3/18/2018

SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 10 PART 3

SINOPSIS Laughter in Waikiki Episode 10 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 10 Part 2

Jun-ki bersama Seo-jin, sembunyi dalam kamar dan mengunci pintunya dari dalam. Beberapa saat.. Dong-gu terus berteriak, menyuruh mereka untuk membuka pintu. Tapi tiba-tiba, suara itu menghilang,


“Chewbacca, apa kita sungguh berciuman? Apa kita sungguh melakukannya?” tanya Jun-ki keheranan

“Iya..” jawb Seo-jin

“Kenapa kamu memberi tahukan hal ini kepadanya?”

“Kamu sendiri yg menyuruhku memberitahunya. Kamu bilang itu kesempatan terakhir dan aku harus berkata jujur...”

“Kupikir kamu membicarakan kamera. Apa jangan-jangan, semalam kamu sengaja membuatku minum alkohol dan mabuk?”

“Apa? Apa kamu sudah gila? Kenapa aku mau melakukan itu?”


Obrolan mereka terpotong, karena tiba-tiba.. Dong-gu muncul dari jendela. Dia merangsak masuk dan akhirnya berhasil menyeret mereka untuk berlutut dan menjelaskan segala hal kepadanya,


“Kakak, itu sebuah kesalahan. Semuanya karena alkohol. Meski aku tidak memiliki pacar, dia bukan tipeku...” jelas Seo-jin

“Aku juga tidak suka pada cewek sepertimu, yg sifatnya sangat tempramen dan punya kumis wi wajahnya!” tukas Jun-ki


Apa pun alasannya, tetap tak bisa meredakan amarah Dong-gu yg dengan tegas memberi ultimatum, supaya Jun-ki dan Seo-jin dilarang memiliki hubungan apapun, “Kalian harus menjaga jarak, minimal lima meter mulai sekarang. Bahkan jangan saling melihat, saling bicara, atau saling memikirkan. Paham? Saling menjauh mulai sekarang!”


Yoona menyadari sikap Dong-gu yang kembali menjauh darinya, dia pun bertanya: “Dong-gu ssi.... Apa kamu marah kepadaku? Kamu bahkan tidak mau bicara denganku sekarang ini.”

Enggan berkomentar banyak, Dong-gu menyanggah anggapan itu dan menyebutkan bahwa dirinya bersikap biasa saja dan tak menolak untuk berbicara dengan Yoona.


Lagi-lagi, Soo-ah memergoki Dong-gu yg tengah duduk menggalau, “Apa yang kamu lakukan di sana?”

“Tidak apa-apa..” jawab Dong-gu yg kemudian bertanya, benda apa yg dikenakan Soo-ah untuk menutupi matanya??

“Ini? Ini membantu meredakan mata bengkak. Ini wajib dimiliki untuk model. Mataku bengkak setelah menjaga toko beberapa hari terakhir...” jawab Soo-ah


Duduk dihadapannya, Soo-ah langsung bertanya: “Kenapa kamu sangat sering menghela napas? Ada apa? Apakah karena Yoona?”

“Aku ingin berhenti,... tapi aku tidak bisa berhenti menyukainya. Dan justru, aku malah semakin menyukainya...”

“Kenapa kamu sangat menyukainya?”


“Entahlah. Aku tidak tahu apa yang kusuka tentangnya atau alasanku menyukainya. Aku tidak tahu harus melakukan apa. Aku tidak tahu jawabannya. Aku hanya bekerja paruh waktu di pesta ulang tahun bayi. Aku bahkan tidak bisa menjaganya...”


Ketika berjalan menuju halte, Dong-gu berapasan dengan seroang sutradara film yg dikenalnya. Kebetulan, beliau sedang ada projek film dan membutuhkan banyak staff di timnya, “Kamu mau bekerja untukku?”

Dong-gu tersenyum, lalu menjawab: “Aku akan memikirkannya.”


Pulang ke rumah Dong-gu menceritakan tawaran kerja yg baru saja diterimanya kepada Seo-jin dan Yoona. 

“Apakah kakak mau bekerja untuk timnya?” tanya Seo-jin

“Kakak bilang akan memikirkannya” jawab Dong-gu

“Apa lagi yang perlu dipikirkan?”  tanya Seo-jin heran

“Penghasilan Kakak tidak akan berjumlah besar. Kakak mungkin, tidak akan bisa tidur saat malam, juga tidak bisa pulang. Kakak akan menderita. Kakak tidak bilang bersedia, hanya bilang akan memikirkannya..” jelas Dong-gu


Tiba-tiba, ponsel Seo-jinn berdering.. dia menerima telpon dari perusahaan tempatnya wawancaran kemarin dan katanya, dia lolos seleksi dan bisa kerja disana,


Tak lama kemudian, Jun-ki datang.. mendengar kabar baik itu, dia langsung ikut bahagia, “Selamat, Chewbacca!”


“Jangan mendekatinya. Aku menyuruhmu menjaga jarak!!!” bentak Dong-gu, yg tentunya membuat Jun-ki berlari menjauh, namun tetap dia tersenyum bahagia bersama dengan mereka.


Seo-jin mendatangi kantor tempatnya bekerja. Disana, dia akan menjalani masa percobaan selama 3 bulan, setelah itu barulah diputuskan apakah dia kaan diangkat menjadi pegwai tetap, atau tidak.


Dengan semangat, dia menyapa seluruh rekan satu ruangan. Namun agak naas, karena tak ada yg membalas sapaan darinya.


Tak lama kemudian, datanglah seorang wanita yg sepertinya adalah atasannya, dia bertanya Mengapa Seo-jin tak bekerrja?

“Aku tidak tahu harus mengerjakan apa. Berikan aku tugas apa pun dan aku akan lakukan yang terbaik...” tutur Seo-jin

Wanita itu, langsung memberi tugas untuk Seo-jin, yakni mencaritahu siapakah sosok Penyanyi Bertopeng ‘Gurita Kuning’ dalam acara “Masked Singer”, yg telah memegang posisi juara selama lebih dari 7 minggu. Selain info, dia pun minta bukti berupa foto..


Sungguh, tugas itu sangatlah berat. Penjagaan begitu ketat. Siapa pun, terutama reporter tak bisa masuk kedalam ruang ganti, peserta ‘Masked Singer’


Di gedung yg sama, Jun-ki yg mengenakan kostum gurita tengah berbincang dengan sutradara, dia mengeluh tak bisa mengambil peran ini karena telah ditipu, “Katanya. Aku akan main drama..”

“Memang drama... Serial drama untuk anak-anak, maksudnya ”

“Baiklah, anggap saja begitu. Tapi kamu bilang aku akan memerankan lawan tokoh utama...”

“Benar. Tokoh utamanya adalah Aqua Man. Sebagai gurita jahat, kamu akan dikalahkan olehnya. Itu artinya kamu akan memerankan lawan tokoh utama..”


Seo-jin tak sengaja mendengar suara Jun-ki, maka dia pun menghampirinya dan langsung tertawa karena melihatnya dalam kostum. Dia kemudian bercerita tetang tugasnya untuk mencaritahu, siapa orang dibalik karakter ‘Gurita kuning’ dalam program ‘Masked Singer’

“Wah, hal Itu tidak akan mudah. Mereka menjaga keamanan dengan ketat. Bahkan para produser pun tidak tahu...”


Dong-gu tiba di studio, dan dia langsung ditawari sebuah pekerjaan untuk mengedit video perkembangan anak. Lantas, Dong-gu bertanya, “Bisakah aku melakukan semuanya sesuai dengan caraku?”

“Ya. Semua materinya telah diunggah. Silakan diunduh dan menggunakannya. Aku yakin kamu bisa mengerjakannya dengan baik...”


Dengan penuh semangat, Dong-gu mengambil pekerjaan itu. Dong-gu mulai membuat storyboard, dan menegaskan bahwa dirinya pasti akan menciptakan sebuah mahakarya yg tak terlupakan.


Seo-jin melakukan berbagai macam hal, untuk bisa menerobos masuk kedalam ruang ganti, program ‘Masked Singer’. Namun semuanya sia-sia.. dan justru, si penjaga mengancam untuk melapor ke polisi, kalau Seo-jin tetap keras kepala seperti ini.


Untuk menyempurnakan karyanya, Dong-gu butuh merekam beberapa adegan tambahan. Dia pun menelpon Yoona dan meminta bantuannya..


Sengaja, dia memanfaatkan Yoona dalam proses pengambilan gambar. Namun, Yoona sempat kurang nyaman, karena pakaian hijaunya dari kepala hingga kaki.


Dong-gu menjelaskan, bahwa itu adalah satu-satunya cara supaya dia bisa menghapus wajah Yoona dengan gampang. Alhasil, Yoona tak lagi mengeluh.. dia menuruti segala instruksi Dong-gu, meskipun jelas kalau dia sangat pegal karena harus mengangkat tubuh bayi yg lumayan gemuk itu, untuk berdiri diatas badannya~
Comments


EmoticonEmoticon