3/03/2018

SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 6 PART 3

SINOPSIS Laughter in Waikiki Episode 6 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS Eulachacha Waikiki Episode 6 Part 2

Madam ingin mengadakan pesta pernikahan untuk Dong-gu dan Yoona. Hal tersebut, didasari oleh rasa simpatinya terhadap Yoona yang memiliki nasib serupa dengannya, yakni tak memiliki kesempatan untuk mengenakan gaun pengantin.

Tentunya, Dong-gu menolak, “Anda tidak perlu repot-repot..” ujarnya


Tapi madam tetap bersikeras untuk menggelar penikahan untuk mereka, “Pilih mana? Menikah? Atau meninggalkan bangunan milikku?” ancamnya

“Baikah.. aku akan menikah..” ucap Dong-gu pasrah

Dengan sangat antusias, Madam ingin pesta diadakan pada hari Minggu ini. Dong-gu kaget, “Minggu.. ini..?!” keluhnya lesu


“Kita tak tahu,, berapa banyak,, waktu yang tersisa untuknya..” bisik madam pada Dong-gu


Dirumah, Dong-gu menceritakan semuanya pada geng waikiki. Dia menyalahkan Jun-ki yang telah memulai kebohongan gila ini, dan dirinya berniat untuk memberitahukan yang sebenarnya pada Madam.

Akan tetapi, Jun-ki melarangnya.. karena sadar betul, bahwa Madam akan marah besar ketika tahu bahwasanya mereka telah berbohong. Bukan hanya diusir, mereka pun pasti akan dituntut, “Kumohon.. kamu dan Yoona.. bisakah kalian menikah saja--” pintanya

Dong-gu kesal, dia hanya bisa melampiakan semuanya dengan mamaki Jun-ki~


Esok harinya, Madam mengajak Dong-gu dan Yoona untuk memembeli cincin pernikahan. Di waktu yang bersamaan, muncullah teman Dong-gu semasa kuliah.. dia kaget meliahtnya disana, apalagi ketika mendengar pengawai toko yg menyebut Dong-gu dan Yoona sebagai pasangan calon pengantin.

Tak bisa berkata jujur, Dongg-gu terjebak dalam kebohongan ini dan menceritakan pada temannya bahwa dirinya emmang akan menikah. Alhasil, temannya tersebut langsung mengatakan bahwa diirnya akan memberitahukan berita baik ini pada seluruh teman di kampusnya~


Kejadian serupa terulang kembali, ketika Dong-gu tengah berada di toko gaun pengantin. Disana, dia bertemu dengan atasannya semasa menjalankan wajib militer.. 


Setelah mendengar kisah Dong-gu dan Yoona yang sangat menyentuh *meskipun hanya rekaan*, dia memastikan bahwa dirinya pasti akan menyebarkan berita bahagia ini, pada rekan se-pletonnya di militer dan memastikan mereka semua untuk menghadiri pesta pernikahan tersebut.


Dalam perjalanan pulang, Dong-gu terus mengeluh meratapi nasibnya.. Sementara Yoona, malah tersenyum melihat brosur pernikahan, yang tentunya membuat Dong-gu bertanya, “Kenapa kamu terlihat sangat bahagia?”

Yoona menjelaskan bahwa semasa kecil, dirinya selalu bertanya-tanya.. akan seperti apa gaun pernikahannya kelak. Namun setelah memiliki Sol, dirinya telah melupakan impian masa kecilnya itu. Dan sekarang, dia masih merasa tak percaya bahwa dirinya akan mengadakan sebuah pesta pernikahannya sendiri..


Yoona lelah dan mengatakan dirinya sangat mengantuk. Lalu Dong-gu berkomentar, “Entah.. aku merasa lelah atau tidak, yang jelas aku berharap kalau semua ini hanya mimpi.. Yoona-ssii, sekarang belum terlambat untuk kita menceritakan yang sebenarnya~”


Tapi ketika melirik kesamping, ternyata Yoona telah tertidur.. dalam kondisi kepala yang bergoyang-goyang terus terbentur ke kaca samping. 


Dong-gu melihat brosur gaun yg terjatuh, dimana di salah satu gambar telah ditandai dengan gambar bintang oleh Yoona.. 


Kemudian dengan perlahan.. tangannya menyanggah kepala Yoona~


Pulang ke rumah, Jun-ki menggoda mereka dengan menyebutnya pasangan calon pengantin. Sementara Seo-jin.. langsung berteriak memberitahukan mereka bahwa ada berita aneh di internet.


Ketika dibaca, ternyata itu adalah berita mengenai pernikahan mereka yang dibiayai oleh Madam. Dan jurnalis yg menulis berita tersebut adalah teman Dong-gu yang tadi bertemu di toko gaun pengantin..

Berita tersebut mendapat banyak komentar di internet dan itu, membuat pernikahan Dong-gu menjadi sangat populer di kalangan netizen.


Hal yang tak pernah diduga, karena penyanyi tenar sekelas Wheesung, sampai menelpon dan menawarkan diri untuk menjadi penyanyi di pernikahan Dong-gu. Jun-ki yang berbicara dengannya via telpon.. sempat tak percaya dan mengira, itu hanyalah telpon iseng. Tapi ketika ditantang bernyanyi, barulah dia percaya 100% bahwa ini adalah Whee yang asli.

Tak hanya Wheesung, adapula perancang gaun terkenal serta chef ternama yang dengan sukarela menawarkan diri untuk terlibat dalam pernikahan Dong-gu..


“Gawat.. masalahnya makin besar..” komen Seo-jin

“Kalau sampai ketahun kalau semuanya bohong.. kita tak akan bisa tinggal dengan tenang di Korea..” keluh Du-shik


Hari pernikahan pun akhirnya tiba.. Dong-gu dibuat kikuk, karena begitu banyak tamu undangan yang datang. Dimulai dari teman yang dia kenal bahkan sampai sekumpulan ahjumma yg tak dia kenal.. tapi semuanya, serentak memuji kecantikan Yoona, serta kelucuan Sol..


Geng Waikiki menghampirinya, dan memberitahu bahwa Yoona sangat cantik. Dengan ketus Dong-gu berkomentar, “Lantas.. aku mesti bahagia, karena pengantinku disebut cantik...”


Karena acara akan dimulai, Dong-gu berjalan menuju altar.. semua orang berteriak memberinya selamat, tapi Dong-gu tetap memasang wajah kikuk.


Tapi ketika Yoona, masuk.. Dong-gu lansgung terdiam.. terpana dan tak mampu berkomentar apa pun karena terpesona akan kecantikannya.


Bahkan, mesti berkali-kali Yoona serta Jun-ki memanggil namanya, hingga Dong-gu tersadar dan langsung menggandeng tangan Yoona. Itu pun, masih dalam kondisi yg sangat kaku hingga membuatnya melakuka sedikit kesalahan yang membuatnya jadi bahan tertawaan hadirin.


Wheesung menyanyikan lagu pernikahan untuk mereka, kemudian setelahnya dia mengucapkan ucapan selamat dan melemparkan candaan dengan meminta mereka untuk berciuman, sebagai ganti bayarannya datang ke acara ini..


Permintaan itu, didukung oleh semua hadirin dalam ruangan. Dong-gu bingung.. dia hanya bisa tersenyum kikuk..


Tapi kemudian, Yoona memberanikan diri untuk menciumnya lebih dulu. Sontak, semua hadirin bersorak dan bertepuk tangan untuk mereka.. 


Acara telah selesai.. Geng waikiki beserta Madam, mengantar Dong-gu dan Yoona ke bandara karena mereka akan pergi ke Jeju untuk bulan madu.


Dihadapan Madam, dengan sangat kikuk.. Dong-gu dan Yoona menyebut satu sama lain dengan panggilan sayang. Mereka, bahkan mengenakan pakaian couple dan bergandengan tangan~


Ketika berduaan, Dong-gu terus melamun menginat ciuman barusan...


Niatnya.. mereka tak akan sampai berangkat ke Jeju, hanya menunggu hingga Madam pergi, barulah mereka pulang ke rumah. Namun mengejutkan, karena tiba-tiba datang pengacara madam. Sialnya, dia pun akan pergi ke Jeju dan menggunakan pesawat yang sama dengannya. Maka terpaksa, mereka pun benar-benar berangkat dengan menaiki pesawat menuju pulau Jeju..


Di malam hari, Madam mengunjungi penginapan Waikiki. Tapi tak sengaja, dia menginjak kotoran, makanya dia duduk membersihkan sepatunya di samping pintu..


Tak lama keudian, Du-shik dan Jun-ki berjalan keluar sambil tertawa membicarakan pernikahan palsu antara Dong-gu dan Yoona.


Mendengar semuanya, membuat Madam geram. Dia langsung menghampiri mereka, dan minta penjelasan yang sebenarnya, detik ini juga!


Entah bagaimana caranya, namun sesaat kemudian Madam langsung menemui Dong-gu, Yoona serta pengacaranya. Dia menyuruh mereka untuk menandatangani surat pernyataan melunasi seluruh utangnya dalam waktu sebulan kedepan. Bukan hanya utang sewa, tapi juga.. utang untuk mengganti biaya pernikahan mereka.


“Darimana kami mendapatkan seluruh uang itu dalam waktu sebulan..” keluh Dong-gu

“Terus.. mau dipenjara?!” ancam Madam


Dalam perjalanan pulang, Dong-gu terus mengumpat jun-ki yang menjadi penyebab dari seluruh masalah ini. Tapi tiba-tiba, muncul sebuah motor yang hampir menabrak Yoona..


Tapi dengan sigap, Dong-gu menyelamatkannya dengan cara menariknya ke dalam pelukannya.


Ketika Yoona kaget.. Dong-gu malah terdiam, menatap bibir Yoona, teringat lagi ciuman di pesta pernikahan tadi yg membuatnya jadi kikuk..


Setelah tersadar, Dong-gu marah-marah sendiri dan bergegas berjalan pergi. Tapi langkahnya terhenti, karena melihat Soo-ah yang tengah duduk sendirian ditemani beberapa koper besar..

“Soo-ah yaa.. kenapa kamua ada disini?” tanya Dong-gu


Soo-ah berlari memeluknya, dan sambil menangis terisak dia bertanya: “Dong-gu yaaa.. apa yang harus kulakukan?”


2 komentar


EmoticonEmoticon