2/06/2018

SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 11 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 11 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 10 Part 4
Seon Mi mencium Oh Gong untuk mengaktifkan Geumganggo, Oh Gong menciumnya lagi karena menurutnya ciuman Seon Mi belum cukup untuk mengaktifkan Geumganggo. Setelah itu mereka berjalan keluar dari toko buku dengan bergandeng tanganan. Seon Mi bertanya apakah tidak apa-apa kalau mereka berjalan bergandengan tangan seperti itu. Oh Gong bilang tidak apa-apa, karena Seon Mi sudah mencium Oh Gong jadi hubungan mereka bukan sekedar teman apalagi keluarga.


Seon Mi melepaskan tangan Oh Gong karena tidak mau pergi dengannya, dan mau pulang saja. Dia pikir Oh Gong akan mengajaknya ke tempat yang tidak diabayangkan oleh Seon Mi. Seon Mi juga melarang Oh Gong datang kecuali Seon Mi yang memanggilnya.


Seon Mi pergi dengan perasaan kesal. Oh Gong berteriak padanya, agar Seon Mi memastikan untuk memanggil Oh Gong.
“Aku tidak bisa memahaminya.” Gerutu Oh Gong.


Sesampainya di rumah, Seon Mi merasa cemas. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya setelah ini.

Oh Gong pun merasakan hal yang sama “Dia tidak memanggilku. Apa yang dia harapkan dariku setelah mengaktifkan Geumganggo?”


Stasiun tv sedang meliput Ma Wang yang berada di acara penerimaan obor di Universitas Korea, obor itu telah dibawa oleh Prof. Kang yang sedang berlari maraton menuju tempat itu.


Saat Ma Wang sedang menunggu kedatang obor yang dibawa Prof Kang, tiba-tiba seorang pria menusuk perut Ma Wang.


Berita Ma Wang yang terluka parah karena ditusuk pun sudah menyebar.


Han Joo menunjukkan berita itu kepada  Seon Mi. Seon Mi bergumam kalau Ma Wang tidak bisa mati. Han Joo tidak mendengarnya karena terlalu heboh menanggapi berita itu, dia merasa sedih dengan keadaan Ma Wang yang sedang kritis.


Sekertaris Ma memberikan pernyataan kepada media. Dia memohon doa karena keadaan Ma Wang yang sangat buruk. Dia tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena menangis.


Ma Wang tidak sadrkan diri di dalam kamar rumah sakit yang penuh dengan alat-alat medis.


Seon Mi datang dan berbicara dengan Sekertaris Ma, dia mengatakan kalau Ma Wang yang ada di dalam kamar perawatan hanyalah ilusi saja.
“Ma Wang memutuskan menggunakan kesempatan ini untuk mati.”


Ma Wang sedang berada di rumahnya, dia bersama semua siluman, zombie, dan juga Sam Jang.  Dia memberikan pernyataan resmi kepada mereka semua, bahwa setelah berpikir panjang, dia memutuskan untuk meninggal. Semuanya lalu bertepuk tangan menyambut keputusan Ma Wang.


Seon Mi kebingungan dengan situasi seperti itu. Lalu Pal Gye menjelaskan kalau mereka merubah hidup mereka pada saat yang masuk akal, seperti Ma Wang kali ini karena dia ditusuk maka dia meninggal.


Ma Wang menunjukkan ekspresi tersinggung daat Oh Gong meremehkannya, bagaimana mungkin dia bisa tertusuk begitu saja.
“Ma Wang, karena efek samping obat yang waktu itu, kau jadi sepenuhnya kehilangan energy?”


Ma Wang lalu menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Saat sedang menunggu datangnya Prof Kang, Ma Wang melihat seorang pria yang dirasuki roh jahat.


Saat prof Kang sudah semakin dekat, pria itu berlari ke tengah jalan untuk menusuk Prof Kang. Ma Wang tidak punya pilihan, akhirnya dia mengorbankan dirinya sendiri.


Sebelum Ma Wang dan pria itu tergeletak di jalan, Ma Wang lebih dulu mengusir roh jahat yang masuk ke tubuh pria itu.


Dia juga mengatakan tidak mudah mudah hidup sebagai Woo Hwi, dan dia sudah merasa bosan dengan program yang dijalankannya di tv. Oh Gong lalu bertanya apa yang akan dilakukannya setelah meninggal, dia berencana melakukan perjalanan dan membuka hotel.
Oh Gong antusia mendengar itu, dia mengajak Ma Wang membuka hotel di negara yang hangat. Tapi Ma Wang tidak mau diikuti oleh Oh Gong, dia bilang akan membuka hotel di negara yang sangat dingin.


Bu Ja bertanya pada Sekertaris Ma, apa yang akan dilakukannya setelah Ma Wang meninggal. Dia mengatakan akan meninggal juga secepatnya. Oh Jeong merencanakan akan pensiun setelah itu dia meinggal. Pal Gye juga berencana pensiun lalu meninggal juga. 


Naga Giok (Alice) senang mendengar hal itu, dia akan mengajak Pal Gye ke istana naga setelah dia meninggal. Tapi dia tidak mau, dia menyingkirkan tangan alice dari bahunya dengan kasar.


Seon Mi bertanya apakah manusia kan menjadi bingung jika mereka hidup dengan cara yang sudah diatur seperti itu. Ma Wang mengatakan dulu dia bisa melakukannya dengan mudah, tapi sekarang karena banyaknya dokumentasi dan  foto, maka hal itu menjadi memusingkan.
“Jadi kenapa kau menjadi terkenal tanpa rencana dan membuat dilema yang tidak penting? Kau tidak hidup sepertiku saja?” Oh Gong bertanya pada Ma Wang.
“Kau benar. Hanya kau satu-satunya orang yang hidup sebagai pengangguran.”
Oh Gong membalas ejekan Ma Wang, dia mengatakan menikmati hidup sebagai pengangguran, dia tidak membutuhkan hal lain. Dia mendapatkan cinta dari Sam Jang.


Seon Mi menjadi tersedak karena ucapan Oh Gong, dan berusaha menyangkal hal itu.
“Apa maksudmu dengan tidak mencintaiku? Kalau kau bersikap seperti itu, aku tidak akan mengaktifkan ini.” Oh Gong tidak terima dengan penyangkalan Seon Mi.
“Apa??”
“Apa? Aku bicara tentang aktivasi. Aktivasi.” Dia lalu mengecup dua jarinya dan menempelkannya di bibir Seon Mi.
Seon Mi menjadi kesal karena malu dengan semua orang yang ada di sana, dia mendorong Oh Gong dan meyuruhnya mati saja bersama Ma Wang. Dia lalu mengajak Oh Gong pergi untuk menghindarai pertanyaan dari yang lain.


Ma Wang menjadi heran dengan sikap Seon Mi “Ada apa ini? Pada akhirnya Sam Jang berakhir seperti itu?”


Seon Mi berada di kamar Oh Gong, Oh Gong bingung kenapa Seon Mi mengajaknya ke sana. Seon Mi memintanya untuk tidak memainkan trik di depan semua siluman itu, karena hal itu memalukan.


Oh Gong lalu mengatakan kalau dia akan bermain trik saat mereka sedang berdua saja.
“Jangan lalukan meskipun kita hanya berdua saja.”
“Kenapa? Kau tidak percaya diri?”


Lalu dengan mata berkaca-kaca, Seon Mi mengatakan dia tidak percaya diri.
“Kalau kau terus menggodaku, aku akan jatuh padamu.”
“Kenapa tiba-tiba kau begitu? Kau sangat manis...”
“Aku malu. Son Oh Gong, sepenuhnya aku diperdaya olehmu. Nantinya kalau ini berakhir, aku akan sendirian dan merana. Walaupun aku tahu, tapi aku lebih menyukaimu lagi. Aku pasti sudah gila.”
“Mulai sekarang juga, saat kita berdua saja akan berbahaya untukmu?”
“Iya. Berbahaya. Jangan lakukan.”
“Baiklah. Karena aku setuju untuk tidak melakukan apapun yang kau katakan. Jadi dari pada bermain trik, bolehkah aku pamer?”


Seon Mi sangat senang melihat bintang yang dimunculkan oleh Oh Gong.


Oh Gong lalu duduk dan mengamati Seon Mi, dia juga melihat Geumganggo di tangannya lalu berbica dengan pelan.
“Jin Seon Mi, kupikir aku juga diperdaya. Jika ini menghilang, aku juga merasakan hal yang sama. Aku sudah gila.”
“Apa?”
“Lihat bintang sajalah.”
“Oke.”


Prof Kang memegang sarung tangan milik Bu Ja yang tertinggal saat dia melarikan diri setelah tidak sadar.


Prof Kang lalu mengingat lagi saat dia benabrak Jung Se Ra, saat itu tubuhnya benar-benar terluka parah. Dan juga saat Bu Ja mendadak meninggal kemudian tubuhnya menghilang.


“Dia benar-benar. Jasadnya tiba-tiba menghilang. Dan dia hidup kembali? Apa aku sudah gila?”


Bu Ja berbicara pada Seon Mi saat dia akan pulang. Dia meminta maaf karena waktu itu sudah menggigit Seon Mi, dan dia sangat menyesal.
“Aku tidak apa-apa. Kau tidak membusuk lagi kan?”
“Jeo Pal Gye memberiku bola energi dan dia juga memberiku pencegahan.”
“Kau akan bisa mengetahui siapa dirimu. Ayo jangan menyerah.”


Setelah Seon Mi pulang, Oh Gong menghadang Bu Ja dan berbicara dengan tatapan dingin.
“Apa yang dilakukan Pal Gye pada Sam Jang, kalau aku yang menagkapnya, dia pasti sudah mati.”
“Itu semua karena aku.”
“Benar. Ini semua karenamu. Zombi kau terus membusuk kan? Bola energi dan obat pencegah pembusukan mempunyai batas. Pada saatnya, kau akan kehilangan kesadaran dan Pal Gye akan menangkap manusia lagi untuk kau makan.”
“Itu tidak akan terjadi.” Bu Ja mulai menangis saat mengatakannya.
“Lalu kau akan menjadi monster. Sam Jang akan sedih kalau kau menghilang tanpa tahu siapa kau sebenarnya. Tapi dia juga harus menyingkirkan mu setelah kau menjadi monster. Dia akan menjadi lebih sedih lagi.”
“Aku paham. Aku akan memutuskan waktun yang tepat untuk menghilang.”
Advertisement


EmoticonEmoticon