2/25/2018

SINOPSIS Misty Episode 7 PART 4

Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 7 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 7 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 8 Part 1

Hye Ran sedang mengamati pembaca berita yang bernama Reporter Park, lalu Pak Jang menghampirinya. Hye Ran mencemooh cara pengucapan Reporter Park yang buruk. Pak Jang mengatakan dia baru saja dapat telepon dari Jung Hyun Sung.

Pak Jang: “Dia bilang, Aku harus mendisiplinkan juniorku. Dia berteriak dan melemparkan tinjunya. Anak arogan itu. Kau masih menyesal dengan pekerjaan itu?”

Hye Ran: “Aku akan berbohong jika ku bilang tidak. Bahkan jika Aku tidak mendapatkan pekerjaan itu, pekerjaan itu pantas didapatkan oleh orang yang memang layak. Jung Hyun Sung bukan orang yang layak.”

Pak Jang: “Bagaimana dengan janjimu padaku? Kau setuju menyerah dengan pekerjaan sekretaris pers jika aku mengembalikan News Nine padamu.”

Hye Ran: “Lalu, kau membawa Han Ji Won kembali sebagai backup ku. Artinya aku bisa dipecat kapan saja kan?”
Pak Jang: “Jadi, Kau akan pergi jika kau dapat kesempatan?”

Hye Ran: “Jika Aku tidak pergi, apa aku punya harapan di sini? Seniorku jadi direktur setelah menjadi penyiar News Nine selama setahun. Sekarang aku sduah 7 tahun disini. Aku masih saja menjabat jadi kepala departemen. Mengapa? Karena Aku seorang wanita.”


Sambil tertawa Pak Jang mengatakan kalau Hye Ran kedengaran sedang memintanya untuk mundur dari posisinya. Hye Ran pun tertawa mendengarnya.

Hye Ran: “Kau tahu itu bukan maksudku. Orang bilang kalau masalah kesenjangan gender menurun di stasiun siaran. Kau harus mengakuinya, pejabat tinggi yang naik, semakin banyak pegawai laki-laki yang ada. Orang dibawah posisiku maju lebih pesat. Mereka menghalangiku dari atas karena aku wanita. Jadi bukankah seharusnya aku mencari jalan untuk menerobos?”

Pak Jang: “Memang benar. Tapi, menurutmu itu akan berbeda disana? Seberapa jauh kau bisa masuk ke dunia politik?”
Hye Ran: “Aku tidak tahu. Karena Aku belum sampai di sana. Itu sebabnya Aku ingin pergi kesana. Orang-orang yang hanya melihat ponsel mereka tanpa melihat sekelilingnya... Beritahu Reporter Park untuk menaruh pulpen di mulutnya dan berlatih lagi. Pengucapannya tidak bagus. Aku pamit dulu.”


Hye Ran pulang ke rumahnya yang sangat sunyi, ternyata Tae Wook sudah pulang sebelum Hye Ran. Tae Wook mengatakan dia sudah makan malam bersama Seo Eun Joo. Hye Ran bertanya apakah dia pergi ke rumah Eun Joo lagi, Tae Wook mengatakan dia mengantar Eun Joo ke rumah sakit karena merasa tidak enak badan, setelah itu mengantarnya pulang.

“Rumah Sakit? Maksudmu dokter kandungan?”

“Untungnya, ibu dan bayinya baik-baik saja. Aku pikir itu karena stres mengurus pemakaman dan tuntutan hukum dengan Hwanil Steel. Oh, besok Aku ada rapat dengan agen Kevin Lee. Mereka ingin bertemu untuk membahas tuntutan hukum tersebut.” Lalu Tae Wook kembali ke ruang kerjanya.


Hye Ran tampak tidak senang mengetahui kedetakan Tae Wook dengan Eun Joo. Dia sampai membayangkan kebersamaan Tae Wook dan Eun Joo dan mereka tampak bahagia.
“Kau membayangkan apa sih?” Hye Ran menggerutu.


Saat akan masuk ke kamrnya, Hye Ran terkejut dengan lagu yang terdengar dari dalam ruang kerja Tae Wook. Hye Ran lalu masuk ke ruang kerja Tae Wook. Lalu Tae Wook mengatakan dia mendengar dari Eun Joo kalau Hye Ran menyukai lagu Knocking on Heavens Door ini.


Hye Ran langsung merebut remote dari tangan Tae Wook dan mematikan lagunya.
“Eun Joo pasti keliru. Aku tidak suka lagu itu. Jangan putar di rumah.” Ucap Hye Ran dengan mata berkaca-kaca.


Detektif berbicara dengan Jaksa Byun, dia memberitahu kalau sesuatu terjadi. Lalu Jaksa Byun menyarankannya agar menyerahkan kasus ini ke kejaksaan.


Sementara itu Hye Ran dengan menahan tangis dan tampak ketakutan, kembali ke kamarnya. Dia mengingat kejadian saat dia masih menjadi siswi SMA, dia ketakutan saat seorang pria mendektainya dan kemudian pintu ruangan itu tertutup.
Kang Tae Wook yang berada di ruang kerjanya, memikirkan Hye Ran yang bersikap aneh.


Eun Joo di rumahnya sedang mendengarkan lagu Knocking on Heavens Door, sambil bernyanyi pelan dan mengelus perutnya. Dia tampak bahagia. Han Myung Woo juga mendengarkan lagu itu dari headsetnya sambil memandang jauh ke depan.
Advertisement


EmoticonEmoticon