1/06/2018

SINOPSIS Nothing to Lose Episode 27 PART 1

SINOPSIS Nothing to Lose Episode 27 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Nothing to Lose Episode 26 Part 2
Di depan abu Choi Kyung Ho, prof Yoo bertanya pada Jung Joo apakah ada yang akan ditanyakan padanya, tapi Jung Joo hanya diam ssaja.
“Kalau ada sesuatu... Yang ingin kau katakan di depan kakakmu, katakanlah. Kalau kau tidak bisa, aku yang akan mengatakannya. Aku semakin menyayangimu selama bertahun-tahun ini. Sulit bagiku untuk mengatakan ini.”


Prof Yoo lalu berbalik dan menghadap abu Kyung Ho sambil memegang sebuah map.
“Choi Kyung Ho. Aku berikan ini padamu sekarang. Aku minta maaf tentang ini.”


Prof Yoo berbicara pada Jung Joo lagi, lalu menyerahkan map yang dipegangnya.
“Aku seharusnya menyatakan dia tidak bersalah di pengadilan 10 tahun yang lalu. Aku hanya menulis keputusannya. Itu sudah berada di brankas ku selama 10 tahun. Celana dalamnya Kim Ga Young 10 tahun yang lalu. Aku yang menyimpannya.”
Jung Joo sangat terguncang mendengarnya.
“Lee Jung Joo. Pandanglah mataku. Sejak awal, Aku tahu kalau kakakmu bukan pembunuhnya. 10 tahun yang lalu, waktu kau berusaha menghancurkan dokumennya, aku juga tahu... Kalau catatannya dipalsukan. Aku tahu itu, tapi aku membuat keputusan yang salah.”
Jung Joo menangis dan berbicara dengan terbata-bata.
“Tidak. Aku salah dengar kan? Kumohon... Kumohon katakan kalau itu tidak benar. Kau tidak akan pernah berbuat seperti itu. Itu... itu mustahil”
“Mulai dari sekarang... Apa yang aku lakukan padamu, dan apa yang harus kau lakukan padaku... Itu saja yang harus kau pikirkan.”


Prof Yoo pergi, lalu Jung Joo terjatuh bersimpuh di lantai sambil membuka map yang dipegangnya. Di dalam map itu terdapat selembar kertas berisi putusan tidak bersalah Choi Kyung Ho yang dibuat oleh prof Yoo 10 tahun lalu.


Di rumahnya, prof Yoo sedang berbicara dengan Do Jin Myung yang menyatakan akan menanggung semua tuduhan. Tanpa sepengetahuan mereka, Han Joo mendengarkan pembicaraan kedua orangtuanya itu.
“Kau tidak perlu melakukan itu. Kim Ga Young... Bukan kau yang membunuhnya.”
“Apa yang kau bicarakan...”
“Akulah pelakunya. Aku yang membunuhnya.”


“Ibu.”
Han Joon tidak bisa menahan keterjeutannya, walaupun ayahnya menghalanginya dia tetap mendekati ibunya. 
“Han Joon-ah.”
“Lepaskan. Apa ibu bilang? Aku salah dengar kan?”
“Benar, kau salah dengar.” Do Jin Myung masih menahan Han Joon dan memintanya untuk pergi.
“Lepaskan. Aku mau mendengarnya langsung dari ibu. Ibu, katakan sesuatu.”
Han Joon sudah melaskan tangan ayahnya lalu dia berlutut di samping ibunya, tapi Prof Yoo hanya diam termenung sambil menetskan air mata.


Han Joon berusaha membujuk ibunya walapun dirinya sendiri berusaha keras tidak meyakini perkataan ibunya.
“Siapa yang membunuh Kim Ga Young? Ibu?”
“Ya, ibu yang membunuhnya... Di malam itu, 10 tahun yang lalu. Ibu mencekik dan membunuhnya.”
“Ibu? Ibu? ada apa dengan ibu? Sadarlah. Ibu pasti shock karena perbuatan orang itu, tapi... Orang itu memaksa ibu melakukan ini, benarkan? Orang itu menyuruh ibu mengatakan, kalau ibulah yang membunuh Kim Ga Young. Pasti begitu, tapi tetap saja ini tidak benar. Ibu punya aku. Ibu, lihatlah anak ibu ini. Lihatlah anak ibu ini. Lihatlah anak ibu ini. Ibu, di saat seperti ini, ibu harus kuat.”
“Ibu sudah bilang padamu... Semuanya tidak sama seperti yang terlihat.”
“Tidak mungkin.” Han Joon tidak kuasa mendengar ucapan ibunya dan membuatnya bersimpuh di lantai dan menangis.
“Kau sekarang melihat... Apa yang sebelumnya tidak bisa kau lihat.”
“Lihatlah sekarang. Kau harus melihatnya mulai dari sekarang. Maafkan ibu.”
Han Joon perlahan berdiri, lalu dia berjalan keluar dari rumahnya.


Flashback. Eui Hyun menemui Kim Joo Hyung di penjara, dia bertanya apakah orang yang berjanji akan mengeluarkannya karena tidak waras adalah Profesor Yoo Myung Hee. Kalau begitu prof Yoo tidak akan bisa menepati janjinya
“Apa maksudmu? Itu sebabnya aku bahkan membunuh seseorang!”
“Pembunuhan Choi Kyung Ho, Penyanderaan Hakim Lee Jung Joo... Orang yang menyuruhmu melakukan semua itu... Adalah profesor Yoo Myung Hee, benarkan?”
Kim Joo Hyung tidak mau menjawab dan memilih untuk pergi.
“Aku pergi.”
“Kenapa?” pertanyaan Eui Hyun berhasil menahannya.


“Dari yang aku tahu, Profesor Yoo sangat menyayangi Hakim Lee. Kenapa dia membuatmu melakukan itu?”
“Kalau aku memberitahumu, Apa kau akan mengeluarkan aku?”
Eui Hyun tidak menjawab pertanyaan Kim Joo Hyung, dia hanya membalasnya dengan menaikkan kedua alisnya.


Eui Hyun sedang merenung lalu dia menelepon Jung Joo.
“Halo? Hakim Lee? Sekarang kau ada dimana?” dan segera pergi setelah menelepon.


Eui Hyun datang ke sebuah tempat dan mendapati Jung Joo sedang duduk dengan wajah sangat sedih dan di depannya ada botol minuman. Jung Joo lalu berdiri, karena sepertinya sedang mabuk, dia pun terjatuh dan Eui Hyun segera menangkapnya.


Eui Hyun membawa Jung Joo ke rumah sakit, menurut dokter dia pingsan sementara karena stress dan boleh pulang setelah diinfus.


Eui Hyun duduk di samping tempat tidur Jung Joo. Saat dia sadar, Eui Hyun memberi tahu bahwa dia ada rumah sakit. Jung Joo mengatakan mengalami mimpi buruk.
“Sesuatu yang menggelikan.... prof Yoo Myung Hee... Prof Yoo Myung Hee bilang... Dia tahu sejak awal kalau kakakku bukan pembunuhnya. Dia tahu, tapi... Itu tidak masuk akal kan? Jadi... Itu bukan mimpi?”


Jung Joo duduk di tempat tidurnya, lalu Eui Hyun meletakkan map yang berisi putusan tidak bersalah Choi Kyung Ho di pangkuannya. Setelah menyadari itu bukan mimipi, Jung Joo mulai nenitikkan air mata.
“Bukan. Itu bukan mimpi. Aku tahu ini tidak mudah, tapi kau harus menerima kenyataan... Dan mengembalikan kesadaranmu. Di situasi apapun, kita harus menghadapi kenyataan. Kalau kita kehilangan kesabaran, itu akan membuat semua orang berada dalam situasi yang sulit.”
“Aku juga berusaha menghadapi kebenaran. Setiap saat, aku berusaha untuk tidak menyerah hanya karena aku merasa takut. Aku pikir aku harus mengungkapkan kebenaran. Tapi untuk saat ini, aku merasa sangat takut. Jadi aku tidak bisa berpikiran tenang sekarang.”


Sa Jung Do sedang memandangi foto dirinya bersama Yoo Myung Hee dan Do Jin Myung, kemudian dia mendapat telepon dari Do Jin Myung.
“Ya? Apa kau bilang? Baik, aku kesana sekarang.”


Eui Hyun mengantarkan Jung Joo pulang ke rumahnya.
“Aku akan pergi sekarang.”
“Terima kasih atas bantuanmu hari ini.”
“Apa kau tidak apa-apa? Masuklah, dan istirahatlah.”
Jung Joo membungkuk lalu pergi.


Jung Joo berjalan menuju ke rumahnya tapi Eui Hyun memanggilnya.
“Hakim Lee. Hal itu tidak menghantamku sekeras yang kau rasakan, tapi aku juga terkejut. Aku menyadari aku juga subyek pada semua kejadian itu... Aku membaca file kasusnya. Aku ragu apa ini bisa menghiburmu sekarang, tapi kau tidak sendirian di kenyataan kejam... Yang kau hadapi sekarang. Aku cuma ingin kau ingat itu.”
Comments


EmoticonEmoticon