3/09/2018

SINOPSIS Cross Episode 11 PART 3

Advertisement
SINOPSIS Cross Episode 11 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Cross Episode 11 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Cross Episode 12 Part 1

Akhirnya, keluar keputusan yg mengumumkan bahwa hukuman untuk dokter Go telah dicabut.


Di kafetaria, dokter Son bertemu dengan Ji-in. Dia mengeucapkan selamat, sekaligus maaf karena sebelumnya telah mencurigai dokter Go tanpa alasan yg jelas.

“Tidak apa-apa. Lagipula, aku pun bersikap terlalu berlebihan. Seharusnya aku tidak bicara seperti it, waktu itu..” jawab Ji-in sambil tersenyum lega


Polisi datang ke RS, untuk menangkap Kim Chul-ho. In-kyu yg melihatnya, langsung minta ditunjukkan surat perintah dan surat tersebut memang telah dibawa oleh pihak polisi.

“Sebelum kalian membawanya, aku ingin memeriksa pasienku lebih dulu!” tegas In-kyu

“Dokter, aku baik-baik saja..” ucap Kim Chul-ho

“Aku ini dotermu, jadi dengarkanlah perkataanku..” tegas In-kyu


Akhirnya, polsisi memberikan In-kyu sedikit waktu untuk memeriksa kondisi Kim Chu-ho. Pada momen itu, seketika In-kyu teringat pada sosok mendiang ayahnya..


Sambil mengganti balutan luka Chul-ho, In-kyu memintanya untuk tidak terus-terusan meminta maaf pada orang lain, “Memangnya, anda berbuat apa, hingga perlu meminta maaf seperti itu..” keluhnya


Meskipun dengan nada bicara yg terkesan dingin dan datar, In-kyu menunjukkan perhatiannya pada Chul-ho dengan meminta petugas polisi untuk merawatnya dengan baik dan benar, “Pasien ini harus didesinfeksi sekali sehari dan dia harus minum antibiotik 3 kali sehari...”

Sebelum pergi, dengan matanya yg berkaca-kaca dan suaranya yg bergetar, Chul-ho sempat berpasan agar In-kyu tidak menyiksa dirinya sendiri dan selalu menjaga kesehatannya..


Di malam hari, Hyung-bum memeriksa rekening miliknya. Tapi ternyata, uang yg dia minta dari Son Sajang, masih belum disetorkan, “Sial! Apa pria tua itu, ingin mati!” celotehnya


Sendirian, In-kyu datang ke kantor polisi untuk bertemu dan berbicara langsung dengan Man-shik. Tanpa basa-basi, In-kyu lansgung menanyakan keberadaan Kim Hyung-bum saat ini,


“Mengapa? Menurutmu aku akan memberitahumu?” tanya Man-shik

“Kau tidak punya pilihan selain memberi tahuku. Jika tidak... Kau akan membusuk di penjara selama sisa hidupmu...” jawab In-kyu yg kemudian menunjukkan rekaman CCTV, ketika Man-shik masuk kedalam ruang IGD dan tak lama kemudian Lee Gil-sang mengalami shock dan langsung meninggal. Serta, bukti lain berupa rekaman suara Man-shik ketika mengejak In-kyu bekerjasama dalam operasi penjualan organ ilegal.


Melihat wajah Man-shik yg gelisah, In-kyu kembali bertanya, “Kau mau apa sekarang? Tentukan pilihanmu. Kau mau menolongku atau Kau tetap setia pada Kim Hyung Bum?”


“Kim Hyung Bum adalah penjahat yang sedang buron. Dia tidak tertarik untuk mengeluarkanmu Tapi kalaupun dia melakukannya, dia tidak akan mampu melakukannya.” Papar In-kyu


“Kau pikir Kau kenal bosku?” tanya Man-shik

“Aku kenal. Aku bahkan tahu kenapa dia pergi ke Chilgokdang..”

“Bagaimana Kau bisa tahu tentang Chilgokdang?”

“Kau tidak akan tahu, tapi kami membicarakan banyak hal di penjara. Sebelum dia tahu siapa Aku, itu saja.”


Padahal ternyata, In-kyu mengetahui tempat bernama ‘Chilgokdang’ dari Kim Chul-ho yg tak sengaja menguping pembicaraan Man-shik daat dia dibawa kabur di ambulans.

Sekali lagi, In-kyu menegaskan bahwa Hyung-bum tak peduli pada nasib Man-shik, “Jika tak percaya, telpon saja dia!”


Man-shik menelpon Hyung-bum, dan sesuai dugaan.. telponnya memang tak dijawab dan diabaikan begitu saja.


“Tidak ada gunanya. Karena dia tidak akan pernah menjawab teleponmu lagi. Jadi pilihlah. Aku atau Kim Hyung Bum? Ini kesempatan terakhirmu...” ungkap In-kyu


Beberapa saat kemudian, terlihat In-kyu yg pergi menggunakan taksi menuju pemakaman Chilgokdang..


Sementara Man-shik, dia berteriak histeris, karena dia telah berhasil ditipu oleh In-kyu.. yang setleah diberi informasi, tetap aja memberikan bukti rekaman CCTV itu pada pihak polisi~


Hyung-bum menelpon Son sajang.. dia mengungkapkan kekecewaannya, karena belum nerima bayaran. Kemudian, dia mengungkapkan faka mengejutkan mengenai Man-shik..


Ternyata selama ini, orang yg sering menelpon Man-shik dan meminta donor organ adalah Son sajang, dan selutuh transaksi telah tercatat dengan sangat jelas dan rapi.

“Depositkan uangnya sekarang juga. Jika Kau mencoba melakukan sesuatu lagi. Aku tidak akan membiarkanmu begitu saja. Aku sudah tak kenal takut setelah melarikan diri dari penjara..”ancam Hyung-bum


Dalam perjalanan, In-kyu merenung dan bertanya heran, “Tidak mungkin anak yatim seperti Kim Hyung Bum pergi ke kuburan keluarganya setelah melarikan diri dari penjara. Pasti ada sesuatu di sana...”


Bersamaan dengan itu, telrihat Hyung-bum yg mengambil tas berisi uang yg baru saja dikirim Son Sajang kemudian menaruhnya dalam lemari brankas yg terdapat di dekat stasiun,


In-kyu telah sampai di pemakaman.. suasananya sangat gelap. Dia berjalan dibawah penerangan senter yg dia bawa. Sebelumnya, Man-shik menceritakan bahwa Hyung-bum akan mendatangi pusara ibunya yg bernama Park Sun-ja..


Setelah berkeliling sejenak, akhirnya In-kyu menemukan pusara tersebut. Tak ada yg aneh, hanya saja.. In-kyu yakin bahwa ada sesuatu dalam pusara tersebut.


Bersamaan dengan itu, terlihat Hyung-bum yg juga baru sampai di pemakanan tersebut. Langkahnya terhenti.. wajahnya seprti agak ketakutan, karena mendengar bunyi bising seperti pukulan benda keras..


Ternyata, bunyi itu datang dari suara batu yg tengah In-kyu hantamkan pada rak marmer di atas pusara, yg setelah dibuka.. terdapat 6 guci yg biasanya digunakan sebagai tempat menyimpan abu..


Setelah dibuka satu per-satu, guci tersebut bersisi uang dan emas dalam jumlah yg lumayan banyak~~~
Advertisement


EmoticonEmoticon