2/26/2018

SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 PART 4

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 17 Part 3

Roh jahat buatan Ah Sa Nyeo muncul dan siap memangsa Seon Mi, tapi digagalkan oleh Ma Wang yang sangat marah.
“Jadi, kau rupanya. Kau yang membuatku melihat hal-hal aneh. Enyah!”
Ma Wang berhenti saat akan mengenyahkannya karena dia merasakan energi yang sama dengan dirinya.


Oh Gong muncul begitu saja dan siap melenyapkan roh jahat itu, karena Ma Wang mencegahnya. Oh Gong tidak peduli, dia langsung menghabisi roh jahat itu dan membuat Ma Wang murka.
“Ma Wang, sadarlah!”
“Sudah kubilang berhenti!”
“Kubilang, sadarlah! Tidak mungkin dia anakmu! Ini hanya tipuan yang sedang dimainkan Ah Sa Nyeo. Bagaimana kau bisa membiarkan dirimu tertipu seperti ini!”
“Dia membuatku menjadi bodoh.”


Ma Wang menemui Soo Bo Ri, kali ini dia tidak ingin tertipu lagi dan meminta Soo Bo Ri mengatakan yang sebenarnya terjadi pada anaknya.
“Jika kau tidak bicara, aku akan membunuhmu. Tidak masalah kau dewa atau tidak, aku akan membunuhmu.”
“Kau tidak bisa melakukan ini.”
“Katakan padaku! Baiklah. Kalau begitu, matilah kau.”

Pada saat bersamaan, Sekertaris Ma datang untuk mencegah Ma Wang membunuh Soo Bo Ri. Dia pun tergeletak terkena hantaman tongkat Ma Wang. Ma Wang menangis karena Sekertaris Ma mati di tangannya, dan dia menyalahkan Soo Bo Ri atas apa yang menimpanya.
“Kenapa kau membuatku menyedihkan seperti ini? Aku merasa seperti orang gila.”
“Ma Wang, kau tidak bisa melakukan ini.”
“Kenapa kau menipuku? Maafkan aku! Aku tidak bisa membantumu.”
“Aku akan membunuhmu! Aku tidak hanya membunuhmu. Aku akan memusnahkanmu!”
“Tidak! Dia masih hidup! Anakmu masih hidup.”


Ma Wang pun menghapus air matanya dan meminta Sekertaris Ma bangun. Rupanya mereka hanya bersandiwara.

“Sudah kuduga ini. Sudah kuduga. Sekarang, kau bicara yang sebenarnya. Kau seharusnya jujur dari awal. Jadi, anakku masih hidup? Terima kasih sudah memberi tahuku. Jadi sekarang, katakan padaku di mana dia.”


Seon Mi bercerita tentang penglihatannya yang melihat Ma Wang menangis, dan bersyukur karena itu tidak nyata. Menurut Oh Gong, Ma Wang sudah menahan diri terlalu lama saat berusaha memenuhi tugasnya menjadi dewa, seharusnya dia menjadi dewa lebih cepat. Soen Mi bertanya apakah itu roh jahat yang dikirim Ah Sa Nyeo, dan apakah Ah Sa Nyeo bersengkokol dengan Kang Dae Sung, mengapa Oh Gong tidak memberitahunya.

Oh Gong berbalik bertanya pada Seon Mi kenapa dia selalu saja tidak memanggil Oh Gong saat berada dalam bahaya. Seon Mi berkilah saat itu Ma Wang ada bersamanya. Oh Gong bertanya lagi kenapa Seon Mi tidak memberitahunya tentang Kang Dae Sung malah memberi tahu Jenderal Es. Seon Mi beralasan akhir-akhir ini Oh Gong sibuk. Oh Gong tahu sebenarnya karena Seon Mi khawatir Oh Gong akan terluka karena Seon Mi mencintainya.


“Kenapa kau ikut campur urusan manusia? Kau tidak pernah melakukan ini sebelumnya. Kau mencoba melakukan sesuatu yang seharusnya aku lakukan sendiri? Jika ada sesuatu yang harus kuketahui, tolong katakan.”

“Di hari aku masih bebas, aku menemukan sesuatu. Saat Geumganggo hilang, perasaanku juga akan hilang. Dan tentang lonceng kematian, ini sudah sangat jelas. Kita telah tertipu ketika jatuh cinta selama ini. Sejak awal, kita sudah memiliki takdir yang mematikan. Predator dan mangsa. Aneh rasanya jika ini bukan lonceng kematian. Geumganggo hanya memblokir takdir yang awalnya mematikan. Kau benar. Aku tidak pernah memikirkan itu. Jika kau ingin menghindari takdir di mana salah satu membunuh yang lain... kau hanya perlu menghindariku saat Geumganggo menghilang. Tidak peduli seberapa jahatnya aku, aku tidak bisa memakanmu di saat aku sangat mencintaimu.”

Dengan mata berkaca-kaca, Seon Mi bertanya kemudian apakah mereka tidak akan bisa bertemu lagi, Oh Gong membenarkannya. Oh Gong memintanya agar tidak mengkhawatirnya yang mulai sekarang mungkin sekarat karena Seon Mi. Seon Mi menangis saat Oh Gong pergi.


Dengan penuh keberanian Ah Sa Nyeo muncul di hadapan Ma Wang, dia memuju mental Ah Sa Nyeo karena itu. Tadinya Ma Wang akan menemukan dan untuk menyingkirkannya, tapi tenrnyata dia datang dengan sendirinya.

“Sepertinya kau tidak menyukai roh jahat yang aku buat untukmu?”
“Apa kau sungguh berpikir bisa menipuku dengan sesuatu yang lusuh begitu?”
“Tapi, sepertinya kau menemukan sesuatu melalui itu.”
“Karena kau datang ke sini pasti ada seseorang di belakangmu.”
“Dia Dewa Agung. Dia bilang akan melindungiku mulai sekarang.”
“Sepertinya aku harus bertanya langsung alasannya pada monyet berengsek itu. Tapi, orang yang membantumu tidak pantas untuk hidup, bukan?”


Ah Sa Nyeo  tampak sedih saat melihat Pal Gye datang, dia mengakui telah mempermainkan Ma Wang dengan bola energi. Ma Wang menyebutnya bodoh, dan berapa kali lagi dia akan tertipu.

“Mengapa aku menghitungnya di saat bodoh seperti ini? Kapan pun aku melihat wajah itu, aku sering tertipu. Karena itu adikku.”

Ah Sa Nyeo berusaha menunjukkan sisi kejamnya dengan mengatakan kepada Pal Gye agar dia terus saja tertipu, lalu dia pun pergi.


Pal Gye bertanya apa yang akan dilakukan Ma Wang padanya, memukul atau membunuhnya lakukan saja semau Ma Wang. Ma Wang lalu meminta Pal Gye memberikan tangannya, Ma Wang lalu menggenggam pergelangan tangan Pal Gye hingga sangat kesakitan. Ma Wang mengatakan mulai saat ini Pal Gye tidak akan bisa menggunakan kemampuannya lagi, karena Ma Wang tidak tahu kerusakan apa yang akan dibuat lagi oleh Pal Gye.


Pal Gye berusaha membela diri, dia bilang dengan begitu popularitasnya juga akan turun. Lalu, siapa yang akan mengumpulkan energi untuk Ma Wang. Dengan merentangkan tangannya ke seluruh penjuru ruangan, Ma Wang mengatakan masih banyak artisnya yang bisa melakukan itu. sebelum Pal Gye pergi, dia meminta maaf pada Ma Wang.


Sekertaris Ma bertanya apakah Ma Wang masih akan mencari anaknya. Lalu Ma Wang ingat Soo Bo Ri mengatakan padanya kalau anaknya masih hidup, tapi jangan cari tahu lebih banyak.
“Dia bertahan dengan dosa yang besar. Seharusnya dia tidak hidup. Jika kau menemukannya dan identitasnya diketahui, dia akan menjadi sasaran surga. Mereka akan melakukan apa pun untuk menyingkirkannya. Kau tahu itu dengan baik.”


Kang Dae Sung datang ke klub sosial milik Oh Gong, dia masuk dan orang-orang di sana sangat menghormatinya. Tapi sesampainya di ruangan utama, dia melihat orang-orang yang sduah dibunuh Ah Sa Nyeo ada di sana. Dia pun ketakutan.


Oh Gong melihatnya lalu dengan jarinya dia meminta Kang Dae Sung mendekat.


Kang Dae Sung menghampiri Oh Gong, dan Oh Gong menawarinya es krim tapi Kang Dae Sung menolaknya.


INSTAGRAM TABLOID SINOPSIS

Oh Gong meletakkan es krimya, lalu menawarinya minuman.
“Lalu bagaimana dengan minum? Pasti menyenangkan. Aku tidak bisa minum. Kau tidak mau es krim, dan aku tidak bisa minum. Lalu, apa yang harus kita lakukan bersama? Aku akan memberikan apa yang kumiliki, jadi lakukan apa maumu.”
Kang Dae Sung terkejut dan senang mendengat tawaran Oh Gong, dia bertanya kenapa Oh Gong mau memberi apa yang dimilikinya. Oh Gong mengatakan dia telah memilih Kang Dae Sung.


Kang Dae Sung bingung dengan apa yang dimaksud Oh Gong, atas dasar apa dia memilih Kang Dae Sung.
“Karena di antara semua orang di sini, kau yang paling jahat. Kau yang paling jahat tapi ingin naik ke puncak dunia, bukan? Jadilah raja. Aku akan membantumu mewujudkannya.” Ucap Oh Gong dengan tatapan yang mematikan.
Advertisement

3 comments

Lanjut yaa....semangat...😊!!!

Semangat terus kk ^-^ terimakasih sinopsisnya.

Di tunggu ep 18 seru menanti. .


EmoticonEmoticon