1/09/2018

SINOPSIS Money Plower Episode 13 PART 2

SINOPSIS Money Plower Episode 13 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Puji
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Money Plower Episode 13 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Money Plower Episode 14 Part 1

Boo Cheon pergi ke Mooshimwon dan menelepon Sekretaris Oh. Sekretaris Oh yang mendengar Boo Cheon ingin meminta bantuannya jelas sangat senang. Boo Cheon dengan dingin berkata kalau ia mendengar seseorang dari Cheong A berusaha menyingkirkan Ha Jung dan Seo Won. 

Beruntung, mereka tidak apa-apa. Dia tidak mau hal tersebut terjadi lagi. Kalau ada apa-apa, ia ingin Sekretaris Oh menghubunginya. Sekretaris Oh pun mengangguk menerima perintah darinya.


Presdir Jang memperingatkan Yeo Cheon untuk bisa mendapatkan posisi Wakil Presdir di Cheong A Bio. Dia harus memantau proyek Boo Cheon, kalau perlu, dia bisa menggagalkan proyeknya. Yeo Cheon mengerti, dia sudah punya rencana sendiri.


Tiba-tiba pintu ruangan terbuka. Pimpinan Jang, Boo Cheon dan Pil Joo masuk kesana bersama dengan Pak Woo. Kontan Yeo Cheon tak terima dengan kedatangannya. Namun Pimpinan Jang membentaknya agar diam.

Pil Joo membuka rapat, dan rapat kali ini punya tujuan untuk menghapuskan kebencian diantara mereka. 

Dia mengumumkan, “Pertama, Direktur Jang Yeo Cheon telah mencampuri keinginan lama Pimpinan Jang untuk membangun Menara Cheong A. Direktur Jang akan dipindahkan ke pabrik kayu di Myanmar sebagai manajer penjualan kayu. Dan Presdir Jang Seong Man akan mengambil cuti dua tahun dan selama itu, dia akan mengunjungi kantor cabang luar negeri dan melanjutkan pendidikan dalam manajemen.”

Yeo Cheon protes, dia merasa itu semua tak adil. Pimpinan Jang dengan tegas mengatakan kalau keputusannya sudah tepat. Kalau bukan dari Keluarga Jang, dia pasti sudah mengusirnya. Bersyukur saja karena dia adalah cucunya.


Pil Joo melanjutkan, “Direktur Jang Boo Cheon dari Cheong A Bio akan diangkat menjadi wakil pimpinan Cheong A Bio.”

Yeo Cheon gemetar marah menatap Boo Cheon, apa dia sudah mengetahuinya? Boo Cheon dengan santai mengiyakan.


Presdir Jang dengan hati-hati bertanya pada Pil Joo, apakah keputusan yang diambil ini murni keputusan Pimpinan Jang?

“Berdasarkan maksudnya, itu bisa dianggap sebagai pengkhianatan.” Ujar Pil Joo santai.


Pimpinan Jang berkata kalau dia malah berniat untuk mengusir mereka. Namun, Pil Joo melarangnya. Dia khawatir kalau publik akan mengira mereka bertengkar akibat perebutan kekuasaan. Kalau memang tak mau, mereka bisa pergi. Dia dan Boo Cheon yang akan menyukseskan Cheong A.


Yeo Cheon mulai galau, dia pun memutuskan untuk mengikuti perintah kakeknya.


Pimpinan Jang kemudian menyuruh mereka untuk berjabat tangan. Pak Woo membungkuk meminta maaf, dia melakukannya demi menyelamatkan Pimpinan Jang. Presdir Jang tersenyum palsu, ia berterimakasih, karena dia, ia bisa mendapatkan pelajaran berharga.

Saat bersalaman dengan Yeo Cheon, Yeo Cheon sengaja meremas tangan Pak Woo kuat-kuat.


Sebelum rapat berakhir, Pimpinan Jang mengumumkan kalau penentuan Wakil Presdir Cheong A Bio akan ditentukan oleh hasil kerja mereka. yang prosentasenya lebih tinggi, ia akan mendapatkan posisi Wakil Presdir.


Manager Boo Cheon memberikan sertifikat lulus standard atas obat kanker payudara mereka. Mereka sudah bisa mengekspor obat-obatan mereka keluar negeri. Boo Cheon senang mendapatkan hasil itu.


Yeo Cheon masuk ke ruangannya. Boo Cheon jelas tak suka dengan kedatangannya, untuk apa dia mengganggu pekerjaannya. Yeo Cheon mengklaim kalau dia punya sebuah informasi yang menentukan hidupnya.

Baiklah, Boo Cheon menyuruh Managernya keluar dan membiarkan Yeo Cheon bicara. Yeo Cheon ingin menyuruh Boo Cheon menunda melaporkan hasil kerjanya. Boo Cheon tertawa terbahak-bahak. Dia mau mendapatkan posisi Wakil Presdir tanpa bekerja? Ia yang 80% mengembangkan Cheong A Bio.


Yeo Cheon mengatakan kalau dia punya bukti perjodohan politis antara Mo Hyun dan Boo Cheon. Ia akan memberikan rekaman bukti itu pada mertuanya, seketika, berita itu akan menjadi trending topik.

Kontan Boo Cheon menarik kerah baju Yeo Cheon dengan amat marah. Ia memperingatkan supaya dia tak menyentuh Mo Hyun. Yeo Cheon terkejut dengan sikapnya, apa dia benar-benar menyukainya? Dia sungguh tak menyangka kalau Boo Cheon mencintai Mo Hyun dengan tulus.

Yeo Cheon memperingatkan agar Boo Cheon menunda penyerahan lisensi obatnya. Dan, jangan sampai memberitahu Pil Joo mengenai perjanjian mereka. biarkan ini menjadi rahasia mereka saja.


Boo Cheon duduk terpekut dengan bimbang. Ia pun akhirnya menemui Pil Joo untuk mengetahui jumlah uang yang harus ia relakan. Pil Joo bingung, ada masalah apa? 

Boo Cheon menceritakan segalanya. Tapi, seperti yang Pil Joo tahu, ia sangat menyukai uang. Jadi, dia ingin tahu berapa kerugian yang dideritanya. Pil Joo bertanya, apa dia tak akan menyesal setelah mengetahui nilainya?

Tidak, Boo Cheon rela melakukannya demi Mo Hyun. Mungkin, dia bisa serangan jantung kalau sampai Mo Hyun tahu mengenai perjodohan mereka. Baiklah, Pil Joo menyuruh Boo Cheon untuk menjaga Mo Hyun dan ia yang akan menjaganya.

“Tentu saja. Kau kan milikku. Aku yang memperkerjakanmu.” Ujar Boo Cheon.


Mo Hyun memutuskan untuk kembali ke rumah Boo Cheon. Terpaksa, Nyonya Jung menyambut kedatangannya. Mo Hyun berkata kalau dia ingin pergi ke Mooshimwon, dia ingin memberitahukan kedatangannya pada Pimpinan Jang.


Ibu Yeo Cheon juga pergi ke Mooshimwon. Dia berkata pada Yeo Cheon melalui telepon, dia yang akan mengurusnya. Dia tidak akan mengada-ada, malah mungkin Nyonya Jung akan berterimakasih padanya.


Ibu Yeo Cheon bergabung dalam pertemuan. Pimpinan Jang menyuruh Pil Joo untuk mengumumkan apa yang sudah ia katakan. Pil Joo mengumumkan kalau saham yang dijanjikan pada Mo Hyun sebagai hadiah anaknya akan diberikan sekarang.

Pimpinan Jang menambahkan kalau itu untuk kelahiran anaknya dan ucapan bela sungkawa. Nyonya Jung berterimakasih namun Mo Hyun masih diam. Ibu Yeo Cheon ingin menyela pembicaraan mereka, “Abenim, sebenarnya Mo Hyun...”

“Tutup mulutmu, Sun Kyung..” tegur Nyonya Jung.


Tanpa diduga, Mo Hyun mengaku kalau dia sudah keguguran. Jadi, dia tak akan menerima hadiah dari Pimpinan Jang. Kontan Pimpinan Jang menyalahkan nyonya Jung yang tak bisa menjaganya. 

Boo Cheon meminta maaf, ia tak memberitahukan hal ini pada kakek karena takut mempengaruhi pemilihan mertuanya. Mo Hyun meminta maaf, dia berjanji akan segera hamil. Jadi, ia bisa menerima hadiah yang diberikan kakeknya. 


Setelah pertemuan itu, Boo Cheon sangat senang dan memeluk Mo Hyun. Dia sungguh berterimakasih karena Mo Hyun sudah dengan berani mengatakan semuanya pada kakek. Mereka bisa menunggu anak mereka dengan sabar. Ia akan mengutamakan kesehatan Mo Hyun. Ia juga akan menjaganya dari para tetua.

Mo Hyun cuma diam tanpa membalas pelukan atau ucapan Boo Cheon.


Nyonya Jung merasa kalau Mo Hyun semakin lancang. Dia ingin segera menyingkirkannya. Yeon Woo masuk ke ruangan tanpa permisi. Dia datang untuk menanyakan dana sumbangan yang berkurang. Apa dia kehabisan uang untuk menyokong Anggota Kongres Na?


Nyonya Jung menyuruhnya untuk membahas itu nanti. Oiya, Yeon Woo penasaran kenapa sebelumnya Ibu melakukan tes DNA pada Boo Cheon dan Yeo Cheon? Bukankah hasilnya sudah pasti? Ia melihatnya didaftar Dokter Hwang. Itu sekitar lima tahun yang lalu.

Nyonya Jung menoleh ke arah Pil Joo. Pil Joo menggeleng, bukan dia yang melakukannya. Nyonya Jung tampak kelelahan, ia pun menyuruh mereka semua untuk pergi.


Saat kembali ke tempat tinggalnya, Mo Hyun sudah menunggu kedatangan Pil Joo. Pil Joo menghidangkan secangkir teh hangat. Mo Hyun datang kesana, dia ingin tetap bertahan disana. Ia ingin mengetahui kebenaran atas Ayahnya.

Pil Joo menekankan, bukankah dia sudah mendengar rekamannya? Dia masih ingin tinggal di Mooshimwon? Benar, Moo Hyun masih ingin tinggal disana. Oleh karena itu, ia meminta bantuan Pil Joo.


Esok harinya, Yeo Cheon melakukan presentasi akan proyeknya. Pimpinan Jang suka dengan kerjanya. Ia kemudian bertanya mengenai proyek Boo Cheon. Boo Cheon meminta maaf belum bisa menyelesaikan izin eksport ke eropa.

Karena Yeo Cheon menyelesaikan proyeknya lebih dulu, ia menyuruh Pak Woo untuk mengadakan rapat dewan untuk mengumumkan pengangkatan Yeo Cheon menjadi Wakil Presdir. Ia kemudian menyuruh Pil Joo untuk mengumumkan sesuatu.


Pil Joo memberikan pengumuman kalau saham milik Pimpinan Jang separuhnya akan di tranfer pada Boo Cheon. Semua orang terkejut mendengar hal itu.

Flashback


Pil Joo sudah mengatakan pada Pimpinan Jang tentang rekaman perjodohan yang dimiliki oleh Yeo Cheon. Pimpinan Jang jelas marah, kalau sampai rekaman itu tersebar, itu akan mempermalukan keluarga mereka. Dia menyuruh Pil Joo memindahkan Yeo Cheon ke cabang luar negeri.

Pil Joo menyarankan supaya Pimpinan Jang tetap mempertahankan Yeo Cheon. Biarkan dia yang mengurus perusahaan dan membuat Boo Cheon menguasai perusahaan dengan mentransfer sahamnya. Mereka berdua cenderung mengabaikan perusahaan dan lebih mementingkan persaingan.
Flashback End


Pak Woo memuji kegeniusan Pimpinan Jang dalam mengambil keputusan. Boo Cheon merenges senang dan mengucapkan selamat pada Yeo Cheon atas kenaikan pangkatnya. 


Malamnya, Nyonya Jung menjewer telinga Boo Cheon karena tak bisa mendapatkan saham dan juga posisi Wakil Presdir. Pil Joo menenangkan, dia sekarang memiliki posisi kedua tertinggi setelah Pimpinan Jang.

Nyonya Jung tak mau tahu, kalau sampai Pil Joo tak mengamankan sahamnya, apa yang akan dia lakukan? Boo Cheon tetap kekeuh, dia senang dengan apa yang dipilihnya. Ia rasa Mo Hyun lebih berharga.

“Lantas, mana yang akan kamu ambil jika pilihanmu di masa depan hanya Mo Hyun dan posisi presdir? Mana yang akan kamu pilih?”


Boo Cheon berharap kalau hal itu tak akan terjadi. Nyonya Jung pusing mendengar omongan anaknya, dia menyuruh mereka semua untuk keluar. Boo Cheon berkata kalau dia akan mengirimkan Seo Won dan Ha Jung keluar negeri. 

Dengan sinis ia menambahkan, “Mereka akan lebih aman di New York karena tidak ada Grup Cheong A di sana.”


Boo Cheon dan Pil Joo pergi ke dapur. Boo Cheon masih beranggapan kalau dia lebih menyukai sahamnya daripada posisi itu. Pil Joo menekankan supaya Boo Cheon menepati janjinya.

Tentu saja, Boo Cheon memastikan kalau ia akan menjaga Mo Hyun. Dia sangat menyesali apa yang dilakukannya. Ia sungguh menyesal karena baru menyadari perasaannya saat ia sudah menyakiti perasaan Mo Hyun.


Mo Hyun menemui Nyonya Jung tengah malam. Nyonya Jung tanpa basa-basi menyuruh Mo Hyun untuk berpisah dengan Boo Cheon. Dia akan memberikan tunjangan 10 kali lipat. Mo Hyun menolak, bahkan 10000 kali lipat pun dia tak akan mau.

Nyonya Jung memperingatkan kalau orang yang membuatnya bertahan disana hanya karena Anggota Kongres Na. Tapi sekarang, dia sudah tidak ada. Mo Hyun meminta Nyonya Jung tidak berkata masalah perceraian lagi. Dia tahu sebuah rahasia. Boo Cheon bukanlah.. anak keluarga ini.


Nyonya Jung kontan melemparkan gelas digenggamannya ke arah cermin. Karena keributan itu, Boo Cheon dan Pil Joo masuk ke sana untuk melihat apa yang terjadi. Sementara Mo Hyun, dia masih bisa duduk tenang dan tersenyum kecil ke arah Nyonya Jung.

2 komentar

  1. Nungguin lamaaaaa.. kok sinopsis money flower g lanjut knp min??.. 😥😥😥

    BalasHapus
  2. min, ko belum update episode selanjutnya di viu udh ada sampe episode 20, ditunggu sinopsisnya yah min, Hwaiting.....

    BalasHapus


EmoticonEmoticon