2/07/2018

SINOPSIS Longing Heart Episode 9 PART 1

SINOPSIS Longing Heart Episode 9 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: OCN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Longing Heart Episode 8 Part 3

Setelah mendengar pengakuan Ji-soo, Shin-woo langsung pulang ke rumahnya. Dia mengambil buku bersisi catatan yang ditinggalkan Ji-soo 10 tahun yang lalu..


“.. Segalanya bermula dari catatan ini, dan segalanya berakhir karena catatan ini ...”


Shin-woo tak kuasa menahan tangisnya, dia merasa bersalah.. setelah mengetahui apa yang terjadi, dia pun bertanya-tanya pada dirinya sendiri: “Kenapa.. dari semua orang, harus aku yang bahagia karena dia selamat..”


Beberapa hari berlalu, ketika tengah mengajar dalam kelas, ponsel Shin-woo berdering ada telpon dari Shin-woo remaja yang mengabarkan bahwa diirnya sudah bisa pulang,, Shin-woo tak perlu menjemputnya karena seluruh urusan administrasi telah diselesaikan olehnya dan mereka bisa bertemu di rumah saja.


“Apa.. kamu melihat JI-soo disana?” tanya Shin-woo dewasa


“Iya.. sekarang aku sedang melihatnya.. Dari kemarin, Ji-soo hanya bekerja  di UGD. Dia tak beristirahat, juga tak mau makan..” jawab Shin-woo


Ketika Shin-woo masuk ruang guru, dia kaget karena melihat para sisiwa yang tengah berkerumun di mejanya. Ternyata.. karena ada Geun-dok disana dan mereka tengah minta tanda tangannya~


Shin-woo: “Kau. Kenapa kau ada disini?” 

Geun-dook: “Sudah kubilang.. au ‘kan mau ke sekolah. Pak Mokzart yang menelponku. Aku disuruh mengisi pelajaran ‘dotori’..” 

Shin-woo: “Maksudmu ‘mentoring’..” 

Geun-dook: “Iya itu!”

Shin-woo: “Hah.. apakah para siswa tahu, kalau ternyata kau tak bisa membedakan antara ‘dotori’ dan ‘mentoring’..”

Geun-dook: “Kau tak akan memberitahu mereka ‘kan???”


Mereka berdua, duduk disamping lapangan olahraga.. memerhatikan para siswa, seakan bernostalgia mengenang mas-masa SMA. Geun-dok mengetahui bahwa Shin-woo masih menyimpan perasaan pada Ji-soo, dia pun bertanya mengapa Shin-woo tak berusaha untuk mendekati Ji-soo lagi?


Jawaban Shin-woo sederhana, namun kata-katanya terlalu rumit.. intinya dia mengaku kalau diirnya memang masih sangat menyukai Ji-soo. Namun dirinya, sudah merasa puas dengan kebahagiaan yang mereka kenang semasa SMA~


Ji-soo sendiiri, tengah merapikan barang-barang di mejanya. Dia melihat fotonya semasa SMA, kemudian menyelipkannya lagi kedalam buku yang ingin dia buang.

“Bukankah itu buku favoritmu?” tanya Joo-hwan

“Aku tak akan pernah membacanya lagi, jadi kubuang saja~” jawab Ji-soo


“Sekarang segalanya benar-benar berakhir.. cinta pertamaku yang sangat panjang..” gumam Shin-woo


Geun-dok mengintip Na-hee yang tengah mengajar, tak sengaja dia melihatnya mengenakan jepit rambut itu, “Kali ini siapa lagi? Dia akan kencan dengan pria mana?!” keluhnya


Dengan cara bicaranya yang kekanakan, Geun-dok terus bertanya siapa pria yang akan kencan dengan Na-hee.. dia kesal karena tak diberi jawaban, tapi dia lansgung tersenyum ketika menyadari bahwa pria itu adalah dirinya.


Shin-woo mencari-cari buku berisi soal ujian masuk kuliah, niatnya supaya ketika kembali ke masa lalu dia bisa mengganti pekerjaannya. Namun Shin-woo dewasa sepertinya telah menyembunyikan buku yang dia cari. Sekarang, 


Ketika Shin-woo dewasa mmenemuinya, Shin-woo remaja menuturkan keinginannya untuk kembali ke masa lalu, tepatnya  ke tahun 2007.


Mereka duduk berdua, ditemani sekaleng bir. Shin-woo dewasa mengatakan bahwa dirinya selalu merasa iri pada teman-temannya yang bisa minum bersama dengan orang tua mereka.

Lantas, Shin-woo remaja bertanya: “Darimana kau belajar minum?”


Bersamaan dengan itu, Shin-hee pulang dalam kondisi mabuk berat. Dia bertanya, apa yang sedang mereka lakukan?

“Hmm.. pak guru sedang mengajariku caranya minum..” jawab Shin-woo remaja

“Hey! Kang Shin Woo.. mana ada, mengajari caranya minum hanya dengan bir?!” teriak Shin-hww yang kemudian berniat untuk membeli Soju


Namun Shin-woo remaja mencegahnya dan membantu untuk masuk kedalam rumah. Dari apa yang barusan mereka lihat, bisa disimpulkan kalau Shin-hee yang mengajari Shin-woo caranya minum alkohol,


“Tunggu saja, kalau kau berusia 20 tahun.. kau sering bangun, dalam kondisi mual sampai muntah berkali-kali karena terlalu mabuk..” unngkap Shin-woo dewasa yang kemudia berpesan, jika Shin-woo kembali ke masa lalu maka dia harus menjaga Shin-hee, “Kau telah melwati masa berkabung ditempat ini, tapi Noona.. pati akan melewati masa-masa yang sulit..”


Shin-woo (d): “Apa Ji-soo mengatakan sesuatu padamu?”

Shin-woo (r): “Dia bilang, dia menyukaimu.. itulah alasanku untuk kembali. Karena kurasa, semuanya akan berkhir dengan baik.. sekarang, saatnya aku untuk melakukan hal yang terbaik”

Shin-woo (d): “Ya.. aku pun akan melakukan yang terbaik..”

Shin-woo (r): “Sonsaeng-nim.. ternyata kamu bisa cemburu pada dirimu sendiri. Meskipun tahu kalau dirimu adalah diriku di masa depan, tetap saja aku merasa cemburu padamu. Cinta pertamanya Ji-soo adalah kamu, dan orang yang Ji-soo suka saat ini, adalah kamu juga. Tak pernah sekali pun, Ji-soo menyukaiku.. aku tak pernah mendengar JI-soo mengatakan kalau dia suka padaku..”

Shin-woo (d): “Tapi tahukan kamu, bahwa di dunia ini.. ada beberapa hal yang kamu harap tak pernah kamu dengar. Kelak, kamu akan akan tahu sendiri maksud dari perkataanku ini..”
Comments


EmoticonEmoticon