3/02/2018

SINOPSIS Mystery Queen 2 Episode 1 PART 1

SINOPSIS Mystery Queen 2 Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2
Supported by: oppasinopsis.com

LINK SINOPSIS || SINOPSIS Mystery Queen 2

Sepasang pria dan wanita tampak menyambut tamunya pada sebuah acara pernikahan. Si wanita menitipkan tasnya pada si pria, lalu berkata kalau dia ingin menemui pengantin wanita.


“Ya ampun, kau sangat cantik,” puji wanita itu.


Dan mempelai wanitanya adalah Yoo Seol Ok (Choi Gang Hee) berambut panjang. “Ibu, dimana dia?” tanya Seol Ok sambil pada wanita tadi yang. Ibu Seol Ok berpikir kalau mempelai pria malah sedang bersama Seol Ok. “Tidak,” jawab Seol Ok.


Sementara itu Detektif Ha Wan Seung (Kwon Sang Woo) tampak sedang menghubungi seseorang dan dia sedang terjebak macet. Ia tampak sangat gelisah, karena teleponnya tidak juga diangkat. “Pukul berapa ini? Aku tidak percaya aku terlambat datang ke pernikahanku sendiri,” gumamnya.


Wanita tadi juga gelisah, karena ponsel yang dihubunginya tidak  juga diangkat. “Ah itu dia,” kata wanita tadi lega. “Kenapa kau begitu lama?”


Upacara pernikahan hampir selesai dan sekarang sedang kedua mempelai akan saling bertukar cincin. Mereka berdua tampak sangat bahagia.


Wanita tadi bertanya pada suaminya tentang mobil pengantinnya. Sang suami menjawab, “Semua sudah siap.” Wanita tadi bergumam kalau sang pengantin wanita tampak sangat gugup.


Seol yang sebelumnya terlihat tersenyum bahagia, tiba-tiba tampak ragu dan ingin menarik kembali tangannya yang gemetar saat mempelai pria ingin memasangkan cincin di jarinya. Si mempelai pria meraih tangannya dan berhasil memasangkan cincinnya.


Detektif Ha tiba-tiba membuka pintu dan berteriak, “Aku keberatan dengan pernikahan ini!” Semua orang sangat terkejut dan menoleh ke arahnya. “Ini tidak boleh terjadi!”


“Detektif Ha?” gumam Seol Ok bingung.


“Teganya ahjumma melakukan ini padaku? Bagaimana dengan aku?” tanya Detektif Ha sambil menangis. Dia terus berjalan menghampiri Seol Ok. “Ini tidak boleh terjadi! Tidak!Pernikahan ini dibatalkan!” Detektif Ha melemparkan hiasan bunga yang ada di dekatnya. Ibu si pria bertanya siapa yang membuat kehebohan di pernikahan putranya.


Det. Ha menjawab, “Aku? Aku siapa? Aku datang buru-buru. Ini dia.” Ia kemudian mengeluarkan borgol, “Aku? Aku pengendus Seodong. Woof.. Woof!”


Queen of Mystery 2
-Lima Pekan Sebelumnya-


Seol tampak sedang menyiapkan makanan di restoran Kim Kyung Mi (Kim Hyun Sook). Ia melihat jam dinding yang sudah menunjukkan jam 11 siang. Kyung Mi datang dan berkata kalau sudah waktunya. Kyung Mi lalu memasang tanda tutup di pintu restorannya. Beberapa orang tampak datang dan salah satunya adalah Nyonya Park


Kyung Mi: “Anda datang, Nyonya Park.”
Nyonya Park: “Tentu saja, putriku akan tampil di TV.”
Teman Ny. Park: “Sudah lama sekali mereka bercerai. Dia bukan menantumu lagu.”
Nyonya Park: “Dia seperti putriku sendiri.”


Mereka semua masuk lalu menonton TV yang sedang menampilkan acara Fresh Morning Live. Lee Ji Hye, si pembawa acara wanita, mengatakan bahwa hari ini mereka akan kedatangan bintang tamu yang terkenal dengan kalimat ‘Kau ditangkap’.


Dia adalah Inspektur Woo Sung Ha (Park Byung Eun), seorang profiler yang telah menangkap banyak penjahat. 


Seorang wanita bertanya apakah Seol Ok yang ikut ujian Kepolisian sudah menjadi polisi sekarang. Seorang Polisi bertanya bahwa ujian Kepolisian itu tidak mudah, tapi teman Nyonya Park bilang kelihatannya tidak terlalu sulit. Lalu para wanita tertawa. “Kali ini dia pasti lulus,” kata Kyung Mi.


Seol Ok merangkul Kyung Mi dan berkata kalau Kyung Mi akan membantunya. Nyonya Park berkata kalau menjadi Polisi itu sangat berbahaya. Mereka lalu kembali menonton TV yang mengatakan bahwa seorang penduduk sipil menjadi terkenal karena banyak berkontribusi dalam penangkapan Park Yong Soo, si pembunuh lakban.
Flashback season 1


Beberapa cuplikan adegan season 1 diperlihatkan pada bagian ini.


Tapi yang ditampilkan di TV adalah saat kasus terakhir tentang pembunuh dengan lakban. Dalam berita tersebut wajah Seol Ok di-blur dan suaranya juga disamarkan. (haha.. padahal udah pada nunggu mau nonton Seol Ok.


Seol Ok dan yang hadir disana tampak kecewa. Inspektur Woo meminta maaf karena dia tidak bisa mengungkap identitas ibu rumah tangga dari Baebang-dong ini demi privasinya. “Dia tidak perlu terlalu melindungiku,” gerutu Seol Ok. “Para pemirsa juga berhak tahu.”


Di TV kemudian memperlihatkan foto Detektif Ha yang sedang menyelidiki TKP. Nyonya Park menggerutu karena lagi-lagi ada Detektif Ha yang terlibat bersama Seol Ok. Temannya berbisik, “Kau tahu jawabannya, bukan?”


Sementara itu, Detektif Ha dan Kapten Bae sedang berada di sebuah department store. Bukannya membahas pelaku yang mereka intai, Detektif Ha malah menonton dirinya di TV yang sedang bersama Seol Ok dengan wajah di-blur. Kapten Bae tersenyum curiga.


Teman Nyonya Park yang satu lagi berkata, bahwa Seol Ok dan Detektif Ha selalu membeli barang satu gratis satu di tokonya.


Polisi senior juga bercerita bahwa saat dia sedang berpatroli, dia sering melihat Detektif Ha dan Seol Ok sedang bersama-sama.


Nyonya Nam bertanya pada Seol Ok apakah mereka berpacaran. Seol Ok bilang mereka hanya bertemu untuk membahas kasus. Teman Nyonya Nam berdiri dan berkata, “Tidak apa-apa. Apa salahnya pacaran?” Polisi senior membenarkan hal itu, karena Seol Ok memang sudah menjadi janda.


Kyung Mi menggerutu, “Detektif Ha pindah ke sebelah rumahku. Kenapa mereka tidak tinggal serumah saja?”


Seol Ok datang dan ingin membantu membawakan barang-barang Detektif Ha yang baru saja pindah, tapi Detektif Ha melarangnya. Tapi Seol tetap memaksa, dan akhirnya Detektif Ha memberikannya kotak tissue dan meminta Seol Ok untuk membawanya.


Dari rumahnya, Kyung Mi melihat kelakukan mereka yang terlihat sangat akrab. “Hah.. Mereka selalu saja saling berbisik, bertukar pesan dan bicara di telepon,” gerutu Kyung Mi.


Kyung Mi juga bercerita kalau Seol Ok dan Detektif Ha sering datang pada malam hari untuk makan ramen. Kyung Mi menduga kalau mereka berdua sudah melakukan sesuatu.


“Tidak!” semua orang menoleh ke arah Seol Ok. “Kami tidak berpacaran.” Nyonya Park mengulangi perkataan dan berusaha meyakinkan semua orang kalau Seol Ok tidak berpacaran dengan Detektif Ha. Kemudian ponsel Seol Ok berbunyi, dan Seol Ok dengan bersemangat mengangkatnya.


“Detektif Ha?” Semua orang kembali melihat ke arah Seol Ok. Ia lalu menutup ponselnya dan berkata kepada semua orang, “Ada kasus. Aku harus pergi.” Kyung Mi menyuruh Seol Ok agar sedikit berdandan. “Aku kesana untuk menangkap penjahat. Ucapanmu tadi itu bodoh.”


Seol Ok kemudian terlihat sedang didandani di sebuah booth kosmetik. Pelayan mengatakan bahwa pacar Seol Ok akan menyukai riasannya. “Dia bukan pacarku,”kata Seol. Ketika pelayan itu pergi, Detektif Ha menghampirinya dan berkata berapa lama lagi dia harus menunggu. “Ini tempatnya. Kau lihat toko Jhanel disana? Pernah dengar Jha-Tech? Jika dia punya kartu duplikat, itu yang pertama dibelinya. Jika sering datang ke department store ini, dia tidak akan melewatkan toko itu.”


Pelayan datang lagi dan berkata, “Suami Anda pasti menyukai ini.” Detektif Ha lalu mengatakan kalau dia masih lajang. Pelayan merasa tidak enak, lalu pergi lagi. Seol Ok lalu mengatakan kalau ada orang mencurigakan yang tingkah lakunya seperti tersangka kartu kredit.


Tapi menurut Detektif Ha, tingkah orang itu wajar-wajar saja. Seol Ok tetap yakin dan berkata kalau pria biasa tidak akan tertarik belanja seperti itu. 


Seol Ok dan Detektif Ha memeriksa barang yang dibeli pria itu dan mendapai bahwa pria itu hanya membeli barang dengan label barang berwarna hitam dan itu adalah barang dengan harga mahal. Seol Ok menduga kalau barang itu akan dijual kembali.


Detektif Ha penasaran apakah kedua orang itu adalah suami istri atau hanya pasangan kekasih. “Apapun itu, mereka tidak akan main-main dengan tas mahal seperti itu. Mereka profesional dan sistematis,” kata Seol Ok.


Seol Ok dan Detektif Ha mengikuti mereka sampai ke toko perhiasan. Detektif Ha berkata kalau perhiasan memang barang terbaik untuk bisa dijual lagi. Tapi Seol Ok malah sedang sibuk memperhatikan sebuah cincin yang ada di etalase toko. “Cantik,” gumam Seol Ok. Detektif Ha menegurnya, tapi Seol Ok bilang ia hanya bersikap wajar.


Pelayan lalu datang dan bertanya apakah Seol Ok mau melihatnya. Seol Ok tersenyum dan berkata kalau dia ingin mencobanya. Ia kemudian memakai cincinnya dan ingin menunjukkannya pada Detektif Ha. Tapi Detektif Ha sudah tidak ada di sampingnya.


Detektif Ha menghampiri tersangkanya dan berkata, “Permisi. Bisa kulihat kartu kreditnya?” Pasangan tersangka itu saling menatap lalu melarikan diri ke arah yang berbeda.


Detektif Ha mengejarnya, lalu menendangnya dengan mudah. Kemudian dia memasang borgolnya.


Seol Ok tidak mau kalah. Dia juga berhasil menangkap tersangka wanita.


Kedua tersangka itu lalu digiring masuk ke mobil Polisi. Seol Ok bertanya apakah benar kartu kredit itu duplikat, karena walaupun tidak ada pita magnetik di kartu itu, tetapi ada chip disana.


Tersangka pria mengatakan kalau kartu kredit itu asli. “Lalu kenapa kau lari?!” tanya Detektif Ha dan ingin menendang pria itu lagi.


Seol Ok: “Kau sudah makan?”
Det. Ha: “Aku tidak ingat. Hyungnim, apa kita sudah makan?”
Kapt. Bae: “Kita belum makan.”
Seol Ok: “Jangan lupa makan.”


Seol Ok lalu memberikan gimbap buatannya kepada Detektif Ha. “Ini benar buatanmu?” tanya Detektif Ha curiga. Seol Ok pulang, sedangkan Detektif Ha dan Kapten Bae pergi ke tempat lain untuk menikmati makanannya.


Kapt. Bae: “Hey, kenapa isinya hanya acar lobak?”
Det. Ha: “Punyaku isinya hanya bayam.”
Kapt. Bae: “Jika kau bisa memakannya, itu namanya cinta.”


Tapi Detektif Ha malah memuntahkan makanannya. “Bukan begitu,” sangkal Detektif Ha. Kapten Bae lalu menyarankannya agar berhenti bermain mata atau Detektif Ha akan kehilangannya. “Ahjumma hanya tertarik menangkap penjahat.”


Kapten Bae berkata bahwa dia tidak punya uang dan tidak punya apa-apa, tapi dia berhasil menjalin hubungan dengan pebisnis lulusan universitas yang usianya lebih 18 tahun darinya. “Aku lebih pandai menangkap hati wanita daripada penjahat,” kata Kapten Bae.


Det. Ha: “Ya benar. Kau punya trik?”
Kapt. Bae: “Tidak perlu trik. Cukup dengan ‘aku menyukaimu, aku mencintaimu’. Kau hanya perlu mengungkapkan perasaanmu.”
Det. Ha: “Owh.. aku tidak bisa. Tidak bisa.”
Kapt. Bae: “Kalau begitu, borgol saja dia.”
Det. Ha: “Apa tuntutannya?”


Ternyata maksud Kapten Bae adalah dengan memasangkan cincin di jari Seol Ok. “Maksudku kau harus menangkap hatinya.”


“Cincin? Astaga, cincin itu..”


2 komentar

  1. Yeaaayy... akhirnya.. release juga...😍😍😍 seruuu bgt.. bwt admin ditunggu yaa kelanjutan sinop nya... semangaaatt...😉

    BalasHapus
  2. Borgol di jari... 😂😂😂
    Akhirnya keluar juga sekuelnya,, masih episode awal udah bikin ngakak..

    BalasHapus


EmoticonEmoticon