2/26/2018

SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 Part 1

Soo Bo Ri bertanya pada Oh Gong apa yang dilakukannya dengan pedang itu, karena Oh Gong tidak bisa memenuhi misinya tanpa pedang itu. Oh Gong memintanya melupakan hal itu, sebagai gantinya beritahu Ma Wang tentang anaknya dan katakan padanya kalau Soo Bo Ri menyembunyikan sesuatu. Menurut Oh Gong, setelah hukuman Putri Kipas Besi selesai, maka Ma Wang bisa melakukan apapun. Soo Bo Ri tetap tidak mau mengatakan yang sebenarnya, Oh Gong terus mendesaknya dengan mengatakan Ma Wang tidak akan bersikap lembut seperti dirinya. Soo Bo Ri tidak setuju kalau Oh Gong bisa disebut bersikat lembut.

“Kudengar dia menjadi Sam Jang bukan karena hukuman membebaskanku? Kenapa kau menipuku?”

“Itu karena kau kabur saat kalian bertemu. Dan saat kami membuat kalian bertemu lagi, kau mencoba memakan Sam Jang. Jadi, kami mencoba menumbuhkan rasa tanggung jawab padamu.”

“Ah, begitu. Jadi, ini semua karena aku orang yang jahat. Lihat? Aku dengan tenang berusaha memahamimu. Tapi, Ma Wang tidak akan seperti aku. Dia mungkin makin menggila. Jadi, beritahu dia dengan jujur.”


Soo Bo Ri mencari pemilik toko umum, tapi hanya ada cuucnya di sana.

“Dia selalu sibuk. Ahjussi, katakan sejujurnya. Kau pesuruh nenekku, bukan? Masalahnya, nenekku selalu mengabaikanmu... dan kau selalu menahannya. Nenekku lebih tinggi darimu, bukan?”

Soo Bo Ri tidak terima dengan ucapan anak itu, dia lalu mengatakan kalau dia juga akan segera dipromosikan. Demi promosinya, dia harus menyembunyikan ini sampai akhir. Anak itu lalu meminta Soo Bo Ri menjaga tokonya karena dia akan ke toko game, dan akan merubah toko itu menjadi toko game saat dia mengambil alihnya suatu hari. Soo Bo Ri hanya bisa menggerutu karena kesal dengan bocah itu.


Anak buah Kang Dae Sung membawakan darah hewan seperti yang diminta Ah Sa Nyeo, lalu menuangkannya ke peti batu yang sekarang berisi tanah untuk mengubur mayat pria tak dikenal. Prof Kang pikir Ah Sa Nyeo akan menumbuhkan sesuatu di sana, Ah Sa Nyeo membenarkan ucapan Prof Kang. Akan ada yang tumbuh di sana, kata Ah Sa Nyeo sambil menyentuh jari yang muncul dari tanah, dan jari itu bergerak. Sekarang Ah Sa Nyeo perlu menemukan sesuatu yang sangat penting, yaitu energi dari orang yang akan menjadi ayahnya. Sepertinya Ah Sa Nyeo akan “menumbuhkan” anak untuk Ma Wang.


Ma Wang merenung di depan lukisan Putri Kipas, jika anaknya masih hidup apakah mirim dengan ibunya. Lalu Sekertaris Ma datang membawa bola-bola energi dan meminta Ma Wang untuk segera memakannya, tapi Ma Wang memintanya meletakkan bola itu lalu pergi. Sekertaris Ma memintanya tidak menunggu Ah Sa Nyeo, Ma Wang bersikeras Ah Sa Nyeo akan kembali dengan membawa bukti, dan jika Ah Sa Nyeo kembali tanpa apa pun, Ma Wang akan mengurusnya.


Oh Jeong menawarkan makanan untuk Oh Gong, tapi dia menolaknya dan mengatakan ada yang harus mereka lakukan.

“Kau mungkin pernah mendengarnya, tapi aku perlu menangkap roh jahat yang hebat. Pertama, aku harus menemukan manusia yang akan dirasuki roh jahat itu. Jika iblis hebat berencana merasuki manusia untuk melakukan hal luar biasa, lalu ia pasti memilih manusia yang memiliki pengaruh. Kali ini, kita akan melawan manusia.”

“Ini akan berat. Anda tidak pernah berurusan dengan manusia lain kecuali Sam Jang.”
“Aku tak punya pilihan lain. Oh Jeong, aku akan ikut campur dunia manusia.”
“Aku mengerti maksud Anda dan akan mempersiapkannya dengan baik.”


Sa Oh Jeong memperkenalkan Oh Gong sebagai pemilik asli perusahaan M Grup yang dijalankannya atas nama Yoon Dae Sik. Hal itu menyebabkan kegaduhan di dunia perekonomian. Di tambah lagi Oh Gong menhabiskan 35 milyar won untuk membeli mobil mewah. Dia juga membeli gedung termahal dan klub sepak bola walaupun dia tidak menyukai sepak bola.


Sa Oh Jeong bertanya untuk apa Oh Gong membeli gedung itu, dia sendiri tidak tahu mau digunakan untuk apa. Mungkin akan dibuat gudang penyimpanan anggur, versi besar dari Sureumdong. Oh Gong juga meminta Oh Jeong membuka klub sosial untuk dirinya.


Di klub itu orang-orang sangat ingin kenal lebih dekat dengan Oh Gong. Mereka mendekati Oh Jeong agar bisa mendekati Oh Gong.


Kegaduhan yang dibuat Oh Gong sampai ke telinga Prof Kang karenaya dunia politik juga menjadi gaduh. Prof kang ingin menemuinya tapi Oh Gong terkesan sangat misterius sehingga tidak mudah menemukan koneksi untuk menemuinya, walaupun anggita klubnya sendiri.

“Aku harus menunggu giliran? Aku tidak suka menunggu.”
“Aku akan mengurus pertemuannya secepat mungkin.”
“Jika dia membuat kegaduhan seperti menarik perhatian dengan kemunculannya, pasti ada sesuatu yang ingin dia lakukan.”


Seorang wartawan datang untuk bertanya tentang hilangnya Direktur Museum Kim Jong Do yang menjadi sponsor Yayasan Korea milik Kang Dae Sung. Dia mengatakan sudah mendengar berita itu.

“Menurutku dia pasti menderita atas tuduhan penggelapan uang publik sebelum diselidiki jaksa penuntut.”

“Anda sadar, kecurigaan terhadap Yayasan Korea yang pro-Jepang selama perang telah meningkat dari artefak yang disumbangkan keluarga anda ke museum itu?”

“Aku tahu ada tuduhan yang tidak masuk akal melalui internet.”

“Anda sedang mempersiapkan upacara perayaan ke-100 untuk Yayasan Korea. Pada saat seperti ini, anda harus menghilangkan kecurigaan tentang Yayasan Korea.”

“Haruskah kita membahas ini sembari minum teh? Bisa kau beri kartu bisnismu?”

Prof Kang memberikan senyum misteriusnya pada wartawan itu.


Pal Gye datang ke rumah sakit tempat ibu Bu Ja dirawat, dan melihat Ah Sa Nyeo tertidur di sana.


Ah Sa Nyeo lalu terbangun dan Pal Gye duduk di sampingnya. Dia berterima kasih karena Ah Sa Nyeo sudah mau datang. Saat Pal Gye akan pergi, Ah Sa Nyeo memegang tangannya dan bertanya apakah benar dia ingin Bu Ja kembali. Kalau begitu Pal Gye harus melakukan sesuatu untuknya.


Han Joo menunjukkan berita tentang Son Oh Gong sebagai pemilik asli M Grup, dia tidak menyangka Oh Gong setinggi itu. Dia kira Oh Gong hanya sebagai Direktur, Dirut, atau Wakil Presiden.

“Tapi dia berada di luar imajinasiku.”

“Lee Han Joo, sejujurnya butuh imajinasi yang lebih besar untuk mengenalnya.” Ucap Seon Mi sambil tersenyum lalu masuk ke ruangannya.

“Seharusnya aku tidak menilai seseorang dari luar saja.” gumam Han Joo.


Oh Gong mengejutkan Seon Mi dengan muncul dan membawakan gula kapas. Seon Mi menggerutu, Oh Gong menghabiskan uang 35 miliar won untuk mobil, tapi hanya membawakan gula kapas.
“Kau mau mobil itu? Ambil semuanya.”


Oh Gong menjelaskan kalau dia melakukan itu untuk menarik perhatian orang jahat. Dia akan menemukan orang yang dirasuki roh jahat yang harus dilawan oleh Sam Jang. Seon Mi lalu mengatakan dia bertemu dengan seseorang di stasiun tv, dia merasa aneh saat bertemu dengannya. Dia adalah  Kang Dae Sung.

“Ketika kuingat, pertanda buruk selalu muncul saat dia berada di sampingku.”
“Kenapa kau di stasiun penyiaran?”
“Karena Jeo Pal Gye menyuruhku datang.”
Raut wajah Oh Gong berubah, hal itu membuatnya marah.


Oh Gong akan melakukan sesuatu pada Pal Gye yang dianggapnya membahayakan Sam Jang. Pal Gye mengatakan dia memanggil Sam Jang karena Ah Sa Nyeo bilang ada yang perlu dibicarakan dengan Sam Jang. Oh Gong bertanya kenapa Ah Sa Nyeo melakukan itu. Lalu Naga Giok yang menjawab karena Pal Gye terlalu ketakutan.

“Tidak ada yang terjadi. Aku juga di sana. Aku tidak tahu kenapa tapi setelah Sam Jang datang, Ah Sa Nyeo pergi begitu saja.”


Oh Gong berkonsultasi dengan Oh Jeong. Apakah Ah Sa Nyeo memanggil Sam Jang untuk bertemu Kang Dae Sung. Menurut Oh Jeong, dengan jumlah kekuatan jahat yang di miliki Ah Sa Nyeo, dia tak akan bisa menghancurkan dunia.

“Benar. Ini tidak mungkin Ah Sa Nyeo. Ah Sa Nyeo bilang dia akan memanggil naga untuk Kang Dae Sung.”
“Naga adalah simbol yang menguntungkan. Tapi naga bukan roh jahat.”
Advertisement


EmoticonEmoticon