2/11/2018

SINOPSIS Cross Episode 3 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Cross Episode 3 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Cross Episode 3 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Cross Episode 4 Part 1

Melihat Hyung-bum yang keluar dari ruangan dokter Baek, membuat In-kyu marah. Dia pun mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi?

“Dia bilang perutnya sakit, aku hanya memeriksanya dan memberinya obat.. sama seperti yang kau lakukan”


In-kyu memeriksa catatan medis, sepertinya tak ada masalah yang serius karena dia lanjut bertanya mengenai perizinan donor untuk Baek Gyu-sang. Namun respon dokter Baek masih sama.. dia meminta In-kyu untuk tidak ribut mengurus hal semacam itu..

“Baek Gyung Seo akan mati kalau tidak segera mendapatkan donor!” tegas In-kyu


Sikap In-kyu membuat dokter Baek keesal, “Apa tujuanmu menjadi dokter? Kau datang kesini untuk balas dendam ‘kan? Kalau begitu lakukanlah! Kau harus bersikap konsisten dan jangan membuatku bingung!”

“Karena Kim Hyung-bum adalah pembunuh!” tegas In-kyu

“Baek Gyu Sang pun, adalah seorang kirminal!” tukas dokter Baek

“Tapi putrinya, tak melakukan kesalahan apapun!” ujar In-kyu

“Hft.. memangnya, ada manusia yang tak pernah melakukan kesalahan apapun..” celoteh dokter Baek

In-kyu menghampirinya, lalu memaprkan bahwa Baek Gyung-seo merupakan ibu dari sua orang anak, “Kallau dia mati, anaknya hanya diurus oleh ayahnya. Kurasa, anda tau betul.. betapa sulitnya membesarkan seorang anak tanpa kehadiran ibunya..”

Akhirnya, dokter Baek luluh.. dia pun menjelaskan proses perizinan yang lumayan rumit, dari mulai diagnosa dokter hingga permohonan yang diajukan langsung ke kementrian hukum, “Kita harus menyelesikan hari ini, sebelum pegawai kementrian pulang kantor..”


Untuk mendapatkan diagnosa dokter, In-kyu terpaksa menelpon Dokter Go, yang nomor ponselnya masih dia hafal diluar kepala. Dai tak berbicara banyak, hanya minta dikirimkan berkas diganosa via fax secepatnya.


Dokter Go terlihat bahagia karena In-kyu menelponnya. Dia bahkan, menyimpan kontak In-kyu dengan nama ‘adeul’ (putra), “Baguslah.. aku tidak mengganti nomorku..”


Esok paginya surat perizinan telah dikeluarkan. Dalam perjalanan menuju RS, Baek Gyu Sang menangis, dia mengucapkan terimakasih pada In-kyu. Dia mendengar usaha In-kyu yang bersusah payah untuk mewujudkan hal ini, “Bagaimana jadinya, kalau aku menolak untuk mendonorkan liver-ku?”

“Aku tahu.. anda pasti akan melakukannya. Karena anda merupakan seroang ayah.. dan ayah akan melakukan apapun untuk anaknya..”

Flashback..


In-kyu mengintip ayahnya yang tengah menelpon seseoang. Saat itu, sang ayah bertanya apa setelah mendonorkan ginjalnya, dia masih mendonorkan liver untuk putrinya tanpa ada masalah apapun?


Ternyata.. barusan ayah menelpon orang yang akan membeli ginjal.


Beberapa hari kemudian,, ayah pulang dengan membawakan sepatu baru berawarna putih untuk In-kyu, “Kalau kamu menjaga In-joo dengan baik, maka ayah akan membellikanmu barang lainnya..” ucapnya


Ayah masuk kedalam kamar In-joo.. namun In-kyu terenyuh, ketika melihat sepatu ayah yang sudah sangat usang, bahkan bisa dibilang tak layak pakai~

Flashback end..


In-kyu menggengam tangan Baek Gyu-sang, memintanya untuk tidak khawaatir karena semuanya akan berjalan dengan lancar.

“Terimakasih..” ucap Gyu-sang


Mendengar kedatangan Gyu-sang, membuat Ji-in sangat bahagia. Ketika semua orang sibuk mengguncingkan seragam tahanan yang dikenakan Gyu-sang, Ji-in tak ragu untuk menyapanya dan mengantarnya masuk dengan sangat sopan.

Kepada In-kyu, Ji-in berkata: “Aku sangat membencimu.. tapi terimakasih atas kerja kerasnya dokter Kang..”


Selanjutnya, Ji-in memberikan penjelasan mengenai operasi yang akan dijalani Gyu-sang. Menggunakan patung anatomi, dia meunjukkan bagian hati yang akan diambil, yaitu potongan kecil dari bagian sebelah kiri.

“Tapi... Bisakah aku memberikannya bagian yang besar saja? Aku tak peduli dengan apa yang akan terjadi kepadaku. Lagipula, aku telah hidup cukup lama..”


Ji-in menjelaskan bahwa dalam operasi tranplantasi, keselamatan kedua pihak merupakan hal yang paling utama. Lagipula, dalam waktu setengah tahun, liver mereka akan tumbuh kembali pada ukuran yang normal.

“Maksudmu.. putriku akan bertahan hidup ‘kan?”

“Tentu saja..”


Madam Noh menangis tersedu-sedu dihadapan suaminya. Namun In-sung malah berkomentar ketus, “Ibu bertitngkah, seperti ayah akan mati saja..”


Dengan teramat sangat, Madam Noh memohon agar putranya bersedia untuk mendonorkan sebagian kecil dari liver-nya, karena ayahnya bisa mati jika tidak dilakukan transplantasi.

“Beli saja.. ibu ‘kan punya banyak uang..”

“Tidak bisa.. hanya kamulah satu-satunya orang yang bisa membantu ayahmu..”

“Tidak! Pokoknya, aku tak akan pernah melakukannya!”


Tak sengaja, In-kyu melihat Ji-in yang tengah mengobrol dengan menantu dan cucu Baek Gyu-sang. Mereka ingin menjenguk, namun Gyu-sang menolak..


Maka In-kyu dan Ji-in menemui Gyu-sang, dan ternyata.. alasannya menolak adalah karena borogol yang terpasang ditangannya, “Ini adalah pertama kalinya, cucuku melihatku.. tapi kondisiku seperti ini..”


In-kyu melirik sipir yang bertugas.. dan tak lama kemudian menantu serta cucu Gyu-sang diizinkan untuk masuk. Cucunya yang bernama Byul.. terlihat ragu dan malu-malu.... namuns telah ayahnya memberitahu bahwa pria yang tengah terbaring di kasur adalah kakeknya, perlahan dia pun mau berjalan menghampirinya.


Dengan jari-jari kecilnya..Byul menghapus air mata Gyu-sang. Saking terharunya, Gyu-sang sampai memeluk Byul dengan sangat erat.


Ternyata.. gembok di tangannya, sekarang dipindah ke bagian kaki kiri. Selimut yang menutupinya agaak terbuka.. dan sppontan, In-kyu langsung menutupnya kembali~


Dalam sel tahanannya, Hyung-bum tiba-tiba merasa mual dan muntah-muntah. Seketika, dia pun teringat pertemuannya dengan Dokter Baek..


Di kafetaria, Dokter Son melihat In-kyu dan lagi-lagi... jantungnya berdegup dengan sangat kencang. Dia pun menyapanya lalu mengajaknya melihat bayi Baek Gyung Seo~


Sesampainya di depan ruang bayi, In-kyu hanya bisa terdiam melihat betapa imutnya bayi kecil yang tempo hari dia keluarkan dari perut ibu dengan tangannya..

“Bukankah dia sangat cantik?” ucap Dokter Son, “Nama panggilannya ‘haneul’ (langit), kami berharap dia bisa memeluk bumi, layaknya langit..” 


Tak lupa, dokter Son berterimakasih pada In-kyu yang telah banyak membantunya dalam operasi kemarin, “Kalau bukan karena kamu, aku tak akan memiliki keberanian untuk mengeluarkannya.. terimakasih... namaku Son Yeon-hee, aku bekerja di bagian gawat darurat..”

“Aku Kang In-kyu..”


Ponsel In-kyu berdering, Ji-in memintanya untuk datang ke ruang konferensi sekarang juga, karena ada yang perlu didiskusikan terkait operasi. Ternyata.. Baek Gyu Sang, salah menuliskan golongan darahnya, dia bilang B padahal ternyata A.


Sesampainya In-kyu disana.. Dokter Go langsung memaparkan bahwa tansplantasi antara Baek Gyu Sang dan Baek Gyu Seo, tak bisa dilaksanakan. 

Sebenarnya, donor liver bisa dilakukan meskpun pendonor dan penerima memiliki golongan darah yang berbeda. Akan tetapi, dalam kasus ini.. seprtinya tidak mungkin, karena kondisi Gyung-seo yang cukup kritis  dan membutuhkan liver yang benar-benar cocok dengannya.

“Lantas, kita harus memasukkannya kedalam daftar tunggu penerima organ? Dalam kondisinya yang seperti ini?” tanya In-kyu

“Tidak.. kita harus menemukan donor lain untuknya!” jawab Dokter Go
“Bagaimana caranya?” tanya In-kyu

“Pertukaran donor organ..” jawab Dokter Go


Dokter Lee meragukan hal tersebut, karena RS ini kekurangan tenaga ahli. Untuk mengoperasi empat pasien dalam waktu bersamaan, setidaknya meka membutuhkan 2 dokter untuk pengangkatan dan 2 dokter untuk penanaman organ.

“Saat ini, ada Dokter Lee, Dokter Hong dan diriku.. kita hanya tinggal meminta bantuan satu dokter lain untuk melakukannya..” ujar Dokter Go

“Siapa?” tanya Dokter Lee

“Dokter Kang In-kyu..” jawab Dokter Go


“Saya menolak..” tegas In-kyu

KOMENTAR:

Ketara banget gak sih, kalau Dokter Son itu nerima donor jantung dari adeknya In-kyu? Dia deg2an bukan karena ‘cinta’ tapi karena yang laen..

Ternyata sebelumnya, Yang Jin Sung (Dokter Son) & Go Kyung Pyo (In-kyu) pernah main bareng di drama Chycago Typewriter. Tapi dulu aku gak nonton, jadi gak tahu kisah mereka kayak gimana.. 

Tapi serius deh, aku kok pengennya In-kyu ada lovelline sama Dokter Son (?) Tapi kayaknya gak mungkin deh, kalau cinta bertepuk sebelah tangan mah kayaknya bisa jadi, wkwkk~

Ohiya.. di episode ini, miris banget rasanya lihat perbedaan sikap keluaraga Baek sama keluarga Kongres Noh. Yang satu.. rela berkorban segalanya, tapi yang satu lagi.. susah banget. Dalam kondisi begini,uang aja enggak cukup~~~ 
Advertisement

5 comments

Iya maen bareng di chicago typewriter kak.tapi ga jadian soalnya go kyung pyo nya hantu.

@Mia oh begitu.. disini pun, mereka enggak berjodoh kayaknya~

Tegang bin deg2an..
Spertinya drama ini ndak pake love line lovy dovy yah..
Klo In kyu sm Jin jin, ndak cucok.. kurang cantik dan tuhaa🙄

Yang jin sung (dokter son),pernah maen di bridge of the century bareng Lee Hong Ki oppa😘.. bukan Chicago Typwriter.

@Jiem, Yang Jin Sung memang main di dua drama itu kok 😊

Dan judulnya bukan bridge of the century, tpi bride of the century.

Ji in, kurang cocok sama In-kyu karena chemistry-nya kalah sama dokter Son. Mungkin karena mereka pernah dipasangin di drama sebelumnya, jd keliahatannya lebih klop. Dan sejauh ini, ji in-in kyu banyaknya adegan berdebat mulu. Gaada tanda2 bakalan ada love line juga sih.

Menurutku, Jeon so min (ji in) enggak kelihatan tua kok 😊😊😊


EmoticonEmoticon