3/09/2018

SINOPSIS Cross Episode 12 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Cross Episode 12 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Cross Episode 11 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Cross Episode 12 Part 2

Setelah dibuat kaget karena mendengar suara aneh, perlahan Hyung-bum berjalan menyusuri pemakanan. Tetai, dia tak menemukan siapa pun dan hanya mendengan suara kucing, “Astaga, buat kaget saja!” celotehnya


Hingga tiba-tiba, dia melihat In-kyu yg berdiri menatapnya tajam dari pusara ibunya, “Bagaimana bedebah itu, bisa tahu tempat ini? Harusnya sekalian saja ku kubur dia disini..” gerutunya kesal


In-kyu berlari ke arah Hyung-bum dan Hyung-bum bersiap-siap untuk menghabisinya dengan alat setrum bertenaga listrik tinggi. Namun, berkat ketajaman matanya, In-kyu berhasil menghindar dan justru menghajar Hyung-bum habis-habisan hingga membuatnya terkapar di tanah. 


“Bedebah sepertimu harusnya tidak pernah dilahirkan. Jika Kau tidak dilahirkan, ayahmu tidak akan mati!” ujar Hyung-bum, yg dia harap bisa membuat In-kyu lengah

Namun In-kyu sama sekali tak terpengaruh, dan dia malah lanjut menghajar Hyung-bum sambil berkata: “Ada hal yang perlu Kau ketahui. Orang tidak punya kekuasaan... orang yang hanya mencoba bertahan... orang yang putus asa... Kau menggunakannya untuk menghasilkan uang itu. Jadi uang itu tidak akan pernah jadi milikmu, dasar brengsek!” 

Hyung-bum masih bisa tersenyum, “Bukankah momen ini, terasa begitu familiar?” ucapnya


Yups.. momen ini sangat mirip dengan insiden 15 tahun yg lalu, ketika In-kyu kecil dihatam kepalanya oleh Hyung-bum menggunakan batu. Dan sekarang, Hyung-bum berniat melukai In-kyu dengan cara serupa.. namun sayangnya, In-kyu bisa menghindar dengan sangat mudah,

“Aku tidak pernah melupakan momen itu selama 15 tahun. Bajingan sepertimu bahkan tidak pantas merasakan kepedihan..” teriak In-kyu sambil mengarahkan sebuah batu besar ke wajah Hyung-bum yg seketika membuat Hyung-bum minta ampun padanya berulang kali.


Meskipun terlihat sangat kesal, tapi pada akhirnya In-kyu hanya menghantamkan batu itu, tepat disamping kepala Hyung-bum. Dia memilih untuk segera menelpon polisi dan memberitahukan loksainya sekarang. 


Hyung-bum memanfaatkan kesempatan ini untuk meloloskan diri. Dia menendang In-kyu, hingga membuatnya terjatuh dari tangga, lalu terkapan di tanah dalam kondisi tak sadarkan diri~


Setelah memastikan kondisi In-kyu yg tak sadarkan diri, Hyung-bum segera berjalan menuju pusara ibunya. Dia sangat kaget, ketika melihat uang serta emasnya telah lenyap, menghilang dari dalam guci-guci itu.


Beberapa saat, dia sempat berkeliling ke atas dan ke bawah, namun dia tak berhasil menemukannya. Hingga tiba-tiba, datang polisi yg memaksanya untuk segera berlari kabur.


In-kyu akhirnya sadar, dalam kondisi kepala yg agak pening dia mencoba untuk berdiri. Dia memerhatikan kedatangan polisi yg sibuk mengejar Hyung-bum.. kemudian dia melihat ke arah belakang pusara ibunya Hyung-bum. Karena sepertinya, disana lah In-kyu menyembunyikan seluruh uang dan emas milik Hyung-bum.


Hyung-bum sendiri, tengah berlari secepat yg dia bisa menuju kedalam hutan. Pengejaran berlangsung cukup hektik,..


Namun pada akhirnya, Hyung-bum berhasil lolos karena bersembunyi dalam gorong-gorong~


Besok paginya, yayasan sosial dihebohkan dengan keberadaan sebuah tas, berisi begitu banyak uang dan emas. Disana, tersimpan spucuk surat, yg isinya:


“Pasien yang berjuang untuk membayar biaya rumah sakit mereka... dan mereka yang menyerahkan tempat mereka pada daftar tunggu karena biaya operasi.. Tolong gunakan uang ini untuk pasien seperti itu.”


Tak jauh dari gedung yayasan, terlihat In-kyu yg baru saja menaiki taksi, menuju RS Sunrim~


Istri Kim Chul-ho, akhirnya diperbolehkan untuk pulang. Ketika mengurus biaya administrasi, petugas mengatakan bahwa semuanya telah dibayar lunas.

“Ibu, Dokter Kang memang yang terbaik..” ujar putra dari Kim Chul-ho


In-kyu telah sampai di RS, dia lansgung menuju ruang ganti untuk mengambil dan mengenakan jas dokternya.


Diluar, para dokter sedang berkumpul untuk mengecek dan mendiskusikan kondisi pasien yg mereka tangani. 


Tepat, ketika gilirannya untuk melapor, In-kyu datang.. kebetulan, paseian yg dia tangani adalah Kim Chul-ho, “Dia meminum obatnya secara teratur, dan lukanya sembuh dengan baik.” jelas In-kyu

“Baiklah, kalau begitu ayo kita berkeliling memeriksa pasien.” Ajak dokter Lee


Sambil berjalan, Ji-in mengeluhkan sikap In-kyu yg selalu menghilang secara tiba-tiba, “Aku khawatir, Kau mengalami kecelakaan lain. Apa kau akan memberi tahuku tepatnya berapa menit Kau terlambat?”

“Maafkan Aku membuatmu khawatir. mulai sekarang Aku tidak akan terlambat.” Jawab In-kyu dengan begitu tenang


Ketika memeriksa salah satu pasien, TV di ruangan menayangkan berita mengenai uang sumbangan misterius yg diterima yayasan sosial..


Hyung-bum yg menontonnya, langsung dibuat kesal.. bahkan sangat marah sepertinya, “Orang ini membuatku gila!” gerutunya


Son sajang mendapatkan info terbaru, mengenai kasus Man-shik yg sepertinya sangat rumit untuk diselesaikan. Apalagi, setelah polisi menemukan bukti baru, mengenai pembunuhan berencana serta penculikan.


Tak lama kemudian, Son Sajang menerima panggilan masuk dari Hyung-bum, yg mengajaknya bertemu karena harus menyerahkan buku transaksi sesuai janjinya. Namun selain itu, Hyung-bum juga ingin menceritakan hal lain, 

“Hal apa?”

“Kang Dae Soo, yang meninggal 15 tahun yang lalu. Kau ingat dia, kan? Anaknya ada di dekatmu”

“Apa? Apa maksudmu dia ada di dekatku?”

“Dia menjadi gila, mencoba membalas dendam untuk ayahnya. Ini hanya masalah waktu sebelum dia menemukan identitasmu. Dia bukan pria biasa.”

“Bagaimana dia bisa menemukanku?”

“Dia sudah berusaha menangkapku 3 kali, bahkan polisi tidak dapat menemukanku.”

“Siapa pria itu?”

“Aku akan memberitahumu secara langsung”

“Beritahu aku sekarang! Siapa dia?”

“Aku yakin Kau sudah menyadarinya”


Dokter Go berbincang dengan In-kyu dan dokter Lee, dia mengungkapkan bahwa dirinya ingin pensiun karena usianya yg telah tua hingga membuat kemampuannya makin menurun.

“Saya tidak bisa menolak, karena jika anda tidak melakukan operasi, kita harus membatalkan lebih dari separuh jadwal operasi kita.” Tukas dokter Lee

“Aku tidak akan ikut mengoperasi pasien, tapi Aku akan ada di sana bersamamu. Aku akan membantumu dalam operasi dan membimbingmu sepanjang operasi berlangsung. Gunakan pengalamanku untuk keuntunganmu...” jelas dokter Go


Setelah dokter Lee pergi, In-kyu bertanya pada dokter Go, “Mengapa anda pensiun begitu tiba-tiba?”

“Kau tidak dengar apa yang baru saja kukatakan?”

“Tolong beritahu sejujurnya, apa mungkin anda sakit?”

“Jangan khawatir. Jika Aku sakit, Aku akan memberitahumu terlebih dahulu.”

“Anda...benar-benar baik-baik saja?”

“Jangan buang waktumu untuk mengkhawatirkanku. lebih baik gunakan untu merawat pasien saja..”


Dalam ruangannya, dokter Go mmeriksa seluruh berkas terkait pendnor para pejabat dari beberapa tahun yg lalu. Salah satunya, adalah pendonor bernama ‘Yoo Hyun Bok’

Tapi sangat aneh.. karena dia tak berhasil menemukan data pendonor tersebut, baik dalam arsip dokumen, maupun databse RS yg tersimpan secara online.


Kemudian, dokter Go memeinta bantuan Ji-in untuk mencari data tersebut dan hasilnya pun sama. Oleh karena itu, dia menyuruh Ji-in untuk memeriksa dua nama pendonor baru yg telah jelas-jelas dipastikan sebagai pendonor bayaran, yakni Choi Gyung-nam, serta Noh Sang Tae. 


Dan sesuai dugaan, data mengenai dua pendonor itu.. lenyap entah kemana, seprtinya telah sengaja dihapus dari pusatnya.


Bersamaan dengan itu, kita melihat Hyung-bum yg dengan tergesa-gesa mengambil tas uangnya di brankas stasiun, kemudian pergi lagi entah kemana tujuannya~
Advertisement

1 comments:

Lanjut min,,gk sabar nungguin lanjutanx. Aq harap ada scene romancex tuk in kyu dan ji in,,,daebak


EmoticonEmoticon