3/23/2018

SINOPSIS The Great Seducer Episode 5 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Great Seducer Episode 5 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS The Great Seducer Episode 5 Part 2

Bu Sol tesenyum bahagia, karena dia menerima kiriman bunga favoritnya. Namun, tak ada kertas pesan.. atau pun informasi terkait, siapa pengirimnya.


Bangun dari tidurnya, Shi-hyung langsung mengecek ponselnya.. namun, tak ada telpon balik dari Tae-hee, “Aku meninggalkan panggilan tidak terjawab, tapi dia tidak balas meneleponku?” keluhnya 


Kemudian, dengan teknik yg sama.. Shi-hyun menelpon dan lansgung memutus panggilannya, tanpa sempat diangkat oleh Tae-hee.  


Sebenarnya, Tae-hee kesal sekaligus penasaran dengan alasan Shi-hyun menelponnya. Tapi dia memilih, untuk mengacuhkannya begitu saja~


Soo-ji makin dekat dengan Kyung-joo, kali ini mereka bahkan shopping bersama. 


“Aku suka riasan dan semua yang kamu pilih. Aku harus berdiet...” ujar Kyung-joo

“Jangan, Se Joo suka wanita yang makannya lahap. Setidaknya, empat porsi daging. Ohiya, jangan lupakan permintaanku..”

“Aku tidak melupakannya, tapi Jika itu tidak berhasil, bukan aku yang salah..”


Tak lama kemudian, Se-joo datang.. dia turun dari mobil mewahnya dan langsung menghampiri, lalu mencium tangan Kyung-joo,


“Ahh.. tiba-tiba, aku ada urusan mendadak, jadi kalian pergi duluan saja.. Se Joo, antar Kyung Joo pulang dengan selamat, ya..” ujar Soo-ji

“Aku berharap kamu bisa ikut. Apa janjimu penting?” tanya Kyung-joo dengan polosnya

“Ya, sangat penting..” jawab Soo-ji


“Jangan macam-macam, atau kesepakatan kita batal!” ancam Soo-ji

“Jangan lupa, tepati juga janjimu padaku!” ujar Se-joo


Beberapa saat berlalu, kini Soo-ji duduk sendiiran di markas.. dia menelpon Se-joo, “Kalian makan malam bersama?

“Tidak, Kyung Joo sudah pulang ke rumahnya”

“Seharusnya kamu traktir dia.”

“Keluargaku mengadakan upacara peringatan.”

“Baiklah, sampai jumpa.”


Setelah telponnya ditutup, ada panggilan masuk dari ahjumma pelayan.. yg bertanya, apa Soo-ji mau makan malam dirumah?

“Iya..” jawabnya yg kemudian bersiap pergi


Tapi bersamaan dengan itu datanglah Shi-hyun besrta Se-joo,

“Kamu bilang ada upacara peringatan...”

“Memangnya kenapa? Aku kelaparan. Kita mau makan apa?”

“Sushi..”


Mereka pun, makan bersama sembari mendengarkan Soo-ji yg curhat mengenai sikap ibunya.. yg enggan membelikan kasur baru untuknya,

“Beli saja ranjang yang kamu mau.”

“Dasar bodoh, menurut kalian apa maksudnya? Aku harus menunggu sampai dia membeli perabot baru. Anggaplah mereka menikah. Apa ibuku mau pindah ke rumahmu? Dia akan tinggal di tempat lain!”


Selesai makan, mereka lanjut menyusun staregi untuk membuat Shi-hyun lebih dekat degan Tae-hee. Berdasarkan info dari Kyung-joo, akhir pekan ini.. Tae-hee akan mengunjungi panti jompo dan Shi-hyun harus pergi kesana juga..


Mendengarnya, seketika membuat Shi-hyun lesu.. dia benar-benar enggan melakukannya, karena tak rela akhir pekannya diisi dengan kegiatan yg menurutnya angat membosankan.


Kyung-joo dan Tae-hee tengah berada di salon, untuk merubah gaya rambutnya. Tae-hee hanya ingin memotong poninya, sementara Kyung-joo, berniat untuk mengganti gaya rambutnya, supaya berbeda dari biasanya.


Kyung-joo sangat senang karena menerima sms dari Soo-ji, yg mengajaknya untuk pergi ke klub akhir pekan ini, “Tadinya kukira dia nakal dan dingin. Rupanya tidak sama sekali.”


“Baguslah. Harusnya, Kalian sudah berteman sebelum kamu lulus.”

“Kamu marah?”

“Tidak...”

“Hei, tiba-tiba aku merasa bersalah. Kita mungkin akan jarang bertemu jika aku mulai berpacaran. Kamu harus cari pacar juga.”

“Tidak, terima kasih.”
“Kenapa kamu bicara begitu?”


Tiba-tiba, Kyung-joo membahas tentang Shi-hyun, “Ayah dia dan ibunya Soo Ji akan menikah, dan mereka akan menjadi saudara tiri. Bukankah itu aneh? Soo Ji sangat mencemaskannya. Si Hyun banyak menderita setelah kematian ibunya. Dia lebih sering dimarahi karena kekanak-kanakan. Juga banyak rumor buruk tentang dia. Tapi sebenarnya, dia tidak sejahat dugaanmu...” jelasnya


Tae-hee tak berkomentar apa pun, tapi sepertinya.. dia ‘agak’ tersentuh karena cerita itu,


Keesokan paginya, Shi-hyun terpaksa bangun.. setelah dia mendengar alarm, yg sengaja dia setel dengan bunyi ‘Eun Tae-hee.. panti jompo.. ayo bangun..’


Meskipun benar-benar malas, namun Shi-hyun tetap bangun dan langsung bersiap untuk pergi.


Tae-hee tengah menunggu bis di halte sambil teringat cerita daari Kyung-joo tadi malam. 


Tiba-tiba.. muncul Shi-hyun yg lansgung menyentuh poninya, sambil berkomentar: “Kamu gunting rambut. Kelihatannya manis..”


Dalam perjalanan, dari mulai naik hingga turun bis, Tae-hee berusaha menghindar, tapi Shi-hyun terus mengikutinya dan itu membuatnya risih,


“Sampai kapan kamu mau mengikutiku? Dan, kenapa menelponku dua yang hari lalu?”

“Benarkah?”
“Iya, Ada tiga panggilan tidak terjawab.”

“Jika ingin tahu, kamu bisa saja meneleponku. Karena sekarang, Aku sudah lupa alasanku meneleponmu.”

“Itu karena kamu tidak ada kegiatan, atau punya banyak waktu luang?”

“Keduanya...”


“Omong-omong, katakan kenapa kamu mengikutiku kemari?”

“Karena aku ingin menemuimu. Aku mengikutimu kemari karena ingin menemuimu.”

“Kenapa kamu ingin menemuiku?”

“Aku tertarik kepadamu.”


Tiba-tiba, datanglah beberapa orang dari panti jompo. Kebetulan sekali, mereka baru pulang berbelanja dari pasar. Mereka menyapa Tae-hee, dan mengira Shi-hyun adalah kekasihnya.

“Tidak, dia bukan pacarku!” sanggah Tae-hee


Terlepas dari apa pun hubungan mereka, yg jelas.. pihak panti sangat gembira dengan kedatangan mereka..


Terlebih, karena tenaga Shi-hyun sangat dibutuhkan untuk membantu menganggkat sayuran yg baru saja mereka beli. Shi-hyun nampak ragu untuk melakukan tugas itu, dan melihatnya membuat Tae-hee lansgung tersenyum kearahnya~


Advertisement

6 komentar

Suka banget sama sinopsis dan jalan ceritanya. Ditgg yg selanjutnya y. Uda ep.8 soalnya. Semangat terus y
Mohon jgn dihentikan nulisnya

D tunggu sekali sinopsis y

D tunggu sekali sinopsis y

Sukak bgt ditunggu kelanjutannya kak

Sukak bgt ditunggu kelanjutannya kak

suka banget drama ini, tapi katanya ratingnya kurang ya di korea


EmoticonEmoticon