2/26/2018

SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 PART 3

Advertisement
SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 Part 2

Ah Sa Nyeo memberi tahu Kang Dae Sung tempat yang akan dipakainya untuk menyelesaikan ritual memanggil naga. Dia ingin melakukannya di sebuah lembah dan sungai di sebelah pohon keramat. Kang Dae Sung tidak asing dengan daerah itu karena itu daerah milik keluarganya.
“Dan dengan itu, aku akan menjadi raja dunia ini?”
“Begitulah caraku mewujudkannya di masa lalu. Pergilah bersamaku.”


Pal Gye menukar sebuah bola energi milik Ma Wang dengan bola yang dibawanya atas perintah Ah Sa Nyeo. Dia memerlukan sedikit energi Ma Wang, dan tidak akan membuatnya menyadarinya. Pal Gye memintanya jangan bicara omong kosong, Ah Sa Nyeo berdalih dia bisa mengembalikan tubuh Bu Ja. Dengan menggunakan kekuatan Ma Wang, dia akan pindah ke tubuh yang berbeda.


Naga Giok memergokinya saat keluar dari ruangan Ma Wang. Pal Gye berjanji ini adalah hal berbaya terakhir yang dia lakukan.
“Kau akan terbunuh jika tertangkap melakukan sesuatu pada Ma Wang.”
“Aku tidak akan ketahuan. Ini hanya sebentar. Hanya butuh sedikit waktu.”

Mobil Seon Mi tertabrak dari belakang oleh Kang Dae Sung. Saat Kang Dae Sung memberikan kartu namanya pada Seon Mi untuk membicarakan masalah mobil itu, Seon Mi melihat dia dan Ah Sa Nyeo berada di sebuah lembah yang misterius. Kang Dae Sung meminta kartu nama Seon Mi, tapi dia malah bertanya kenapa Kang Dae Sung bersama Ah Sa Nyeo.
“Kenapa kau bersama wanita itu? Apa kau... orang baik? Tunggulah. Aku akan menghubungimu nanti. Sampai jumpa.”


Han Joo keheranan kenapa Soen Mi membenci Kang Dae Sung. Jawaban Seon Mi membuat Han Joo makin bingung.
“Jika si jalang menyebut dia orang jahat, maka dia pasti jahat. Lee Han Joo, jika benda dengan jumlah tenaga yang luar biasa ternyata adalah roh jahat... apa yang akan kau lakukan?”
“Aku? Aku hanya seorang pegawai kantor agen perumahan. Menurutmu apa yang akan aku lakukan?”
“Bagaimana jika dunia meledak dan hancur?”
“Mengapa berbicara sesuatu yang menakutkan? Memikirkankan anak-anakku, membuatku semakin takut. Jangan bicara begitu. Aku bahkan tidak ingin membayangkannya.”


Kang Dae Sung mengatakan dia telah bertemu dengan Jin Seon Mi dan tampak tidak senang melihatnya. Ah Sa Nyeo mengatakan  dia pastin sudah melihat apa yang Kang Dae Sung lalukan. Lalu Ah Sa Nyeo berencana menyingkirkan rintangan Kang Dae Sung selanjutnya, yaitu reporter yang mewawancarainya.


Ma Wang tertidur, dan batu energi milik Ah Sa Nyeo menghisap energinya.


Ah Sa Nyeo mengintai reporter itu bersama roh jahat ciptaannya. Kemudia roh jahat itu mengikuti reporter dan mengjisap energinya.


Ma Wang tersentak dalam tidurnya, dia merasakan tangannya mencekik manusia. Sekertaris Ma datang dan bertanya apakah Ma Wang sedang bermimpi, Ma Wang mengatakan itu bukan mimpi. Iti seperti dia pergi ke suatu tempat untuk sementara waktu.


Seon Mi berbicara dengan Jenderal Es tentang Ah Sa Nyeo yang terbangun dari pohon keramat, dan apakah pohon itu berada di sebuah tempat yang ada sungai dan lembah. Karena tempat seperti itulah yang dilihatnya. Tempat itu tampak aneh dan menakutkan, Seon Mi belum pernah merasakan sesuatu yang menakutkan seperti ini.


Jenderal Es memberitahu Oh Gong apa yang dikatakan Seon Mi.
“Sepertinya dia melihat masa depan. Karena itu tempat yang dia lihat, itu pasti bukan tempat biasa. Dia bilang tempat itu sangat menakutkan dan aneh.”
Menurut Oh Gong di tempat itulah Ah Sa Nyeo akan memanggil naga, jadi dia meminta Jenderal Es menemukan tempat itu.


Kang Dae Sung berada di klub sosial yang dibuat Oh Gong. Dia berbicara dengan seorang pria tua yang memberitahunya kalau tokoh masyarakat yang datang pun sulit bertemu dengan Oh Gong kecuali melalui Ketua Yoon Dae Sik (Oh Jeong).
“Yang lebih menarik, dia bahkan tidak minum di saat banyak makanan dan minuman. Dia hanya makan es krim. Dia orang yang unik. Aku juga dengar bahwa dia menghabiskan uang seperti air. Dia menggantungkan karya seni ciptaan Andy Ahall di kamar mandi. Kudengar ada lukisan ciptaan Edward Hopper di kamar mandi wanita.”


Oh Gong pun datang bersama Oh Jeong, Kang Dae Sung sangat berharap Oh Gong menyapanya. Tapi dia hanya melewati Kang Dae Sung begitu saja.


Setelah acara itu selesai, pria itu masih berbicara dengan Kang Dae Sung. Kang Dae Sung ingin mendekati Oh Gong karena dia perlu modal untuk kampanyenya. Tapi pria itu mengatakan sekarang adalah gilirannya dan saatnya Kang Dae Sung untuk membantunya. Kang Dae Sung menolaknya, dia tidak mau menjadi orang yang menunggu antre di belakang orang. Dan menolak ajakan minum pria itu.


Pria tua mengoceh dengan sempoyongan karena mabuk “Aku pasti akan berhasil kali ini”. Ma Wang datang dengan taringnya dan menghisap energi dari pria tua itu.


Lagi-lagi Ma Wang tersentak, dia merasakan tangannya baru saja menyakiti manusia lagi.


Kang Dae Sung meminta pada Ah Sa Nyeo agar roh jahat itu mau mendengarkan perintahnya, tapi Ah Sa Nyeo menolaknya.
“Kita tidak bisa membiarkan dia menangkap kita karena kecerobohanmu.”
“Maksudmu ‘dia’ siapa?”
“Orang yang meminjamkan energi. Semacam... Ayah?”


Soo Bo Ri memberi tahu Ma Wang tentang roh jahat yang berkeliaran untuk memakan jiwa manusia. Dia mengatakan ini seperti yang dilakukan Purti Kipas Besi di masa lalu. Seon Mi menyadari ada sesuatu pada Ma Wang, tapi Ma Wang mengatakan dia baik-baik saja dan meminta Seon Mi untuk pergi.


Saat Soo Bo Ri juga akan pergi, Ma Wang menahan tangannya. Ma Wang bertanya apakah anaknya juga bertahan hidup dengan melakukan itu.
“Aku selalu bilang tidak padamu. Bagaimana mungkin anakmu menjadi roh jahat? Berhenti berpikir aneh seperti itu.”


Setelah Soo Bo Ri pergi, Ma Wang meminta Sekertaris Ma untuk menangkap Sam Jang karena dia harus mengkonfirmasi sesuatu.


Sekertaris Ma meminta maaf sebelum melukai tangan Seon Mi dengan pisau. Setelah darah keluar dari tangannya, aroma Sam Jang pun menyebar.


Ma Wang mencium aroma itu, matanya berubah berwarna merah.


Oh Gong muncul di lembah itu dan mengejutkan Ah Sa Nyeo. Oh Gong tahu dia akan memanggil naga di sana. Ah Sa Nyeo bertanya bagaimana di tahu, tidak sulit bagi Oh Gong menemukannya karena Ah Sa Nyeo terbangun di dekat sini.

Ah Sa Nyeo bertanya apakah Oh Gong datang untuk menyakitinya. Karena pertanyaan itu, Oh Gong jadi tahu kalau Ah Sa Nyeo telah melakukan kesalahan lagi. Ah Sa Nyeo hanya diam saat Oh Gong bertanya apa yang diperbuatnya.

“Tentu saja. Jika kau bilang padaku, kau tidak akan menjadi orang jahat. Kau bilang akan menemukan anak Ma Wang. Jadi, kau sudah membuat tipuan atau semacamnya? Kau sungguh membuat tipuan?”

“Jika begitu, kau akan membunuhku? Kau akan membakarku?”
“Tidak, aku akan melindungimu. Seperti yang kau inginkan, aku akan melindungimu dengan baik. Jadi, lakukan apa maumu untuk Kang Dae Sung di sini.”
“Kau tahu tentang dia?”
“Kau pikir aku membiarkanmu karena tidak tahu kau bersamanya? Apa aku bodoh?”
“Apa yang akan kau lakukan padanya?”
“Tentu saja, aku akan berteman dengannya. Aku akan membungkuk saat kalian bersama dan memanggil naga itu.”
Advertisement


EmoticonEmoticon