin kita akan segera menemukan jalan keluarnya.”
Il Seung: “Baiklah. Aku pergi.”


Il Seung berjalan sendirian. Ia lalu mengeluarkan catatan kesaksian Pak Cha yang diberikan oleh Ketua Gook.
Flashback..


“Apa Lee Kwang Ho yang membunuh Nona Hong?” tanya Il Seung. Karena jika benar, maka mereka harus menangkapnya. “Kami sudah menemukan senjata pembunuh Jaksa Joo, aku yakin kami akan segera menemukan bukti untuk pembunuhan Nona Hong.”


Ketua Gook lalu mengeluarkan catatan kesaksian Pak Cha dari sakunya. Il Seung membaca catatan itu dan bertanya siapa yang menulisnya. “Pak Cha,” jawab Ketua Gook. “Kau harus pergi dan menemukannya lebih dulu. Aku yakin dia masih punya satu bukti lagi untuk membutikan bahwa Lee Kwang Ho bersalah atas pembunuhan itu.”


Il Seung bertanya apa Ketua Gook mengatakan yang sebenarnya. “Apa kau belum mengerti juga? Apa kau tidak mengerti bahwa aku sedang berusaha membantumu?” kata Ketua Gook.
-flashback end-


Il Seung masih menatap catatan Pak Cha, dan mengingat kembali kejadian malam itu.
Flashback..


Setelah mengatur tempat kejadian dan secara tidak sengaja menjebak Ddak Ji, Pak Cha pergi. Tidak lama kemudian Jong Sam datang menyusul Ddak Ji.


Tiba-tiba terdengar suara gedoran pintu oleh Polisi. Jong Sam akan melihat ke arah pintu, tapi dia tersandung mayat Nona Hong.


Ketua Jang yang saat itu masih menjadi detektif, memergoki Ddak Ji dan Jong Sam yang berlumuran darah korban.
-flashback end-


“Hhh.. bagaimana aku menemukan Pak Cha?” gumam Il Seung.


“Lama tak bertemu, Pak Cha,” sapa Lee Kwang Ho. Pak Cha akan tertawa seperti orang gila, tapi kemudian ia menundukkan kepalanya menjawab panggilan tuannya. “Kau mengenaliku?”


Pak Cha menjawab, “Aku tidak mengerti maksudmu, Tuan. Aku bertemu denganmu pagi ini.” Manajer Lee terkejut.


Ketua Jang lalu memberitahu Manajer Lee, kalau Pak Cha mengidap alzheimer, yang berarti hanya bisa sedikit mengingat kepingan-kepingan kejadian masa lalu. “Astaga, kau sedang kedatangan tamu. Aku akan pergi, Tuan,” kata Pak Cha. Tapi Manajer Lee menyuruhnya agar tetap disana.


Man. Lee: “Ini sudah semua? Tidak ada yang lain lagi?”
Ketua Jang: ”Tidak ada. Jika aku tidak menemukannya lebih dulu, maka Tim Kejahatan Tersembunyi yang akan mendapatkannya, dan kau...”
Man. Lee: “Aku apa...? Apa? Kau pikir ada bukti yang tertuju padaku?”


Ketua Jang berkata bahwa maksudnya bukan seperti itu. Manajer Lee mengatakan bahwa kasus Restoran Odong tidak ada hubungan dengannya, lalu menyuruh mereka pergi.


Ketua Jang: “Kemana aku harus membawanya?”
Man. Lee: “Bawa dia ke tempat dia seharusnya berada. Aku seharusnya mengirimnya kesana 10 tahun lalu. Ketua Gook sudah berbuat gegabah.”


Pengacara An datang dan terkejut melihat Ketua Jang yang juga berada disana. Ketua Jang menebak Pengacara An tidak senang melihatnya, tapi dia malah senang bertemu dengan Pengacara An. Pengacara An tidak mempedulikannya.


Peng. An: “Ketua Gook ditangkap. Apa kau sudah mengetahuinya?”
Ketua Jang: “Tentu saja. Dia ditangkap karena perintah Manajer Lee.”
Peng. An: “Apa tidak masalah jika dia ditangkap? Di sangat dekat dengan...”
Man. Lee: “Tidak masalah. Dia tahu banyak, tapi dia tidka punya bukti.”


Ketua Jang memastikan bahwa Ketua gook tidak akan bisa mengatakan apa-apa. Pak Cha terus mengangguk-anggukkan kepalanya. “Siapa pria ini?” tanya Pengacara An..


Pak Kwak sangat terkejut saat mengetahui Pak Cha masih hidup. Asisten Ki tidak mempedulikan Pak Cha, karena dia tidak mengenalnya. Dia menanyakan apakah Ketua Gook benar-benar ditangkap. Pak Kwak bercerita bahwa Ketua Gook sudah menghubunginya dan minta dicarikan pengacara, tapi tidak mau Pengacara An.


Asisten Ki tidak mengerti apa yang terjadi. “Manajer Lee dan Ketua Gook sudah berpisah. Kau harus jaga rahasia. Manajer Lee menyuruhku untuk membuntuti Ketua Gook dan melaporkan pergerakkannya,” jelas Pak Kwak.


Ast. Ki: “Daebak.. Kau melakukannya?”
Pak Kwak: “Tidak. Aku tidak bisa melakukannya. Aku harusnya menjaga Ketua Gook, bukannya membuntuti Jang Pil Sung.”
Ast. Ki: “Jadi, Jang Pil Sung ada di rumah Manajer Lee?”


Pak Kwak membenarkan. Ia yakin Ketua Jang sedang berusaha menunjukkan kesetiaannya pada Manajer Lee. Asisten Ki bertanya apa yang harus mereka lakukan. “Rasanya tidak benar jika kita berada di pihak Manajer Lee. Tapi, jika kita di pihak Ketua Gook, maka kita akan mendapat masalah. Ah aku ingin bermigrasi saja,” kata Pak Kwak. Asisten Ki minta Pak Kwak membawanya juga. 


Kemudian, Asisten Ki melihat Ketua Jang keluar bersama Pak Cha, dan membawanya masuk ke dalam mobil. Pak Kwak dan Asisten Ki mengikuti mereka.


Di rekaman CCTV, terlihat Ketua Jang sedang membawa Pak Cha pergi melalui tangga darurat.


Sersan Kwon: “Dia benar-benar masih hidup. Dan dia baik-baik saja.”
Jin Young: “Dia masih hidup. Dia memabwa Pak Cha pergi sebelum kita sampai disana.”
Sersan Kim: “Jadi, Ketua Gook kesana untuk bertemu dengan Pak Cha, lalu tertangkap. Lalu kenapa bukti kasus Restoran Odong ada disana?”


Jin Young menduga kalau Ketua Jang-lah yang meletakkannya disana. Ketua Jang mungkin mengetahui kepergian Ketua Gook ke rumah sakit jiwa dari GPS mobilnya.


Sersan Kim mengambil kesimpulan bahwa itu berarti Ketua Jang sudah bertentangan dengan Ketua Gook. Tapi dia merasa aneh, kenapa Ketua Jang mengkhianati Ketua Gook yang sudah menyelematkannya.


Inspektur Park mendukung dugaan Jin Young yang mengatakan bahwa saat ini Ketua Jang dan Manajer Lee bersatu lagi. “Pak Cha akan berada dalam bahaya. Walaupun ia mengidap alzheimer, mereka pasti khawatir jika Pak Cha masih punya bukti yang lain,” kata inspektur. 


Inspektur Park lalu meminta Sersan kim dan Kwon untuk menemukan keberadaa Lee Kwang Ho, mendapatkan plat nomor mobil Ketua Jang, dan memasukkannya dalam Daftar Pencarian Orang. “Baik. Ngomong-ngomong, dimana Petugas Oh?” tanya Sersan Kwon.


Ins. Park: “Dia sedang liburan. Ada hal yang harus dia urus.”
Jin Young: “Inspektur Park...”
Ins. Park: “Jangan katakan apapun. Kalau kau mengatakan sesuatu, maka kau mengakui dirimu adalah kaki tangannya. Jadi diamlah. Temukan mobil Jang Pil Sung. Pergilah.”
Jin Young: “Baik, Pak.”


Il Seung dihubungi oleh Jin Young yang mengatakan bahwa Pak Cha kemungkinan berada dalam bahaya. Jin Young juga menceritakan isi rekaman CCTV dimana Ketua Jang-lah yang membawa Pak Cha pergi.


Jin Young setuju untuk nantinya memberikan kabar pada Il Seung, jika ia mengetahui keberadaan Pak Cha.


Chul GI datang dan Il Seung masuk ke dalam mobilnya. Il Seung kemudian memperlihatkan catatan kesaksian Pak Cha pada Chul Gi. Chul Gi membacanya dan mengatakan bahwa mengetahui beberapa bagian atas apa yang terjadi adalah kemajuan yang bagus.


Chul Gi menyimpulkan bahw itu berarti Pak Cha yang membunuh Nona Hong. Tapi Il Seung bilang, “Menurut Ketua Gook, Lee Kwang Ho-lah yang mencekik Nona Hong. Itu berarti dia bersalah untuk percobaan pembunuhan,” kata Il Seung.


Il Seung merasa mereka bisa melakukan sesuatu jika menemukan potongan kuku Nona Hong. Chul Gi yakin mereka bisa mendapatkannya, jika berhasil menemukan Ketua Jang.
Il Seung: “Tapi kenapa Lee Kwang Ho berusaha membunuh Nona Hong?”
Chul Gi: “Aku tidak tahu.”


Il Seung lalu menunjukkan foto Cha Gwang Tae alias Pak Cha kepada Chul Gi. Chul Gi mengerti. Ia lalu bertanya kenapa Il Seung ada di luar sendirian, tidak bersama dengan timnya. Il Seung memberitahu kalau Inspektur Park sudah tahu tentang jati dirinya, jadi dia melarikan diri.


Chul Gi berkata bahwa Il Seung bertahan lebih lama dari dugaannya. Tapi ia tahu benar kalau Inspektur Park tidak akan membiarkannya. Il Seung berkata akan menemui Ketua Gook lagi. Chul Gi lalu memberikan kunci mobilnya, sedangkan dia sendiri akan pergi menemui seseorang. [crstl]


Comments


EmoticonEmoticon