1/08/2018

SINOPSIS Money Plower Episode 13 PART 1

SINOPSIS Money Plower Episode 13 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Puji
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Money Plower Episode 12 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Money Plower Episode 13 Part 2

Upacara pemakaman Anggota Kongres Na dilakukan secara tertutup. Hanya orang-orang terdekat saja yang menghadirinya. Mo Hyun tampak begitu terpukul atas kepergian Ayahnya yang begitu tidak terduga.


Pil Joo dan Boo Cheon mengantar keluarga Na ke rumahnya. Nyonya Na menyuruh Boo Cheon untuk pulang. Mo Hyun juga berterimakasih pada Pil Joo, bekat dia, mereka bisa melaksanakan upacara pemakaman.


Meskipun tampak begitu tegar, Nyonya Na menangis sendirian di tangga setelah semua orang tertidur. Mo Hyun mengintip Ibunya dari balik pintu gerbang. Ia hanya bisa meneteskan air mata melihat Ibunya begitu terpukul atas kejadian ini.

Pil Joo menemui Yong Goo. Dia meminta ponsel milik Anggota Kongres Na. Ponsel yang ia temukan di nakas rumah sakit. Yong Goo menjelaskan kalau Anggota Kongres Na punya kebiasaan merekam semua pertemuan pentingnya.

Didalam ponsel itu, ada sekitar seribu file. Ada rekaman pertemuan Anggota Kongres Na dan politikus didalamnya. Dan Yong Goo mengetahui kalau ada orang lain yang menemui Anggota Kongres Na selain pimpinan Jang.


Yong Goo memutar rekamannya. Rupanya, Yeo Cheon juga datang ke rumah sakit untuk menemui Anggota Kongres Na. Dia menyuruh Anggota Kongres Na untuk tidak mengikuti saran Pil Joo dan mengatakan kalau Ayahnya adalah orang yang sudah melakukan penyuapan.

Anggota Kongres Na tak perduli dengan ucapan Yeo Cheon, itu bukan urusannya. Yeo Cheon mengungkit masalah perjodohan Na Mo Hyun. Ayahnya punya bukti kalau Anggota Kongres Na menjual anaknya.

“Anggota Kongres Na. Aku akan memberi Anda saran. Solusi terbaik adalah bunuh diri sebagai cara penebusan.” Ancam Yeo Cheon.


Yong Goo kasihan kalau sampai rekaman yang dimaksud Yeo Cheon tersebar. Na Mo Hyun pasti akan sangat tertekan. Pil Joo terdiam memikirkan sebuah cara. Ia menyuruh Yong Goo mengopi semua rekaman disana. Tapi sisakan rekaman suara Pimpinan Jang.


Pil Joo kemudian menelepon Mo Hyun dan mengajaknya bertemu. Ada yang ingin ia berikan padanya.


Mo Hyun menuruni tangga, ia teringat akan kenangannya bersama Ayah disana. Ayahnya tampak begitu murung saat ia akan menikah. Ayahnya dengan penuh kasih sayang bertanya, apakah dia bahagia?

Dengan polos, Mo Hyun mengangguk. Anggota Kongres Na lega mendengar anaknya bahagia dengan pernikahannya. 


Mo Hyun kemudian teringat akan kemarahannya pada Ayahnya di rumah sakit. Ia dengan kerasnya mengatakan kalau dia tak bisa memahami ayahnya dan ia tak bisa memaafkannya untuk saat itu.

Mo Hyun tak kuasa menahan air matanya mengingat hal itu.


Pil Joo sampai didepan rumah Mo Hyun, dia mengajaknya pergi karena ada hal yang ingin dibicarakan olehnya. Ia membawa Mo Hyun ke tepi sungai han dan memberikan novel pemberian Pimpinan Jang pada Mo Hyun.

Mo Hyun berterimakasih. Pil Joo selalu membantunya. Ayah yang menerima uang dari Cheong A dan Ayah yang bunuh diri, dia bukanlah Ayah yang ia kenal. Saat ia bertemu lagi dengan Jo In Ho, dia ingin memujinya karena hidupnya berharga. Ia juga ingin dipuji olehnya, tapi hidupnya malah begini.


Pil Joo memberikan ponsel milik Anggota Kongres Na dan menyuruh Mo Hyun untuk mendengarnya. Pil Joo memutar rekaman percakapan Anggota Kongres Na dan Pimpinan Jang.

Begitu tahu kalau Pimpinan Jang menyuruh Ayahnya untuk bunuh diri, Mo Hyun gemetaran tidak bisa menahan kesedihan dan kemarahannya. Ia keluar dari mobil dan menangis melepaskan emosinya.


Saat sudah tenang, Mo Hyun kembali ke dalam mobil. Pil Joo menyarankan agar Mo Hyun bercerai dengan Boo Cheon. Dia akan menjadi pengacara di persidangannya.


Pimpinan Jang sedang mengistirahatkan tubuhnya diatas kursi pijat. Namun pikirannya masih terus mengingat tentang Anggota Kongres Na. Nyonya Han membawakan segelas tonik. Pimpinan Jang menolaknya, dia masih berkabung, mana mungkin dia minum minuman kesehatan disaat seperti ini.


Pil Joo menemui Pimpinan Jang. Pimpinan Jang menanyakan tentang prosesi pemakaman Anggota Kongres Na. Dia memang orang yang sangat teliti dan meminta pemakannya dilakukan secara tertutup.

Tapi bagaimanapun, mereka harus merelakannya karena mereka juga harus hidup. Pimpinan Jang bertanya mengenai proses penyelidikan. Pil Joo menjelaskan kalau proses penyelidikan sudah berhenti karena tersangka meninggal.

Pimpinan Jang mengungkit janji Pil Joo, Boo Cheon dan Nyonya Jung yang akan pergi dari Cheong A kalau mereka tak berhasil menikahkan Boo Cheong dengan Mo Yeon. Mereka berhasil dan tak perlu pergi dari Cheong A. Kali ini, dia menantangnya untuk menyukseskan pembangunan Menara Cheong A.

“Aku akan berusaha keras mencari cara, Pak.”jawab Pil Joo.


Presdir Jang lega dengan kematian Anggota Kongres Na. Namun, ia masih bertanya-tanya mengenai sebab kematiannya. Dia bukan orang yang mudah melepaskan hidupnya begitu saja. 

Yeo Cheon menyuruh Ayahnya tak usah memusingkan hal itu, yang penting mereka diuntungkan dengan kejadian ini. Kalau Kandidat Hwang yang menang, mereka akan diuntungkan karena sudah bertemu dengannya.


Yeo Cheon kembali ke ruangannya. Ia memutar musik klasik untuk menemani hatinya yang tengah gembira. Ia tak menyangka Ayahnya akan begitu naif dan menganggap Anggota Kongres Na mati begitu saja.


Pil Joo melaporkan segalanya pada Nyonya Jung. Nyonya Jung sungguh tak menyangka kalau Pimpinan Jang sudah membahas masalah menara Cheong A setelah kematian Anggota Kongres Na.

Tapi mereka memang harus mencari cara lain. Pil Joo menyarankan agar mereka mendekati partai oposisi juga. Karena sangat sulit bagi Partai Anggota Kongres Na untuk menang setelah kehilangan tokoh bintangnya.

Nyonya Jung mengerti. Namun, ia akan menangani Mo Hyun dulu. Kalau dia menjadi penghalang, mereka harus meninggalkannya. Dia sudah sering keguguran, jadi mungkin dia tidak bisa mengandung. Ia ingin mencarikan istri baru untuk Boo Cheon.


Boo Cheon menemani Ha Jung yang hendak tidur, ia mengelus perutnya yang tengah sakit. Ha Jung bertanya mengenai rumah kakek yang sebelumnya didatangi mereka. Ibu berkata kalau mereka akan tinggal disana. Ibu, dirinya dan Ayah.


Setelah Ha Jung tertidur, Boo Cheon langsung menyuruh Seo Won menjelaskan ucapannya mengenai Mooshimwon pada Ha Jung. Seo Won beralasan kalau Ha Jung hanya berkhayal saja.

Boo Cheon memastikan kalau Ha Jung akan mendapatkan nama Keluarga Jang. Dia akan menepati janjinya, jadi ia menyuruh Seo Won menepati janjinya pula. Ia akan mengirimkan mereka ke New York.

Seo Won khawatir kalau Ha Jung akan merindukan Boo Cheon. Boo Cheon berjanji akan sering menjenguknya, kalau Mo Hyun mengizinkan dia.


Seo Won kesal, kenapa dia sangat menyayangi Mo Hyun. Boo Cheon mengusap cincin pernikahannya dengan penuh penyesalan, “Dia sangat mencintaiku, dan sekarang aku ingin lebih mencintainya.”
Comments


EmoticonEmoticon