1/28/2018

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 35 PART 2

SINOPSIS Doubtful Victory Episode 35 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Doubtful Victory Episode 35 Part 1

Inspektur Park bertanya tentang keadaan Il Seung pada Chul Gi. Chul Gi bilang Il Seung berusaha keras untuk mengendalikan dirinya. Inspektur Park berkata bahwa dia harus lebih memperhatikan Il Seung. “Ya, tolong lakukan itu untukku,,” kata Chul Gi.


Ins. Park: “Sebenarnya aku yang membutuhkan bantuanmu. BIsa kau jemput Kang pulang sekolah? Dan mengajaknya makan.”
Chul Gi: “Aku akan melakukannya lain kali.”
Ins. Park: “Tolong luangkan waktumu hari ini. Wanita yang biasa menjaganya sedang libur, tapi aku terlalu sibuk hari ini. Tolong bantu aku.”


Chul Gi tetap menolak dengan alasan dia juga harus menyelidiki masalah Jong Sam. “Kau juga harus istirahat. Sekolahnya selesai jam 3 sore. Kau tahu dimana sekolahnya bukan? Sampai jumpa,” kata Inspektur Park lalu pergi tanpa menunggu jawaban Chul Gi.


Ketika melihat Il Seung di kantor, Jin Young langsung memberikan banyak pertanyaan padanya. Jin Young sangat khawatir karena Il Seung bersikap tidak biasa.


Il Seung merespon dengan dingin bahwa Jin Young tidak perlu membuang waktunya untuk mengkhawatirkannya. Jin Young tidak suka Il Seung berkata seperti itu pada rekannya. “Aku datang tepat waktu, dan akan mulai bekerja sekarang. Apa masalahnya?” tanya Il Seung.


Jin Young sedih Il Seung berkata seperti itu padanya. Ia membiarkan Il Seung pergi begitu saja.


Il Seung bertemu Inspektur Park dan memberikan sample untuk pengecekan DNA yang ia dapatkan dari kantor Manajer Lee semalam. Inspektur berkata secara tidak resmi, ia memuji perbuatan Il Seung yang berhasil mencurinya, tapi sebagai seorang atasan, maka ia akan memarahi Il Seung.


Bersama Pak Cha, Jaksa Kim dan Ketua Gook pergi ke area tempat peribadatan Eunsung untuk mencari jasad Young Min asli. Pak Cha kembali mengenali Ketua Gook sebagai Nyonya Lee.


Pak Cha tampak berpikir saat Ketua Gook menanyakan lokasi makam Young Min. Ia kemudian berjalan dan Ketua Gook mengikutinya. Jaksa Kim ragu. Ketua Gook memperbolehkan Jaksa Kim pulang, jika tidak ingin mengikuti mereka.


Kemudian Pak Cha terlihat sedang menggali tanah. Jaksa Kim dan Ketua Gook segera menghampirinya.


Pengacara An melapor pada Manajer Lee bahwa Ketua Gook pergi sambil membawa Pak Cha menuju tempat dimana dulu terdapat tempat peribadatan Eunsung. Ia juga bilang kalau Jaksa Kim mengecek transaksi keuangan Nyonya Lee dari 20-30 tahun sebelumnya.


Manajer Lee berkata itu sudah melewati batas waktu pemeriksaan dan dia merasa lega. Ia kemudian menanyakan tentang Ketua Jang. Pengacara An menjawab kalau Ketua Jang masih menutup mulutnya. Manajer Lee lalu meminta Pengacara A untuk memutus semua dukungan keuangan untuk istri dan anak Ketua Jang yang tinggal di Australia. Ia juga memerintahkan agar Pengacara An mengeluarkan artikel tentang Ketua Jang pada media di saat yang tepat.


Pengacara An mengerti. Ia lalu bertanya tentang Pak Kwak dan Asisten Ki. Manajer Lee memejamkan matanya.


Pak Kwak dan Asisten Ki diikat di dalam sebuah sebuah kontainer. Asisten Ki mulai ketakutan kalau dia akan mati, karena disana sangat dingin. Mereka lalu mencoba melepaskan tali yang mengikat tubuh mereka, namun tidak berhasil.


Pak Kwak yakin mereka akan baik-baik saja, karena Manajer Lee menangkap mereka untuk menekan Ketua Gook, karena target sebenarnya adalah Ketua Gook. 


“Apa menurutmu Ketua Gook tahu? Dia akan mencari kita bukan?” tanya Asisten Ki.


Ketua Gook sendiri masih sibuk mencari makam Young Min. Sekarang, Jaksa Kim sudah mengerahkan banyak Polisi untuk ikut mencari.


Tim Forensik dikerahkan untuk menggali secara hati-hati di tempat Pak Cha menggali sebelumnya. Ketua Gook mengawasi dengan was-was. Kemudian tim forensik berhasil menemukan tulang di dalamnya dan memberitahu Jaksa Kim.


Ketua Gook melihat lebih dekat, dan dia terduduk lemas. Dia sangat shock. Dia berusaha menyentuh tulang itu denga mayatnya, tapi Jaksa Kim melarangnya.


“Dia sudah lama sendirian disini. Anak kecil ini sendirian. Dia pasti kedinginan disini. Dia pasti sangat ketakutan...” ratap Ketua Gook sedih.


Jaksa Kim menatap Ketua Gook dengan heran.


“Selama ini tidak ada yang menangis bersamanya! Dia pasti sangat kesepian! Dia hanya seorang anak-anak!” Ketua Gook menangis tersedu-sedu. “Young Min... Young Min...”


Rasa heran Jaksa Kim berubah menjadi rasa kasihan, ia turut merasa sedih.


Pak Cha juga merasakan kesedihan itu.


Inspektur Park datang dan mengabarkan hasil forensik bahwa potongan kuku itu adalah benar milik Nona Hong, DNA Il Seung sudah dipisahkan, dan DNA satu lagi yang ada disana adalah milik Manajer Lee. Sersan Kim dan Kwon bertepuk tangan bahagia.


Sersan Kim bertanya bagaimana mereka bisa mendapatkan DNA Manajer Lee. Inspektur Park bilang Il Seung yang mencuri rambutnya. Sersan Kim memuji Il Seung, tapi inspektur bilang mereka tidak boleh memujinya, karena itu adalah pencurian. Jin Young bilang mereka harus tetap meminta surat resmi permintaan sample DNA, karena jika tidak, bukti mereka akan dianggap tidak sah.


Pengacara An tiba-tiba datang menyerahkan formulir persetujuan, yang menyatakan kalau mereka menolak permintaan sample DNA Manajer Lee.


Dengan angkuh, Pengacara An mengatakan bahwa bukti-bukti yang ada tidaklah valid, termasuk buku catatan Pak Cha, dan Pak Cha sendiri yang tidak mungkin bisa dijadikan saksi karena kondisi kesehatan mentalnya.


Il Seung menghampiri Pengacara An dan berkata, “Keluar. Tidak akan ada yang terhibur dengan lelucon sampahmu.” Pengacara An mengingatkan Il Seung agar tidak melewati batas.


Tapi Il Seung malah menarik kerah Pengacara An. Ia baru melepaskannya setelah Inspektur yang memintanya. Pengacara An merapikan jasnya, lalu pergi.


Sersan Kim dan Kwon kembali memuji Il Seung yang telah menunjukkan kehebatannya lagi. Mereka bertepuk tangan untuk Il Seung. Il Seung kemudian pergi keluar 


Di depan sudah ada Chul Gi yang menunggunya. Chul Gi memberikan sebuah dokumen yang berisi kelemahan Ketua Jang. Chul Gi menyuruh Il Seung menggunakannya untuk membuat Ketua Jang mengakui perbuatannya membunuh Ketua Jin atas perintah Manajer Lee.


Chul Gi: “Rekamlah. Kesaksian Jang Pil Sung akan sangat berarti. Itu didapatkan dari detektif swasta. Isinya adalah daftar korupsi yang dilakukan Jang Pil Sung dan keluarganya. Diskusikan dengan Inspektur Park.”
Il Seung: “Terima kasih. Ngomong-ngomong, mereka mendapatkan DNA Lee Kwang Ho dan juga DNA-ku.”
Chul Gi: “Jong Sam...”


Il Seung sudah mendapatkan kepastian kalau dia adalah anak kandung Manajer Lee. Chul Gi bilang ia juga sudah mendengar hasilnya dan hanya Inspektur Park dan Cho yang mengetahui hal itu dan mereka pasti merahasiakannya.


Ketua Gook masuk dengan terburu-buru ke dalam rumah Manajer Lee. Ia tidak mempedulikan larangan Pengacara An.


Ketua Gook masuk dan langsung ingin memukul Manajer Lee, namun Pengacara An berhasil menghalanginya. Manajer Lee bertanya apakah Ketua Gook sudah gila.


“Kau yang gila! Kau pikir selama ini aku setia padamu? Tidak, itu semua karena putraku! Putra yang aku tinggalkan, Anak yang kau adopsi adalah putraku. Aku membuat putraku menjadi anak anggota kongres, anak presiden! Aku percaya padamu. Aku pikir kau akan menjadikannya presiden juga,” Ketua Gook marah.


Manajer Lee mendengarkannya.


“Tapi dia bukan putraku. Untuk anakku yang tidak pernah ada, aku mengotori tanganku dengan darah untuk menutupi perbuatan kotormu di masa lalu. Tapi kau membunuh putraku. Kau merahasiakan ini selama 25 tahun!”


Manajer Lee menyemprot Ketua Gook dengan air, “Beraninya kau.. Gook SU Ran, kau sudah gila?” Ketua Gook memukul tangan kanan Manajer Lee.


Ketua Gook: “Selama 25 tahun! Kau menukar anak itu! Apa itu menyenangkan bagimu? Kau pikir dunia ini adalah taman bermainmu?!”
Man. Lee: “Apa yang kau lakukan? Bawa dia keluar!”


Pengacara An memegang tangan Ketua Gook dan menariknya, namun Ketua Gook melepaskan dirinya dan berkata bahwa kalau dia tertangkap, maka Manajer Lee juga akan terbunuh. “Ayo kita mati bersama,” ajak Ketua Gook.


Manajer Lee mencibirnya dan mengatakan bahwa hidupnya jauh lebih berharga daripada hidup Ketua Gook. “Jika kau ingin membunuhku, maka kau menawarkan paling tidak tiga nyawa lagi!”


Pengacara An mengatakan bahwa nyawa Pak Kwak, Asisten Ki, dan juga Young Min pengganti ada di tangan mereka.


Ketua Gook terkejut dan menatap Manajer Lee dengan penuh kebencian. [crstl]

1 komentar


EmoticonEmoticon