1/18/2018

SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 25 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 25 BAGIAN 1


#25 – Apa Kau Selalu Berbohong?


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 24 Part 2

Setelah mengetahui kebohongan Ji A, reaksi alergi kembali muncul di tubuh Min Kyu. Ia tidak dapat menahan sakitnya, hingga ia ambruk. Ji A berusaha mendekatinya,tapi tidak tahu harus berbuat apa.


Min Kyu berteriak menahan sakit, sedangkan Ji A hanya bisa menangis.


Pai dan Baek Gyoon sampai. Mereka berlari menuju Min Kyu dan Ji A. Melihat keadaan Min Kyu, Baek Gyoon mengingat pesan Dokter Oh, bahwa jika terjadi sesuatu pada Min Kyu maka ia harus mengambil suntikan di tasnya.


Baek Gyoon menyuntikkan obatnya ke kaki Min Kyu, tapi ia masih terus kesakitan. Ruam di wajahnya pun semakin meluas.

Pai yang baru melihat keadaan Min Kyu yang seperti itu terlihat sangat terkejut.


Min Kyu dibawa di dalam mobil ambulans yang terpisah.


Di mansion, Pelayan Sung terlihat sangat khawatir. Ia berlari menyambut kedatangan Min Kyu.


Melihat Min Kyu turun dari ambulans membuat Ji A histeris. Sambil menangis, ia berteriak, “Maafkan aku. Aku akan menjelaskan semuanya. Oh, tidak.” Petugas menyuruhnya menjauh. Pai dan Baek Gyoon berusaha memegangi Ji A.


Para petugas yang membawa Min Kyu terlihat mengenakan pakaian khusus dimana seluruh tubuhnya tertutup. Dokter Oh juga ada diantara mereka. Mereka membawa MIn Kyu ke kamarnya.


Dokter Oh memerintahkan agar mereka memasangkan masker oksigen, mngecek tekanan darahnya dan juga menyuntikkan obat padanya.


Min Kyu terlihat sudah lebih stabil, dan ruam alergi di wajahnya pun sudah menghilang. Dokter Oh pun sudah agak lega.


Sampai pagi menjelang, Ji A dan Tim Santamaria masih menunggu hasil pemeriksaan Min Kyu di depan rumah dengan khawatir.


Jin Bae juga datang kesana.


Dokter Oh masih setia merawat Min Kyu. Dalam keadaan tidak sadarnya, Min Kyu mengingat kenangan-kenangannya bersama Ji A.


Salah satunya adalah kenangan, ketika dia memakaikan kalung warisan ibunya kepada Ji An di saat hari perpisahan mereka.


Dan kalung yang sama juga ternyata dipakai oleh Ji A.


Min Kyu terlihat gelisah dan tekanan darah dan detak jantung pun meningkat tidak stabil. Dokter Oh kemudian menyuntikkan obat lagi di selang infus, dan membuat kondisi Min Kyu lebih stabil.


Ketua Hwang bertanya pada seseorang, “Insomnia. Kejang. Berhalusinasi karena salah menganggap manusia sebagai robot. Bagaimana psikiater menyebut tentang hal ini?”


Ternyata Tim Santamaria ada disana. Dan mereka kelihatan tidak suka kepada Ketua Hwang. Ketua Hwang mengatakan bahwa ia sudah mendapatkan konfirmasi dari dokter, bahwa yang dialami adalah penyakit mental. “Tetap menjadi direktur bukan masalah. Tapi dia juga akan dikucilkan,” kata Ketua Hwang. Ia memberikan tabletnya dan memperlihatkan sebuah artikel tentang kejadian yang menimpa Min Kyu.


Ketua Hwang berkata ia tidak akan menyebarluaskan artikel itu asalkan Tim Santamaria bekerja sama. Sekretaris Yoon menyodorkan surat pernyataan melepaskan tuntutan kepada Baek Gyoon. Surat itu menunjukkan bahwa mereka sejak awal memang tidak memiliki Aji-3. (Ah.. itu maksudnya Ketua Hwang ingin mengambil alih Aji-3 sepenuhnya).


Baek Gyoon: “Kami akan mengubah wajah Aji-3.”
Ketua Hwang: “Kami akan mengeceknya dulu, baru perubahan dilakukan. Jadi jangan lakukan perubahan dulu sedikitpun.”


Demi keamanan rahasia Min Kyu, Baek Gyoon akhirnya menandatangani surat itu.Sekretaris Yoon langsung mengamankan surat itu.


Masker oksigen Min Kyu sudah dilepas. Dokter Oh sampai tidur di kursinya, saking lelahnya. Terlihat bekas air mata di pipi Min Kyu, dan perlahan ia mula membuka matanya. Ia lalu  duduk dan mengecek alerginya.


Ada seorang petugas lagi yang tertidur di meja ruang depan. Ia terbangun saat mendengar Min Kyu yang berjalan melewatinya sambil menahan sakit.


“Kau baik-baik saja?” Dan ternyata itu adalah Ji A. Min Kyu tidak mempedulikannya, dan terus berjalan, namun kemudian ia terjatuh. Ji A ingin membantunya berdiri, tapi ia tidak bisa melakukan itu. Min Kyu terus berusaha berdiri.


Dokter Oh lalu datang menghampiri mereka, tapi ia juga tidak bisa menyentuh Min Kyu. Min Kyu menangis menahan rasa sakit dan terus berusaha untuk berdiri.


Tidak ada keceriaan sama sekali di lab. Dokter Oh lalu datang dan mengatakan bahwa Min Kyu sudah sadar. Tim Santamaria dan juga Jin Bae sangat lega mendengarnya. Dokter Oh juga bilang selama Min Kyu tidak sadarkan diri, keadaannya terus tidak stabil, namun sekarang sudah jauh lebih baik dna sudah bisa bicara dengan orang lain selama tidak terjadi kontak fisik. “Tapi dia masih sulit untuk bergerak, dan butuh banyak istirahat,” lanjut Dokter Oh.


Dengan didampingi Dokter Oh, Jin Bae menemui Min Kyu sambil membawa surat pernyataan semua orang yang berhubungan dengan pelaksanaan tes Aji-3 bahwa mereka telah melakukan kecurangan. “Aku ingin menuntut mereka semua,” kata Min Kyu dingin. Jin Bae mengerti, tapi Dokter Oh tampak prihatin.


Jin Bae: “Tapi jika kau menuntut mereka, maka kau akan diberhentikan dari jabatan direktur. Kau harus membaca rangkuman laporannya dulu.”
Min Kyu: “Video deep-learning? Apa ini? Kenapa ada video tentang aku?”
Jin Bae: “Itu berarti Aji-3 secara otomatis merekam video itu. Doktor Hong sudah menandatangani tentang ketidakberadaan Aji-3, untuk mendapatkan video itu kembali dari Ketua Hwang. Doktor Hong juga setuju untuk memberikan Jai-3 tanpa syarat apapun.”


Min Kyu kesal dan bertanya kenapa Baek Gyoon bersedia menandatangani hal itu. Jin Bae berkata, “Doktor Hong diancam. Jika ia tidak setuju, maka Ketua Hwang akan mengungkap penyakitmu kepada media.” Min Kyu tidak percaya jika Baek Gyoon melakukan itu demi dirinya. “Itulah yang sebenarnya. Jika kau memutuskan utnuk menuntut mereka, maka tesnya akan tersebar ke masyarakat, dan kau akan diberhentikan untuk alasan yang sama dengan pemberhentian CEO Hwang,” lanjut Jin Bae.


Min Kyu bilang ia tidak peduli, ia tetap meminta Jin Bae menuntut Tim Santamaria dan juga wanita yang berpura-pura menjadi robot. Jin Bae mengerti dan akan menyiapkan dokumennya.


Jin Bae lalu memberikan surat pengunduran dirinya. Ia bilang sudah menulis alasannya berhenti bekerja di dalam surat itu. Dan ia akan tetap menjalankan tugasnya, sampai Min Kyu menemukan penggantinya.


Min Kyu membaca suratnya. Dia tertawa lalu meremas suratnya. “Setelah semua yang terjadi, kau mengatakan bahwa wanita itu adalah adikmu?”


Jin Bae: “Aku sungguh minta maaf.”
Min Kyu: “Pergilah. Dan katakan pada semua orang bahwa aku ingin mereka meninggalkan rumahku sesegera mungkin.”
Jin Bae: “Baik, Tuan.”


Pelayan Sung sudah menunggu Jin Bae di depan rumahnya, dan mengajaknya minum teh sebelum pergi.


Pelayan Sung berkata,“Mendiang Ketua Kim sangat menyukai teh ini. Aku sering menawarkannya pada Direktur Kim, tapi dia sepertinya tidak menyukainya.” Jin Bae mengucapkan terima kasih, lalu meminum tehnya.


Pelayan Sung: “Kau tidak akan melarikan diri bukan?”
Jin Bae: “Apa?”
Pelayan Sung: “Dulu, Mending Ketua Kim pernah mengatakan ini ketika terjadi hal yang sulit. ‘Salah jika kau melarikan diri saat seseorang sedang menderita’.”


Dokter Oh mengaku pada Min Kyu bahwa dialah yang melarang semua orang untuk mengatakan kebenarannya pada Min Kyu. “Aku takut kau menderita, aku takut kau akan mati. Itulah kenapa aku melarang mereka memberitahukanmu,” kata Dokter Oh.


“Aku mengantuk. Kau bisa pergi. Aku bisa sendirian sekarang,” kata Min Kyu. Tapi Dokter Oh bilang sebelum tidur, Min Kyu harus makan terlebih dahulu. “Aku tidak lapar.”


Min Kyu merasa sedih. Apa dia kehilangan semua orang terdekatnya saat ini? [crstl]
Advertisement

4 comments

ditunggu dengan sangat deg2an utk lanjutan sinopsisnya Sist... saya suka sekali membaca sinopsisnya. sangat detail dan menyentuh....

Ditunggu kelanjutannya yaaa mba

Semangat kak
gomawo😍

Makin penasaran...d tunggu kelanjuatn nya, semangaat 😊😊


EmoticonEmoticon