2/24/2018

SINOPSIS Mother Episode 10 PART 2

Advertisement
SINOPSIS Mother Episode 10 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Mother Episode 10 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Mother Episode 10 Part 3

Tinggallah Soo-jin berdua dengan Young-shin. Soo-jin pamit, karena passport Yoon-bok telah jadi dan Jae-bum ahjussi telah menunggunya dibandara. 

Young-shin memberinya semaplop uang dollar, “Kurasa, jumlahnya cukup untuk membuatmu hidup nyaman bersama dengan Yoon-bok..”


Soo-jin menolak, dengan alasan dirinya telah hidup serba cukup dengan gayanya tersendiri. Maka Yoon-bok pun akan mengikuti cara hidupnya.

“Bu.. apa pun ikatan antara kita yang tertera secara hukum, tak akan mengubah fakta bahwa ibu adalah ibuku dan akan tetap seperti itu untuk seterusnya. Kuharap ibu akan tetap sehat.. hingga aku kembali kesini dan memastikannya sendiri..” papar Soo-jin


“Kamu masih belum menjadi seorang ibu..” komen Yong-shin, “Karena demi anaknya, seorang ibu akan menerima uang meskipun itu membuatnya terlihat menyedihkan. Kamu tak akan pernah tahu, apa yang mungkin terjadi pada putrimu. Jadi ambil uang ini, karena uang adalah teman terbaikmu dalam kondisi seperti ini..” paparnya


Hyun-jin yang tengah mengemudi, tiba-tiba menerima telpon dari Ja-young,

Intinya, Ja-young meminta Hyun-jin untuk menulis artikel mengenai Hye-na yang masih hidup dan diculik seseorang,

“Anda tahu siapa orangnya?” tanya Hyun-jin

“Hmm.. sekarang polisi sedang mengejarnya, dan jangan terkejut yaa.. ternyata, dia merupakan anak adopsinya aktris Cha Young-shin..” papar Ja-young


Detektif Chang telah sampai di kediaman Young-shin. Mereka masuk dan langsung menjelaskan tuduhan penculikan yang dialamatkan pada Soo-jin, serta bertanya dimanakah Soo-jin berada sekarang?


Young-shin dengan begitu tenang, mengakui bahwa Soo-jin memang putrinya. Namun dia tak menjawab dimana Soo-jin berasa, dan malah meminta detektif untuk memanggilkan pembantunya lebih dulu..


Soo-jin beserta Hye-na dan Jin-hong akhirnya sampai di bandara. Disana, Jae-bum ahjussi telah menunggu mereka, dengan sebuah passport ditangannya.


Dilihat sekilas mata, passport itu memang sangat mirip dengan yang asli..


Di rumah, Young-shin berusaha keras untuk mengulur waktu dan terus berkilah ketika ditanya mengenai keberadaan Soo-jin. Dia malah menceritakan pengalamannya ketika bertemu dengan Yoon-bok atau Hye-na.. yang menurutnya sama-sekali tak terlihat seperti putri orang lain, karena anak itu sangat menurut dan sayang pada Soo-jin.


Tetapi Detektif Chang terus mendesaknya untuk memberitahukan keberadaan Soo-jin, “Saya rasa, putri anda membawa pergi Hye-na dengan alasan yang baik. Saat ini, satu-satunya cara yang paling aman, adalah dengan menyerahkan diri.. karena kalau pun pergi ke luar negeri, pasti akan ditahan pihak imigrasi dan sebentar lagi berita mengenai kasus ini akan muncul di banyak berita. Semua orang bisa dengan mudah menemukan Hye-na serta Soo-jin..” paparnya


Young-shin tetap bersikap tenang.. dia menelpon seseroang yang dia sebut sebagai pengacaranya pada ternyata dia menelpon Jae-bum, dia memberitahukan situasi di rumah.. dan setelah menutup telponnya, Young-shin menyatakan bahwa dirinya akan menggunakan hak-nya untuk diam, hingga pengacaranya tiba disini.


Jae-bum bergegas menghentikan Soo-jin, yang hampir saja menunjukkan passportnya pada petugas bandara. 


Kemudian dia memberitahukan apa yang sekarang tengah terjadi, yang sontak membuat Soo-jin terduduk lesu.. melihatnya, membuat Hye-na bertanya pada Jin-hong: “Apakah ini artinya, kami tak bisa pergi ke Islandia hari ini?”

“Hmm.. sepertinya akan sullit untuk pergi hari ini..”


Dan tiba-tiba, informasi mengenai pencarian Hye-na muncul disetiap layar TV yang terdapat di Bandara. Bergegas, Jin-hong memakainkan jaketnya ke badan Hye-na dan bersama-sama mereka berjalan pergi meninggalkan bandara.


Detektif Chang sepertinya mendapatkan panggilan dari atasannya, maka dia pun mesti pergi meinggalkan rumah Young-shin. Namun tak sengaja, dia melihat tas Yoon-bok yang terdapat nama sekolah TK-nya.


Hyun-jin menelpon Jae-bum, dia menceritakan apa yang sebelumnya diminta Ja-young, yakni memnerbitkan artikel mengenai penculik Hye-na yang merupakan anak dari aktris Cha Young-shin.

“Lalu? Kamu menyanggupinya?” tanya Jae-bum

“Iya.. dan aku diberi waktu masksimal malam ini, atau ibunya Hye-na akan mpostingnya sendiri di internet..” jawab Hyun-jin

“Kamu ini sudah gila?! Kenapa mengambil resiko besar sendirian?!!!?!” keluh Jae-bum


Hyun-jin menjelaskan bahwa diirnya ingin mengambil kesempatan ini semaksimal mungkin. Sekarang dia menuju Mooryung, untuk menguur waktu supaya dirinya bisa menerbitkan arikel besok saja.. karena dirinya ingin menulis artikel yang akurat dan bisa dipercaya,

“Mana mungkin, artikel yang dibuat oleh adik si penculik akan dipercaya oleh masyarakat!” sanggah Jae-bum

Hyun-jin menegaskan bahwa dirinya pasti bisa melakukan hal tersebut, karena karirnya dipertaruhkan sekarang. Kalau pun sampai dipecat, setidaknya dia berhasil mengungkap kasus ini dengan jelas dan akurat, “Dan khususnya... aku ingin tahu betul, alasan apa yang membuat Soo-jin sampai mengambil keputusan berbahaya ini..”


Jae-bum tak bisa melarangnya, dia memberitahu Soo-jin dan memintanya untuk bersiap-siap akan segala hal buruk yang akan terjadi. Jae-bum pamit karena harus menemui Young-shin.. sementar Soo-jin dan Hye-na, dibawa Jin-hong ke apartemennya.


Rombongan ibu serta anaknya, melihat foto Hye-na di layar LCD dan mereka menydarai bahwa itu adalah anak yang tadi terus mengikuti mereke.. maka bergegas, sang ibu menelpon nomor yang tert


Dalam perjalanan, ponsel Soo-jin berdering.. ada telpon masuk dari Young-shin. Tetapi Jin-hong melarang Soo-jin menggunakan ponsel sendiri, dan memberikan ponselnya untuk digunakan Soo-jin~


Segera, Soo-jin menelpon ibunya dan meminta maaf. Tapi Young-shin meminta Soo-jin untuk tidak terus-terusan meminta maaf padanya.

“Aku telah membatalkan berkas pengajuan penangguhan ikatan adopsi. Kurasa, kamu adalah putriku apa pun yang terjadi dan tak ada alasan untukku merasa malu atas tindakan yang telah kamu lakukan. Jangan merasa takut dan terus percaya diri dalam setiap kondisi.. untuk beberapa saat, jangan menghubungiku karena aku pun tak akan menghubungimu dan bertanya apa pun kepadamu..” papar Young-shin

“Ibu..” ucap Soo-jin sembari menitikan air mata haru


“Yon-bok bagaimana? Dia baik-baik saja?” tanya Young-shin

“Dia baik-baik saja..” jawab Soo-jin

“Kamu harus kuat.. karena kamu adalah seorang ibu..” pinta Young-shin

“Bu.. jaga kesehatan..” ucap Soo-jin

“Baiklah..” jawab Young-shin


Sedari tadi terlihat tegar, namun setelah telpponnya ditutup.. Young-shin tak kuasa menahan tangisnya~


Soo-jin meminta Jin-hong untuk merawat ibunya dengan baik, begitu pun Yoon-bok, dia meminta hal yang sama dengan yang dikatakan ibunya.

“Baiklah.. aku akan berusaha sebisaku..” ucap Jin-hong


Berikutnya, Soo-jin menelpon Bu Nam. Dia memberitahukan kondisinya, dan meminta Bu Nam untuk tidak kaget ketika melihat bertia di TV.

“Sekarang kamu dimana?” tanya Bu Nam
Advertisement


EmoticonEmoticon