2/18/2018

SINOPSIS Misty Episode 5 PART 1

Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 5 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 4 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 5 Part 2

Hye Ran sangat terpukul karena dirinya dicurigai membunuh Kevin Lee. Dia berusaha meyakinkan Tae Wook kalau dia tidak melakukannya. Tae Wook mengatakan kalau semua bukti menunjuk pada Hye Ran, dan diam adalah hal terbaik yang harus dilakukan Hye Ran.

“Jangan katakan apapun walaupun mereka bertanya. Kalau kau harus mengatakan sesuatu, diskusikan dulu denganku.”

Hye Ran tidak bisa menerima instruksi Tae Wook begitu saja, karena sama saja dia menerima tuduhan sebagai pembunuh Kevin Lee.


Dengan marah Hye Ran masuk ke ruang detektif, dia berteriak siapa yang menuduhnya sebagai tersangka. Dia bertemu detektif yang menginterogasinya, lalu mengatakan kalau detektif memanggilnya hanya untuk menanyakan beberapa pertanyaan sederhana tapi kenapa memperlakukannya sebagai tersangka.

“Apa kau punya bukti yang menunjuk padaku? Atau kau hanya membuat kasus yang sedang panas dan menuduh orang terkenal sebagai tersangka? Kau ingin namamu ada di koran-koran? Polisi harusnya menangkap penjahat, bukan menciptakannya, Detektif. Kau pasti sudah memenjarakan orang-orang tidak bersalah 10 tahun ini, palin g tidak ada 10.000 orang apa kau tahu itu?”

Detektif diam beberapa saat dan bertanya pada Hye Ran apakah dia ada di dalam mobil saat kecelakaan itu, Tae Wook menghampiri mereka dan mengatakan agar tidak menjawab pertanyaan itu. Dia berkata pada detektif agar mengubunginya jika ada yang ingin ditanyakan.

Tanpa memperdulikan Tae Wook, Hye Ran mengatakan kalau malam itu mobilnya tergelincir salju dan menghantam pembatas jalan.

“Kenapa? Kau pikir aku menabrak Kevin Lee?”
“Aku tidak pernah mengatakannya. Secara kebetulan, apa kau melakukannya?”

Hye Ran tersenyum sinis dan mulai menumpahkan kekesalannya dengan mempertanyakan kinerja kepolisian. Dia dalah Go Hye Ran yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai reporter dan melawan jaksa penuntut, jadi kalau kepolisian ingin melawannya juga maka lakukanlah dengan benar.


Seorang petugas menuduh juniornya kalau dia yang membocorkan berita itu, junior itu mengatakan kalau bukan dia yang melakukannya. Lalu petugas junior melaporkan pada detektif kalau chip pada blackbox di mobil Hye Ran sudah hilang.


Tae Wook mengatakan pada Hye Ran agar tidak menghadapi ini dengan emosional, Hye Ran berkilah dia marah karena ada sebabnya. Lalu Tae Wook memberitahu kalau bros yang dipakainya ada di mobil Kevin Lee, berarti Hye Ran bersamanya pada waktu itu. Karena mobil Hye Ran juga mengalami kecelakaan kecil, maka orang akan menghubungkan dengan meninggalnya Kevin Lee.


Hye Ran lalu bertanya pendapat pribadi Tae Wook tentang hal itu, Tae Wook mengatakan mereka harus menemukan orang yang bisa memastikan alibi Hye Ran. Hye Ran menjadi marah karena sama saja Tae Wook menuduh dia yang melakukannya. Hye Ran tidak mau didampingi lawyer yang meragukannya. Sebagai seorang suami, Hye Ran ingin agar Tae Wook bertanya apakah dia baik-baik saja, bukan hanya menanyakan alibi.

“Aku tidak membunuh siapapun. Aku tidak punya alasan menghindari apapun.” Lalu Hye Ran sengaja melalui pintu keluar yang sudah dipenuhi oleh wartawan.


Hye Ran dihujani pertanyaan oleh wartawan, tapi dia hanya mendengarkan mereka. Beberapa saat kemudian, dengan penuh keyakinan Hye Ran berbicara.

“Kurangnya pengetahuan terperinci tentang kasus ini. Investigasi lemah tanpa arah yang jelas. Daripada mencari kebenaran, kabar yang sugestif dan provokatif. Media hanya peduli bagaimana menaikkan jumlah pembaca. Artikel yang tidak bertanggung jawab yang tidak peduli dengan hal lain selain itu. Bukan hanya reputasimu yang hilang, tapi kepercayaan orang terhadap media. Aku harap ini tidak akan berlanjut lebih jauh. Ayo kita jaga kehormatan ini. Hmm?”

Pernyataannya berhasil membungkam wartawan, lalu Hye Ran dengan penuh percaya diri meninggalkan kerumunan wartawan yang masih tercengang.


Orang-orang di kantor sedang membicarakan Hye Ran, mereka mengatakan pasti ada sesuatu antara Hye Ran dan Kevin Lee. Seorang pria mengatakan kalau pada saat wawancara pertama Hye Ran dan Kevin Lee suasana di antara mereka sungguh aneh, mereka seperti mengalami ketegangan. Bahkan dengan acara dokumenter itu, Kevin Lee menarik Hye Ran karena dia bilang harus Go Hye Ran yang membawakannya. Bahkan seorang lagi mengatakan kalau mereka berada di kamar yang sama selama di Thailand.

“Aku bilang itu memang benar. Junior bagian pencahayaan melihat mereka masuk bersama. Kudengar suaminya Go Hye Ran ada di sana.”

“Wow, dia melakukan hal itu padahal ada suaminya disana? Keduanya gila.”


Reporter Kwak tidak tahan mendengar mereka menggosipkan Hye Ran. Dia berdiri lalu mempertanyakan kebenaran yang tidak mereka ketahui.

“Apa kalian berdua melihatnya? Siapa junior pencahayaannya? Bisakah dia berdiri dan bilang apa yang dia lihat? Hei, apa yang Kau katakan tadi? Keduanya sangat dingin satu sama lain sehingga syutingnya sulit dilakukan. Bukankah begitu?”

“Itulah bagian yang aneh. Jika tidak ada yang terjadi, mengapa bersikap canggung satu sama lain? Itu lebih mencurigakan. Jadi selama ini mereka hanya berakting.” Ucap seorang pria yang juga menggosipkan Hye Ran.

“Tolong jangan berkomentar tidak berdasar seperti itu. Kalian semua reporter. Kau membicarakan hal-hal tanpa fakta. Bergosip dan menghina sesama reporter... Bukankah ini salah?”

Pria itu tidak terima dengan ucapan Reporter Kwak, dia akan mendatanginya tapi mereka melihat Hye Ran.


Hye Ran berdiri di balik kaca mendengarkan keributan itu. Setelah semua orang membubarkan diri lalu Hye Ran pergi.


Telepon di meja Pak Jang terus saja berdering, tapi Pak Jang mengabaikannya. Oh Dae Wook lalu berbicara pada Pak Jang, dia mnegatakan kalau mereka harus melepaskan Hye Ran karena tidak bisa lagi menutupi hal ini.

“Ini berbeda dengan skandal Ji Won. Kau tahu apa yang orang bilang? Mereka bilang kalai Go Hye Ran dan Kevin Lee...”


Pak Jang tidak mendengarkan ocehan Dae Woong, dia malah minta sebatang rokok padahala dia sudah berhenti merokok. Saat Dae Woong memberikan rokok, pak Jang mengeluh kepalanya sakit karena masalah ini.


Hye Ran sedang menenangkan dirinya, dia juga meminum obat penghilang sakit.
“Tidak apa-apa. Tidak apa-apa. Tidak apa-apa.” Ucapnya pada diri sendiri.


Hye Ran masuk ke ruang ganti untuk bersiap sebelum siaran. Tapi pakaian untuknya tidak ada di sana, seorang kru mengatakan dia tidak tahu alasannya karena itu perintah langsung dari bos.


Di studio, Dae Woong sedang berkoordinasi dengan Lee Yeon Jung yang menggantikan Hye Ran membawakan News Nine.


Setelah itu Dae Woong berteriak pada kru agar menyalakan semua lampunya tapi ternyata lampu sudah dihidupakan semua. Tapi Dae Woong masih merasa suasana studio belum maksimal. Mungkin karena bukan Hye Ran yang duduk di sana, karisma Hye Ran lah yang biasanya menghidupkan studio. 

“Apa yang harus aku lakukan? Gunakan panel reflektor atau apapun supaya lebih terang.”


Semua krum diam saat melihat Hye Ran masuk ke studio dan mengamati mereka.


Hye Ran menemui Pak Jang untuk mendapatkan penjelasan.
“Kau tahu apa bahan pembicaraan yang paling menyenangkan? Mengolok-olok orang lain. Apalagi membicarakannya dibelakang orang sukses tersebut. Tapi sekarang, si orang sukses itu jadi bahan omong kosong. Menurutmu apa yang orang akan lakukan?”
“Bukan Aku pelakunya. Aku tidak ada hubungannya dengan kematian Kevin Lee.”
“Itu Kau atau bukan, bukanlah hal yang penting sekarang? Masalahnya orang mulai percaya bahwa Kau ada kaitannya.”
“Jadi... Kau akan mengakhiri karirku seperti ini?”
“Besok akan diumumkan saat rapat darurat. Kau harus menjalani masa percobaan dan tunggu saja.”
“Aku tidak melakukan kesalahan, jadi mengapa Aku dalam masa percobaan?!”
“Hye Ran! Pergi dan tunggu.”
“Bukan aku. Aku tidak membunuhnya, Direktur!”
“Pergi dan tunggu.”


Eun Joo tampak sangat sedih, dia duduk di rumahnya sambil mendengarkan berita tentang kematian suaminya.


Flashback. Eun Joo jatuh terduduk saat melihat jasad suaminya.


Detektif duduk di samping Eun Joo untuk bertanya beberapa hal. Dia bertanya apakah Eun Joo tahu mengapa suaminya pergi malam itu. Eun Joo tidak mengetahuinya.
“Kau dirumah seharian kemarin?”
“Iya. Aku tidak enak badan, jadi Aku tidur lebih awal.”
“Aku mengerti. Aku tahu ini mungkin bukan waktu yang tepat untuk mengungkit-ungkitnya. Tetap saja, Aku merasa ini sesuatu yang harus kita lakukan untuk mengetahui apa yang sebenarnya yang terjadi. Tentang otopsi... Kau setuju melakukannya? Aku tidak bermaksud apa-apa. Aku tahu ini kecelakaan mobil. Tapi, belum jelas siapa korban atau pelakunya. Kami kadang melakukan otopsi untuk mengetahui lebih detail lagi.”
“Suamiku... Kau tidak berpikir itu kecelakaan, kan?”
“Itulah yang kucoba konfirmasikan.”
Detektif memperhatikan jari tangan Eun Joo yang tidak memakai cincin kawin, di jari manisnya hanya menunjukkan bekas cincin.


Detektif berada di kantornya, saat sedang mengamati foto-foto TKP, dia melihat foto tangan Kevin Lee yang juga tidak memakai cincin kawin. Dia mengingat dengan jelas Eun Joo juga tidak memakainya dan berusaha menutupi jarinya.


Detektif junior datang, dia membawakn ramen untuk seniornya dan bertanya kapan mereka akan memeriksa periode waktu urutan peristiwa yang terjadi pada Kevin Lee.
“Besok Aku akan melakukannya. Kau memeriksa CCTV rumahnya? Periksa waktu tepatnya kapan dia meninggalkan rumahnya.”
“Baik. Ngomong-ngomong... kenapa menurutmu itu pembunuhan? Kau benar-benar berpikir Go Hye Ran yang membunuhnya?”
Detektif seniour tidak menjawab, dia mengambil ramen dan memakannya.


Eun Joo mencari cincin kawinnya di bawah kursi, setelah mendapatkannya dia lalu memakai kembali cincin itu.


Hye Ran menelepon Eun Joo, Eun Joo mengatakan kalau dia sudah memutuskan untuk melakukan otopsi karena polisi ingin melakukannya, dan Eun Joo pikir pikir itu pilihan yang terbaik. Kemudian Eun Joo meminta maaf pada Hye Ran, tidak tahu kenapa dia mengatakannya.

“Maaf. Aku tahu kau peduli padanya. Sekarang, sulit bagimu karena ini.”
“Jangan khawatir dengan itu. Meski agak sulit. Aku bisa mengatasinya.”
Eun Joo juga bertanya apakah Hye Ran akan datang ke acara pemakaman setelah otopsi selesai. Hye Ran mengatakan dia pasti akan datang.
Advertisement


EmoticonEmoticon