3/07/2018

SINOPSIS Radio Romance Episode 11 PART 2

SINOPSIS Radio Romance Episode 11 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: KBS2
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Radio Romance Episode 11 Part 1

Ternyata yang berteriak menyuruh Soo Ho agar keluar adalah Tae Ri. Tae Ri marah karena mendengar kalau Soo Ho menolak untuk melakukan syuting drama tersebut. Soo Ho bertanya kenapa Tae Ri membuat keributan di rumahnya, dan bertanya siapa yang membukakan pintu untuk Tae Ri. Lalu Jason mengangkat tangannya untuk mengakui perbuatannya.


“Apa sekarang Song Geu Rim suka mengunjungi rumahmu?” tanya Tae Ri sinis saat melihat Geu Rim keluar dari kamar Soo Ho. “Apa kau menjadi gila karena seorang penulis?”


Geu Rim: “Jin Tae Ri.”
Soo Ho: “Sebaiknya kau pergi. Aku tidak perlu mengatakan apapun...”
Tae Ri: “Song Geu Rim! Kau tahu berapa banyak orang yang sudah kau ganggu?! Soo Ho menjadi gila karena siaran radio kecil. Sekarang dia tidak akan melakukan dramanya denganku.”
Geu Rim: “Radio ‘kecil’?”


Lee Gang lalu mengajak Geu Rim pergi dan membiarkan mereka menyelesaikan urusannya sendiri. Geu Rim ingin menyampaikan pembelaannya tentang radio kepada Tae Ri, tapi Lee Gang kembali memanggilnya, “Ayo pergi! Jangan terlibat dalam hal yang tidak berguna.” Geu Rim mengambil tasnya, lalu pergi mengikuti Lee Gang.

“Drama apa yang mereka pertunjukkan itu?” gerutu Tae Ri. Soo Ho lalu menatapnya dengan dingin.


Dalam perjalanan kembali ke stasiun radio, Geu Rim bertanya kenapa Lee Gang marah. Lee Gang berkata agar Geu Rim tidak diam saja jika ada yang memakinya. Ponsel Lee Gang berbunyi, “Ya, Manajer Kang?”


Manajer Kang menanyakan keberadaan Lee Gang. Ia juga bilang kalau acara radio Lee Gang akan dibatalkan untuk sementara waktu. Lee Gang terkejut, begitu juga Geu Rim karena Lee Gang menjawab ponselnya dengan loudspeaker.


Tae Ri menyebut keluarga Soo Ho sangat lucu. Bahkan Soo Ho menyuruhnya berhenti, padahal dia belum melakukan apapun. Ia juga berkata bahwa apapun yang terjadi dia akan memainkan peran utama bersama Soo Ho. Soo Ho bertanya kenapa harus bersamanya. “Karena kau adalah Ji Soo Ho,” jawab Tae Ri. “Jin Tae Ri lebih cocok denganmu daripada Song Geu Rim.”


“Apa maksudmu acaranya dibatalkan?!” tanya Lee Gang sambil masuk ke ruangan Manajer Kang. “Kau sangat menyukai ratingnya, bukan? Kami tidak pernah kalah dengan pesaing kami sekalipun. Menurutku, kami berusaha keras untuk membuat siaran radio yang layak. Beritahukan aku masalahnya..”


“Ji Soo Ho. Dia  masalahnya,” kata Manajer Kang merasa tidak nyaman. “Ini perintah dari atas. Aku tidak punya kuasa. JH meminta agar mengeluarkannya, dan membuat kesepakatan dengan KBC...” Lee Gang tidak mendengar kelanjutannya dan pergi begitu saja.  


Lee Gang masuk lagi ke mobilnya dan Geu Rim mengikutinya. Geu Rim bilang ia tahu kalau Lee Gang akan menemui Nyonya Nam, jadi dia akan pergi kesana bersama Lee Gang.  Dia bilang dia punya kesepakatan dengan Nyonya Nam dan dia adalah penulis acaranya, jadi dia memiliki hak untuk ikut menemuinya. “Pakai sabuk pengamanmu,” kata Lee Gang.


Nyonya Nam sendiri sedang diwawancarai oleh reporter. Reporter wanita itu mengatakan bahwa setiap tahun JH mengadakan banyak kegiatan amal. Nyonya Nam tersipu, tapi kemudian dia melihat kedatangan Lee Gang dan Geu Rim. “JH lebih fokus pada masyarakat daripada pribadi,” respon Nyonya Nam kepada reporter.


Soo Ho kesal karena Geu Rim lagi-lagi tidak mengangkat ponselnya. Pak Kim lalu datang dan mengatakan kalau dia sudah mengantar Tae RI pulang, tapi menurutnya Tae Ri akan bersikap seperti itu sementara waktu. Soo Ho bertanya apakah Pak Kim baik-baik saja meninggalkan Tae Ri seperti itu. “Aku tidak tahu,” kata Pak Kim khawatir.


Soo Ho bilang ia akan fokus pada siaran radio, tapi negosiasi dengan tim drama juga penting. Soo Ho meminta bantuan Pak Kim. Pak Kim mengambil ponselnya dan mengatakan kalau dia sudah menjadwalkan rapat bersama tim drama.


“Apa kau butuh naskah untuk rapatnya?” tanya Pak Kim. Soo Ho menggelengkan kepalanya. Pak Kim tersenyum dan berkata lagi, “Jadi, apa rencanamu? Apa kau akan melakukan dramanya?”  Soo Ho mengiyakan. Ia bilang akan berusaha untuk menjalani keduanya dengan caranya sendiri.


Nyonya Nam mengatakan bahwa dia hanya memiliki waktu 10 menit. Lee Gang bilang ia hanya perlu waktu 1 menit, jika Nyonya Nam memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Lee Gang bertanya kenapa Nyonya Nam menarik Soo Ho dari radio.


Nyonya Nam: :”Itu tidak menghasilkan uang. Apa itu cukup bagus bagimu?”
Lee Gang: “Jika dia sangat bernilai dalam hal bisnis sampai kau menariknya dari radio, maka kami mungkin tidak bisa melakukan apa-apa. Kami mengerti.”
Nyonya Nam: “Sepertinya kau memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Aku senang.”
Lee Gang: “Tapi jika Ji Soo Ho mengatakan kalau dia akan meninggalkan JH dan melanjutkan siaran radionya bersama kami, maka kami akan melindungi DJ kami sesulit apapun caranya.”
Nyonya Nam: “Jika itu mungkin, lakukanlah.”


Saat akan pulang, Geu Rim memanggil Nyonya Nam. Nyonya Nam bilang ia tidak ingin mengatakan apapun kepada Geu Rim. “Aku yakin Ji Soo Ho adalah bintang Anda dan asset yang Anda butuhkan. Tapi bagi pendengar kami, dia adalah DJ mereka yang berharga, teman dan keluarga. Soo Ho juga sangat berharga bagi tim radio kami,” kata Geu Rim.


Geu Rim mengatakan bahwa Soo Ho berharga bukan karena menghasilkan uang, tapi dia berharga apa adanya. Geu Rim bilang ia hanya ingin mengatakan itu, lalu pamit pergi.


Kata-kata Geu Rim sepertinya sama sekali tidak bermakna bagi Nyonya Nam.


Sementara itu di KBC, Nona La sangat senang karena Kim Dong Ju akan menjadi DJ mereka. “Jika kita bekerja dengan penyiar sesungguhnya, maka acara kita akan berkualitas tinggi. Lakukan dengan benar kali ini,” kata Nona La. Seung Ho merasa ada sesuatu yang busuk dibalik pemberhentian tim Lee Gang dan itu menyakiti harga dirinya. “Hey, apa kau ini kucing pengecut?! Sangat mengesalkan.”


Mereka lalu berpapasan dengan Geu Rim dan Lee Gang. Mereka hanya saling memberi salam, lalu pergi. Lee Gang sampai di ruangannya lebih dahulu. Disana sudah ada Hun Jung yang sedang merapikan barang-barang mereka.


Hun Jung bertanya apakah mereka benar-benar berpisah, padahal mereka baru memulainya satu bulan yang lalu. Lee Gang mengatakan kalau keputusannya belum final dan meminta Hun Jung menunggu. Nona La dan Seung Ho lalu ikut masuk ke ruangan mereka.


Nona La berkata kalau dia merasa tidak enak karena mengambil waktu siaran Tim Lee Gang. Ia juga meminta maaf khusus pada Geu Rim yang sudah berusaha keras untuk menjadi penulis utama. Lee Gang mengucapkan selamat atas kerjasama Nona La dengan JH, tapi menurut Lee Gang bergonta-ganti DJ tidak akan membawa efek positif.


Seung Ho: “Hei, kenapa kau masih sombong. Kau bahkan tidak bisa melindungi tim-mu. Kau tidak bisa melindungi tim-mu dan dibubarkan. Siapa kau berani bicara begitu?”
Lee Gang: “Aku tidak bicara banyak. Kaulah yang tidak bisa berhenti bicara.”
Nona La: “Kenapa kau banyak bicara. Yang benar saja.”


Geu Rim menyusul Lee Gang yang keluar dari ruangan lebih dulu. “Hubungi DJ kita,” kata Lee Gang. Mereka bahkan memesan satu kedai khusus untuk mereka bertiga.


Geu Rim berkata bahwa tidak ada masalah, karena adalah hal biasa jika suatu siaran dibatalkan. Padahal dia sendiri terus minum, karena merasa gelisah. Geu Rim juga mengatakan kalau itu hanya sementara. Soo Ho bertanya apa maksud Geu Rim dan dia butuh penjelasan.


Lee Gang berkata kalau dia membuat kesalahan, jadi acara radio mereka dihukum. Soo Ho bertanya kesalahan apa yang Lee Gang lakukan dan apa hukumannya. Lee Gang mengatakan kalau acara mereka diskorsing. Ia tidak mengatakan alasan yang sebenarnya. “Maafkan aku, Ji Soo Ho,” kata Lee Gang.


“Jadi, besok kita tidak akan siaran?” tanya Soo Ho. Lee Gang menganggukkan kepalanya. “Apa yang terjadi? Apa terjadi sesuatu pada tim kita?” Lee Gang senang mendengar Soo Ho menyebut ‘tim kita’. Tapi ia bilang tidak ada yang peduli pada tim mereka dan mengajaknya minum. Geu Rim bilang matahari akan terbit lagi besok.


Tidak lama kemudian, Geu Rim mabuk dan mulai mengoceh, “Matahari akan terbit?! Jika saja. Baru satu bulan sejak aku menjadi penulis utama. Bagaimana aku bisa dipecat dalam satu bulan?” Lee Gang menyebut Geu Rim sangat manis. Soo Ho meminta Geu Rim berhenti minum dan akan mengantarnya pulang. “Kau saja yang pergi! Silakan.”


Lee Gang menertawakan Soo Ho.


“Hey, Tae Ri. Jin Tae Ri,” kata Pak Kim berusaha membangunkan Tae Ri yang tidur di tangga. Ia lalu membawanya masuk ke apartemennya.


Geu Rim kembali mengoceh bahwa ketika dia masih anak baru, dia tidak mengerti apa-apa. Jadi dia melakukan apapun yang Lee Gang katakan. Walaupun Lee Gang sering menyiksanya, ia belajar menulis dari Lee Gang, jadi ia merasa senang.


Lee Gang tertawa senang, dan Soo Ho tidak menyukai itu. Soo Ho kembali mengajak Geu Rim pulang. Geu Rim bilang ia merendahkan diri dan egonya demi bisa mendapatkan tanda tangan Soo Ho untuk siaran radio mereka. Geu Rim bahkan menumpahkan minumannya ke kaki Soo Ho.  


Lee Gang kemudian menyuapi Geu Rim. Soo Ho kembali merasa cemburu. “Ji Soo Ho, berkat kau, aku menjadi penulis utama. Aku membuat siaran dengan naskahku, jadi aku senang. Aku senang. Terima kasih,” oceh Geu Rim lalu menjatuhkan kepalanya ke meja.


Lee Gang tertawa dan menyebut Geu Rim manis. Soo Ho jelas tidak suka mendengarnya. Lee Gang bilang ia akan menjadikan Geu Rim penulisnya lagi. Soo Ho ingin mengatakan sesuatu, tapi Lee Gang berkata lebih dulu kalau dia juga akan menjadikan Soo Ho sebagai DJ-nya lagi.


Lee Gang melipat syalnya, lalu akan meletakkan sebagai bantal Geu Ri. Tapi Soo Ho merebut syal itiu dan melemparnya. Ia mendorong bahu Lee Gang dan berkata, “Sudah kubilang jangan sentuh dia!” Emosi Lee Gang terpancing. Ia ikut berdiri dan mendorong bahu Soo Ho. Lee Gang bilang ia melakukannya, karena ingin melakukannya.


“Apa yang kau ingin lakukan itu membuatku marah,” kata Soo Ho sambil menarik kerah Lee Gang. Lee Gang melakukan hal yang sama. Mereka lalu saling menggertak. “Keluar,” ajak Soo Ho. Lee gang setuju. Mereka melepaskan baju masing-masing dan pergi keluar cafe.


Geu Rim yang tidak sadarkan diri, sama sekali tidak tahu apa yang sedang terjadi.


Tidak lama kemudian, kedua pria itu sudah duduk berdampingan dan berhenti berkelahi. Bibir Lee Gang dan hidung Soo Ho berdarah. Mereka sudah berhenti berkelahi, tapi tidak berhenti berdebat. Mereka saling merasa kalau lebih dekat dengan Geu Rim.


Soo Ho: “Kau pikir kau memilikinya karena radio. Jangan melucu. Geu Rim mulai menyukai radio sejak kami mendengarkan radio bersama-sama setiap hari di rumah sakit 12 tahun yang lalu.”
Lee Gang: “Geu Rim tumbuh dewasa dan membuat siaran radio bersamaku. Akulah yang membuat siaran bersamanya.”


Sementara itu, Pak Kim terlihat mendatangi apotek dan membeli vitamin dan semua hal untuk menyadarkan diri dari mabuk. Pak Kim lalu menghubungi ponsel Tae Ri, namun tidak diangkat.


Tae Ri sengaja mengabaikan telepon dari Pak Kim dan dia berjalan dengan sangat sadar keluar dari apartemen.


Ternyata itu semua hanya tipu muslihat Tae Ri untuk mengambil alat perekam yang berisi informasi tentang Soo Ho. Dia tersenyum licik, lalu melangkah pergi.


Di cafe, Soo Ho menggendong Geu Rim dan mendudukkannya di kursi belakang, lalu memasangkan sabuk pengaman untuknya. Tiba-tiba, Lee Gang duduk di kursi depan dan berkata kalau dia mabuk jadi tidak bisa menyetir. Soo Ho terpaksa mengizinkannya.


Sesampainya di rumah, Soo Ho kembali menggendong Geu Rim sampai ke kamarnya.Dan Lee Gang membantu menurunkan Geu Rim dan memakaikan selimutnya untuknya. “Bukankah kau bilang kalau kau mabuk? Kau tidur nyenyak di mobil,” kata Soo Ho.


Lee Gang: “Aku tidur dengan baik, dan sekarang aku sudah sadar. Terima kasih.”
Soo Ho: “Bagaimana dengan ibunya?”
Lee Gang: “Ibu di rumah bibinya, semacam liburan.”


Soo Ho menatap Geu Rim yang tertidur pulas, dan tidak rela membiarkan Geu Rim hanya bersama Lee Gang saja disana.


Di meja makan, Soo Ho mempersilakan Lee Gang untuk pergi mengurus segala hal setelah pemecatannya. Lee Gang berbalik menyuruh Soo Ho pergi, karena Soo Ho adalah bintang top yang sibuk. Soo Ho beralasan kalau energinya terkuras karena menyetir mobil dan akan tidur disana. Lee Gang bilang ia tidak bisa membiarkan Geu Rim bersama dengan pria tidak jelas, apalagi ibu berpesan padanya agar menjaga Geu Rim.


Akhirnya mereka tidur di rumah Geu Rim. Lee Gang bertanya apakah Soo Ho dekat dengan ibunya. Soo Ho bilang ia tidak perlu membicarakan itu dengan Lee Gang. Lee Gang bilang dia ingin tahu, karena Soo Ho adalah DJ-nya.


Soo Ho bilang acara radio mengalami pembatalan dan besok dia akan rapat dengan tim drama. “Bisakah aku siaran radio lagi sebelum dramanya dimulai?” tanya Soo Ho. Lee Gang bilang ia akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya. “Dengan begitu, Geu Rim tidak akan menangis. Radio adalah hidupnya.”


Keesokan harinya, Lee Gang memasak sarapan. Soo Ho dan Geu Rim masih tidur.


Geu Rim menatap dengan heran dua pria aneh yang ada di hadapannya sedang makan dengan lahap. Dia bertanya, “Kenapa kalian berdua tidur disini, dan kenapa kalian makan bersama disini?” Lee Gang beralasan kalau dia merindukan makanan pendamping buatan ibu dan terlalu sepi jika harus makan sendirian. Soo Ho mendapat telepon dari Pak Kim.


Tidak lama kemudian, Geu Rim tampak mengantar Soo Ho ke mobil Pak Kim yang sudah menjemputnya. Soo Ho bertanya apa yang akan Geu Rim lakukan hari ini. “Hm.. Banyak yang bisa dilakukan, karena aku tidak punya pekerjaan. Seperti pergi ke toko buku, baca komik, dan makan makanan yang lezat,” jawab Geu Rim. Soo Ho ingin mengajak Geu Rim pergi, tapi Geu Rim mengingatkan kalau jadwal Soo Ho hari ini padat. Kemudian mereka melihat Lee Gang datang.


Soo  Ho: “Kau mau kemana?”
Lee Gang: “Kencan.”
Soo Ho: “Dengan siapa?”
Lee Gang: “Dengannya?”
Geu Rim: “Denganku?”
Soo Ho: “Dengan Song Geu Rim?”


Di dalam mobil, Soo Ho mengirim pesan pada Geu Rim apakah Geu Rim sungguh akan pergi dan apa yang akan mereka lakukan di hari hujan. Pak Kim menertawakannya, “Hei, jangan berubah terlalu banyak. Aku tidak terbiasa. Kau tidur di rumah gadis yang kau suka, dan berkelahi. Soo Ho, tapi tentang radio...”
Flashback..


Sebelum naik ke mobil, Pak Kim bicara dengan Lee Gang tentang Soo Ho yang berhenti siaran karena Nyonya Nam. Lee Gang bilang ia tidak mau memberitahu Soo Ho tentang hal itu. Dia bilang dia punya rencana untuk Soo Ho.


Soo Ho: “Tentang radio apa?”
Pak Kim: “Tidak apa-apa. Ayo berangkat.


Soo Ho kembali menatap ponselnya dan merasa gelisah, karena Geu Rim akan pergi berdua saja dengan Lee Gang.

2 komentar

  1. D tunggu lanjutan nya mba,tetp semangt nulis nya

    BalasHapus
  2. D tunggu lanjutan nya mba,tetp semangt nulis nya

    BalasHapus


EmoticonEmoticon