2/28/2018

SINOPSIS Cross Episode 9 PART 1

Advertisement
SINOPSIS Cross Episode 9 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Cross Episode 8 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Cross Episode 9 Part 2

Hyung-bum yang tengah terbaring di kasurnya.. tiba-tiba bangun, dan sadar bahwa In-kyu pasti tengah membuntuti Han-shik. Dia pun segera melepas infusannya dan bergegas pergi.


Han-shik sendiri, masih dalam perjalan menuju kediamannya dan dia masih belum menyadari bahwa In-kyu mengikutinya.


Tiba-tiba, tangan Hyung-bum menariknya dan membawanya bersembunyi dibalik sebuah bangunan. In-kyu melewati mereka.. tapi dia tak menyadarinya.. disanalah dia telah kehilangan jejak mereka.


Namun In-kyu berhasil memergoki kedatangan seorang komplotan Hyung-bum.. Han-shik menelpon orang itu untuk memberitahunya dan disaat itu juga, In-kyu berlari mengejarnya.


Orang itu, berhasil masuk kedalam bangunan dan mengunci pintu dari dalam. Tapi In-kyu cerdik.. dia mengambil sebuah kursi dan memecahkan kaca, hingga akhirnya bisa membuka kunci tersebut.


Pengejaran berlangsung sangat intens dan menegangkan. Namun sial, In-kyu tertinggal tipis.. karena orang itu nekat loncat dari lanti dua dan berhasil masuk dalam mobil Hyung-bum yang telah menunggunya dibawah.


In-kyu melakukan hal yang sama, namun kecepatan larinya tak sanggup mengimbangi kecepatan mobil yang melaju kencang~


Dalam perjalanan, Han-shik benar-benar kesal.. dia bahkan sampai bertanya, haruskah mereka menghabisi In-kyu saja?

“Dia asset berharga..” ujar Hyung-bum


Kemudian, Han-shik panik karena teringat bahwa catan pentingnya tertinggal disana. Untung saja, Hyung-bum cekatan.. dia membawa buku itu bersama dengannya,

“Kalau sampai, kau menghilangkannya sekali lagi.. maka namamu akan kutulis disana!” tegas Hyung-bum

“Hmmm... Hyung.. bercandaanmu itu..” ujar Han-shik

“Memangnya, aku kelihatan sedang becanda!” ujar Hyung-bum yang seketika membuat Han-shik serta rekannya terdiam hening~


In-kyu masuk kedalam bangunan, yang sebelumnnya ditempati oleh komplotan Hyung-bum. Dia tak menemukan apa pun, hanya ada beberapa alat medis yang telah tak terpakai berserakan di meja..


Namun tak sengaja, In-kyu menendang tempat sampah.. yang didalamnya, terdapat secarik kertas bertulliskan: ‘Rumah Sakit Sunrim, Kamar 1203, Choi Gyung-Nam’


Dokter Go dipanggil menghadap Son Sajang. Mereka memperdebatkan masalah operasi tranaplantasi Pasien Choi yang dibatalkan. 

Dokter Go membeberkan fakta mengenai donor palsu, namun Son sajang tak ingin berkomentar apa pun.. dia tak mengakui kesalahannya dan malah menatang balik dokter Go dengan menegaskan untuk membawa kasus ini, ke hadapan komite etik. 

Terlebih, karena posisi Dokter Go sebagai salah satu staff yang bertanggung jawab dalam hal tranplantasi organ, maka bisa jadi.. ‘kecolongan’ ini, membuatnya berada dalam masalah besar.


Kasus ini membuat departemen transplantasi organ, menghadapi masalah besar. Ji-in ditelpon, diberitahu masalah yang akan terjadi dan diminta untuk segera kembali ke Rumah Sakit,


Presdir Choi memarahi Son Sajang, karena operasi putrinya dibatalkan, “Sulit untuk membujuknya.. dan terjadi hal seperti ini, maka semakin sulit untuk membujuknya lagi!”

Son Sajang minta maaf, tapi kemudian dia minta bantuan dari Presdir Choi untuk melakukan sesuatu~


In-kyu tiba di RS Sunrim, ketika turun dari taksi dia berpapasan dengan pendonor Choi yang kelihatan bergesa-gesa pergi dan kebetulan menggunkan taksi yang barusan ditumpangi In-kyu.. Sayangnya, pada saat itu, In-kyu belum mengenali pria itu~


Segera, In-kyu memasuki kamar rawat pendonor Choi, namun tak ada siapa pun disana. Tak lama kemudian, Ji-in datang.. dia heran meliaht In-kyu, “Kenapa kamu ada disini?” tanyanya


In-kyu tak menjawab pertanyaan itu dan malah bertanya balik, “Kemana pasien dikamar ini?”

“Untuk apa kamu bertanya tentangnya? Dan darimana kamu kenap padanya?”

“Bukankah dia pendonor yang akan operasi? Bagaimana operasinya?”

“Dibatalkan.. tapi darimana kamu menngenalnya?”


Tak mau menjawnya, In-kyu malah berlari keluar untuk menemui suster yang berjaga.. dia bertanya tentang keberadaan pendonor Choi, dan ternyata.. suster sendiri, tak menyadari kepergiannya~


In-kyu bergegas pergi meninggalkan Ji-in yang memilih untuk mencari Pendonor Choi disekitar lingkungan Rumah Sakit.


Kondisi penglihatan dokter Go makin memburuk.. dia hendak meminum obatnya, tapi tiba-tiba In-kyu datang dan mencecarnya dengan pertanyaan seputar pendonor Choi.


In-kyu sempat menydari, ada janggal dengan kondisi dokter Go. “Anda sakit?” tanyanya

“Tidak..” jawab dokter Go


Berikutnya, In-kyu memaparkan segala hal yang dia ketahui tentang pendonor Choi yag ternyata hanyalah orang bayaran. Dia pun menunjukkan catatan yang dia temukan sebagai buktinya..

Dokter Go kaget.. dia tak menyangka, In-kyu akan mengambil jalan nekat seperti itu. Namun, In-kyu menegaskan bahwa dirinya tak peduli akan bahaya apa pun, yang penting dirinya berhasil mengungkap kasus penjualan organ yang dia ketahui berada dalam RS ini, “Anda tak bisa menyangkal, bahwa ada orang dalam yang telibat dalam kasus ini!”


Dokter Go teringat obrolannya dengan Son sajang, kepada In-kyu dia mengungkapkan bahwa dirinya punya satu orang yang dicurigai, namun tak punya punya bukti kuat..

“Siapa orang itu?” tanya In-kyu

“Kalau kau ingin tahu, bekerj-lah di tempat ini!’ jawab dokter Go yang kemudian memeaparkan bahwa posisinya terancam, akibat pembatan operasi maka dirinya bisa diskors atau mungkin turun jabatan.


“Jadi kumohon.. bekerja-lah di tempat ini..” pinta dokter Go

Sempat diam sejenak, tapi kemudian.. In-kyu tak menjawab permintaan tersebut, dan malah mengatakan bahwa dirinya hanya akan mencari pendonor Choi, “Hanya itu lah, cara supaya aku bisa menangkap Hyung-bum, sekaligus membuatmu tetap dihukum!” tegasnya yang kemudian berjalan pergi
Advertisement


EmoticonEmoticon