2/12/2018

SINOPSIS Misty Episode 3 PART 1

Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 3 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 2 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 3 Part 2

Tim forensik melaporkan penemuan bros kepada detektif. Lalu memotertnya barang bukti tersebut.


TUJUH TAHUN LALU.
Kang Tae Wook sedang membeli bros sebagai hadiah untuk Hye Ran karena sedang mengandung. Karyawan toko memilihkan bros dengan batu peridotit dan menjelaskan tentang batu itu.
“Orang Romawi Kuno percaya permata ini membuang kesialan dan membawa kebahagiaan bagi pasangan suami istri.”
Kang Tae Wook memandang bros itu dengan kagum.


Setelah memberikan bros itu pada Hye Ran, dia malah menerima kabar buruk. Hye Ran sangat berambisi mengikuti audisi penyiar News Nine, yang tidak mengijinkannya hamil kalau mendapatkan posisi itu.

“Mereka juga tidak akan mempekerjakan pewarta yang sedang hamil. Aku akan menerima ini sebagai hadiah untuk merayakan pekerjaan baruku sebagai pewarta. Kita bisa punya anak kapan saja, tapi peluang audisi ini hanya datang sekali.”
Kang Tae Wook yang sangat terpukul langsung beranjak meninggalkan kursinya.


Tapi saat dia akn pergi, dia menoleh pada Hye Ran dan berbicara.
“Aku seharusnya tidak menunggumu saat itu.” lalu pergi.


SEPULUH TAHUN LALU.
Dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri banyak wartawan, seorang Asisten Jaksa Agung dari Kantor Kejaksaan Seoul, Kim Do Young sedang memberikan pernyataannya.
“Sekarang saya akan mengumumkan tanggapan Kantor Jaksa terhadap Kasus Suap Grup Daehan. Berdasarkan dugaan bahwa mantan dan jaksa saat ini menerima suap dari Grup Daehan, penasihat khusus berencana memanggil ulang Pimpinan Lee pada pukul 9.30 besok pagi terkait kasus suap ini.”
Selama pria itu memberikan pernyataan, ada seorang wartawan wanita yang mengacungkan tangan untuk bertanya tapi terus diabaikan oleh asisten Jaksa Agung yang terus memberikan pernyataannya.
“Dia akan diinterogasi karena membuat dana ilegal, menyukseskan hak mengelola, mencari jalan pintas, dan melobi politikus. Kami berniat menjalankan penyidikan tertutup dan adil. Kami berencana mengungkap semua keraguan yang ada.”


Karena terus diabaikan akhirnya wartawan itu, dia adalah Hye Ran, mengajukan pertanyaan tanpa diminta.
“Dia rekan dekat Anda. Maksudku jaksa penerima suap itu. Nama aslinya telah diumumkan. Dia seharusnya dipanggil dahulu, bukan? Mungkinkah Anda melindunginya karena kalian berteman?”
“Kami berniat menjalankan penyidikan tertutup dan adil. Kami berencana mengungkap semua keraguan yang ada.”
“Bisakah Anda memberi tahu kami kapan dia akan dipanggil?”
“Kamu bekerja untuk perusahaan koran mana?”
“Bukan perusahaan koran. Saya bekerja untuk sebuah stasiun penyiaran. Saya Reporter Go Hye Ran dari JBC.”
“Kami berencana menindak tegas mereka yang terbukti bersalah, terlepas dari status dan pangkatnya. Mereka akan dihukum seberat-beratnya. Terima kasih.”


Beberapa Jaksa muda yang ada di sana tersenyum mendengar pertanyaan Hye Ran. Termasuk Kang Tae Wook yang juga berada di sana. Dia tertarik melihat keberanian Hye Ran.


Tae Wook sedang berjalan bersama seniornya. Mereka membicarakan keberanian Hye Ran.
“Dia luar biasa. Kini dia meliput Kantor Kejaksaan selama beberapa bulan. Tidak ada yang bisa menghentikannya. Senjatanya adalah tidak tahu malu. Dia tidak bisa membedakan pengarahan dan wawancara. Dia tidak tahu kapan saatnya berhenti bertanya. Dia diperingatkan beberapa kali, tapi tidak mau berhenti.”
Kang Tae Wook hanya terus tersenyum mendengar ucapan seniornya.


Mereka berdua melihat Hye Ran yang terus mengejar asisten Jaksa Agung dan masih mengajukan beberapa pertanyaan.


Kang Tae Wook melihat Hye Ran yang menjauh dari kerumunan reporter yang mengejar Asisten Jaksa Agung, untuk mengambil sebelah sepatunya yang terlepas. Senior Kang Tae Wook terus mengaguminya, memuji kehebatan Hye Ran dan mengatakan dia adalah wanita yang luar biasa.


Hye Ran sedang duduk membuat berita, dia kehabisan kopi. Kan Tae Wokk datang membawa minuman untuknya.


Kang Tae Wook langsung berbicara tanpa basa basi. Dia mangatakan selama apa pun Hye Ran duduk sambil mengangkat tangan, pejabat tinggi tidak akan menjawab wartawan pemula. Tapi Hye Ran sudah mengetahui hal itu, dia mengatakan setidaknya mereka akan mengingat namanya, Go Hye Ran.
“Mereka akan tahu aku bukan reporter yang hanya menulis ucapan mereka. Itu akan berguna untuk sekarang. Suatu hari, mereka akan terpaksa menjawab pertanyaanku.”
“Kamu percaya diri, ya.”
“Setelah reporter kota, aku akan pindah ke reporter politik, dan akhirnya menjadi pewarta di News Nine. Bukan hanya itu, aku akan menjadi pewarta paling berpengaruh.”
“Kamu juga cukup ambisius.”
“Ini bukanlah autosugesti. Aku percaya diri.”


Kang Tae Wook berusaha memperkenalkan dirinya, tapi dengan sangat percaya diri Hye Ran mengatakan dia sudah mengetahui nama Jaksa Muda yang berdiri di depannya.
“Aku tahu kamu. Kamu Jaksa Kang Tae Wook. Ayah dan kakekmu adalah Hakim Agung. Keluargamu kelas papan atas dalam ranah hukum. Mereka bilang generasi ketiga akan berakhir gagal, tapi kamu membuktikan itu salah dengan berprestasi di tahun kedua. Kamu ditugaskan ke Kantor Kejaksaan Seoul sebelum lulus. Kamu mungkin menjadi Hakim Agung ketiga di keluargamu. Hidupmu sungguh istimewa.”
Kang Tae Wook semakin terpukau pada Hye Ran. Hye Ran mengatakan untuk bertahan sebagai reporter, dia harus tahu siapa jaksa baru saat ini dan melakukan penelitian pada latar belakang mereka. Kang Tae Wook lalu memberanikan dirinya mengajak Hye Ran makan setelah pulang kerja, tapi Hye Ran mengatakan kalau dia punya pacar. Kang Tae Wook tidak memperdulikan alasan Hye Ran.
“Dia tunanganmu? Setelah mengirim datamu, aku akan menemuimu di tangga pukul 19.00.”


Kang Tae Wook sudah menunggu Hye Ran selama 2,5 jam sampai gedung pengadilan sudah gelap.


TUJUH TAHUN LALU.
 Hye Ran dengan sedih memandang bros pemberian suaminya.


Kang Tae Wook melihat Hye Ran melakukan siaran Newa Nine untuk pertama kalinya. Wajahnya juga terlihat sangat sedih.


SEPULUH TAHUN LALU.
Kang Tae Wook merasa lega, dari kejauhan dia melihat Hye Ran muncul dan berjalan menuju ke kadapannya. Lalu Hye Ran mengatakan alsannya datang terlambat.
“Artikelku dipilih sebagai tajuk berita, jadi, aku harus mengeceknya sebelum datang kemari.”


SATU BULAN SEBELUM KECELAKAAN.
Pak Jang kebingingan dengan skandal Han Ji Won, lalu apa yang harus dilakukannya. Saat ini hanya mereka yang tahu skandal itu, tapi tidak tahu seberapa jauh hal itu kan menyebar.
“Ini jelas tindakan yang sangat kejam. Targetnya memang Han Ji Won. Itu disengaja.” Ucap Dae Wook dengan kesal. Tapi Hye Ran mengatakan mungkin saja targetnya adalah Kevin Lee.
“Entah dia (Kevin Lee) menyadarinya atau tidak... Dia yang akan merasa lebih kehilangan. Apapun itu, ini skandal. Sangat disayangkan jika masa depan acara berita kita terjebak dalam skandal ini.”
“Apa kamu bahkan sadar kalau Han Ji Won adalah masa depan kita?! Kamu sungguh merasa bersalah tentang itu?!”
“Apa aku membujuk Kevin Lee masuk ke dalam mobil Han Ji Won, Dae Woong?! Kenapa kamu menyerangku?”
Pak Jang melerai perdebatan Hye Ran dan Dae Woong, lalu meminta saran pada Hye Ran apa yang harus dilakukannya. Apakah Pak Jang harus “membuangnya”?
“Tidak buruk jika dia ditugaskan ke pedesaan untuk masa percobaan. Dia bisa menenangkan pikirannya.” Saran dari Hye Ran membuat perdebatan lagi dengan Dae Woong.
“Hei! Kamu ingin mengubur Han Ji Won seperti ini?”
“Kita harus menghentikan skandal ini agar tidak semakin besar!”
Pak Jang lalu memutuskan kalau berita pagi akan dibawakan oleh Lee Yeon Jung.


Han Ji Won melihat Lee Yeon Jung menggantikannya membawakan berita pagi. Dia tampak sedih dan juga kesal.


Han Ji Won juga mendengar orang-orang membicarakannya. Mereka mengatakan Han Ji Won lebih bagus membawakan berita pagi dari pada Lee Yeon Jung. Tapi karirnya mulai meredup karena skandal foto yang berusaha ditutupi oleh para atasan, walaupun mereka tidak mengetahui foto apa itu. Yang pasti mereka pikir fotonya sangat buruk hingga dia buang dari acaranya sendiri.


Han Ji Won mengirimkan foto-foto itu kepada Kevin Lee dan mengatakan itu perbuatan Hye Ran lalu menyerahkannya pada atasan. Han Ji Won berbicara dengan ketakutan dan menahan air mata.
“Aku kehilangan kesempatan di News Nine dan jika keadaannya semakin buruk... karirku di industri ini bisa berakhir. Pikirkan jalan keluarnya. Jika ini dirilis, kamu juga akan berakhir. Kamu akan kehilangan semua uang dari kontrak iklanmu. Kamu akan kehilangan semuanya. Uang, ketenaran, istrimu, dan segalanya.”
“Aku paham maksudmu. Aku akan mencari cara, jadi, tunggulah.”


Soo Eun Joo datang membawakn secangkir teh, dia bertanya siapa yang meneleponnya tapi Kevin Lee mengatakan itu bukan siapa-siapa. Eun Joo lalu mengatakan dia sudah menyiapkan pakaian untuk suaminya yang akan pergi ke Hwanil Steel.


Kevin Lee memeluk istrinya sebagai ucapan terima kasih.
“Haruskah aku pergi?”
“Nanti kamu terlambat. Bersiaplah untuk berangkat.”
“Aku ingin beristirahat. Aku mencintaimu.” Kevin Lee masuk ke rumah.


Eun Joo melihat ponsel Kevin Lee tergeletak di meja.


Lee Yeon Jung menghampiri Hye Ran.
“Aku tidak tahu secara jelas, tapi terima kasih sudah membantuku mendapatkan pekerjaanku kembali. Aku memang membutuhkan sedikit latihan.”
Hye Ran berpura-pura tidak mengerti maksud Lee Yeon Jung. Saat dia mengatakan tentang skandal Han Ji Won, Hye Ran juga berpura-pura tidak tahu sama sekali. Lee Yeon Jung tidak percaya begitu saja pada ucapan Hye Ran, tapi dia bersikeras tidak mengetahui hal itu dan memilih pergi.


Hye Ran sedang merasakan sakit kepala, lalu ada telepon yang membuatnya terkejut.


Kang Tae Wook dan asistennya sedang melakukan pembicaraan untuk memperjuangkan kasus yang sedang ditanganinya.


Setelah mereka berbicara, Kang Tae Wook keluar dan menuju lift.


Setelah berada di dalam lift, seorang pria menahan pintu lift agar terbuka. Sepertinya seorang yang mempunyai jabatan penting akan masuk ke dalam lift.


Kang Tae Wook mengamati Kevin Lee yang berdiri di sebelahnya di dalam lift. Tampaknya dia tidak meyukai Kevin Lee.


Orang-orang di dalam lift itu membicarakan Kevin Lee yang akan menjadi bintang iklan untuk mereka, kemudian mereka juga membicarakan Hye Ran yang mewawancarainya di News Nine.
“Seperti apa dia saat dilihat secara langsung?
“Apa?” Kevin Lee sepertinya tidak tertarik membicarakan Hye Ran.
“Go Hye Ran. Apakah dia seksi saat dilihat secara langsung? Kudengar dia sangat seksi saat dilihat secara langsung. Tubuhnya bugar.” Ucap pria yang lain.
“Begitu, ya.”
“Bahkan kamu bisa melihat seelok apa dia di televisi. Dia wanita atraktif. Bukan hanya sebagai pewarta, tapi juga sebagai wanita.”
“Sebagai wanita?” Kevin Lee terus menanggapi ucapan pria di depannya dengan pertanyaan-pertanyaan pendek.


Akhirnya Kang Tae Wook berbicara pada orang-orang yang membicarakan istrinya.
“Jika orang yang terlibat merasa tersinggung dengan gosip itu, kamu akan dipenjara selama kurang dari setahun atau didenda kurang dari 2.000 dolar. Pasal 331 Hukum Pidana.”
“Maaf. Kamu siapa? Kenapa kamu menyela perbincangan kami?” Pria itu tidak senang Kan Tae Wook mencampuri urusannya.
“Aku Kang Tae Wook dan Go Hye Ran adalah istriku.”
“Senang bertemu denganmu. Aku Kevin Lee.” Kevin Lee lalu mengulurkan tangannya untuk bersalaman.
Advertisement

1 comments:

Drama misty ini bagus banget ceritanya. Unnie tolong di lanjut sinopsis nya. Terima kasih :)


EmoticonEmoticon