2/08/2018

SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 2 PART 3

SINOPSIS Laughter in Waikiki Episode 2 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 2 Part 2

Seo-jin telah tertidur pulas, ketika Tae-hyun sunbae datang.. Mendengar namanya dipanggil, seketika dia pun lansgung terperanjat kaget dan menyapa Tae-hyun sunbae dengan gugup.


Selanjutnya, Seo-jin mengajak Tae-hyun sunbae mendatangi ruangan UKM mereka, yang kini telah direnovasi. Ternyata, Tae-hyun sunbae, menaruh perhatian berlebih terhadap Seo-jin, terbukti dari tingkahnya yang langsung antusias ketika melihat koran yang meuat artikel yang ditulis Seo-jin untuk yang pertama kalinya, dia pun berharap Seo-jin bisa bekerja sekantor dengannya. Namun sayangnya, Seo-jin tak diterima bekerja disana.


“Tenanglah.. kamu bisa mencoba di lain waktu. Mungkin ini masih belum saatnya untukmu, jangan patah semangat..” ucap Tae-hyun sunbae sambil mengelus rambut Seo-jin


Dengan alasan lapar, Tae-hyun sunbar mengajak Seo-jin untuk pergi keluar. Tapu naasnya, pintu terkunci dan mereka tak bisa menghubungi siapa pun karena tak ada yang memabwa ponsel~


Dong-gu dan Yoona telah sampai di depan restoran.  Sebelum masuk, mereka berlatih mencocokkan jawaban untuk yang terakhir kalinya, dari mulai pekerjaan hingga momen pertama bertemu..


Sambil bergandengan tangan, mereka pun berjalan masuk dan ketika berhadapan dengan Soo-ah, mereka menunjukkan perhatian berlebih dengan niatan memperlihatkan bahwa mereka adalah pasangan yang sangat mesra.


Ketika ditanya ingin memesan makanan apa, Dong-gu mempersilahkan Yoon-suk untuk memelihkan menu sesuai yang dia inginkan. Tapi ketika mendengar fasihnya Yoon-suk menggunakan bahasa Thailand, seketika membuat mereka terdiam takjub..

“Aha.. nama makanannya mirip dengan nama pemain Muay Thai..” komen Dong-gu

“Kalian mau minum (alkohol) apa?” tanya Yoon-suk


Yoona menolak, dia keceplosan mengatakan kalau dirinya masih menyusui (bahasa koreanya ‘suyu’). Spontan, Dong-gu mencoba meluruskan keadaan, “Bukan menyusui (suyu) tapi dia ada jadwal operasi (susul)..”

“Operasi apa?” tanya Soo-ah

“Hmmm.. usus buntu...” jawab Yoona

“Hah? Katanya, kamu dokter ahli bedah saraf, tapi kenapa menangani operasi usus buntu?” tanya Soo-ah

“Ahahahahah.. dia memang ahli bedah saraf, tapi dia bisa bekerja di berbagai departemen: penyakit dalam, operasi umum, dan obgyn..” jawab Dong-gu dengan kikuk


Selanjutnya, Soo-ah bertanya pada Dong-gu: “Kenapa perempuan seperti dia, bisa jatuh cinta kepadamu”

Dengan tenang, Yoona menjelaskan bahwa Dong-gu mempunyai potensi untuk sukses di masa depan.. meskipun sekarang dia belum memiliki apapun~

Untuk mendramatisir keadaan, Yoona mengungkapkan bahwasanya Dong-gu belum mau terbuka sepenuhnya padanya karena masih teringat pada pacar sebelumnya. Dong-gu memeluknya, “Maaf..” ucapnya 


Terkunci dalam ruangan bersama dengan Seo-jin,... Tae-hyun sunbae mengatakan bahwa itu bukan hal yang buruk untuknya, “Sejujurnya, aku ingin mengatakan sesuatu...”


Belum sempat menyelesaikan kalimatnya,, Tae-hyun sunbae terdistraksi oleh ‘kumis’ tipis di atas bibir Seo-jin...


Sontak, Seo-jin berlari untuk melihat wajahnya di cermin.. dia langsung kaget sekligus pannik. Ketika ditanya kenapa, dia menjawab tak ada apa-apa..


Ketika Tae-hyun sunbae mendekat untuk melanjutkan perkatannya, Seo-jin menolak, “Semuanya akan berakahi jika sunbae tahu kalau aku kumisan...”


Dengan sangat heboh, Seo-jin menggedor pintu, dia berteriak minta tolong.. namun tak ada siapa pun yang bisa mendengarnya~


Dong-gu dan Yoona telah menyelesaikan ‘kencan’-nya.. mereka pun pamit pada Soo-ah lalu berjalan pulang sambil bergandengan erat~


Dirumah, Jun-ki dan Du-shik tengah asyik menonton drama favorit yang ceritanya sangat makjang, mereka heboh sendiri setelah mengetahui bahwa menantu si konglomerat, ternyata anak kandungnya sendiri.. 

Saking sukanya pada drama ini, Jun-ki sampai mengulang kembali setiap dialog yang diucapkan karakter wanita. Sialnya, drama ini bersambung pada momen yang sangat mengangkan, “Aishhh... bagaimana bisa aku harus menunggu hingga besok! Aku sangat penasaran!” keluhnya


Dong-gu pulang, dia menceritakan apa yang telah dia alami barusan dia pun berharap-harap cemas.. apakah rencananya akan berjalan sesuai rencana..


Yoona memangku Sol, dia bermain-main dengannya sambik berkata: “Sol-ahhh.. kangen dengan ibu, sekarang ibu sudah pulang...”

Bersamaan dengan itu, muncullah Soo-ah. Dia kaget mendengar Yoona yang menyebut dirinya sebagai ‘ibu’


Dong-gu benar-benar terkejut, “Soo-ah.. ada apa kesini?” tanyanya

Soo-ah: “Yoona meninggalkan tas-nya..”

Yoona: “Ah, iyakah? Teriamakasih..”

Soo-ah: “Tapi, kenapa Yoona menyebut dirinya ‘ibu’??? Apa yang terjadi sebenarnya? Itu anak kalian berdua? Sejaka kapan? Apa jangan-jangan.. kalian bertemu ketika kau dan aku masih berhubungan?“

Dong-gu: “Tidak! Apa yang kamu bicarakan? Terkutuk aku, kalau melakukannya!”

Soo-ah: “Lalu apa yang sebenarnya terjadi?”

Dong-gu: “Hmm.. Yoona sangat suka anak kecil, amaknya dia membiarkan bayi ini menyebutnya ibu..”

Soo-ah: “Terus itu bayinya siapa?? Bukankah, itu bayi yang katanya ditinggalkan oleh tamu disini?”

Dong-gu: “Oh itu yaa.. kami memutuskan untuk merawatanya..”

Soo-ah: “Kenapa? Kenapa kamu merawat anak orang lain?”


Kebetulan, Jun-ki muncul.. spontan Dong-gu menyebut Dong-gu sebagai ayah dari bayi ini. Dengan sangat terpaksa, Jun-ki mengakui hal tersebut..


Masalah telah selesai, tapi tiba-tiba.. Yoon-suk minta diajak berkeliling tempat ini sekalian minum bareng. Tak ada pilihan lain, mereka pun terpaksa menuruti keinginannya~


Hari semakin larut.. sementara Tae-hyun sunbae telah tertidur, Seo-jin berusaha keras untuk tetap terjaga. Dia ketakutan, wajah berkumisnya ketahuan..


Tapi karena terlalu mengantuk, Seo-jin akhirnya tertidur sementara Tae-hyun malah terbangun. Dia berniat menyelimutinya, namun Seo-jin langsung bangun.. kemudian mendorongnya hingga membuatnya terbentur ujung meja lalu terkapar di lantai.


Seo-jin panik, dia minta maaf dan memintanya bangun. Perlahan Tae-hyun bangun.. dia melihat wajah Seo-jin secara dekat, “Hey.. kamu kumisan?”


Bukannya dijawab, Seo-jin malah memukul kepala Tae-hyun dengan buku yang tebal hingga membuatnya pingsan lagi, “Aku minta maaf..” ucapnya sambil menangis


Dengan penuh percaya diri, Dong-gu lanjut menceritakan ‘kebohongan’ dihadapan Soo-ah dan kekasihnya.


Tapi tiba-tiba, Yoona mendapat sms dari Jun-ki yang memberitahukan kalau Sol menangis dan ingin minum susu. Spontan, Yoona pamit dengan alasan ingin ke toilet..


Tak lama setelahnya, minuman mereka habis.. Dong-gu hendak mengambilkan yang baru, namun Soo-ah menwarkan diir untuk melakukannya, lagipula dia pun ingin ke toilet.


Tak sengaja, Soo-ah medengar suara Yoona dari dalam kamar.. dia pun memergokinya yang tengah memberikan ASI, “Yoona-ssi.. kenapa kamu menyusui anaknya Jun-ki oppa?”


Belum sempat menjawab, datanglah Jun-ki dengan membawa sebungkus popok. Soo-ah pun bertanya padanya, apa yang sebenarnya terjadi?

Dalam kondisinya yang panik, Jun-ki menyebut Yoona tengah mendonorkan ASI-nya. Tetapi pernyataan itu, makin membuat Soo-ah bingung, “Kau minta donor ASI dari pacarnya Dong-gu? Tapi.. mana bisa, perempuan yang belum menikah memberikan ASI ???”


Karena terdesak, akhirnya Yoona mengakui bahwa Sol itu adalah putrinya dan itu membuat Soo-ah makin bingung, “Dia putrimu? Katanya dia anak Jun-ki oppa..”

“Iya, dia putriku..” ucap Jun-ki

“Katanya, mantan pacarmu yang meninggalkan bayi itu disini.. jadi mana mungkin, bayi itu anaknya Yoona? Kalau begitu, Yoona adalah mantan pacarmu? Mana mungkin seperti itu..” tukas Soo-ah


Terinspirasi dari drama favoritnya, Jun-ki mengulang dialog yang diucapkan disana, “Tak ada hal yang tak mungkin...”

Soo-ah: “Oppa.. kau ini bicara apa? Jadi, kau adalah ayahnya dan Yoona adalah ibunya?”

Jun-ki: “Aku ingin menyimpan rahasia ini..”

Soo-ah: “Berarti, Dong-gu belum mengetahui masalah ini?”

Jun-ki: “Awalnya, aku ingin memberitahukan ini padanya.. tapi dia sangat patah hati setelah berpisah denganmu.. aku takk sanggup meberitahunya..”

Soo-ah: “Yoona-ssi.. apakah yang dikatakannya benar?”

Yoona: “Se..se...benarnya..”

Jun-ki: “Diam! Kau tak berhak mengatakan apapun! Soo-ah yaa.. wanita ini akan melakukan segalanya demi mendapatkan apa yang dia inginkan! Hanya kamu lah yang bisa menyelamatkan Dong-gu. Kumohon, kembalilah padanya..”


Soo-ah menghela nafas panjang, dia tak sebodoh yang merka kira dan dia sadar betul kalau ini semua hanyalah kebohongan yang telah direncanakan..


Dong-gu masih membual, kali ini bercerita tentang liburannya di Malibu. Tiba-tiba, Soo-ah datang lalu menghatam kepalanya dengan sangat keras..


Beberapa saat kemudian, kita melihat Dong-gu yang berlari mengejar Soo-ah, dia meminta maaf atas segalanya dan mengatakan bahwa dirinya masih sangat mencintai Soo-ah.


Namun dengan ketus, Soo-ah menegaskan kalau dirinya tak lagi mencintai Dong-gu dan berhadap mereka tak akan bertemu lagi di kemudian hari~


Frustasi.. Dong-gu melampiaskannya dengan menenggak beberapa botol alkohol. Dia pun menangis, meratapi nasibnya sambil meneriak-kan nama Soo-ah..


Bersamaan dengan itu, Seo-jin yang duduk di lantai atas pun ikutan menangis, sambil berteriak menyebut nama Tae-hyun sunbae..


“Hftt.. enggak adiknya, enggak kakaknya... sama-sama menyedihkan..” ucap Jun-ki

2 komentar

  1. Udah nggak sabar pengin tau yang episode 3

    BalasHapus
  2. Judul drama yang lagi di tonton sama jun-ki dan dushik, apa si kak judulnya. Penasaran banget...

    BalasHapus


EmoticonEmoticon