3/05/2018

SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 19 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 19 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS A Korean Odyssey Episode 19 Part 2

Seon Mi tahu Oh gong membohonginya, dia mengatakan kalau Bangau Putih menjalankan tugasnya dengan baik, menjadi Dewa dan menjalani kehidupan yang indah bersama.
“Aku tidak percaya padanya karena salah satu mereka adalah manusia.”
Jenderal Es lalu mengajak Seon Mi ke desa untuk mencari orang yang mungkin saja mengetahuinya.


Seon Mi berhenti dan menatap tempat yang dulu pernah didatanginya bersama Oh Gong.
“Aku hanya mengingat saat terakhir kali melihatnya berdiri di sana. Apa yang ada di pikirannya dengan wajah sedih itu?”
Saat Jenderal Es mengajaknya pergi, Seon Mi ingin berkeliling dulu. Mungkin saja ada beberapa jejak yang dia tinggalkan.


Ah Sa Nyeo berjalan melewati terowongan yang menjadi tempat tinggal para tunawisma. Saat keluar dari terowongan itu, wajah dan tangan Ah Sa Nyeo sudah berlumur darah.
“Dengan kekuatanku, aku akan melepaskan naga hitam ke dunia ini. Karena mereka memanggilku roh jahat.”


Seon Mi mendapat pengelihatan lagi. Dia melihat bangau putih menunggu dengan menatap ke arah luar.
“Untuk menemukan apa yang dia tunggu, dia memanggilku dan Oh Gong di sini. Karena sudah menemukannya, dia meninggalkan tempat ini, bukan? Karena aku tidak menemukan apa-apa untuknya, Son Oh Gong pasti menemukan sesuatu. Kenapa dia tidak memberitahuku? Aku harus pergi.”


Jenderal Es menghadang Seon Mi yang akan pergi dan mengatakan lebih baik mencari banagu putih di desa untuk mengetahui hal itu. tapi Seon Mi tahu dia tidak akan bisa menemukannya. Oh Gong lah yang mengirimnya ke desa itu, dan dia bertanya-tanya apa yang sebenarnya sedang dilakukan oleh Oh Gong. Jenderal Es berusaha menahan Soen Mi tetap di desa Teratai.
“Jenderal Es, apa adikmu senang dengan pilihan komitmenmu yang salah untuk melindunginya? Lihat betapa menyedihkan adikmu. Kau pasti lebih tahu karena berbagi tubuh yang sama. Bahkan jika aku menemuinya dan dia tidak menceritakan apa pun, tolong temukan aku dengan Tetua Soo Bo Ri. Aku harus melakukan sesuatu yang semestinya. Jadi, aku perlu tahu apa yang mereka lakukan”


Soo Bo Ri tidak mengira Seon Mi menemuinya, dan apakah Oh Gong mengetahu kalau Soen Mi menemui Soo Bo Ri. Seon Mi meminta Soo Bo Ri memberitahunya apa yang disembunyikan Son Oh Gong darinya.


Ma Wang akan pergi, karena Pal Gye terluka dan Naga Giok mati. Karena mereka bagian dari agensinya, dia tidak bisa lagi membiarkan Ah Sa Nyeo. Sekertaris Ma mencegahnya, dengan begitu rencana Dewa Agung akan hancur.
“Saat seperti ini, lebih baik itu hancur. Karena Sam Jang, monyet itu terlalu berusaha keras.”


Soo Bo Ri datang, tapi Ma Wang berpura-pura dia sedang sibuk, Soo Bo Ri mengatakan surga akan berhadapan dengan Ah Sa Nyeo. Ma Wang bertanya kenapa surga mencampuri urusan Ah Sa Nyeo.
“Sam Jang sudah membuat keputusan. Untuk menyelesaikan semua tugas Sam Jang, surga akan bergerak sesuai keinginan Sam Jang. Tolong beritahu Dewa Agung bahwa kita akan menangkapdan mengurung Ah Sa Nyeo. Pada akhirnya, ini tidak berjalan sesuai rencana Son Oh Gong.”


Kang Dae Sung menyapa para mahasiswa yang mengaguminya, tapi setelah itu dia melihat mahasiswa yang memprotesnya. Mereka meminta penjelasan Yayasan Korea yang pro Jepang, meminta mengungkapkan kematian reporter, dan penolakan atas masuknya dia ke dunia politik.


Ah Sa Nyeo muncul dan mengatakan kalau mereka bisa saja menjatuhkannya, jadi jangan remehkan mereka. Ah Sa Nyeo meminta Kang Dae Sung ke lembah sekarang juga.


“Mungkin, dia bisa menjadi pasangan yang paling cocok untuk iblis.” Ah Sa Nyeo bergumam di belakang Kang Dae Sung.


Ah Sa Nyeo berbalik dan sangat terkejut melihat Soo Bo Ri dan beberapa orang pria di belakangnya.


Oh Jeong melaporkan kalau persiapan sudah selesai, tapi ada sesuatu yang terjadi. Pal Gye terluka parah dan Naga Giok mati karena perbuatan Ah Sa Nyeo.
“Ma Wang bilang akan segera menangkap dan membunuh Asanyeo. Aku lebih baik menemui Ma Wang.”


Ma Wang muncul di belakang mereka.


Oh Gong mengatakan kalau dia membutuhkan Ah Sa Nyeo  untuk membangunkan dan membereskan naga hitam.
“Meski ingin membunuhnya, aku belum bisa.”
“Surga telah melangkah maju dalam mengurus Ah Sa Nyeo. Tetua Soo Bo Ri bilang mereka akan menangkap dan menahannya di sana. Mereka membuatku pusing karena ikut campur lagi. Aku tidak berada di pihakmu atau surga. Aku tidak ingin terlibat.”
“Aku juga tidak ingin mendengarkan saran darimu. Cukup adil. Aku tidak ingin merusak apa yang kau gapai dalam 1.000 tahun terakhir.”
“Son Oh Gong, kau berusaha keras seperti ini hanya untuk menyelamatkan Sam Jang? Jika benar, apa kau hanya berpikir untuk menyelamatkan Sam Jang dan melarikan diri bersama? Entah Naga Hitam muncul atau tidak tak peduli apa yang terjadi pada dunia. Jangan pikirkan hal itu. Kau bisa membawa wanita itu dan tinggal di tempat yang jauh bersama.”
“Aku tidak mau. Itu tidak keren. Aku ingin terlihat keren di matanya. Bagaimana jika aku takut pada Naga Hitam itu dan menyarankan kabur tapi dia bilang, "Tidak!" Aku sungguh akan menjadi pecundang. Dia pikir aku sangat menakjubkan.”
“Baiklah. Mati memang terlihat keren.”
“Aku ingin bertahap menjadi lebih menakjubkan lagi. Dia membuatku ingin melakukannya. Saat pertama kali memakai Geumganggo, kau bilang menjadi anjing kampung karena melindungi wanita itu dan menangis sambil memegang toples saus itu.”
“Sekarang, untuk menangkap Naga Hitam yang besar, kau akan membahayakan hidupmu?”
“Jika ini keren, maka itulah yang penting.”
“Tapi kau tahu... bukankah Sam Jang ingin terlihat keren juga? Padamu. Jika Sam Jang melangkah maju dengan keren, bisa kau hentikan? Apa yang akan kau lakukan?”
“Aku tidak akan bisa menghentikannya. Itu sebabnya aku mencoba berdiri di depan dan melakukan sesuatu.”
“Setelah semuanya selesai, pulanglah. Pastikan untuk pulang. Aku bosan.”
“Baiklah. Isi bak mandi dengan air. Pastikan itu hangat.”


Ma Wang pergi dan Oh Jeong datang lagi, dia bertanya apa lagi yang harus dilakukannya. Oh Gong mengatakan dia akan pergi menemui Soo Bo Ri.
“Kembalilah dan bereskan semua yang masih belum selesai. Aku juga akan tetap di sini.”
“Cuma kau satu-satunya yang bisa di percaya. Lakukan itu.”


Oh Gong menemui Soo Bo Ri, dia bertanya kenapa Soo Bo Ri menghalangi rencananya.
“Satu-satunya yang bisa memanggil Naga Hitam adalah Ah Sa Nyeo. Ah Sa Nyeo adalah penghubung antara Naga Hitam dan iblis. Lalu, aku juga akan menyingkirkannya begitu semua selesai.”
“Oh Gong. Aku tulus bangga denganmu karena ingin menyelamatkan dunia.”
“Ini bukan sesuatu yang kulakukan agar dibanggakan olehmu. Jika kau menyelesaikan ini dengan baik, kau akan dipulihkan dengan kembali ke Surga.”
“Pemulihan? Aku merasa tidak melakukan perbuatan baik untuk Surga.”


Ah Sa Nyeo dan Kang Dae Sung sudah berada di lembah untuk menyiapkan ritual. Saat Ah Sa Nyeo menyentuh batu, langit berubah jadi gelap.


Oh Gong melihat banyak pria muncul di sekelilingnya.
“Apa itu? Di mana Ah Sa Nyeo? Apa yang terjadi?”
“Seperti yang kau bilang, cuma Ah Sa Nyeo yang bisa membangunkan Naga Hitam. Dan sekarang, dia mungkin membangunkan Naga itu.”
“Kau menipuku. Bukan Ah Sa Nyeo, tapi kau berencana menjebakku.”


Ah Sa Nyeo mengatakan kalau naga hitam sudah bangun dan melalui gerbang itu naga hitam akan datang ke dunia.


Flashback. Soo Bo Ri mengatakan kalau Ah Sa Nyeo akan membangun naga hitam seperti yang direncanakan.
“Cuma itu yang bisa kau lakukan sebagai roh jahat. Surga akan mengurus sisanya.”


“Karena aku di suruh melakukan apa mauku, aku akan membebaskannya dari dunia ini.” Gumam Ah Sa Nyeo. Dia lalu melanjutkan ritual membangunkan naga.


Ma Wang merasakan getaran hebat. Dia mengetahui Ah Sa Nyeo sudah membangunkan naga hitam dan naga itu sedang bergerak.


“Apa kau berpikir untuk melepaskannya ke dunia? Kau mempercayai seseorang, bukan? Apa mungkin... Sam Jang?”
Oh Gong menyadari kalau Soo Bo Ri membuat Sam Jang melakukan sesuatu.


Seon Mi dan Jenderal Es datang untuk menghentikan ritual itu.
“Hentikan. Kau tidak bisa memanggilnya dan melepaskannya ke dunia. Aku tidak bisa membiarkannya melayani dia sebagai Tuan. Jika aku membiarkan itu, dunia akan hancur.”
Kang Dae Sung menyuruh Ah Sa Nyeo melanjutkan ritualnya. Jenderal Es menghampiri Ah Sa Nyeo dan mendorong hingga terjatuh. Lalu mereka berdua menghilang.


Di tempat itu hanya tinggal Seon Mi dan kang Dae Sung.
Advertisement


EmoticonEmoticon