3/05/2018

SINOPSIS Misty Episode 10 PART 3

Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 10 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 10 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 10 Part 4

Manager keluar dari kamar dan memergoki Ki Suk, Hye Ran bisa mendengar dari telepon pembicaraan Ki Suk dan manager hotel. Ki Suk mengatakan dia dari JBC, manager hotel keberatan dengan adanya reporter di sana. Karena polisi tidak memberitahukan tentang reporter yang akan ikut bersama mereka. Manager hotel lalu meminta Ki Suk pergi, seharusnya dia meminta ijin resmi dari hotel untuk meliput. Ki Suk meminta polisi memeriksa kamar yang lain, tapi  manager hotel meminta surat perintah dari kepolisian.


Hye Ran bertanya pada Ki Suk di mana Han Ji Won, Ki Suk mengatakan Han Ji Won belum datang. Jadi Hye Ran lah yang akan ke sana. Di depan lift Hye Ran bertemu dengan Han Ji Won, dengan yakin Han Ji Won mengatakan tidak akan mengijinkan orang lain menghentikannya. Dia lalu masuk ke dalam lift dan tersenyum pada Hye Ran.


Hye Ran terus berbicara dengan Ki Suk, saat sedang berjalan Hye Ran terhenti dan mendapatkan ide. Dia mengatakan agar menunggu, karena Hye Ran akan membuat “tikus” itu merangkak keluar dari pesembunyiannya. Hye Ran lalu berjalan ke arah alarm kebakaran lalu memecahkan kacanya dan menekan tombol alarm.


Semua orang di hotel itu berlarian mendnegar suara alarm. Di lantai 15 Han Ji Won melihat beberapa orang pria berpakaian rapi berlari ke arah yang sama. Tapi di arah sebaliknya dia juga melihat Ki Suk yang sedang dalam masalah.


Han Ji Won akhirnya memutuskan mengikuti kemana pria-pria itu berlari. Dan benar saja, mereka adalah pengawal Jung Dae Han yang sedang berusaha mengevakuasi Jung Dae Han bersama seorang gadis. Dengan panik Jung Dae Han memerintahkan anak buahnya menyeret Han Ji Won pergi dari sana


Han Ji Won sengaja menyapa Jung Dae Han dengan suara keras, sehingga Ki Suk datang bersama polisi. Manager tampak kewalahan, dia meminta Jung Dae Han menunggu di kamar, tapi dengan angkuhnya dia mengatakan untuk apa bersembunyi di kamar hanya karena orang rendahan itu.

“Kalian berdua juga. Jangan membuang tenaga. Kalian pikir aku siapa? Rekam sesuka kalian. Ini tidak akan disiarkan. Cepat pergi!”
“Reporter Kwak. Ayo.”
“Baiklah, ayo.”


Dengan aba-aba dari Han Ji Won, Reporter Kwak mengeluarkan kamera dari dalam tas. Han Ji Won mengeluarkan alat perekam yang langsung terhubung ke jaringan internet. Mereka dengan cekatan membuat laporan khusus langsung dari lapangan. Walapun mendapat perlawanan dari Jung Dae Han dan anak buahnya yang berusaha merebut kamera, mereka terus melakukan liputan.

“Halo, Warganet. Ini Han Ji Won. Ini di balik layar ‘News Nine’, Mata Pewarta. Hari ini, kami berada di lokasi prostitusi ilegal yang tersembunyi di sebuah hotel di Seoul. Kurasa Anda kurang paham soal acara berita daring kami. Ini disiarkan secara langsung di internet. Jadi, hati-hati dengan ucapan Anda. Pikirkan posisi sosial dan reputasi Anda.”


Siaran Han Ji Won langsung menghebohkan masyarakat.
“Tidak diduga bahwa pelanggan prostitusi ilegal adalah Jung Dae Han yang merupakan mantan jaksa, mantan sekretaris senior Kementerian Urusan Sipil, dan pimpinan Partai Progresif. Yang lebih mengejutkan adalah Jung Dae Han terlibat prostitusi anak di bawah umur.”


Dae Woong panik mengetahui hal itu, dia yakin ini pasti ulah Go Hye Ran. Dia memanfaatkan Ji Won dan Ki Seok untuk membuat ulah dan membalas dendam, Dae Woong meminta Pak Jang untuk memecat Hye Ran sekarang juga karena bisa membahayakan seluruh pihak kantor berita ini. Saking emosinya melihat berita itu, Dae Woong sampai menduduki kursi Pak Jang dan setelah sadar dia meminta maaf.

“Drama tanpa naskah memang paling menarik.”
“Apa? Astaga. Maaf aku menduduki kursi Anda.”
“Duduk saja. Dae Woong. Bagaimana jika kita menayangkan ini di News Nine? Bukankah ini akan meraih penonton terbanyak dalam sejarah kita? Ya, bukan?”


Para detiktif terpukau dengan liputan Han Ji Won, tapi mereka berspekulasi kalau itu bukan ide Han Ji Won tapi dari Go Hye Ran. Detektif Kang hanya diam termenung tidak menaggapi berita itu. Pikirannya melayang ke waktu dia menginterogasi Hye Ran.


Dengan penuh keyakinan Hye Ran mengatakan akan keluar dari ruangan itu 30 menit lagi. Begitu keluar dia tidak akan membiarkan detektif itu lolos karena telah menahannya dengan tuduhan palsu.

“Kamu berencana keluar dari situasi ini dengan memanfaatkan media?”
“Terbalik. Aku tidak berusaha menutupi pembunuhan dengan berita. Aku dituduh. Itulah yang sebenarnya.”


Wakil Presiden JBC menemui Pak Jang untuk menanyakan apa yang akan dilakukan Pak Jang terkait berita yang sedang heboh. Pak Jang mengatakan mereka harus menghadapi tren umum di pekerjaan mereka. Di saat seperti itu, sebaiknya mereka tidak berupaya menghentikan tren umum itu.

“Jangan melantur. Jelaskan saja agar aku paham.”
“Anda tahu alasanku mempertahankan posisiku? Itu karena aku selalu mengikuti tren umum. Anggota Kongres Jung Dae Han sudah tidak bisa diselamatkan. Baru satu jam, video itu sudah ditonton tiga juta kali. Tren umum memaksaku melaporkannya.”


CEO Kang sedang menyiapkan sebuah rencana karena tidak mungkin baginya menutupi berita itu.


Hye Ran datang ke kantor dan disambut tatapan kagum dari para kru. Dia terus berjalan tanpa memperdulikan orang-orang di sekitarnya. Dia berpapasan dengan Pak Jang yang bersikap dingin, tapi Pak Jang sempat berhenti hanya untuk memanggil nama Hye Ran. Saat Pak Jang berjalan pergi, dia mengacungkan jempolnya dari balik punggungnya. Hye Ran pun tersenyum melihatnya.


Di dalam ruangannya, Hye Ran dikejutkan dengan berbagai ucapan selamat dan dukungan dari rekan-rekannya. Dia pun terharu membaca ucapan-ucapan itu.


Hye Ran mendapat telepon dari Reporter Yoon yang sedang berada di sebuah kedai. Dia sengaja memperdengarkan percakapan orang-orang di sana yang sedang menghujat Jung Dae Han.
“Tidak ada orang waras yang berani membeberkan itu. Entah kamu terlalu berani atau memang gila.”
“Pasti salah satunya. Song Yi. Bukannya kamu tidak bisa melakukan apa-apa di tahun 2013. Korupsi Jung Dae Han yang dilaporkan hari ini adalah hasil karyamu. Aku hanya membantu menyiarkannya.”
“Terserahlah. Berita ini bukan pencapaianku, tapi kamu. Lupakan saja. Jaga dirimu. Sekarang, bedebah itu pasti sedang berencana menjatuhkanmu.”
“Sudah kubilang. Aku tidak rugi apa pun.”
“Kamu punya Tae Wook. Ayo kita minum nanti.”


Pak Jung terus saja memuji Hye Ran dan mengaguminya. Tapi Kang Tae Wook malah membahas hal lain, dia mengatakan kalau mereka tidak jadi pindah ke firma hukum Kangyool, dan bahkan akan melawan mereka. Pak Jang pun langsung menjadi murung.


Eun Joo pergi dari rumah sakit tanpa sepengetahuan dokter. Dia berjalan dengan tatapan kosong. Di dalam saku mantelnya dia menggenggam sesuatu.
Advertisement


EmoticonEmoticon