1/25/2018

SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 29 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 29 BAGIAN 1


#29 – Aji-3 Menghilang


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 28 Part 2

Min Kyu kembali ke rumah dan ada Beetle yang menyambutnya. Ia mendengar suara-suara orang yang familiar sedang memasak di dapur.


Tim Santamaria terlihat sangat sibuk di dapur. Min Kyu terdiam menghampiri mereka .Lalu, Ji A menyadari kalau Min Kyu sudah berada disana.


Ji A: “Kau sudah pulang? Meeka semua ingin menyampaikan sesuatu padamu. Apa itu tidak apa-apa?”
Beek Gyoon: “Kami akan pindah besok. Kita tidak akan saling bertemu satu sama lain lagi, jadi aku menyarankan agar kita semua makan bersama untuk yang terakhir lagi.”
Ji A: “Hari ini kami semua memasak bersama.’
Min Kyu: “Pastikan kalian membersihkan semuanya sebelum pergi, karena kita tidak akan bertemu lagi.”


Tim Santamaria lega karena Min Kyu mengizinkan mereka berada disana.


Min Kyu kembali ke ruang wardrobenya. Dia merasa kesal karena Baek Gyoon mengatakan mereka akan pindah dengan begitu mudahnya.


Mereka semua sudah berada di meja makan, tapi tidak satupun yang mulai makan. Ji A mencoba mencairkan suasana, “Wow, aku bisa makan sekarang.” Dan yang lainnya tertawa garing. Baek Gyoon tersenyum.


Ji A meminta Min Kyu mencoba masakan yang dibuatnya di rumah. Min Kyu memakannya, lalu berkata kalau rasanya lezat. Karena Min Kyu yang mengatakan itu, Hoktal dan Ssanip dengan semangat tinggi langsung memakannya.


Ssanip bertanya sejak kapan Ji A mulai belajar memasak. Ji A menjawab baru beberapa hari yang lalu dan bertanya apakah rasanya tidak enak. Hoktal dan Ssanip mengernyitkan keningnya dan mengangguk.


Ji A bertanya pada Min Kyu apakah rasanya benar-benar enak, karena dia terus memakannya. ‘Ya,tapi mulai sekarang aku yang akan memasak,” kata Min Kyu. (haha...) Dan Tim Santamaria menertawakannya.


Ji A mencicipi masakannya sendiri dan mengatakan kalau rasanya enak. Ia meminta mereka memakannya lagi. “Aku tidak makan daging,” kata Pai. Baek Gyoon bertanya sejak kapan Pai melakukan itu. (haha.. ketahuan deh kalau Pai bohong)


Baek Gyoon bilang lebih baik Ji A tidak memasak, adn Min Kyu melakukannya jauh lebih baik. “Brother, apa kau merasa lebih baik?” tanya Ssanip. Min Kyu mengiyakannya. Hoktal berkata bahwa makan bersama seperti itu mengingatkannya saat pertama kali diundang makan oleh Min Kyu kesana.


Min Kyu: “Kapan? Aku tidak ingat.”
Baek Gyoon: “Kim Min Kyu mengundang orang untuk makan?”
Hoktal: “Oh itu saat kita bilang kalau akan membawa Aji-3 pergi. Dia ketakutan. Dia menyiapkan makan besar untuk membujuk kita.”


Pai juga berkata saat itu Min Kyu memanggil mereka sebagai Peneliti 1, 2 , dan 3. Semua ornag tertawa, tapi Min Kyu masih terlalu malu untuk bersikap ramah pada mereka.


Ji A bilang Min Kyu pasti sangat berterima kasih padanya saat itu. Hoktal dan Ssanip juga memuji masakan Min Kyu yang sangat lezat. “Apa gunanya? Kalian mengabaikanku,” kata Min Kyu.


Hoktal menunjuk Beetle yang sedang berjalan-jalan di dekat mereka. Ssanip bilang mereka akan menghadiahkan Beetle untuk Min Kyu, karena mereka tidak tahu kapan bisa bertemu dan mungkin tidak akan pernah bertemu lagi. Ssanip merasa mereka hanya terus menerima sesuatu dari Min Kyu, tapi tidak pernah memberikan apapun. “Tapi brother, kau kaya dan punya segalanya yang kau butuhkan.


Hoktal bilang Beetle menjadi hadiah terbaik yang bisa mereka berikan dan Beetle juga bisa berteman dengan Pretty. Pai berkata bahwa Beetle sudah di-upgrade. Baterainya akan bertahan lebih lama, dan ekspresinya pun sudah bertambah.


Min Kyu terlihat sedih.


Baek Gyoon bilang Beetle tidak sehebat Aji-3, tapi ia bisa menamani saat Min Kyu sedang bosan.


Ssanip berkata sambil menahan tangisnya, “Brother, aku sungguh minta maaf. Ketika kami pergi, aku harap kau akan melupakan semua kenangan buruk dan hanya mengingat yang indah. Atau kau bisa melupakan semua yang kau mau.” Min Kyu masih diam saja dan Ji A menggenggam tangannya.


Min Kyu: “Tidak.”
Baek Gyoon: “Apa maksudmu?”
Hoktal: “Apa kau tidak suka hadiah kami?”
Min Kyu: “Apa yang harus kulakukan jika Beetle rusak? Kalian ingin aku memperbaikinya sendiri? Aku tidak tahu bagaimana caranya. Atau kalian ingin aku membuangnya saja ke pasar loak?”


Mendengar kata pasar loak membuat Pai dan yang lainnya sedih. Hoktal berkata pada Baek Gyoon bahwa mereka sudah selesai makan dan mengajaknya pulang.


“Tinggallah,” kata Min Kyu. Yang lain menengok ke arahnya. “Tinggallah saja disini.” Semuanya tersenyum. “Kenapa kalian ingin keluar padahal cuaca sangat dingin? Tinggal saja di rumahku.”


Ssanip hampir menangis bahagia. Hoktal juga senang, ia setuju bahwa cuaca sedang sangat dingin di luar. Hoktal meminta Ji A mengambilkannya nasi lagi dan Ssanip juga bertanya pada Min Kyu apakah mereka akan minum setelah makan nanti.


Min Kyu tersenyum dan berkata bahwa ia masih punya ayam besar seperti yang mereka makan sebelumnya. Ssanip sangat senang. Dia bahkan bertanya apakah Min Kyu punya peternakan ayam.


Beetle juga merasa sangat bahagia.


Aji-3 berada di dalam box sendirian. Ia mengingat saat Doktor Casey mengatakan bahwa ia akan menjadi senjata militer paling berbahaya di dunia dan tidak bisa hidup bersama manusia karena ia hanyalah sebuah barang.


Sambil menatap keluar dari sebuah lubang kecil, Aji-3 juga melihat saat Tim Santamaria pertama kali bicara dengannya. Pai berkata, “Aji-3, ingat ini. Kau akan hidup bersama manusia sebagai teman dan keluarga mereka.” 


Min Kyu masuk ke kamar dan melihat Hoktal dan Ssanip sudah tidur dengan nyenyak di kasurnya. Ia bahkan merapikan selimutnya.


Ssanip mengigau, “Maafkan aku, Aji-3.”  Dia menangis, “Maafkan aku..Aji-3..”


Min Kyu merasa bersalah.

Min Kyu kemudian menemui Ji A yang sudah tertidur di sofa ruang tamu. Min Kyu menatapnya dan tersenyum. Ia melihat kedua tangan Ji A yang memakai plester, satu karena kecelakaan motor dan yang satu lagi karena pecahan kaca di rumah Min Kyu.


Min Kyu meraih salah satu tangannya dan menciumnya.


Dia juga merapikan rambut Ji A yang hampir menutupi wajahnya. Hal itu membuat Ji A terbangun.\


Min Kyu berkata, “Kau bisa tetap tidur.” Ji A tersenyum. “Kenapa?” Ji A membalas genggaman tangan Min Kyu dan berkata kalau ia suka saat Min Kyu menatapnya, tapi dia bilang Min Kyu terlihat sedih.


Min Kyu bilang kalau Ji A salah, karena dia sedang merasa bahagia. “Kim Min Kyu, ingat bagaimana aku terlihat dan rasakan sekarang. Ketika kau berbohong, itu membuatku kesal,” kata Ji A. Min Kyu kahirnya mengakui bahwa dia sedang sedih karena dia berhasil menemukan Ji A, tapi Tim Santamaria harus kehilangan Aji-3.


Ji A duduk dan membuka tangannya dan bersedia dipeluk.


Min Kyu pindah duduk di samping Ji A, dan Ji A memeluknya. “Aku mengenalmu dengan sangat baik. Hari ini pasti kau pasti sudah mencoba melakukan segalanya untuk melindungi Aji-3. Apa kau mengingat ini? Dimanapun kau berada, aku akan selalu berada di sisimu.”


Min Kyu menganggukkan kepalanya dan Ji A masih terus menepuk-nepuk bahunya perlahan. “Kau melakukannya dengan baik,” kata Ji A.


Baek Gyoon kembali ke lab. Dia melihat Pai sudah ada disana dan sedang menatap tempat charge Aji-3 sambil menangis. Pai meminta maaf dan berkata kalau Baek Gyoon pasti lebih marah daripada dirinya.


Baek Gyoon berkata, “Itu tidak benar. Aku tahu kau lebih sedih dari ini.” Dan Pai mulai menangis tersedu. Baek Gyoon menepuk-nepuk bahu Pai untuk menenangkannya.


Min Kyu melepaskan dirinya dari pelukan Ji A. Min Kyu tersenyum  dan berkata bahwa mereka masih punya waktu sampai kontrak selesai dibuat, dan dia harus terus mencoba hingga akhir.


Min Kyu mendapatkan pesan mengenai penyelidikan ulang terkait kematian Ketua Park Sung Jin. “Aku.. aku rasa aku menemukan cara untuk membawa Aji-3 kembali,” kata Min Kyu bersemangat. [crstl]

Advertisement

6 comments

makasih ka..lanjut trus !!
saya suka

Lanjut kk nulis y jangan lama lama y ... Makasih

Lanjt ya mbk seru bangt...dtnggu kelanjutannya...

D tunggu kelanjutan nya,, semangaaaat..😊😊

Ahhh, terharuu. Sukakk bangett


EmoticonEmoticon