2/19/2018

SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 15 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 15 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 14 Part 4

Ah Sa Nyeo yang asli menutup peti batu itu. Seon Mi memilih masuk ke dalamnya karena dia tidak mau memanggil Oh Gong lalu melukainya.
“Kau akan tidur selamanya. Kau tidur di sini, aku akan bangun dalam tubuhmu sekarang.”


Ah Sa Nyeo pun sudah sepenuhnya menguasai tubuh Seon Mi. Dia bangun dan mengagumi keberhasilannya berpindah jiwa.


Saat keluar dari kamar, Ah Sa Nyeo terkejut melihat Oh Gong ada di rumah Seon Mi. Dia bertanya kenapa Oh Gong di sana, dengan yakin Oh Gong mengatakan tentu saja karena dia merindukan Seon Mi.


Sambi memeluk Oh Gong, Ah Sa Nyeo mengatakan dia bermimpi indah. Memimpikan hal yang sangat diinginkannya. Oh Gong membelai rambut Ah Sa Nyeo, dia mencurigai sesuatu sedang terjadi pada Seon Mi.

Para siluman sudah diberi tahu oleh Oh Gong kalau Ah Sa Nyeo berada di dalam tubuh Seon Mi. Ma Wang mengatakan kalau saat ini Seon Mi belum mati, karena dia masih bisa merasakan darah Sam Jang dalam dirinya. Mereka berspekulasi kenapa Seon Mi yang asli tidak memanggil Oh Gong kalau dia sedang berada dalam bahaya. Oh Gong memutuskan untuk mengikuti permainan Ah Sa Nyeo sampai dia mengetahui di mana Seon Mi berada. Menurut Ma Wang, malam ini adalah saat yang paling penting untuk meyakinkan Ah Sa Nyeo dan membuktikan kalau Oh Gong bisa menipunya. Dia yakin malam ini Ah Sa Nyeo pasti sedang berusaha merayu Oh Gong untuk mendapatkannya. Yang terpenting adalah Oh Gong tidak boleh goyah.


Benar dugaan Ma Wang, Ah Sa Nyeo sedang merayu Oh Gong. Dia menarik Oh Gong untuk merebahkan dirinya di tempat tidur. Saat Ah Sa Nyeo berusaha menciumnya, dengan sangat cekatan Oh Gong menarik Ah Sa Nyeo. Oh Gong berada di atas Ah Sa Nyeo yang berbaring di tempat tidur, dia masih terus berusaha merayu. Oh Gong memegang tangan Ah Sa Nyeo yang berusaha membuka kancing bajunya. Satu tangan dipegang oleh Oh Gong tapi tangan yang satu lagi membelai pipi Oh Gong, Oh Gong pun memegang kedua tangan Ah Sa Nyeo dan menahannya tetap berada tempat tidur. Oh Gong seperti akan mencium Ah Sa Nyeo untuk meyakinkannya, tapi dia tidak bisa melakukannya.


Oh Gong pun duduk membelakangi Ah SA Nyeo yang bertanya apa yang terjadi. Oh Gong beralasan kalau Seon Mi (Ah Sa Nyeo) selalu khawatir tidak akan dianggap cantik jika Geumgganggo dilepas. Ah Sa Nyeo menyangkalnya, tapi Oh Gong mengatakan Ah Sa Nyeo hanya berpura-pura baik saja.
“Akulah orang yang sangat jahat meski pun sudah tahu semua itu. Jadi mari hentikan. Karena aku mencintaimu.”
Saat ini dia setuju dengan Oh Gong karena dia masih punya banyak waktu. Sambil memeluk Oh Gong dia memastikan kalau mereka akan benar-benar menikah.
“ Ya. Aku akan menikahi satu-satunya pengantin wanitaku di dunia ini. Ayo keluar.”
Dengan kasar dia melepaskan pelukan Ah Sa Nyeo dan keluar dari kamar.


Sambil berjalan seluar kamar, Oh Gong terinagt ucapan Seon Mi yang berjanji akan datang saat Oh Gong sedang takut, kesulitan, atau bahaya saat Oh Gong memanggil namanya.
“Aku sangat takut, kesulitan, dan dalam bahaya sekarang. Jin Seon Mi, kau di mana?”


Di dalam peti batu, cincin yang diberikan oleh Oh Gong menyala di jari Seon Mi.


Oh Gong dan Ah Sa Nyeo sudah berada di rumah Ma Wang. Semua berpura-pura memberi selamat untuk pernikahan mereka, dan menceritakan ide mereka masing-masing unntuk pernikahan itu. Sekertaris Ma lalu mengajak Ah Sa Nyeo ke kamar Ma Wang untuk melihat gaun pengantin yang sidah disiapkannya.


Saat Ah Sa Nyeo sudah pergi, Ma Wang mengatakan kalau Oh Gong ketara sekali sedang berpura-pura mencintai Ah Sa Nyeo. Oh Gong pun sudah sangat berusaha menahan diri mengikuti permainan Ah Sa Nyeo yang senarnya sama sekali tidak menyukai Sam Jang, tapi terus berpura-pira menjasi Sam Jang. Pal Gye mengatakan kalau dia sangat mirip dengan Sam Jang bahkan baunya sama.


Sekertaris Ma menunjukkan gaun pengantin itu, Ah Sa Nyeo mengatakan kalau dia menyukainya dan akan mencobanya.


Saat Sekertaris Ma keluar, dia membuka kotak yang berisi tempat dupa palsu yang masih ada di dalam kotak.


Sekertaris Ma berpapasan dengan Pal Gye, dan memberitahunya kalau Ah Sa Nyeo sedang memeriksa dupa palsu itu dan merasa lega Pal Gye membuat tiruannya. Pal Gye tidak menyangka Jenderal Es akan berkhiana seperti ini.


Jenderal Es sedang menjada tempat dupa, dia teringat ucapan Ah Sa Nyeo yang mengatakan kalau tempat dupa sudah mengeluarkan asap berwarna biru itu berarti dia sudah berada di tubuh Sam Jang dan Jenderal Es harus menghancurkan tempat dupa itu agar Sam Jang tidak bisa kembali. Tapi Jenderal Es tidak menghancurkannya, dia hanya membekukan tempat dupa yang sudah mengeluarkan asap berwarna biru.


Oh Gong meminta Pal Gye dan Sekertaris Ma menemukan Jenderal Es dengan segala cara. Sekertaris Ma pikir Jenderal Es mungkin sembunyi di suatu tempat di Dunia Tengah.
Pal Gye: “Apa yang akan kita lakukan jika dia sudah menyingkirkan dupanya?”
Oh Gong: “Jika Sam Jang akhirnya tidak bisa kembali, Ma Wang akan merasakannya. Dia masih hidup.”


Prof Kang sedang berdiri memandang peti batu dengan sarung tangan dan foto Jung Se Ra di atasnya. Dia teringat bagaimana dia menabrak Jung Se Ra hingga tewas, tapi dia bertemu lagi dengannya (Bu Ja) yang tiba-tiba meninggal, dan ternyata dia hidup lagi (Ah Sa Nyeo) mendatanginya di kelas saat sedang mengajar di kelas.
“Siapa yang datang ke ruang kuliahku? Apa itu Jung Se Ra yang kubunuh? Aku di beri tahu, sesuatu yang kuat, menakutkan, dan bahaya terkurung di sana. Terdengar omong kosong, bukan? Dia menyuruhku menunggu karena dia akan menemukanku. Dia mencoba menakutiku. Tapi aku sangat senang dan menantikannya. Aku merasa sesuatu yang sangat hebat akan menunjukkan diri di depan Kang Dae Sung.”
Ucap Prof Kang sambil tersenyum dengan misterius pada pria yang berdiri di sampingnya.


Oh Gong berbicara pada Ma Wang dan Pal Gye, dia mnegatakan kalau Sam Jang kembali, dia akan mencabik-cabik Ah Sa Nyeo. Ma Wang tertawa terbahak-bahak mendengarnya, dia bisa merasakan niat Oh Gong untuk membunuh, tapi harus menahannya sampai Sam Jang kembali dengan selamat.


Lalu Ah Sa Nyeo muncul mengatakan sangat suka gaunnya. Oh Gong memberi kode pada Oh Jeong dengan gerakan kepala. Lalu Oh Jeong mengatakan dia akan mengantarkan pulang Ah Sa Nyeo.


Tapi Ah Sa Nyeo malah merangkul Oh Gong dan mengatakan akan menginap di sini, dengan alasan Sekretaris Ma sedang pergi karena jadwal Jeo Pal Gye, dan dia kan membantu Ma Wang yang kesulitan melihat.
“Itu lebih baik. Lalu, ayo bahas persiapan pernikahan bersamaku.”
Ah Sa Nyeo pun dengan berah tai mengikuti Oh Jeong.


Ma Wmengejek Oh Gong.
“Hei, hei. Tidak pernah terpikir dia akan bermalam di sini. Apa yang akan kau lakukan?”
“Tidak ada pilihan lain. Ma Wang, tidurlah denganku. Katakan padanya kau harus tidur dengan memegangku karena dingin.”
Ma Wang menolaknya, tapi Oh Gong terus memaksanya bahkan sampai duduk di pangkuan Ma Wang dan terus memaksanya.
“Lagi pula kau tidak bisa melihat! Anggap aku Putri Kipas Besi! Kau gila? Tidak! Aku bahkan menerima sepuluh tembakan untukmu!”


Sa Oh Jeong menjelaskan tentang rencananya untuk pernikahan Oh Gong yang akan diadakan di kebun Sureumdong. 
“Jika ada makanan yang kau inginkan, beritahu aku.”
Dengan ketus Ah Sa Nyeo mengatakan dia sudah memberitahu Oh Jeong semuanya barusan dan telah mengulanginya sebanyak 5 kali. Dan tidak mau menjawab lagi saat Oh Jeong menanyakan minuman yang diindinkannya, dia bilan Oh Jeong saja yang memilih. Lalu dia pergi dengan wajah cemberut.

INSTAGRAM TABLOID SINOPSIS


Oh Jeong memandang Ah Sa Nyeo yang pergi karena tidak mau lagi berbicara dengannya.
“Hyungnim, maafkan aku. Sejauh ini yang aku bisa.”
Advertisement


EmoticonEmoticon